Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Visipena

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS BILINGUAL PADA MATERI PERSEGI DAN PERSEGI PANJANG KELAS 7 SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2010/2011 Aprian Subhananto
Jurnal Visipena Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.658 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v6i1.353

Abstract

Berawal dari beberapa keluhan guru dan siswa yang mengalami hambatan dan kesulitan saat pembelajaran di rintisan sekolah berbasis bilingual terutama pada penggunaan bahasa asing (bahasa Inggris) dalam pembelajaran matematika yang unik kemudian dilakukan penelitian mengembangkan bahan ajar berbasis bilingual pada materi persegi dan persegi panjang kelas 7 semester 2. Subyek penelitian adalah ahli pembuatan bahan ajar berbasis bilingual di bidang matematika, Ahli bahasa asing (bahasa Inggris) dalam pembelajaran matematika, Guru matematika yang telah berpengalaman atau ahli di bidang materi matematika di rintisan sekolah berbasis internasional, Siswa kelas 7C SMP Negeri 5 Semarang pada semester 2 tahun pelajaran 2010/2011. Penelitian dilakukan dengan cara analisis kurikulum, penetapan judul bahan ajar yang akan disusun, analisis sumber belajar, penyusunan bahan ajar, dan validasi, revisi, dan finalisasi (pembuatan laporan kelayakan) bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahan ajar layak digunakan oleh khalayak umum. Hal ini terlihat pada perolehan presentase angket oleh tim ahli didapatkan presentase 86%, perolehan presentase uji bahan ajar berupa cloze test secara klasikal kelas 86%, perolehan KKM siswa yang di atas KKM yang ditetapkan SMP Negeri 5 Semarang, perolehan presentase angket oleh siswa secara klasikal kelas yang mencapai 86% sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar layak digunakan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada khalayak umum. Adapun saran yang dapat disampaikan kepada pembaca yang berminat terhadap pengembangan bahan ajar adalah perlu diperhatikan analisis terhadap kurikulum dan materi yang diperlukan siswa guna memenuhi kebutuhan mereka yang sesuai dengan karakteristik pembelajarannya.
EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMP Aprian Subhananto
Jurnal Visipena Vol 6 No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.93 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v6i2.367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuimanakah yang menghasilkan prestasi belajar lebih baik, model pembelajaran Problem Based Learning dengan pendekatan realistik, atau pembelajaran metode ekspositori?Jenis Penelitian ini adalah penelitian true experimental design dengan sampelpopulasi siswa SMP Negeri 3 Bodeh.Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Cluster Random sampling dan diperoleh sampel sebanyak 72 siswa, dengan rincian 36 siswa pada kelas kontrol, 36 siswa pada kelas eksperimen.Instrumen penelitian ini adalahtes kemampuan pemecahan masalah. Uji coba instrumen tes meliputi Analisis butir tes (reliabilitas, taraf kesukaran, daya pembeda, uji normalitas, uji homogenitas). Uji prasyarat meliputi uji normalitas, uji homogenitas variansi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa mencapai standar KKM, lebih dari 74,5% siswa mendapat nilai tes kemampuan pemecahan masalah minimal 64,5, kemampuan pemecahan masalah siswa kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MONTASE KREATIF DENGAN TEKNIK LIHAT, GUNTING, TEMPEL, DAN CERITAKAN (LGTC) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA SEKOLAH DASAR Zaki Al Fuad; Helminsyah Helminsyah; Aprian Subhananto
Jurnal Visipena Vol 8 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.184 KB) | DOI: 10.46244/visipena.v8i2.412

Abstract

Development of Creative Montage Learning Model with View, Scissor, Paste, and Tell Techniques to Improve Speaking Skills of Elementary School Students. The purpose of this study is to find out (1) whether the model of creative montage learning with LGTC techniques can facilitate teachers in improving the skills of elementary students. (2) the design of creative montage learning model with LGTC technique can improve the speaking skill of elementary school students. (3) description of success rate of creative montage learning model with LGTC technique toward students' speaking skill. This research was conducted in class III SDIT Al-Azhar Banda Aceh with population of 31 students. Research begins with early observation to school and discussion with teachers at the school. The next activity is an instrument test. Instruement used in the form of observation sheet of students' speaking skill, skill test sheet and implementation plan of learning model. Data collection techniques used are observations, tests, and interviews. Observations were made to the learning process which included teacher and student activities. While the test is used to measure the level of ability or speaking skills of students after learning by mengguanakan model creative montage with LGTC techniques. The result of the research shows that the improvement of students' speaking skill in grade IV. The test results show, the initial value obtained is 61.65 increased to 80.45 after extensive testing. The response from siswapun shows that this model is very popular with students, and also very helpful for teachers in teaching. Abstrak Pengembangan Model Pembelajaran Montase Kreatif dengan Teknik Lihat, Gunting, Tempel, dan Ceritakan untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui (1) apakahmodel pembelajaran montase kreatif dengan teknik LGTC dapat memudahkan guru dalam meningkatkan keterampilan siswa SD. (2) rancangan model pembelajaran montase kreatif dengan teknik LGTC dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa SD. (3) gambaran tingkat keberhasilan model pembelajaran montase kreatif dengan teknik LGTC terhadap keterampilan berbicara siswa SD.Penelitian ini dilakukan di kelas III SDIT Al-Azhar Banda Aceh dengan populasi 31 siswa. Penelitian dimulai dengan observasi awal ke sekolah dan diskusi dengan guru-guru di sekolah tersebut. Kegiatan selanjutnya ialah uji coba instrument. Instruement yang digunakan berupa lembar pengamatan keterampilan berbicara siswa, lembar tes keterampilan dan lembar keterlaksanaan rencana model pembelajaran. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, dan wawancara. Observasi dilakukan terhadap proses pembelajaran yang meliputi aktivitas guru dan siswa. Sedangkan tes digunakan untuk mengukur tingkat kemampuan atau keterampilan berbicara siswa setelah dilakukan pembelajaran dengan mengguanakan model montase kreatif dengan teknik LGTC. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan keterampilan berbicara siswa kelas IV. Hasil uji coba menunjukkan, nilai awal yang didapat yaitu 61,65 meningkat menjadi 80,45 setelah dilakukan uji coba secara luas. Respon dari siswapun menunjukkan bahwa model ini sangat digemari oleh siswa, dan juga sangat membantu guru dalam mengajar. Kata kunci: Montase Kreatif, Teknik LGTC