Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL ENGGANO

SEBARAN JENIS DAN TUTUPAN LAMUN DI PERAIRAN PULAU BINTAN Aditya Hikmat Nugraha; Putri Ramadhani; Ita Karlina; Susiana Susiana; Try Febrianto
JURNAL ENGGANO Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jenggano.6.2.%p

Abstract

Ekosistem padang lamun tersusun atas tumbuhan tingkat tinggi yang memiliki kemampuan hidup terendam di bawah permukaan laut. Pulau Bintan yang terletak di Kawasan Kepulauan Riau merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki ekosistem padang lamun dengan keanekaragaman dan tutupan lamun yang tinggi. Ekosistem padang lamun di wilayah tersebut tersebar hampir diseluruh wilayah pesisir Pulau Bintan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sebaran jenis, tutupan lamun di perairan Pulau Bintan. Metode pengamatan ekosistem padang lamun dengan menggunakan transek garis dengan bantuan transek kuadrat. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa total terdapat 7 spesies lamun yang ditemukan di 5 lokasi meliputi spesies Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Halophila ovalis, Halodule uninervis, Halophila minor, Cymodocea rotundata dan Syringodium isotifolium. Nilai tutupan lamun tertinggi ditemukan di stasiun 1 Berakit yaitu 59.88%. Stasiun 5 Pengudang merupakan stasiun yang banyak ditemukan lamun yaitu 6 spesies lamun. Secara umum lamun yang berada di perairan Pulau Bintan memiliki tutupan sedang. Kata Kunci : Bintan,Lamun, Sebaran, Tutupan
ASOSIASI KERANG LOKAN (Geloina erosa) PADA EKOSISTEM MANGROVE DI TANJUNG UNGGAT KECAMATAN BUKIT BESTARI KOTA TANJUNGPINANG Yuni Sinta Pratiwi; Try Febrianto; ika Anggraeni; Ita Karlina; Mario Putra Suhana; Aditya Hikmat Nugraha
JURNAL ENGGANO Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jenggano.6.1.11-24

Abstract

Kerang Lokan (Geloina erosa) merupakan salah satu biota yang hidup pada ekosistem mangrove. Ekosistem mangrove di Tanjung Unggat telah mengalami pengurangan luasan diakibatkan aktivitas manusia seperti pemukiman, transportasi kapal, aktivitas bongkar muat, aktivitas galangan kapal dan reklamasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari – Mei 2020 pada ekosistem mangrove di Tanjung Unggat Kecamatan Bukit Bestari Kota Tanjungpinang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asosiasi Kerang Lokan (Geloina erosa) pada ekosistem mangrove. Penentuan titik sampling diambil dengan metode purposive sampling sedangkan pengambilan data vegetasi mangrove digunakan transek garis sepanjang 50 m dengan transek 10x10m (Pohon), 5x5m (Anakan) serta pengambilan sampel Kerang Lokan diambil dengan menggunakan plot 5x5m didalam area mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerapatan mangrove di Tanjung Unggat tergolong jarang dan terdapat 8 jenis mangrove (Avicennia lanata, Rhizophora apiculata, Sonnetaria alba, Rhizophora stylosa,  Rhizophora mucronata, Bruguiera parviflora, Xylocarpus granatum dan Avicennia alba). Kerang Lokan berasosiasi pada mangrove dan jenis substrat di lokasi penelitian. Kata Kunci : Asosiasi, Geloina erosa, Mangrove, Tanjung Unggat