Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Rendahnya Minat Akseptor KB Dalam Pemilihan Kontrasepsi Jangka Panjang Ika Kania Fatdo Wardani; Karmila; Masriani
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.346

Abstract

Pola kecenderungan pemakaian kontrasepsi di Indonesia ini lebih didominasi oleh penggunaan suntikan dan peminatan terhadap Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yang mengalami penurunan. Tujuannya untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan rendahnya minat akseptor kb dalam pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi sebesar 100 responden dan pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling, jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 120 sampel. Hasil angka menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara minat akseptor KB dengan umur dengan nilai p value = 0,001 dan nilai OR = 4,714, pengetahuan dengan nilai p value = 0,005 dan nilai OR =3,173, paritas dengan nilai p value = 0,015 dan nilai OR = 2,945, dan dukungan suami dengan nilai p value = 0,009 dan nilai OR = 2945. Dapat disimpulkan dari keempat variabel yang diteliti terdapat hubungan yang signifikan. Saran yang disampaikan semoga penilitian ini dapat menjadi bahan acuan atau materi pembelajaran agar dapat melakukan peningkatan minat akseptor KB jangka panjang.
PENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN DI DUSUN 3 DESA PASIR GOMBONG KABUPATEN BEKASI Imtisalillah, Mujtahidah; Monika Distiana Putri; Ika Kania Fatdo Wardani; Yulianti; Hajar Nur Fathur Rohmah; Dewita Rahmatul Amin
Jurnal Medika Mengabdi Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Medika Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/cjdv2k96

Abstract

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2020 menyatakan anak balita yang mengalami stunting sebesar 21,3% atau sebanyak 144 juta. Stunting merupakan masalah yang perlu ditangani secara serius dimana stunting ini terjadi diseluruh dunia. Tujuan penelitian untuk mengukur pengaruh penyuluhan tentang pencegahan stunting pada ibu di Dusun III Desa Pasir Gombong. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental dengan menggunakan pretest dan posttest one grup design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh Ibu yang memiliki bayi dan balita di Dusun III Desa Pasir Gombong tahun 2024 yang berjumlah 354 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 75 orang menggunakan tekhik non-probability sampling dengan jenis purposive sampling. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil analisis uji statistic dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan p-value=0,000. Dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini menunjukan ada pengaruh dengan meningkatnya nilai rata-rata pengetahuan ibu tentang pencegahan stunting sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan kesehatan.
Faktor Pengetahuan, Sikap, dan Dukungan Suami yang Berhubungan dengan Perilaku Wanita Usia Subur dalam Pemeriksaan IVA Tes di Desa Sukamanah, Kabupaten Bekasi Yohana Puspitarani; Rohani Siregar; Ika Kania Fatdo Wardani; Herlina Simanjuntak
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v4i4.6340

Abstract

Cervical cancer is one of the leading causes of death among women and is largely caused by Human Papilloma Virus (HPV) infection. Visual Inspection with Acetic Acid (VIA) is a simple, effective, and recommended method for early detection to reduce morbidity and mortality rates from cervical cancer. However, VIA screening coverage in Indonesia remains low, including in the working area of Sukatani Health Center. This study aimed to identify indicators associated with the behavior of women of reproductive age (WRA) in undergoing VIA screening in Sukamanah Village. This research employed a quantitative method with a cross-sectional design, involving 82 WRA respondents selected through consecutive sampling. Independent variables included education, knowledge, attitude, information sources, and spousal support. Data were collected using questionnaires and analyzed with the chi-square test. The results showed that 61% of respondents had never undergone a VIA test. Significant associations were found between VIA screening behavior and knowledge (p=0.003), attitude (p=0.021), and spousal support (p=0.003). Meanwhile, education (p=0.073) and sources of information (p=0.075) were not significantly associated. These findings highlight that improving knowledge, fostering positive attitudes, and strengthening spousal support are key strategies to increase WRA participation in VIA screening for early cervical cancer detection.
Pengaruh Jus Kurma Kelapa Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin ada Ibu Hamil Di TPMB Yanti Susanti, S.Keb Desa Karang Rahayu Kecamatan Karang Bahagia Tahun 2024 Ika Kania Fatdo Wardani; Rahayu , Sylvia Yuliani; Triyana, Rina
Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60010/jikd.v8i1.146

Abstract

Kekurangan zat besi ialah penyakit yang dapat menyebabkan anemia selama kehamilan. Risiko yang mungkin terjadi pada ibu dan anak, sehingga semua pihak yang terlibat dalam pemberian layanan kesehatan harus mempertimbangkannya dengan saksama. Penelitian di TPMB Yanti Susanti, S.Keb, ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana sari kurma kelapa memengaruhi kenaikan takaran hemoglobin pada ibu yang hamil. Penelitian ini menggunakan pendekatan Quasy Experiment. Tempat penelitian di TPMB Yanti Susanti, S.Keb Desa Karang Rahayu, Kecamatan Karang Bahagia. Instrument berupa formulir identitas responden, lembar informed concent, alat pengukuran kadar hemoglobin dan lembar observasi. Sampel berjumlah 35 orang ibu hamil trimester 1, 2, dan 3 dengan teknik non-probability sampling. Hasil penelitian diketahui terdapat pengaruh jus kurma kelapa terhadap kadar Hb ibu hamil, dengan p-value 0,000 (< 0,05). Kesimpulan bahwa terdapat pengaruh penyuguhan jus kurma kelapa terhadap peningkatan takaran hemoglobin pada ibu yang hamil.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TERHADAP METODE ALAT KONTRASEPSI PADA PASANGAN USIA SUBUR DI TPMB OYAH Ika kania Fatdo Wardani; Annisa ikhdina Harahap; Citra sari; Lilis Wulandasari; Solbiah; Oyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5311

Abstract

Keluarga berencana merupakan tindakan yang membantu individu atau pasangan suami istri untuk mengatur kelahiran, diIindonesia masih banyaknya kurang pengetahuan berbagai Masing-masing jenis kontrasepsi memiliki kekurangan dan kelebihan dan biasanya masing-masing memiliki kesesuaian dan kecocokan individual bagi setiap wanita. Pemberian informasi yang lengkap menjadi salah satu faktor penting dalam pemilihan alat kontrasepsi. Pemberian informasi terkait alat kontrasepsi dan jenis-jenisnya serta deteksi kesehatan pada wanita usai subur dioptimalisasi guna meningkatkan cakupan peserta KB aktif dan menurunkan golongan resiko tinggi yang tidak boleh mengunakan metode kontrasepsi tertentu. Dari kegiatan yang dilakukan diperoleh dari 10 Pasangan usia subur yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 4 orang (40%) memiliki pengetahuan yang baik terkait kontrasepsi dan sebanyak 6 orang (60%) memiliki pengetahuan yang kurang terkait kontrasepsi. Setelah diberikan edukasi terdapat peningkatan yang signifikan terhadap pemahaman pasangan usia subur terkait kontrasepsi yakni sebanyak 10 orang (100%) di PMB Oyah.