Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : journal of community service

PEMANFAATAN LIMBAH KULIT JAGUNG DAN BIJI KARET MENJADI KREASI BUNGA HIAS YANG BERNILAI EKONOMIS DI BOTAN NAGARI PANTI TIMUR KECAMATAN PANTI KABUPATEN PASAMAN, SUMATERA BARAT Sunreni, Sunreni; Andi Syahrum Makkuradde; Nova Begawati; Delori Nancy Meyla; Delvianti, Delvianti; Rina Asmeri; Meri Yani; Tuti Kelana Sembiring
Journal of Community Service Vol 6 No 2 (2024): JCS, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i2.317

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk melatih Ibu-ibu rumah tangga di Botan yang memiliki waktu luang yang banyak sehingga memiliki keterampilan untuk membuat Bunga Hias dari Kulit Jagung dan Biji Karet yang bisa mereka pasarkan secara Online dengan memanfaat Teknologi yaitu dengan cara memasarkan di media sosial. Disamping itu, Ibu-ibu rumah tangga di Botan juga menjualnya secara Offline yaitu dengan menjual ke toko-toko bunga dan furniture yang berada di daerah nagari panti timur maupun di kabupaten pasaman. Setelah ibu-ibu rumah tangga di Botan Jorong Kuamang Nagari panti Timur Kecamatan Panti Kabupaten Pasaman melakukan pelatihan pembuatan Bunga Hias dari Kulit Jagung dan Biji Karet maka ibu-ibu rumah tangga di Botan tersebut memiliki keterampilan sehingga bisa membuat usaha yang akan membantu meningkatkan perekonomian keluarga mereka. Dengan demikian waktu luang yang mereka miliki ketika pulang kerumah pada siang harinya dari kebun dan sawah bisa dimanfaatka sebaik mungkin, tentunya dalam hal ini adalah pembuatan Bunga Hias dari Kulit Jagung dan Biji Karet yang merupakan limbah dari kebun mereka dan ketika di olah menjadi Bunga Hias dariKulit Jagung dan Biji Karet memiliki nilai jual yang tinggi.
HOUSEHOLD AND BUSINESS FINANCIAL MANAGEMENT TRAINING FOR FISHING COMMUNITIES Teti Chandrayanti; Novi yanti; Danyl Mallisza; Rice haryati; Delvianti, Delvianti; Salfadri, Salfadri; Yulia Syafitri; Rizka Hadya; Yulistia, Yulistia; Yuli Ardiany; Rina Asmeri; Andre Bustari
Journal of Community Service Vol 8 No 1 (2026): JCS, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v8i1.447

Abstract

Fishing communities frequently face financial instability caused by fluctuating income cycles that are highly dependent on natural conditions and fishing seasons. The core problem is not the absence of income, but the lack of understanding and skill in managing cash flow, the absence of separation between business capital and household finances, and heavy reliance on informal moneylenders during the off-season (masa paceklik). This Community Service Program (PKM) aimed to provide practical financial-management education and training for the Balik Saiyo Fishing Group in Kelurahan Teluk Kabung Tengah, Bungus Teluk Kabung, Padang City. The activity involved 40 participants, consisting of 15 lecturers as facilitators and 25 members of the fishing community and coastal families as the main target group. The method combined interactive socialization, training in simple daily cash recording, and the introduction of an income-allocation pattern together with an emergency-fund strategy. Program success was assessed qualitatively through facilitator observation and participant feedback during practice and discussion sessions. The results show an improved understanding among participants in separating working capital from consumption needs, in applying a 40%-30%-20%-10% cash-allocation scheme, and in building the habit of saving to face the off-season.