Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Peningkatan Keterampilan Menyimak Cerita Rakyat Melalui Media Gambar Pada Siswa kelas V SD Inpres 1 Sidole Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong Mujiono, Mujiono; Karim, Ali; Nurvita, Yunidar
Jurnal Kreatif Online Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.159 KB)

Abstract

Metode penelitian yang digunakan/diterapkan dalam PTK ini adalah penggunaan media gambar yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana pada setiap siklus dilakukan langkah-langkah perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Permasalahan peneleitian ini adalah apakah penggunaan media gambar keterampilan menyimak cerita rakyat siswa kelas V SD Inpres 1 Sidole Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong dapat ditingkatkan. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis penggunaan media gambar dapat meningkatkan keterampilan menyimak cerita rakyat pada siswa Kelas V SD Inpres 1 Sidole Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada siswa kelas V SD Inpres 1 Sidole Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong tahun ajaran 2012/2013 dengan jumlah siswa sebanyak 15 orang, yang terdiri atas siswa laki-laki sebanyak 9 orang dan siswa perempuan sebanyak 6 orang. Hasil penelitian tindakan kelas melalui media gambar dengan dua siklus menunjukkan nilai rata-rata atau persentase yang berbeda terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SD Inpres 1 Sidole Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong Tahun Ajaran 2012/2013. Pada pelaksanaan tindakan siklus I ketuntasan klasikal siswa adalah 46,67% (7 orang siswa yang tuntas hasil belajar), tetapi hal tersebut belum mencapai kriteria ketuntasan yang diharapkan, yaitu tuntas secara klasikal bila mencapai ≥ 75% atau memperoleh skor ≥ 65. Pada tindakan siklus II, diperoleh ketuntasan klasikal sebesar 100% dengan perolehan nilai semua siwa (15 orang siswa) sudah mencapai skor ≥ 65. Dengan demikian, keterampilan menyimak cerita rakyat siswa kelas V SD Inpres 1 Sidole Kecamatan Ampibabo dapat ditingkatkan melalui media gambar. Kata Kunci: Menyimak Cerita, Media Gambar
EFEKTIVITAS BAHAN AJAR DIGITAL BERBASIS MOBILE LEARNING PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS TADULAKO Zumrotin Nisa; Nurvita Nurvita; Rendra Zainal Maliki
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia) Vol 7, No 3 (2022): VOLUME 7 NUMBER 3 SEPTEMBER 2022
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpipsi.v7i3.3262

Abstract

The development of Industry 4.0 in the learning process can support graduate learning outcomes. The lecture system both online and offline as well as blended learning can be carried out properly if it is prepared according to learning needs. The learning process in the geography education study program after the 28 September 2018 natural disaster continued with the covid 19 pandemic and the new normal, so the learning process was carried out online and blended learning. This study aims to determine the effectiveness of using digital teaching materials based on mobile learning in geography education study programs. The research design is Quasi Experimental with the Noneequivalent Control Group Design model. All students of the Indonesian regional geography course were the research subjects with a research sample of 2 classes as the experimental class and the control class. This research was conducted in two stages, namely (1) product development of digital teaching materials based on mobile learning and (2) implementation in the LMS class to determine the effectiveness of digital teaching materials based on mobile learning. The research instruments were in the form of tests and questionnaires. N-Gain analysis technique to measure the effectiveness of product development based on student learning outcomes. The results showed 1) Validation by design and instructional media experts showed an average percentage of 76.89% was in the eligible/usable qualifications and the product development attracted student learning interest with a percentage of 79.37%. The results showed that the average level of students' understanding increased as indicated by the average value of the pretest in the experimental class of 47.62 in the control class of 54.29 and the average post-test in the experimental class of 74.29 in the control class of 72.38. Product development is effective for use with an N-gain score for the experimental class of 0.6 and the control class of 0.4 in the medium category.
Pengelolaan Taman di UPT Perpustakaan Universitas Tadulako Nuraedah Nuraedah; Arifuddin Abd. Muis; Nurvita Nurvita
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i2.227

Abstract

Permasalahan yang dilakukan untuk menyelesaikan berbagai persoalan dengan kurang optimalnya ruang hijau di perpustakaan Universitas Tadulako adalah: “Apakah melalui pengelolaan taman perpustakaan dapat menjadi elemen estetika bagi lingkungan UPT Perpustakaan Universitas Tadulako?”. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini, untuk mengetahui: (a) Pengelolaan taman perpustakaan dapat terdokumentasi dengan baik melalui dokumentasi (b) Pengelolaan taman perpustakaan diharapkan dapat menambah kesan sejuk, nyaman, asri dan mampu mewujudkan nilai keindahan yang menyejukkan bagi pengunjung. Pengelolaan taman di lakukan untuk menciptakan ruang terbuka hijau bagi pengunjung. Tertatanya taman pada area perpustakaan menjadikannya lebih indah, nyaman serta terhindar dari paparan sinar matahari, selain itu mampu menghasilkan keindahan tersendiri. Pengelolaan taman dengan menanam berbagai pohon pada area tersebut bisa menjadi penyuplai oksigen untuk semua makhluk. Tujuan pengabdian ini untuk mendapatkan area yang nyaman dan sejuk serta indah di UPT Perpustakaan Universitas Tadulako, untuk itu perlu melakukan pengelolaan taman untuk memberi kesan indah, nyaman dan sejuk.
PERAN FESTIVAL DANAU LINDU SEBAGAI DAYA TARIK BUDAYA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEREKONOMIAN LOKAL DI DESA TOMADO G.S. Marhaendra; Haslita Rahmawati Hasan; Nurvita Nurvita; Arifuddin Abd Muis
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 14, No 1 (2026): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v14i1.35622

Abstract

Abstrak:Festival Danau Lindu merupakan salah satu agenda penting di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, yang berfungsi sebagai sarana pelestarian tradisi sekaligus pendorong perkembangan sektor pariwisata daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Festival Danau Lindu sebagai daya tarik budaya serta dampaknya terhadap perekonomian masyarakat di Desa Tomado. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa festival ini tidak hanya menampilkan atraksi budaya seperti tarian tradisional, ritual adat, dan lomba perahu, tetapi juga menjadi ruang edukasi, diplomasi budaya, serta sarana pemberdayaan sosial yang memperkuat kohesi masyarakat. Dari sisi ekonomi, perputaran transaksi selama festival tahun 2025 mencapai Rp915.074.000 dengan multiplier effect mencapai Rp3,5 miliar. Dampak tersebut dirasakan oleh pelaku UMKM, penyedia homestay, jasa transportasi, serta pemuda yang memperoleh pengalaman kerja dalam pengelolaan event berbasis budaya. Kendati demikian, terdapat sejumlah tantangan yang masih dihadapi, antara lain keterbatasan infrastruktur, publikasi yang belum optimal, partisipasi masyarakat yang belum merata, serta faktor cuaca. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Festival Danau Lindu merupakan manifestasi sinergi antara budaya, ekologi, dan ekonomi yang berorientasi pada keberlanjutan. Peningkatan koordinasi, penguatan publikasi, dan perbaikan fasilitas menjadi kunci bagi pengembangan festival di masa mendatang. Abstract:The Lake Lindu Festival is one of the key events in Sigi Regency, Central Sulawesi, serving as a medium for preserving traditions while also driving the development of the regional tourism sector. This study aims to analyze the role of the Lake Lindu Festival as a cultural attraction and its impact on the local economy of Tomado Village. A qualitative descriptive method was employed, with data collected through observation, structured interviews, and documentation. The findings reveal that the festival not only showcases cultural performances such as traditional dances, customary rituals, and boat races, but also functions as a space for education, cultural diplomacy, and social empowerment that strengthens community cohesion. Economically, the festival generated a total turnover of IDR 915,074,000 in 2025, with a multiplier effect estimated at IDR 3.5 billion. The benefits were directly felt by local entrepreneurs, homestay providers, transport services, and youth groups who gained valuable experience in managing culture-based events. However, several challenges remain, including limited infrastructure, suboptimal publicity, uneven community participation, and unpredictable weather conditions. This study concludes that the Lake Lindu Festival represents a synergy of culture, ecology, and economy aimed at sustainability. Strengthening coordination, improving facilities, and enhancing promotion are essential for the festival’s future development.
PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA PEMBELAJARAN GEOGRAFI DI SMAN 7 PALU Nurfadilah Nurfadilah; Nurvita Nurvita; I Komang Werdhiana; Khairurraziq Khairurraziq
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia) Vol 10, No 1 (2025): VOLUME 10 NUMBER 1 JANUARY 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpipsi.v10i1.6305

Abstract

Peneltiaian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI pada mata pelajaran geografi di SMA Negeri 7 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian Quasi Experimental dengan pendekatan kuantitatif menggunakan rancangan model penelitian Nonequivalent Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas XI 1 yang berjumlah 36 siswa sebagai kelas eksperimen dan XI 4 yang berjumlah 36 siswa sebagai kelas kontrol dengan jumlah populasi sebanyak 214 siswa. Instrumen peneltian ini berupa tes tulis 15 butir soal pilihan ganda. Hasil analisis data nilai pretest pada kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata sebesar 53,19 dan nilai rata-rata posttest sebesar 60,66. Sedangkan hasil analisis data nilai pretest pada kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata sebesar 53,55 dan nilai rata-rata posttest sebesar 72,75. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan uji-t dua sampel independen (Independent Samples T-Test ) menunjukkan bahwa nilai signifikansi (sig) (2-tailed) yang diperoleh adalah 0,001. Maka pengambilan keputusan adalah H 0 ditolak dan H a diterima karena <0,05. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan berpikir kritis antara siswa dikelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Artinya terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI pada mata pelajaran geografi di SMA Negeri 7 Palu
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X IIS PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 10 SIGI Sarah Patara; Nurvita Nurvita; Risma Fadhilla Arsy; Amalia Novarita
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia) Vol 10, No 1 (2025): VOLUME 10 NUMBER 1 JANUARY 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpipsi.v10i1.6306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh model pembelajaran experiential learning terhadap hasil belajar siswa kelas X IIS pada mata pelajaran geografi di SMA Negeri 10 Sigi. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 65 siswa yang terdiri dari kelas X IIS sebanyak 34 orang dan kelas X IIS 2 sebanyak 31 orang. Hasil penelitian menunjukkan persentase rata-rata keterlaksanaan aktivitas guru dan siswa dari pertemuan I sampai dengan pertemuan III sebesar 100% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis (Independent sample t test) menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas kontrol 69,53 sedangkan pada kelas eksperimen yaitu sebesar 81,42 dengan nilai signifikan (sig) (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran experiential learning terhadap hasil belajar siswa kelas X IIS pada mata pelajaran geografi di SMA Negeri 10 Sigi.
EFEKTIVITAS MODEL KOOPERATIF TIPE TEAM QUIZ BERBANTUAN KAHOOT TERHADAP KREATIVITAS SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI Nur Afni; Exsa Putra; Khairurraziq Khairurraziq; Nurvita Nurvita
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 13, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v13i2.32702

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model  kooperatif tipe team quiz  berbantuan Kahoot terhadap  kreativitas siswa kelas X di SMA Negeri 3 Palu dan untuk mengukur respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran model  kooperatif tipe team quiz berbantuan Kahoot.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi-experiment dengan desain pretest dan posttest. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas (independent variables) dan variabel terikat (dependent variables). Teknik analisis data yang diterapkan meliputi Uji Indikator Kreativitas Siswa, Uji Reliabilitas, Uji Normalitas, Uji Homogenitas, Uji T, dan Uji Hipotesis. Pada (pretest) di kelas kontrol, nilai tertinggi 73 dan nilai terendah 43, dengan rata-rata skor sebesar 60,87. Setelah perlakuan (PBL), nilai (posttest) nilai terendah 67 dan nilai tertinggi 93, serta rata-rata mencapai 77,9. Sementara itu, pada kelas eksperimen yang menerapkan model kooperatif tipe Team quiz berbantuan Kahoot, nilai (pretest) nilai tertinggi 77 dan nilai terendah 33, dengan rata-rata 57,33. Pada posttest, nilai tertinggi mencapai 93 dan terendah 63, sehingga rata-rata meningkat menjadi 78,53. Hasil uji-t menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan pada pretest dan posttest kelas kontrol (p = 0,194 > 0,05), namun terdapat perbedaan signifikan pada pretest dan posttest kelas eksperimen (p = 0,007 < 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model kooperatif tipe team quiz berbantuan Kahoot efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa dalam belajar, yang dibuktikan dengan peningkatan skor posttest dibandingkan pretest. Respon siswa terhadap kreativitas berdasarkan indikator Fluency mencapai 45%, Fleksibilitas sekitar 25%, Orisinalitas 60%, dan Elaborasi sebesar 20%. Selain itu, respon siswa terhadap pemanfaatan Kahoot dalam pembelajaran menunjukkan hasil positif sebesar 80%. Temuan ini mengindikasikan bahwa model pembelajaran yang diterapkan memberikan dampak positif terhadap keterlibatan aktif dan kolaborasi siswa dalam proses pembelajaran. Abstract:  This study aims to determine the effectiveness of applying the Kahoot-assisted team quiz cooperative model on the creativity of 10th grade students at SMA Negeri 3 Palu and to measure student responses to the application of the Kahoot-assisted team quiz cooperative learning model. The method used in this study was a quasi-experiment with a pretest and posttest design. The research variables consist of independent variables and dependent variables. The data analysis techniques applied include the Student Creativity Indicator Test, Reliability Test, Normality Test, Homogeneity Test, T-Test, and Hypothesis Test. In the pretest in the control class, the highest score was 73 and the lowest was 43, with an average score of 60.87. After the treatment (PBL), the posttest scores ranged from a low of 67 to a high of 93, with an average of 77.9. Meanwhile, in the experimental class that applied the Team Quiz cooperative model assisted by Kahoot, the highest pretest score was 77 and the lowest was 33, with an average of 57.33. In the posttest, the highest score reached 93 and the lowest was 63, resulting in an average increase to 78.53. The t-test results showed no significant difference between the pretest and posttest scores in the control class (p = 0.194 > 0.05), but there was a significant difference between the pretest and posttest scores in the experimental class (p = 0.007 < 0.05). The research results indicate that the cooperative learning model of the team quiz type assisted by Kahoot is effective in enhancing students' creativity in learning, as evidenced by the increase in posttest scores compared to pretest scores. Students' responses to creativity based on the Fluency indicator reached 45%, Flexibility around 25%, Originality 60%, and Elaboration 20%. Additionally, students' responses to the use of Kahoot in learning showed positive results of 80%. These findings indicate that the implemented learning model has a positive impact on students' active engagement and collaboration in the learning process.