Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Hubungan antara Kebiasaan Sarapan Pagi dengan Status Gizi Anak di Sekolah Dasar Negeri 72 Manado Nuralisa; Bolang, Alexander Sam Leonard; Kapantow, Nova Hellen
Health & Medical Sciences Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v2i2.341

Abstract

Anak usia sekolah berada pada masa pertumbuhan paling pesat kedua setelah balita. Pada masa ini anak memerlukan asupan gizi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi guna mencapai pertumbuhan yang optimal. Menurut The American Dietetic Association, asupan gizi yang didapatkan dari sarapan pagi dianggap yang paling penting dari ketiga waktu makan karena sarapan pagi sangat penting untuk mempersiapkan energi anak untuk memulai hari. Anak yang melewatkan sarapan pagi cenderung dikaitkan dengan konsumsi yang berlebihan di siang dan malam hari sehingga mengakibatkan ketidakseimbangan gizi. Sayangnya, sarapan pagi masih menjadi suatu permasalahan pada anak-anak di Indonesia. Tujuan: Mengetahui hubungan antara kebiasaan sarapan pagi dengan status gizi anak di SD Negeri 72 Manado. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional dan teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling. Hasil: Dalam penelitian ini didapatkan sebagian besar anak dengan kebiasaan sarapan pagi yang baik dan cukup memiliki status gizi yang baik pula sebesar 82,3% dan 72,7% dan anak dengan kebiasaan sarapan pagi yang kurang memiliki status gizi yang tidak baik sebesar 100%. Hasil penelitian menggunakan uji statistik chi-square untuk hubungan antara kebiasaan sarapan pagi dengan status gizi menunjukkan hubungan yang bermakna (p < 0,001). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara kebiasaan sarapan pagi dengan status gizi anak di SD Negeri 72 Manado.
Hubungan antara ketepatan waktu pemberian makanan pendamping ASI dengan status gizi balita di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Tampi, Elshadai; Kawengian, Shirley Everdina Susanna; Bolang, Alexander Sam Leonard
Jurnal Kedokteran Komunitas dan Tropik Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Inadequate nutritional status in toddlers is one of the serious challenges in the effort to achieve sustainable development goals in many countries, including Indonesia. Data from Riskesdas revealed the prevalence of toddlers aged 0-59 months based on the BB/U index in 2018 in North Sulawesi Province, there were 4.21% cases of malnutrition and 11.23% cases of undernutrition. In addition, based on the TB/U index, 9.77% of toddlers experience significant growth delays and 15.69% have short height. Based on the BB/TB index, 2.86% of toddlers are categorized as very thin and 6.67% are underweight. Aim: To determine the relationship between complementary feeding (MP-ASI) and the nutritional status of toddlers in East Bolaaang Mongondow District. Methods: This study is an analytical survey research using secondary data from the 2021 Indonesian Nutritional Status Survey (SSGI) data. Results: Analysis using chi-square statistical test based on BB/U value p=0.758, TB/U value p=1.00, and BB/TB value p=1.00. Conclusion: There is no relationship between MP-ASI and nutritional status based on BB/U, TB/U, and BB/TB. Keywords: complementary feeding, nutritional status, toddler.
Analysis of Risk Factors Associated with Stunting Incidence in Children Under Five in Southeast Minahasa Regency, North Sulawesi Province Melatunan, Chlara; Kapantow, Nova Hellen; Bolang, Alexander Sam Leonard
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Vol 5 No 1 (2025): PJPHSR
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/pjphsr.v5i1.1703

Abstract

Stunting is a developmental disorder that affects children under the age of five, particularly during the first 1,000 days of life, as a result of chronic malnutrition and repeated infections. The objective of this study is to examine the history of Low Birth Weight (LBW), gestational age, feeding practices, and immunization status in relation to the incidence of stunting in children under five years old in Southeast Minahasa District. This study used a quantitative case-control design. The sample consisted of 78 children, with 39 cases and 39 controls. The research instrument was a questionnaire. The case-control design employed the chi-square test, and the association measure calculated was the Odds Ratio, along with logistic regression analysis. The analysis technique included univariate, bivariate, and multivariate analyses. The univariate results showed that 69.2% had a history of LBW, 94.9% were born to mothers aged under 20 years, 59.0% had poor feeding practices, and 84.6% had incomplete immunization status. The bivariate analysis revealed a significant relationship between LBW (p=0.007), gestational age (p=0.008), feeding practices (p=0.006), and immunization status (p=0.041) with the occurrence of stunting. LBW was the most dominant factor associated with stunting, with an Odds Ratio (OR) of 3.922, p-value 0.013, and a 95% Confidence Interval (CI) of 1.336-11.512.
ANALISIS FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA SEPA KECAMATAN AMAHAI KABUPATEN MALUKU TENGAH Fatbinan, Sherly Delita; Kairupan, Bernabas Harold Ralph; Kaseke, Martha Marie; Bolang, Alexander Sam Leonard; Rampengan, Novie Homenta
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.15669

Abstract

Stunting merupakan kondisi dimana anak dibawah usia 5 tahun mengalami kegagalan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis, sehingga anak terlalu pendek pada usiannya. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Desa Sepa, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah. Sampel dalam penelitian ini adalah balita dan ibu yang ada di wilayah Desa Sepa, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah sebanyak 62 responden dengan menggunakan teknik simple random sampling. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas (riwayat pemberian ASI eksklusif, pola pemberian makan, pengetahuan ibu, pendapatan keluarga, tingkat kehamilan, berat badan lahir rendah [BBLR], status imunisasi, pengetahuan ibu) dan variabel terikat (kejadian stunting).
ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR RISIKO DAN DIAGNOSIS BERDASARKAN GAMBARAN HISTOPATOLOGI PADA PASIEN KANKER PAYUDARA DI RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Wijaya, Nur Anindhita Kurniawaty; Lampus, Harsali Fransiscus; Kepel, Billy Johnson; Bolang, Alexander Sam Leonard; Kaseke, Martha Marie; Salaki, Christina Leta
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.30077

Abstract

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan faktor risiko dan diagnosis berdasarkan gambaran histopatologi pada pasien kanker payudara di RSUP Prof. dr. R. D. Kandou Manado Tahun 2022-2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat retrospektif analitik. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Sampel penelitian sebanyak 375 pasien kanker payudara yang memiliki hasil histopatologi pada Electronic Medical Record (EMR). Teknik analisis statistik yang digunakan yaitu univariat, bivariat yaitu menggunakan Chi Square dan Fisher Exact Test serta multivariat yaitu regresi logistik berganda model prediksi.
Evaluasi Kualitatif Logistik dan Distribusi dalam Program Makan Siang Bergizi Gratis: Studi Kasus Instrumental di Sekolah Menengah Atas Negeri, Kota Bitung, Indonesia Serang, Andre Edwin; Bolang, Alexander Sam Leonard; Lapian, Stanss L.H.V. Joyce
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2511

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertujuan meningkatkan status gizi dan kesehatan siswa, namun pelaksanaannya di tingkat sekolah masih menghadapi kendala operasional, khususnya pada sistem logistik dan distribusi. Penelitian ini mengevaluasi implementasi logistik MBG di SMAN 2 Kota Bitung serta merumuskan strategi penguatannya berdasarkan pengalaman para pemangku kepentingan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 12 informan kunci, observasi partisipatif pasif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik menggunakan model Braun dan Clarke. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga tema utama, yaitu disrupsi operasional akibat keterlambatan distribusi rutin, terutama pada hari Jumat; koordinasi yang terfragmentasi dan komunikasi yang bersifat reaktif antaraktor; serta peluang transformasi menuju sistem yang lebih responsif melalui pemanfaatan teknologi sederhana dan penguatan kolaborasi lintas sektor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kendala logistik MBG bersifat sistemik dan berakar pada lemahnya tata kelola komunikasi dan koordinasi. Penguatan sistem memerlukan pembangunan platform kolaborasi terstruktur, didukung oleh sistem komunikasi terpadu dan penataan manajemen rantai pasok untuk meningkatkan ketepatan waktu, akuntabilitas, dan keberhasilan program.
Hubungan Antara Literasi Gizi Dengan Persepsi Siswa Terhadap Program Makan Bergizi Gratis pada Kelas XII SMA Negeri 9 Manado Fauzi, Dasilfa Adhara; Bolang, Alexander Sam Leonard; Kawengian, Shirley Everdina Susanna
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7792

Abstract

Latar Belakang: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan status gizi dan mendukung proses belajar siswa melalui penyediaan makanan sehat di sekolah. Pemahaman siswa mengenai gizi serta persepsi mereka terhadap program sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pelaksanaannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara literasi gizi dengan persepsi siswa terhadap Program Makan Bergizi Gratis pada siswa kelas XII SMA Negeri 9 Manado. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel 267 siswa yang dipilih menggunakan metode non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Data literasi gizi dan persepsi siswa dikumpulkan menggunakan kuesioner berisi 20 item skala Likert. Uji normalitas menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal, sehingga analisis dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Sebagian besar siswa memiliki literasi gizi baik (70,4%) dan persepsi positif terhadap program MBG (65,9%). Hasil uji Spearman menunjukkan adanya hubungan kuat dan signifikan antara literasi gizi dengan persepsi siswa (r = 0,669; p = 0,000). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi literasi gizi siswa, semakin positif persepsi mereka terhadap Program MBG. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara literasi gizi dan persepsi siswa terhadap Program Makan Bergizi Gratis. Peningkatan edukasi gizi di sekolah dapat menjadi strategi penting untuk meningkatkan penerimaan dan efektivitas program.