Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Implementasi Manajemen Bimbingan Konseling Behavior Dalam Peningkatan Disiplin Belajar Pada Siswa Di Smp A. Wahid Hasyim Tebuireng Jombang Rasminih; Nur 'Azah
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 03 (2024): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v1i03.6514

Abstract

Manajemen dalam konteks bimbingan konseling merupakan suatu pendekatan yang penting untuk mengatur, mengorganisasi, dan mengelola layanan konseling yang efektif dalam berbagai Lembaga pendidikan dan pelayanan sosial. Tujuan penelitian adalah 1) perencanaan manajemen bimbingan konseling behavior dalam peningkatan didiplin belajar pada siswa di SMP A. Wahid Hasyim Tebuireng, 2) pelaksanaan manajemen bimbingan konseling behavior dalam peningkatan didiplin belajar pada siswa di SMP A. Wahid Hasyim Tebuireng, 3) evaluasi manajemen bimbingan konseling behavior dalam peningkatan didiplin belajar pada siswa di SMP A. Wahid Hasyim Tebuireng, 4) faktor pendukung dan penghambat manajemen bimbingan konseling behavior dalam peningkatan didiplin belajar pada siswa di SMP A. Wahid Hasyim Tebuireng. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif pendekatan deskriptif studi kasus. Metode pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa: Perencanaan manajemen bimbingan konseling behavior dalam peningkatan disiplin belajar pada siswa di SMP A. Wahid Hasyim Tebuireng Jombang, yaitu pembuatan program kerja, rencana RPL, dokumen data kegiatan layanan bimbingan konseling siswa. Pelaksanaan manajemen bimbingan konseling behavior, yaitu sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan yang dialami oleh siswa. Evaluasi manajemen bimbingan konseling perilaku adalah upaya untuk menilai seberapa efektifnya program layanan bimbingan dan konseling yang telah diimplementasikan. Ini dilakukan dengan mengidentifikasi standar atau kriteria keberhasilan yang digunakan untuk mengukur pencapaian hasil dari program tersebut. Faktor pendukung dan penghambat manajemen bimbingan konseling behavior, yaitu Adanya rasa semangat siswa, pemberian materi oleh guru, dukungan dari seluruh pihak sekolah. faktor penghambatnya adalah dalam penyusunan program yang sesuai, untuk menangani permasalahan siswa dengan kondisi siswa yang berbeda beda.
Strategi Kepala Sekolah Dalam Menangkal Faham Radikalisme Di MASS Jombang Tebuireng Muhammad Yaqi Dynal Maula; Nur 'Azah
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 03 (2024): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v1i03.6525

Abstract

Radikalisme merupakan sebuah paham dan gerakan yang sampai saat ini masih menjadi tantangan berat bagi masyarakat Indonesia termasuk umat Islam. Lembaga Pendidikan Nasional memiliki peran dalam mengembangkan dan membentuk kepribadian. Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi’iyah (MASS) Tebuireng menjadi salah satu lembaga yang mengedepankan penanaman nilai anti radikalisme. Kepala sekolah sebagai supervisor pada lembaga pendidikan menjadi garda terdepan dalam merencanakan strategi guna menanggulangi paham radikalisme. Adapun tujuan Pada penelitian ini 1) mengatahui strategi kepala sekolah MASS Tebuireng dalam menangkal faham radikalisme, 2) mengetahui dampak strategi kepala sekolah dalam menangkal faham radikalisme di MASS Tebuireng, 3) mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam meenangkal faham radikalisme. Metode yantg di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. kualitatif deskriptif merupakan suatu penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data memalui observasi. Analisi data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun keabsahan data mengunakan triangulasi sumber, triangulasi waktu dan triangulasi teknik. Hasil dari penelitian ini adalah Strategi yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam menangkal faham radikalisme di MASS Tebuireng Jombang yaitu dengan menambah beberapa muatan lokal yang berkenaan dengan nilai pluralisme, lalu memfokuskan pada kegiatan positif dan pengembangan bimbingan dan konseling yang bersekala Hal ini memiliki dampak yang positif yang sangt signifikan dalam menangkal faham radikalisme. Faktor pendukung dalam strategi ini adalah adanya keselarasan pemikiran antara pendidik dan tenaga kependidikan.
Strengthening Human Capital Through Vocational Education For Inclusive Rural Economic Growth Nur 'Azah; Mochammmad Syafiuddin Shobirin
International Journal of Economics and Development Vol. 1 No. 1 (2025): Vol 1 No 1 June 2025
Publisher : Ponpes As-Salafiyyah Asy-Syafi'iyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71305/ijed.v1i1.347

Abstract

This study investigates the role of vocational education in strengthening human capital as a key driver of inclusive rural economic growth. Employing a library research approach, the paper synthesizes scholarly literature, policy reports, and empirical case studies from various regions to analyze how vocational training contributes to enhancing skills, employability, and productivity in rural settings. The analysis highlights that vocational education plays a transformative role in equipping individuals with practical, market-relevant competencies tailored to local economic sectors such as agriculture, agro-industry, crafts, and renewable energy. Moreover, the effectiveness of vocational education is significantly improved when programs are context-specific, inclusive, and supported by strong institutional frameworks, including partnerships among governments, industries, and educational institutions. Special attention is given to how vocational education can address equity issues by reaching marginalized populationssuch as women, youth, and persons with disabilitiesthrough flexible learning modalities and inclusive policies. The study concludes that investing in quality vocational education is essential not only for addressing human capital deficits but also for stimulating inclusive and sustainable economic development in rural areas. Future policy and research efforts should focus on integrating technology, green skills, and local innovation into vocational education frameworks to ensure long-term impact and adaptability.
Technology Integration And Student Engagement In Teaching And Learning Contexts Nur 'azah
Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 2 (2026): January 2026
Publisher : Ponpes As-Salafiyyah Asy-Syafi'iyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71305/jtl.v2i2.1274

Abstract

This article examines how technology integration influences student engagement in teaching and learning contexts. The study addresses three dimensions of engagement, namely behavioral, emotional, and cognitive engagement, in order to understand how digital tools shape students’ participation, feelings, and mental investment in learning. A qualitative design using library research was employed. Relevant journal articles, books, and academic publications on educational technology, digital learning, and student engagement were identified, selected, and analyzed through a thematic interpretive process. The findings show that technology integration strengthens behavioral engagement through interactive participation, flexible access, and continuous involvement in learning tasks. It also supports emotional engagement by increasing interest, confidence, enjoyment, and a sense of belonging through dynamic and inclusive learning experiences. Cognitive engagement is enhanced through inquiry-based activities, self-paced learning, reflective processes, and collaborative knowledge construction. The study concludes that technology becomes educationally meaningful when it is aligned with learning objectives, supported by purposeful instructional design, and used to create active, inclusive, and intellectually rich learning environments for students.