Siti Zumrotul Maulida
Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemartabatan Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Jawa dan Madura Muyassaroh; Siti Zumrotul Maulida; Aldila Rahmita Putri; Dita Karisma Fahriani
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v6i1.11224

Abstract

Eksistensi bahasa Indonesia di kancah dunia perlu didukung dengan meningkatkan martabat bahasa Indonesia. Pemartabatan bahasa Indonesia dapat dilakukan melalui internalisasi dan internasionalisasi bahasa Indonesia melalui Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Jawa Madura. This State Islamic Religious College has succeeded in organizing the BIPA program as an effort to dignify the Indonesian language. Through the BIPA program, students are equipped with a good and correct understanding and use of Indonesian language. This research aims to describe the dignity of the Indonesian language and the implementation of BIPA learning in PTKIN throughout Java and Madura. The method used in this research is qualitative with a case study design. The data source for this research is the implementation of the BIPA program at PTKINs throughout Java and Madura which have the Indonesian Tadris study program. The data obtained was then analyzed using interactive data analysis. The results of the research show that the BIPA program has been implemented by all PTKIN throughout Madura Java and is presented in specialization courses in the Indonesian Language Tadris Study Program. Through the BIPA program, foreign students studying at PTKIN are trained their Indonesian language skills in the matriculation program before entering college.
Preserving the Regional Language through Traditional Culinary Tourism in Tulungagung Siti Zumrotul Maulida; Oktavia Winda Lestari; Silfia Qurrotul A’yun; Septinaningrum Septinaningrum
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: LALONGET VI
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.21736

Abstract

Beberapa bahasa daerah di Indonesia telah mengalami penurunan vitalitas, bahkan sebagian di antaranya sudah punah. Bahasa Jawa yang memiliki jumlah penutur terbesar pun dapat berpotensi mengalami kondisi yang sama apabila tidak dipertahankan secara berkelanjutan. Salah satu faktor penyebab bahasa Jawa mulai terpinggirkan adalah maraknya konsumsi makanan impor yang lebih diminati generasi milenial sehingga mereka semakin jauh dari kosakata makanan tradisional berbahasa Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran wisata kuliner tradisional dalam mempertahankan eksistensi bahasa Jawa di Tulungagung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan etnografi melalui observasi lapangan, wawancara dengan pemilik usaha kuliner, serta analisis wacana terkait penggunaan bahasa dalam promosi dan interaksi antara pelaku usaha, wisatawan, dan masyarakat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Jawa tetap digunakan secara konsisten dalam penamaan makanan tradisional, komunikasi transaksi antara penjual dan pembeli, serta narasi sejarah kuliner yang diwariskan kepada pengunjung. Penggunaan bahasa Jawa tersebut memperkuat identitas budaya lokal sekaligus mendorong pewarisan bahasa kepada generasi muda. Penelitian juga mengidentifikasi 22 jenis kuliner tradisional yang masih bertahan, dengan praktik berbahasa yang memadukan antara Jawa Krama dan Ngoko serta campur kode dengan bahasa Indonesia sesuai kebutuhan komunikasi. Temuan tersebut menegaskan bahwa wisata kuliner tradisional di Tulungagung tidak hanya berperan dalam melestarikan warisan gastronomi, tetapi juga berfungsi sebagai media strategis untuk pemertahanan dan revitalisasi bahasa Jawa di tengah arus globalisasi.
Hambatan dan Harapan Pemartabatan Bahasa Indonesia Mohamad Jazeri; Siti Zumrotul Maulida
Indonesian Language Education and Literature Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v4i1.2493

Abstract

This article aims to explain the phenomena of dignifying the Indonesian language between obstacles from Indonesian people and hopes from people of other countries to learn and use the Indonesian language. Based on my prolong observation, I find that people of Indonesia nowadays are lack of pride and loyalty to use The Indonesian language. On the other hand, the number of foreigners who are interested in learning the Indonesian language is highly rocketed. In our country, we face some phenomena of using The Indonesian language with lack of pride and loyalty. Language pride is the pride of Indonesian people to use Indonesian language pride, while language loyalty is the wish to use and maintain the Indonesian language from interference and extinction. The hopes from outside are the increasing number of foreigners who learn the Indonesian language for many purposes. It is proved by, first, the Indonesian language is now promoted as an official language of ASEAN countries. Second, the Indonesian language is learned in some universities in foreign countries. Third, in line with the strategic position of Indonesia in global communication, politically, economically, and culturally, the need of Indonesian Language Teaching for Foreigner (BIPA) is rapidly increasing.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena yang terjadi dalam pemartabatan bahasa Indonesia, yakni hambatan yang terjadi di dalam negeri dan harapan dari luar negeri. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kebanggaan dan loyalitas warga negara Indonesia terhadap bahasa Indonesia masih rendah. Di sisi lain, bangsa lain semakin banyak yang tertarik mempelajari bahasa Indonesia. Hambatan yang dihadapi di dalam negeri adalah kurangnya kebanggaan terhadap bahasa Indonesia dan rendahnya loyalitas terhadap bahasa Indonesia. Kebanggaan terhadap bahasa Indonesia adalah rasa bangga menggunakan bahasa Indonesia. Sementara loyalitas terhadap bahasa Indonesia merupakan keinginan bangsa Indonesia untuk memelihara dan mempertahankan bahasa Indonesia serta mencegahnya dari pengaruh dan interferensi dari bahasa lain. Adapun harapan dari luar negeri adalah semakin tingginya minat orang asing untuk mempelajari bahasa Indonesia dengan berbagai alasan. Hal ini dapat dilihat dari pertama, bahasa Indonesia dipromosikan sebagai bahasa resmi ASEAN. Kedua,bahasa Indonesia dipelajari di beberapa perguruan tinggi di luar negeri. Ketiga, seiring dengan posisi strategis Indonesia di percaturan dunia, secara politik, ekonomi, dan budaya, permintaan layanan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) meningkat dengan cepat.
Keterbacaan Teks Berita di Kompas.com sebagai Alternatif Bahan Ajar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia (Readability of News Texts on Kompas.com as an Alternative Teaching Material for Indonesian Language Subjects) Siti Zumrotul Maulida; Thoifatul Ningtyas
Indonesian Language Education and Literature Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i1.13189

Abstract

The aim of this research is to describe the readability of news texts on Kompas.com as teaching material for class 8 Indonesian SMP/MTs. This research is a literature study. The data in this research are 30 Kompas.com news texts collected using documentation techniques. Readability level was measured using Fry charts. Steps to analyze data include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Checking the validity of the data was carried out by theoretical triangulation. The results showed that two texts were at the 7th grade reader level, five texts were at the 8th grade reader level, six texts were at the 9th grade level, eleven texts were at the 10th grade reader level, five texts were at the 11th grade reader level, and one text was at the 11th grade level. reader class level 12. The results of this research can be used as an alternative teaching material in schools for Indonesian language subjects, especially news text material for grade 8 SMP/MTs.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan keterbacaan teks berita di Kompas.com sebagai bahan ajar mata pelajaran bahasa Indonesia kelas 8 SMP/MTs. Penelitian ini merupakan studi pustaka. Data dalam penelitian ini adalah 30 teks berita Kompas.com yang dikumpulkan dengan teknik dokumentasi. Tingkat keterbacaan diukur menggunakan grafik Fry. Langkah menganalisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua teks berada pada tingkat pembaca kelas 7, lima teks pada tingkat pembaca kelas 8, enam teks berada pada tingkat kelas 9, sebelas teks pada tingkat kelas pembaca 10, lima teks pada tingkat kelas pembaca 11, dan satu teks berada pada tingkat kelas pembaca 12. Hasil dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai alternatif bahan ajar di sekolah untuk mata pelajaran bahasa Indonesia, khususnya materi teks berita kelas 8 SMP/MTs.