Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Melalui Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Sosiologi Kelas XI SMA Amanah Nusantara Makassar Akhiruddin Akhiruddin; Arfenti Amir; Andi Alviadi Nur Risal; Ridwan Ridwan; Muh. Reski Salemuddin
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN BUDAYA Vol 5 No 3 (2025): December (EDULEC)
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/edulec.v5i3.408

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut peserta didik memiliki keterampilan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif (4C). Hal ini sejalan dengan tujuan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran aktif, kolaboratif, dan kontekstual. Pada mata pelajaran Sosiologi, pembelajaran perlu dirancang secara sistematis, kreatif, dan inovatif untuk meningkatkan kualitas belajar siswa serta membentuk kemampuan berpikir kritis, kesadaran sosial, dan empati dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui keefektifan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis pendekatan deep learning pada siswa kelas XI SMA Amanah Nusantara Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Subjek penelitian melibatkan 29 siswa kelas XI. Data diperoleh melalui angket respon siswa dan guru serta tes hasil belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon siswa terhadap penggunaan LKPD memperoleh rata-rata skor 4,05 dengan kategori baik, sedangkan respon guru memperoleh rata-rata skor 3,91 yang juga berada pada kategori baik. Uji coba terbatas menunjukkan bahwa hasil belajar siswa meningkat, dengan distribusi capaian sebagai berikut: kategori sangat baik 6,89%, baik 34,48%, cukup 44,82%, kurang 13,79%, dan sangat kurang 0%. Secara keseluruhan, penerapan LKPD berbasis deep learning dinilai efektif karena mampu mendorong keaktifan siswa, memperoleh respon positif dari siswa maupun guru, serta meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Sosiologi. Dengan demikian, LKPD ini layak digunakan sebagai salah satu sumber belajar inovatif dalam mendukung pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka di SMA.
Design and Implementation of Information Systems for Efficient Big Data Processing Deni Apriadi; Dewi Anjani; Andi Alviadi Nur Risal; Yaya Sudarya Triana; Husni Mubarak
Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Komputer (JUKTISI) Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juktisi.v5i1.1014

Abstract

The rapid growth of data volume, velocity, and variety has created significant challenges for traditional information systems, which are often unable to process large-scale data efficiently. This study aims to design and implement an efficient information system for big data processing using a distributed computing approach. The research adopts a systematic and experimental method consisting of system design, implementation, and performance evaluation. The proposed system is developed using a distributed architecture with parallel processing mechanisms to improve scalability and resource utilization. Performance evaluation is conducted using key metrics, including processing time, throughput, and efficiency improvement percentage, based on experimental testing with datasets ranging from 1 GB to 10 GB. The results show that the proposed system consistently reduces processing time and increases throughput compared to the baseline system. The system achieves efficiency improvements ranging from 33.3% to 36.9%, exceeding the predefined success indicator of 30%. These findings demonstrate that the integration of distributed computing and optimized system architecture significantly enhances big data processing performance. Therefore, the proposed system provides a scalable and practical solution for handling large-scale data processing in modern information systems.
Optimalisasi Penggunaan Teknologi Cloud Computing dalam Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk Meningkatkan Daya Saing Hendry Hendry; Jennisa Dwina Indriani; Andi Alviadi Nur Risal; Putra Hermanto; Nuranisah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berdampak Vol. 2 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64803/jupemba.v2i2.132

Abstract

Pemanfaatan teknologi digital, khususnya cloud computing, pada Usaha Kecil dan Menengah (UKM) masih belum optimal akibat rendahnya literasi digital, keterbatasan sumber daya manusia, serta kurangnya pendampingan teknis. Kondisi ini berdampak pada rendahnya efisiensi operasional dan daya saing UKM dalam menghadapi era digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi cloud computing guna meningkatkan kapasitas digital dan daya saing UKM. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan, pelatihan berbasis workshop, pendampingan implementasi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Subjek kegiatan terdiri dari 30 pelaku UKM dengan tingkat kesiapan digital rendah hingga menengah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sebesar rata-rata 35%, peningkatan penggunaan teknologi cloud oleh 70% peserta, serta peningkatan efisiensi operasional usaha sebesar 20–30%. Selain itu, terjadi perubahan perilaku dalam pengelolaan data dan kolaborasi digital yang lebih efektif. Dengan demikian, kegiatan ini terbukti mampu memberikan dampak positif secara kognitif, perilaku, dan ekonomi bagi pelaku UKM. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan dan pendampingan berbasis praktik efektif dalam mendukung transformasi digital UKM secara berkelanjutan.
Pelatihan Pemrograman Dasar untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa SMA di LKP-KARYA PRIMA Ni Kadek Juliarini; Andi Alviadi Nur Risal; Vivi Fitriani; Aulia Afza; Diana Susanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berdampak Vol. 2 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64803/jupemba.v2i2.134

Abstract

Keterbatasan pembelajaran pemrograman dasar di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) menyebabkan rendahnya kemampuan siswa dalam memahami logika algoritma dan implementasi kode program. Kondisi ini diperparah oleh minimnya praktik langsung serta keterbatasan fasilitas dan sumber daya pendukung. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemrograman dasar siswa SMA di LKP-KARYA PRIMA melalui pelatihan berbasis praktik. Metode yang digunakan meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi dengan pendekatan learning by doing. Subjek kegiatan adalah 30 siswa SMA yang mengikuti pelatihan selama empat sesi. Instrumen yang digunakan berupa pre-test dan post-test, lembar observasi, serta kuesioner kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dengan rata-rata sebesar 100.44%, serta tingkat kepuasan peserta mencapai 86.25%. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan dalam pemahaman konsep dasar, kemampuan logika algoritma, serta keterampilan implementasi program sederhana. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital dan keterampilan pemrograman dasar siswa. Kegiatan ini juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai model pelatihan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang teknologi.
Model Teaching Factory (Tefa) Berbasis Project-Based Learning Untuk Meningkatkan Kualitas Produk Dafrid Cahyadi Arifin; Abdul Sakti; Andi Alvian Nur Risal
Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Januari : Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupsim.v5i1.6296

Abstract

This study aims to examine the implementation of a Teaching Factory (TEFA) model based on Project-Based Learning (PjBL) in improving the quality of student products in Vocational High Schools (SMK) in the era of Industry 4.0. The TEFA learning approach emphasizes real production processes aligned with industry standards, while Project-Based Learning focuses on active student involvement in completing authentic projects. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design. The research subjects were students of SMK Negeri 8 Makassar participating in TEFA-based learning activities. Data were collected through observation, questionnaires, documentation, and product quality assessments. Data analysis was conducted using descriptive statistics and learning outcome improvement tests. The results indicate that the implementation of the TEFA model based on PjBL significantly improves student product quality in terms of technical aspects, creativity, and conformity with industry standards. Moreover, this model positively influences students’ work attitudes, independence, and problem-solving skills. Therefore, the TEFA model based on Project-Based Learning can be considered an effective learning strategy to prepare competent, adaptive, and competitive vocational graduates in the era of Industry 4.0.
Transformasi Literasi Digital Berbasis Artificial Intelligence Dalam Meningkatkan Kapasitas Ekonomi dan Administrasi Masyarakat Desa Andi Alviadi Nur Risal; Febriyansyah Ramadhan; Clara Diva; Fera Damayanti; Putra Edi Mujahid
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.999

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi literasi digital berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam meningkatkan kapasitas ekonomi dan administrasi masyarakat desa. Metode Pengabdian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain community-based participatory research. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan focus group discussion (FGD) yang melibatkan aparatur desa, pemuda, pelaku UMKM, dan masyarakat umum. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa intervensi berupa pelatihan dan pendampingan literasi digital berbasis AI mampu meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi secara produktif. Pada aspek ekonomi, pelaku UMKM mengalami peningkatan efisiensi dalam pembuatan konten promosi serta perluasan jangkauan pemasaran digital. Sementara itu, pada aspek administrasi, aparatur desa menunjukkan peningkatan efisiensi dalam penyusunan dokumen dan pelayanan publik. Selain itu, terjadi perubahan perilaku masyarakat dari penggunaan teknologi yang bersifat konsumtif menjadi produktif. Meskipun demikian, Pengabdian ini juga menemukan adanya kendala berupa keterbatasan infrastruktur, akses internet, dan variasi tingkat literasi digital masyarakat. Secara keseluruhan, Pengabdian ini menyimpulkan bahwa transformasi literasi digital berbasis AI memiliki potensi besar dalam mendorong peningkatan kapasitas ekonomi dan administrasi masyarakat desa secara berkelanjutan.
Influence Deep Learning Approach Framework Merdeka Curriculum towards Realization of Character Education Students at Amanah Nusantara High School Andi Alviadi Nur Risal; Sriwahyuni Sriwahyuni; Hasanudin Kasim; Sujarwo Sujarwo; Vivit Rosmayanti; Akhiruddin Akhiruddin
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.7378

Abstract

This study aims to analyze the influence of implementing a deep learning approach within the Merdeka Curriculum framework on the character development of students at Amanah Nusantara High School. The urgency of this research arises from the growing national demand for educational practices that not only strengthen students’ cognitive mastery but also cultivate character values aligned with the Profile of Pancasila Students an area where empirical evidence remains limited, particularly in digital era learning contexts. This study employs a mixed-methods design using a one-group pretest–posttest model. The research participants consist of 29 eleventh-grade students and two Sociology teachers. Quantitative data were collected through a character education questionnaire encompassing responsibility, honesty, care, social awareness, and work ethic, while qualitative data were obtained through in-depth interviews and observations of classroom activities. Descriptive analysis indicates an improvement in the mean character education score from 72.3 (SD = 8.9) in the pretest to 78.9 (SD = 7.4) in the posttest. The Shapiro–Wilk test confirmed normal data distribution (p > 0.05), and a paired-samples t-test showed a significant increase, t(28) = 4.12, p = 0.0003, with a medium-to-large effect size (Cohen’s d = 0.76). Qualitative findings further reveal that the deep learning approach enhances student participation, moral value reflection, and collaborative work, especially during activity-based learning. However, several challenges emerged, including time limitations and the absence of comprehensive character assessment instruments. Overall, the findings confirm that the deep learning approach is effective in cultivating students’ character through reflective, collaborative, and project-based activities aligned with the principles of the Merdeka Curriculum and the Pancasila Student Profile. The study highlights an urgent need for systematic teacher training and the development of character assessment frameworks to support sustainable deep learning practices in Indonesian schools.
Pengaruh Implementasi Teaching Factory terhadap Peningkatan Kompetensi Produktif Siswa SMK SMTI Makassar Dafrid Cahyadi Arifin; Andi Alviadi Nur Risal; Abdul Sakti
TEKNOS: Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2026): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/teknos.v4i1.752

Abstract

Teaching Factory (TEFA) merupakan model pembelajaran berbasis industri yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi produktif siswa pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh implementasi TEFA terhadap peningkatan hard skill dan soft skill siswa di SMK SMTI Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa yang mengikuti pembelajaran TEFA, dan sampel terdiri atas siswa kelas XI dan XII yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi TEFA berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hard skill dan soft skill siswa. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis Teaching Factory efektif dalam meningkatkan kompetensi produktif siswa dan relevan dengan standar kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
Analisis Hambatan Pelaksanaan Teaching Factory pada SMK Negeri 5 Makassar Dafrid Cahyadi Arifin; Andi Alviadi Nur Risal; Abdul Sakti
TEKNOS: Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2026): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/teknos.v4i1.753

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hambatan pelaksanaan Teaching Factory (TEFA) pada SMK Negeri 5 Makassar ditinjau dari aspek pembiayaan, sarana, dan peraturan pelaksanaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru produktif, dan penanggung jawab TEFA. Pengumpulan data menggunakan angket, observasi, wawancara, dan analisis dokumen sebagaimana digunakan pada penelitian TEFA sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan TEFA di SMK Negeri 5 Makassar berjalan sangat baik dari segi proses dan produk, namun terdapat hambatan pada pembiayaan karena keterbatasan modal, sarana produksi yang membutuhkan peremajaan, serta kurangnya implementasi peraturan teknis terkait TEFA pada level sekolah. Penelitian ini menyimpulkan perlunya dukungan alokasi anggaran, revitalisasi fasilitas, dan sosialisasi kebijakan untuk memaksimalkan pelaksanaan TEFA di sekolah.