Restendy, Mochammad Sinung
Program Studi Komunikasi Dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah Dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Published : 29 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

DAYA TARIK JURNALISTIK, PERS, BERITA DAN PERBEDAAN PERAN DALAM NEWS CASTING Restendy, Mochammad Sinung
Jurnal al Hikmah Vol 4, No 2 (2016): Kependidikan dan Syariah
Publisher : Jurnal al Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.508 KB)

Abstract

Journalism, Press and News have tremendous appeal and can not be separated in their daily lives so that the process of extracting container news in the mass media, both print and electronic delivery of great need that audience or news lovers do not feel bored or lazy to read. The lack of understanding of journalism, the press and the news caused appeal reduced in journalism, Press and news. One of the actors is also media professionals and the public are less competent in understanding the news, news writing and in the context of its delivery. Based on the background of the problems in the above article the author makes a conceptual "Fascination of Journalism, Press, News and distinction Role in Casting News". The existence of some differences in understanding between the bearer of good tidings that News Reader, News Caster and News Anchor also appeal Journalism and News Release will be discussed in this article
Social Media Influencer: Clickbait Dalam Pusaran Etika Jurnalistik Mochammad Sinung Restendy; Fahri Hilmi
Jurnal Komunika Islamika : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam Vol 7, No 2 (2020): Juli-Desember
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jki.v7i2.8654

Abstract

Information technology is increasingly developing. Internet networks provoke media convergence. Social media comes as a new mass media that is more interactive and more practical than the conventional one. Everyone can become a journalist in this era. The rapid progress of information technology not only brings efficiency in the process of reproduction of information, but also carries a variety of new risks. ‘Clickbait Journalism’ is one of many risks that is often done by influencers in the social media. How does Journalistic Law and Ethics study look at the phenomenon? Can influencers called as a journalist so they must obey the applicable ethics? Then, how does regulation respond to this phenomenon?
Model Belajar Dan Komunikasi Anak Disabilitas Tunarungu Wicara Di Taman Pendidikan Al Quran Luar Biasa (Tpqlb) Spirit Dakwah Indonesia Tulungagung Sinung Restendy
Jurnal Komunika Islamika : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam Vol 6, No 1 (2019): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jki.v6i1.5519

Abstract

Beberapa rangkaian dalam proses pemaparan materi dengan melihat beberapa aspek pembelajaran dari perencanaan sampai evaluasi dengan menggunakan fasilitas belajar mengajar yang tepat dan sesuai, ini tidak berfungsi baik jika tidak dibangun dengan komunikasi yang baik antara guru dengan murid Apabila seorang guru Pendidikan Agama Islam (PAI) atau ustadz pengajar Alquran dan agama bisa memahami dengan benar maka kedepannya tidak terlalu kesulitan dalam menentukan model, strategi dan metode dalam pembelajaran yang jitu bagi anak berkebutuhan khusus. Terobosan baru yaitu Taman Pendidikan Qur’an Luar Biasa (TPQLB) Yayasan Spirit Dakwah Indonesia yang berkantor di Tulungagung Jawa Timur ini berdiri dengan fokus utama membantu pembelajaran Alquran bagi anak berkebutuhan khusus dengan kekurangan pendengaran atau tunarungu, walaupun demikian dengan tipe lain tetap menjadi perhatian namun tidak sedetail dengan anak berkebutuhan khusus dengan tipe kekurangan pendengaran. 
Meme Dan Vlog Sebagai Medium Dakwah Yang Efektif di Internet Mochammad Sinung Restendy
Jurnal Kopis: Kajian Penelitian dan Pemikiran Komunikasi Penyiaran Islam Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Kopis: Kajian Penelitian dan Pemikiran Komunikasi Penyiaran Islam, Febru
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/kpi.v1i2.749

Abstract

Berbagai media massa telah berubah pemaknaannya dalam memberi edukasi murni kepada masyarakat nyata dan juga netizen, arus informasi dan dunia hiburan hanya mengejar target dan kurang memperhatikan moralitas dan kesopanan. Budaya terbentuk dari kebiasaan dan arus komunikasi yang terjadi, dengan perkembangan teknologi membentuk robot robot baru dalam manusia dari sisi penyerapan informasi dan pekembangan teknologi terutama internet sangat mendominasi masyarakat dan jiwa muda bangsa ini. Sehingga penting untuk menjawab dan menelaah dua hal penting yaitu urgensi dan proses dakwah virtual yang mempengaruhi generasi bangsa ini. Penelitian ini memberi warna dan penemuan baru diantaranya era sekarang yang disebut era digital menyimpulkan hampir seluruh manusia tidak bisa lepas dari internet dalam kesehariannya, ini membuktikan adanya revolusi kebudayaan dan peradaban manusia. Kemudian perspektif emic dalam melihat manusia integral bukan hanya dari sisi keseharian di dunia nyata tapi juga dalam alam mayanya atau internet dan bermedia sosial, hingga adanya pemahaman meme dan vlog juga menjadi bukti awal peta kepribadian manusia saat ini, dan menjadi rumusan dakwahnya yang tepat dalam memberi efek dan respon dakwah. Dengan hasil temuan di atas kiranya dapat menambah juga memperkaya khazanah keilmuwan dibidang komunikasidan penyiaran terkait dakwah virtual.Termasuk menjadi masukan bagi kebijakan pemerintah dalam bidang komunikasi penyiaran dan keberagaman budaya
Implementation of Total Communication in Islamic Religion Learning in Deaf Children in Spirit Dakwah Indonesia Foundation Ferra Puspito Sari; Mochammad Sinung Restendy
Jurnal Kopis: Kajian Penelitian dan Pemikiran Komunikasi Penyiaran Islam Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Kopis: Kajian Penelitian dan Pemikiran Komunikasi Penyiaran Islam, Febru
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/kpi.v2i2.1118

Abstract

Disability is a separate difficulty in the learning process, especially in religious learning. Being very complete when a deaf child accepts religious learning both theory and practice, so that the right way of communicating is needed by the teacher in dealing with deaf children. Not only that, there are still many regions that lack awareness of religious education for children with disabilities especially those who are deaf. Deaf children are actually still capable and deserving of religious learning, because they can still use the rest of the hearing (aural), use gestures and finger spelling (manual) that are visualized, and read utterances and speech (oral) that sound even though sometimes unclear, where these three things are communication media. This is where deaf children can learn by using a total communication system which involves receptive components (reading writing, utterances, gestures, finger and gesture / mimic spelling) and expressive components (speaking, gesturing, finger spelling, writing and gesture / expression) both are interactive. Observations were carried out at the Indonesian Spirit Da'wah Foundation by applying total communication to its students in Qurani Informal Education (TPQLB) Indonesian Spirit Dakwah Foundation as a communication system in religious learning both theory and practice. From the evaluation results, it was concluded that the application of total communication had a positive influence on learning Islamic religion in deaf children at the Spirit Dakwah Indonesia Foundation, children who were deaf in focus and interested in learning, they could re-explain the material taught simply either orally and sign language.
Analisis Teknik Siar Deddy Mahendra Desta Dalam Membawakan Program Acara Televisi dan Radio Mochammad Sinung Restendy; Aryanti Mu’ti; Ulfa Rizky Anugerah; Tsani Najiah
Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Vol 12 No 1 (2021): Volume 12 Nomor 1, Januari-Juni 2021
Publisher : DEPARTEMENT OF COMMUNICATION AND ISLAMIC BROADCASTING STUDIES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/hikmah.v12i1.2796

Abstract

Program siaran sudah banyak yang dinikmati dari dulu hingga sekarang di berbagai media yang telah ada. Para penyiar radio atau televisi salah satunya menyajikan berbagai informasi atau bahkan hiburan. Deddy Mahendra Desta merupakan salah satu dari banyak penyiar yang memiliki multitalent di Indonesia diantaranya menjadi presenter dan penyiar radio. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan mengkaji bahan penelitian melalui tayangan program, referensi keilmuwan dan pandangan pakar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan Deddy Mahendra Desta benar benar mampu menguasai program dengan skill dan pengetahuannya, antara lain: mengatur tempo, membangun mood,balance, personal viewer dan word economy.
Gaya Penyampaian Presenter Program Acara “Tonight Show” Dalam Menarik Minat Penonton Mochammad Sinung Restendy; Mishbahu Rahmah; Reza Muh Edy Putra Perdana; Ziadatul Fauziah Aryati
Journal of Communication Studies Vol 1 No 2 (2021): JCS: Journal of Communication Studies
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah, Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1194.479 KB) | DOI: 10.37680/jcs.v1i2.729

Abstract

Each television station presents various programs to attract public interest. No exception with Net TV. This television station presents a Talk show program entitled "Tonight Show". The Tonight Show program was hosted by famous presenters Vincent and Desta. The Tonight Show was packed with talks between presenters and guest stars, to make the event more attractive, there were various games that were no less fun to entertain the audience. The Tonight Show hosts have their own delivery styles. With different colors Vincent and Desta can combine their communication styles into one interesting mix. Many people have their interest in the Tonight Show because the presenter's style is not boring. The theoretical runway used is the theory of uses and grastification belonging to Blumer and Kaltz.
Dakwah Virtual Yayasan Spirit Dakwah Indonesia (SPIDI) Tulungagung Mochammad Sinung Restendy
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars No Series 1 (2018): AnCoMS 2018: Book Series 1
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.353 KB) | DOI: 10.36835/ancoms.v0iSeries 1.132

Abstract

virtual communication can not be separated from an internet media that uses it as a means of communication, here looks a shift in style or human habits in communicating convey information with each other. Because today humans do not have to communicate at the same time and place. Challenges Globalization and technological development is what makes the national identity and local ethnicity attractive, there is inequality and meet a dead end resulting in social disintegration. Youth is now and easily infected by the virus Fast Food Culture, Fun behavior of hedons and fashion trend of western. Young people show themselves in the wrong way and way, they are not ashamed to display unethical photos on social media accounts, pornography and other issues. Based on the background of the above problems the author makes a conceptual article "Dakwah Virtual Spirit Foundation Dakwah Indonesia (SPIDI) Tulungagung" where interesting is Meme and Vlog is seen as a form of da'wah in the most effective virtual media, applied by Spirit Da'wah Indonesia, both of which become embryo culture for today's digital children. Filled with sermons, motivations, decency and everyday attitudes, rewards and so on, so as to shape the attitude and personality of self from positive feelings and positive virtual explorations.
Dinamika Produksi Media Cetak dan Tantangan Industri Pers di Indonesia Mochammad Sinung Restendy
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 2 (2020): Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : PRODI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The flow of reader communication channels in print media is now shifting to online media so that media literacy changes from reading to merely hearing and watching. The rapidly developing Information Technology undermines the dominance of single media print (just reading and the response cannot be instantaneous) into a multimedia online media (reading, listening, writing, seeing, moving quickly). Emerging shifts in consumer behavior to use new media using an internet connection also make it a habit not to use traditional media as a formidable challenge for the development of print media. Even though online media cannot be traced by a whole person because there are some locations that are slow or even have no internet connection. Print media survive with the presence of online media by seeking various ways, one of which uses media convergence. Keywords: Production, Print Media, Press Industry Abstrak Arus saluran komunikasi pembaca di media cetak sekarang bergeser ke media online sehingga literasi media berubah dari reading menjadi sekedar hearing dan watching. Teknologi Informasi yang berkembang pesat meruntuhkan dominasi media cetak yang single media (sekedar membaca dan respon tidak bisa seketika) menjadi media online yang multimedia (membaca, mendengar, menulis, melihat, bergerak dengan cepat). Muncul pergeseran perilaku konsumen untuk menggunakan media baru yang memakai koneksi internet juga membiasakan diri tidak menggunakan media tradisional menjadi tantangan berat bagi perkembangan media cetak. Walaupun media online tidak bisa ditelusuri oleh keseluruhan orang sebab ada beberapa lokasi yang lambat bahkan tidak ada koneksi internetnya. Media cetak bertahan dengan hadirnya media online dengan mengupayakan berbagai cara, salah satunya menggunakan konvergensi media. Kata kunci : Produksi, Media Cetak, Industri Pers
Peran Komunikasi Organisasi Yayasan Spirit Dakwah Indonesia Cabang Yogyakarta dalam Program Taman Pendidikan Quran Luar Biasa (TPQLB) Mochammad Sinung Restendy
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 2 No. 1 (2021): AL-ITTISHOL: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : PRODI KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi organisasi sebagai medium dalam mempermudah sebuah kegiatan dalam organisasi, menjadi oli sebuah mesin manajemen yang direncanakan, menjadi keterkaitan dan keterikatan antar individu dalam sebuah organisasi sehingga ada sinergi, koordinasi dan harmonisasi dalam mencapai tujuan bersama. Program TPQLB Yayasan Spirit Dakwah Indonesia cabang Yogyakarta target utamanya adalah anak difabel dan keluarga memahami dan membiasakan diri dalam praktek dan belajar agama terkhusus belajar Alquran, praktek wudhu dan sholat juga ketrampilan ketrampilan yang lain tidak hanya itu tetapi juga untuk membangun komunikasi yan baik antara ustad ustadah, pengurus dan anggota Yayasan Spirit Dakwah Indonesia. Maka TPQLB Yayasan Spirit Dakwah Indonesia cabang Yogyakarta berkewajiban mampu memberikan pembelajaran yang baik kepada anak dan keluarga difabel temasuk penguatan Sumber Daya Manusia dalam Organisasi, membangun jejaring dan kemandirian organisasi. Penelitian berikut bersifat kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus dengan menjelaskan temuan dalam bentuk deskripsi analitik. Dengan didasarkan pada hasil observasi partisipatif juga wawancara yang dalam, proses komunikasi di program TPQLB terjadi dengan two ways communication yang tujuan arus informasinya mulai dari komunikasi ke bawah, komunikasi ke atas, dan komunikasi horizontal. Maka peta sistem komunikasi organisasi yang terjadi adalah sistem komunikasi organisasi dengan saluran bebas (all channel).