Dewandha Mas Agastya
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Edukasi dan Penerapan Lubang Resapan Biopori untuk Mengurangi Genangan di Desa Suwangi Timur Kecamatan Sakra Budianto, Muh Bagus; I Wayan Yasa; Humairo Saidah; IDG Jaya Negara; Ery Setiawan; Dewandha Mas Agastya
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.10074

Abstract

Suwangi Timur Village is one of the villages in Sakra District which is passed by the provincial road, namely Jalan Soekarno Hatta, which has many important facilities and infrastructure. The problem that is often faced is that there is often puddles at several points along the road. This condition not only interferes with passing vehicles but also causes discomfort for the people living around it. The community service activity is intended to reduce puddles by using an environmentally friendly method, namely by making biopore infiltration holes (BIH). This method can not only reduce puddles but also serve as an effort to conserve land and water. The community is very enthusiastic about participating in this activity from socialization, making to implementing BIH. In this activity, 10 BIH have been installed.
Penguatan Petanian Berbasis Irigasi Tetes Di Sekitar Wilayah Penyangga KEK Mandalika: drip Irrigation Negara, I Dewa Gede Jaya; Anid Supriyadi; Lalu Wirahman Wiradarma; Agustono Setiawan; I Dewa Made Alit Karyawan; I Wayan Yasa; Heri Sulistiyono; Humairo Saidah; M Bagus Budianto; Dewandha Mas Agastya
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i1.10705

Abstract

Pada setiap musim kemarau diwilayah Pujut yang merupakan wilayah Penyangga KEK Mandalika sering mengalami kekurangan air, sehingga banyak lahan pertanian yang nganggur, sementara itu kebutuhan akan bahan pangan terus meningkat. Kebiasaan Masyarakat melakukan irigasi dengan cara-cara tradisional seperti cara penggenangan yang mengakibatkan penggunaan air tersebut menjadi boros perlu segera diakhiri, agar kegiatan pertanian disekitar KEK Mandalika terus dapat berjalan dengan baik. Untuk hal itu maka dalam upaya meningkatkan efisiensi air atau air irigasi yang ada, perlu dilakukan dengan cara-cara irigasi yang lebih teknis dan efisien seperti dengan penggunaan system tetes, agar potensi air yang lada dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menjaga keberlanjutan kegiatan pertanian disekitar KEK Mandalika. Penyuluhan dan pelatihan guna penguatan pertanian berbasis irigasi tetes yang efisien di sekitar KEK Mandalika sangat perlu dilakukan, agar dukungan terhadap ketahanan pangan Masyarakat dalam jangka pendek dan jangka panjang dapat segera dilakukan. Hasil kegiatan tahapan awal survey, tahap penyuluhan irigasi tetes sebagai penguatan irigasi yang efisien pada peserta dan tahap pelatihan pembuatan jaringan irigasi tetes bertingkat menggunakan bahan pipa pvc, pipa NTF, emitter, tanah, kompos, polybag dan peralatan kerja. Pada setiap tahapan kegiatan dilakukan diskusi dan tanyajawab, akhir kegiatan dilakukan pelatihan usahatani dengan irigasi tetes di lokasi masyarakat. Pengabdian ini telah menyuluhkan irigasi tetes pada 15 petani produktif, membuat contoh penggunaan irigasi tetes dilakukan pada lokasi sekitar kantor desa, agar nantinya pembelajaran bagi masyarakat dilokasi tersebut. Pelatihan telah memberi wawasan bertani yang sederhana dan efisien air pada warga setempat, sehingga nantinya dapat membantu cara pemberian irigasi ke tanaman.
Pemberdayaan UMKM Rengginang Kangkung di Kelurahan Panjisari Hasyim; Rohani; I Dewa Made Alit Karyawan; I Dewa Gede Jaya Negara; I Wayan Yasa; Humairo Saidah; Dewandha Mas Agastya; I Wayan Suteja; Fera Fitri Salsabila; IAO Suwati Sideman; Ratna Yuniarti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.14984

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam menyerap tenaga kerja dan menggerakkan ekonomi lokal. Salah satu bentuk inovasi UMKM di sektor pangan adalah pengembangan rengginang kangkung, yaitu camilan tradisional berbahan dasar beras ketan yang dipadukan dengan sayur kangkung. Artikel ini membahas secara komprehensif UMKM rengginang kangkung mulai dari latar belakang, proses produksi, analisis usaha, strategi pemasaran, hingga peluang dan tantangan pengembangannya. Artikel ini membahas secara komprehensif UMKM rengginang kangkung dengan mengkaji latar belakang pengembangan usaha, proses produksi yang masih bersifat tradisional, serta analisis usaha yang mencakup aspek biaya produksi dan potensi keuntungan. Selain itu, penelitian ini juga menguraikan strategi pemasaran yang dapat diterapkan oleh pelaku UMKM, baik melalui pemasaran konvensional maupun pemanfaatan media digital. Di samping peluang usaha yang cukup besar, pengembangan UMKM rengginang kangkung juga menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan modal, ketergantungan pada kondisi cuaca dalam proses pengeringan, serta persaingan dengan produk sejenis. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan usaha dan inovasi yang berkelanjutan agar UMKM rengginang kangkung dapat berkembang secara optimal dan berkontribusi terhadap perekonomian Masyarakat
Sosialisasi Terkait Dampak Negatif Pernikahan Dini Bagi Pelajar Remaja Di SMPN 1 Jonggat, Lombok Tengah Rohani Rohani; I Dewa Made Alit Karyawan; Hasyim; I Wayan Suteja; I Dewa Jayanegara; Ratna Yuniarti; Desi Widianty; Salehudin; Humairo Saidah; I Wayan Yasa; Made Mahendra; Dewandha Mas Agastya
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15065

Abstract

Pernikahan dini di Indonesia merupakan fenomena yang sudah sering terdengar dan masih menjadi persoalan sosial yang kompleks dengan tingkat kejadian yang cukup tinggi. Praktik ini terjadi di berbagai daerah di dunia dengan beragam latar belakang, terutama di wilayah yang memiliki nilai budaya yang kuat, seperti Lombok Tengah. Pernikahan usia dini memiliki berbagai risiko, antara lain akibat pernikahan yang dipaksakan, aktivitas seksual pada usia yang belum matang, kehamilan di usia muda, serta potensi terjadinya infeksi penyakit menular seksual. Berdasarkan kondisi tersebut, diperlukan adanya penyuluhan mengenai dampak negatif pernikahan dini bagi pelajar remaja di SMP Negeri 1 Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Sebagai institusi pendidikan, sekolah memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada siswa tentang risiko dan konsekuensi dari pernikahan usia dini. Materi mengenai dampak negatif pernikahan dini disampaikan secara langsung kepada para pelajar di SMPN 1 Jonggat. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para pelajar memiliki pengetahuan yang memadai serta mampu mengambil keputusan yang bijak terkait masa depan mereka, sekaligus dapat membagikan informasi yang diperoleh kepada teman sebaya di lingkungan sekitar