Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Daya Tahan Sosial Perempuan dalam Rumah Tangga Miskin: Narasi Perjuangan Pekerja Tidak Tetap di Perkotaan Ram, St. Wijdanah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.12492

Abstract

Perempuan dari keluarga miskin yang bekerja di sektor informal memainkan peran ganda yang kompleks dalam menjaga keberlangsungan rumah tangga di tengah keterbatasan ekonomi dan sosial. Penelitian ini bertujuan mengungkap bentuk daya tahan sosial yang ditunjukkan oleh perempuan pekerja informal di perkotaan serta strategi yang mereka kembangkan dalam menghadapi beban domestik, ketidakpastian penghasilan, dan minimnya perlindungan sosial. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi naratif melalui analisis lima transkrip wawancara mendalam terhadap perempuan miskin pekerja informal di berbagai bidang, seperti pemulung, pedagang sayur, tukang parkir, dan cleaning service. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi bertahan hidup mereka mencakup kerja serabutan, pengaturan waktu antara pekerjaan dan rumah tangga, serta prinsip moral bekerja halal dalam kondisi apa pun. Dukungan sosial informal dari keluarga dan tetangga menjadi modal penting dalam menopang kehidupan, sementara akses terhadap bantuan formal masih terbatas. Ketangguhan sosial mereka tercermin dalam harapan terhadap masa depan anak, kesabaran, dan komitmen terhadap kerja keras. Temuan ini menegaskan pentingnya pengakuan terhadap agensi perempuan miskin dan perlunya kebijakan perlindungan sosial yang lebih inklusif gender di sektor informal perkotaan.
Interfaith workplace interactions in a Buddhist Temple: A phenomenological study of muslim workers at the Avalokitesvara Temple, Pamekasan, Indonesia Usmany, Nuri Wahda Salsabila; Tianah, Itaanis; Safitri, Nuri; Iskandar, Iskandar; Ram, St. Wijdanah
SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 12 No 1 (2026): February 2026
Publisher : LP2M Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/sosio.v12i1.21126

Abstract

Interfaith social interaction in the workplace represents a crucial yet underexplored dimension of religious tolerance in plural societies. This study examines the social interactions between Muslim workers and non-Muslim visitors at the Avalokitesvara Temple in Pamekasan, Indonesia, a Buddhist place of worship that employs workers from diverse religious backgrounds. Employing a qualitative phenomenological approach, data were collected through non-participant observation, in-depth interviews with Muslim workers and non-Muslim visitors, and documentation. The findings reveal that social interactions within the temple environment are predominantly associative, characterized by cooperation, accommodation, and mutual respect. Initially driven by economic motives, these interactions gradually developed into broader social relationships grounded in trust, tolerance, and respect for religious differences. Muslim workers demonstrated adaptive strategies, including professional conduct, respectful communication, and boundary awareness during religious rituals, while institutional openness and family support strengthened their sense of comfort and belonging. This study contributes to the literature on interfaith relations by highlighting how everyday workplace interactions can function as a practical arena for fostering religious tolerance and social harmony in multicultural societies.