Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Laia, Kristina; Lase, Justin Foera-era; Damanik, Hosianna Rodearni; Zebua, Elizama
Wibawa : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Wibawa
Publisher : Institute Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57113/wib.v4i2.315

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari pengamatan penelitian pada saat melakukan magang ketiga di SMK Negeri 3 Gunungsitoli, yang selama ini masih tergolong rendahnya hasil belajar dipengaruhi oleh kesehatan mental peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesehatan mental terhadap hasil belajar peserta didik di SMK Negeri 3 Gunungsitoli. Jenis penelitian ini adalah metode kuantitatif strategi asosisatif. Instrumen teknik pengumpulan data menggunakan teknik berupa pertanyaan koesioner terbuka dan tertutup yang dibagikan kepada sejumlah responden. Teknik analisis data menggunakan dengan metode statistik parametrik dengan bantuan program SPSS v.25 for windows, dengan jumlah penarikan sampel menjadi subjek penelitian 32 peserta didik dilakukan secara acak dengan teknik purposive sampling. Mengetahui bahwa pengaruh variabel kesehatan mental (X) terhadap hasil belajar variabel (Y) yaitu sebesar 45,3%. Kita dapat melihat dari analisis data SPSS dinyatakan bahwa kesehatan mental berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik, dan sebaliknya, semakin tinggi hasil belajar peserta didik dapat meningkatkan kesejahteraan mental peserta didik lebih baik. dibandingkan dengan individu yang memiliki kesehatan mental rendah/buruk atau tidak memiliki motivasi sama sekali dalam mewujudkan prestasi akademik yang lebih optimal.
Efektivitas Layanan Informasi untuk Meningkatkan Pemahaman Perencanaan Karir Tini Gea, Indah Berkat; Zebua, Elizama; Munthe, Mondang; Lase, Justin Foera-era
Wibawa : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Wibawa
Publisher : Institute Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57113/wib.v4i2.316

Abstract

Layanan informasi karir dapat meningkatkan pemahaman perencanaan karir peserta didik. Tujuan peneltian ini adalah untuk mengungkap efektivitas layanan informasi karir dalam meningkatkan pemahaman perencanaan karir peserta didik, menggunakan metode penelitian kuantitatif eksperimen dengan desain pre eksperimen design dengan one group pretest-posttest design. Data dikumpulkan dengan tes dan dianalisis secara kuantitatif dan hasilnya dideskripsikan. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Gido berjumlah 311 dan sampel ditarik secara purposive sampling dari satu rombongan belajar kelas XI -1 berjumlah 36 orang. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa dari 36 peserta didik sebelum diberikan perlakuan terdapat 4 orang (11,11%) yang masih belum menentukan karirnya atau belum ada pemahaman. 26 orang siswa (72,22%) dengan tingkat pemahaman sedang yang artinya masih ragu-ragu dalam memahami perencanaan karir, dan terdapat 6 orang (16,67%) tergolong baik dalam pemahaman prencanaan karir. Sedangkan setelah diberikan perlakuan yakni diberi layanan informasi karir maka terdapat 33 orang (91,7%) yang berkategori tinggi dalam pemahaman karir dan 3 orang (8,3%) memiliki nilai sedang. Ini membuktikan bahwa layanan informasi karir sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta didik akan perencanaan karir. Hal ini dubuktikan dengan hasil layanan yang diperoleh sebesar rata-rata 22,583 dengan hasil uji N-Gain 0,96 yang telah memberikan dampak yang baik. Disarankan kepada konselor sekolah agar melaksanakan layanan informasi karir kepada setiap peserta didik untuk meningkatkan pemahaman mereka terhadap pemahaman perencanaan karir dan juga kepada peserta didik agar menerima layanan ini demi meningkatkan pemahaman mengenai pemahaman perencanaan karir.
HUBUNGAN KECANDUAN BERMAIN GAME ONLINE DENGAN DEPRESI PADA SISWA KELAS VIII DI UPTD SMP NEGERI 4 GUNUNGSITOLI TELAUMBANUA, FADILMAN; LASE, JUSTIN FOERA-ERA; MUNTHE, MONDANG; DAMANIK, HOSIANNA R.
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v4i4.3845

Abstract

Online game addiction experienced by students, such as: spending hours just playing online games and wanting to continue playing games, feeling unhappy or anxious if not playing online games, prioritizing playing online games over doing schoolwork and homework, and also quickly become angry or annoyed if asked to stop playing when they are busy playing. Depression experienced by students, bipolar depression is a mood disorder that causes dramatic changes in mood, ranging from mania (feelings of optimism) to depression (feelings of sadness and hopelessness). One of the mental health problems that has recently occurred in both children and adults is online game addiction which can affect many aspects of a person's life such as self-care, family relationships, school relationships and work. This research aims to determine the relationship between addiction to playing online games and depression in students. This research uses a quantitative type of research using a correlational approach to find and measure the relationship between two or more variables.Based on the results of research data analysis, there is a relationship between addiction to playing online games and student depression and the contribution of variable things that are not included in the research studied. It can be concluded that addiction to playing online games has a very bad impact on today's teenagers because their time is so excessive and continuous that it is assumed to have a bad impact on their character and learning achievement or in other words students experience depression when playing games excessively. ABSTRAKKecanduan game online yang dialami siswa, seperti: menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk bermain game online dan ingin terus bermain game, merasakan tidak senang atau gelisah jika tidak bermain game online, lebih memprioritaskan bermain game online daripada melakukan tugas sekolah dan pekerjaan rumah, dan juga cepat marah atau kesal apabila diminta berhenti bermain saat mereka lagi asyik bermain.Depresi yg dialami siswa, depresi bipolar adalah gangguan suasana hati yang menyebabkan perubahan dramatis dalam suasana hati, berkisar dari mania (perasaan penuh optimisme) hingga depresi (perasaan sedih dan putus asa).Salah satu masalah kesehatan mental yang belakangan ini banyak terjadi baik pada anak anak maupun orang dewasa adalah kecanduan game online yang dapat memengaruhi banyak aspek kehidupan seseorang seperti perawatan diri, hubungan keluarga, hubungan sekolah, dan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui antara kecanduan bermain game online dengan depresi pada siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan korelasional untuk menemukan dan mengukur hubungan antara dua variabel atau lebih.Berdasarkan hasil analisis data penelitian bahwa terdapat hubungan kecanduan bermain game online dengan depresi siswa dan kontribusi variabel X terhadap variabel Y dengan nilai persentasenya sebesar 89,1%, yang artinya hubungan kecanduan bermain game online dengan depresi siswa, dan selebihnya sebesar 10,9% merupakan hal yang tidak termasuk dalam penelitian yang diteliti. Dapat disimpulkan bahwa kecanduan bermain game online sangat berdampak buruk bagi remaja saat ini dikarenakan waktu mereka sangat belebihan dan terus-menerus sehingga di asumsikan berdampak buruk bagi karakter dan prestasi berlajar mereka atau dengan kata lain siswa mengalami depresi saat bermain game berlebihan.
Efektivitas Metode Restrukturisasi Kognitif Terhadap Kepercayaan Diri Remaja di SMA Negeri 1 Gunungsitoli Telaumbanua, Vivid Anggreni; Damanik, Hosianna R.; Zebua, Elizama; Lase, Justin F.
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 2 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i2.923

Abstract

Self-confidence is one aspect of personality that is important in a person. Without self-confidence, it will cause many problems in a person. Self-confidence is the most valuable attribute in a person in community life, therefore the author is interested in discussing the problem with the title Effectiveness of Cognitive Restructuring Methods on Adolescent Self-Confidence at SMA Negeri 1 Gunungsitoli. The purpose of the study was to determine whether the Cognitive Restructuring Method is Effective for Self-Confidence in Adolescents at SMA Negeri 1 Gunungsitoli. The research design used was a quasy experiment. The research sample was class XI-MIPA 3 students as an Experimental Class with a total of 31 people and class XI-IPS 2 as a Control Class with a total of 31 students. The results showed that the results of the final test (post-test) that had been carried out, obtained a percentage of confidence in the Experimental Class which was 87.20% with Good criteria. Furthermore, the percentage of student confidence in the Control Class was 54.84% with the criteria of Less. In accordance with the data of the final test results (post-test) described above, it can be concluded that confidence in the Experimental Class has increased well compared to confidence in the Control Class which is still relatively sufficient.
Efektivitas Metode Restrukturisasi Kognitif Terhadap Kepercayaan Diri Remaja di SMA Negeri 1 Gunungsitoli Telaumbanua, Vivid Anggreni; Damanik, Hosianna R.; Zebua, Elizama; Lase, Justin F.
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 2 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i2.923

Abstract

Self-confidence is one aspect of personality that is important in a person. Without self-confidence, it will cause many problems in a person. Self-confidence is the most valuable attribute in a person in community life, therefore the author is interested in discussing the problem with the title Effectiveness of Cognitive Restructuring Methods on Adolescent Self-Confidence at SMA Negeri 1 Gunungsitoli. The purpose of the study was to determine whether the Cognitive Restructuring Method is Effective for Self-Confidence in Adolescents at SMA Negeri 1 Gunungsitoli. The research design used was a quasy experiment. The research sample was class XI-MIPA 3 students as an Experimental Class with a total of 31 people and class XI-IPS 2 as a Control Class with a total of 31 students. The results showed that the results of the final test (post-test) that had been carried out, obtained a percentage of confidence in the Experimental Class which was 87.20% with Good criteria. Furthermore, the percentage of student confidence in the Control Class was 54.84% with the criteria of Less. In accordance with the data of the final test results (post-test) described above, it can be concluded that confidence in the Experimental Class has increased well compared to confidence in the Control Class which is still relatively sufficient.
EFEKTIVITAS KONSELING BEHAVIORAL UNTUK MENGURANGI PERILAKU BULLYING PESERTA DIDIK KELAS XI DI SMA NEGERI 1 GIDO Halawa, Yatisama; Lase, Justin Foera-era; Lase, Famahato; Damanik, Hosianna Rodearni
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.9511

Abstract

ABSTRACT Bullying behavior in the school environment remains a serious issue affecting students’ social and emotional development. This study aims to analyze the effectiveness of behavioral counseling in reducing bullying among eleventh-grade students at SMA Negeri 1 Gido. The study employed a quantitative approach using a one-group pretest–posttest experimental design. The sample consisted of 90 students from class XI-1 selected through cluster random sampling. The intervention was conducted in six group counseling sessions, each lasting 60 minutes over three weeks. Data were collected using a bullying behavior questionnaire that had met validity and reliability standards. The data were analyzed using a paired sample t-test and N-Gain analysis to measure the effectiveness of the intervention. The results showed a significant decrease after the intervention, with an N-Gain value of 88.36% (effective category) and a significance value of 0.000 < 0.05. These findings indicate that behavioral counseling is effective as an intervention strategy in guidance and counseling services to reduce aggressive behavior in schools. Practically, the results provide empirical evidence for school counselors in designing structured and sustainable counseling programs to foster more adaptive and positive student behavior. ABSTRAK Perilaku bullying di lingkungan sekolah masih menjadi persoalan serius yang berdampak pada perkembangan sosial dan emosional peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas konseling behavioral dalam menurunkan tingkat bullying pada peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1 Gido. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 90 peserta didik kelas XI-1 yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Intervensi dilaksanakan dalam enam sesi konseling kelompok, masing-masing berdurasi 60 menit selama tiga minggu. Pengumpulan data menggunakan angket perilaku bullying yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan paired sample t-test dan uji N-Gain untuk mengukur efektivitas perlakuan. Hasil analisis menunjukkan adanya penurunan yang signifikan setelah pemberian layanan, dengan nilai N-Gain sebesar 88,36% (kategori efektif) dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa konseling behavioral efektif sebagai strategi intervensi dalam layanan bimbingan dan konseling untuk menekan kecenderungan perilaku agresif di sekolah. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan dasar empiris bagi guru BK dalam merancang program konseling yang terstruktur dan berkelanjutan guna membentuk perilaku peserta didik yang lebih adaptif dan positif.
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI COPING UNTUK MENGURANGI STRES BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 3 BAWOLATO Lase, Murniati; Damanik, Hosianna Rodearni; Lase, Justin Foera-era; Lase, Famahato
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.9512

Abstract

ABSTRACT This study was motivated by the increasing academic pressure that affects students’ emotional conditions, concentration, and learning motivation, thereby requiring effective guidance and counseling interventions to help students manage academic stress. The purpose of this study was to examine the effectiveness of group counseling services using coping strategies in reducing students’ learning stress. The research employed a quantitative method with an experimental approach using a Pretest-Posttest Control Group Design. The population consisted of all students of SMP Negeri 3 Bawolato in the 2024/2025 academic year, with samples selected through purposive sampling, namely class VIII-A as the experimental group and class VIII-B as the control group, based on preliminary observations indicating relatively high levels of learning stress. The research instrument was a closed-ended questionnaire using a five-point Likert scale that met validity and reliability requirements, with a Cronbach’s Alpha value of 0.909, indicating high reliability. Data were collected through pretest and posttest procedures and analyzed using normality tests, homogeneity tests, and an independent t-test with the assistance of SPSS version 25 at a significance level of 0.05. The results revealed a significant difference between the experimental and control groups after the intervention, indicating that group counseling services with coping strategies are effective in reducing students’ learning stress. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tekanan akademik yang berdampak pada kondisi emosional, konsentrasi, dan motivasi belajar siswa, sehingga diperlukan intervensi bimbingan dan konseling yang efektif untuk membantu siswa mengelola stres belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas layanan konseling kelompok dengan strategi coping dalam menurunkan stres belajar siswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen menggunakan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMP Negeri 3 Bawolato Tahun Pelajaran 2024/2025, dengan sampel yang ditentukan melalui teknik purposive sampling, yaitu kelas VIII-A sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII-B sebagai kelompok kontrol berdasarkan hasil observasi awal yang menunjukkan tingkat stres belajar relatif tinggi. Instrumen penelitian berupa angket tertutup skala Likert lima tingkat yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,909, sehingga dinyatakan reliabel. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t-test dengan bantuan SPSS versi 25 pada taraf signifikansi 0,05. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah perlakuan diberikan, sehingga dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok dengan strategi coping efektif dalam menurunkan stres belajar siswa.
EFEKTIVITAS KONSELING REBT (RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY) DALAM PENYELESAIAN KONFLIK INTERPERSONAL SISWA DI UPTD SMP NEGERI 2 GUNUNGSITOLI Gulo, Piterman; Damanik, Hosianna Rodearni; Lase, Justin Foera-era; Lase, Famahato
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i2.9582

Abstract

ABSTRACT This study was motivated by the increasing incidence of interpersonal conflicts among students at UPTD SMP Negeri 2 Gunungsitoli, which has disrupted social interactions and the learning process. Unresolved conflicts may hinder students’ emotional regulation and social adjustment, thus requiring appropriate counseling interventions. This study aimed to examine the effectiveness of Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) counseling in resolving students’ interpersonal conflicts. This study emphasizes the importance of a cognitive-behavioral approach in school counseling services as a systematic strategy to develop rational thinking patterns and adaptive social responses. The research employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a Nonequivalent Control Group Design. The sample consisted of 22 eighth-grade students divided into an experimental group and a control group, each comprising 11 students. The instrument was a Likert-scale questionnaire that met validity and reliability criteria, and data were analyzed using inferential statistics and N-Gain analysis. The results showed a significance value (2-tailed) of 0.000 (<0.05) in the experimental group, with an average N-Gain of 62.59% (moderately effective category), while the control group obtained only 1.73% (ineffective category). These findings indicate that REBT counseling effectively enhances rational thinking, emotional regulation, and the quality of students’ social relationships in a more constructive manner. Therefore, REBT is considered an effective intervention for addressing interpersonal conflicts in the school setting. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya konflik interpersonal antar siswa di UPTD SMP Negeri 2 Gunungsitoli yang berdampak pada terganggunya interaksi sosial dan proses pembelajaran. Konflik yang tidak terselesaikan berpotensi menghambat regulasi emosi dan penyesuaian diri siswa, sehingga diperlukan intervensi konseling yang tepat. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas konseling Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dalam membantu penyelesaian konflik interpersonal siswa. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan kognitif-perilaku dalam layanan bimbingan dan konseling sekolah sebagai strategi sistematis untuk membentuk pola pikir rasional dan respons sosial yang adaptif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-eksperimen melalui desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel berjumlah 22 siswa kelas VIII-B yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol masing-masing 11 siswa. Instrumen berupa angket skala Likert yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data menggunakan uji statistik inferensial dan N-Gain. Hasil menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 (<0,05) pada kelompok eksperimen, dengan rata-rata N-Gain 62,59% (kategori cukup efektif), sedangkan kelompok kontrol hanya 1,73% (tidak efektif). Temuan ini menunjukkan bahwa konseling REBT efektif meningkatkan rasionalitas berpikir, pengendalian emosi, dan kualitas relasi sosial siswa secara lebih konstruktif. Dengan demikian, REBT layak diterapkan sebagai intervensi dalam menangani konflik interpersonal di lingkungan sekolah.
Pengaruh Dukungan Psikososial terhadap Penyesuaian Diri Siswa dalam Pendidikan Inklusif Lase, Justin Foera-era
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 1 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i1.5110

Abstract

Inclusive education requires elementary schools to create learning environments that accommodate diverse student needs, particularly in supporting students’ self-adjustment within the school setting. Psychosocial support is a crucial factor as it contributes to students’ sense of security, social acceptance, and emotional well-being. This study aims to examine the effect of psychosocial support on students’ self-adjustment in an inclusive education context. A quantitative approach with a correlational research design was employed. The sample in this study was selected using a quota sampling technique, consisting of 45 fifth-grade students who participated in inclusive education services at SD Negeri 078524 Iraono Lase. Data were collected using psychosocial support questionnaires and student self-adjustment scales and were analyzed through simple regression analysis. The results indicate that psychosocial support has a positive and significant effect on students’ self-adjustment, reflected in improved social interaction skills, emotional regulation, and adaptation to school demands. These findings highlight the importance of strengthening psychosocial support provided by teachers, counselors, and the school environment as a key strategy for enhancing the effectiveness of inclusive education practices in elementary schools.
Pengaruh Bimbingan Kelompok dengan Konseling Realitas terhadap Perilaku Asertif Peserta Didik Bawamenewi, Sri Kasih Elviana; Lase, Famahato; Damanik, Hosianna Rodearni; Lase, Justin Foera-era
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 7 No. 2 (2026): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v7i2.5165

Abstract

This study aims to examine the effect of group guidance integrated with reality counseling on the assertive behavior of students at SMP Negeri 4 Gunungsitoli Selatan. The research applies an associative quantitative approach using multiple linear regression analysis to test the proposed hypotheses. The population consists of 158 students enrolled at the school, while the sample was selected through purposive sampling, specifically Class VIII-A with a total of 28 students. Data were collected using a closed-ended questionnaire and analyzed through multiple linear regression to determine both simultaneous and partial effects of the independent variables on assertive behavior. The findings indicate that group guidance combined with reality counseling is highly effective in enhancing students’ assertive behavior. Prior to the implementation of the intervention, students’ assertive behavior was categorized as low. After receiving the group guidance service based on reality counseling principles, their assertive behavior significantly improved and reached a very good category. The analysis demonstrates a statistically significant influence, both jointly and partially, confirming that the intervention contributes meaningfully to the development of students’ assertiveness.
Co-Authors Aldi Januari Zai April Rahmad Jaya Laoli Bawamenewi, Sri Kasih Elviana Boroli Telaumbanua Damanik, Hosianna R. Damanik, Hosianna Rodearni Debora Gulo, Magdalena Mey Lianta Destin Ricardo Lase Dwi Elfi Notalenta Gea Elizama Zebua Elizama Zebua Elphisman Zendrato Famahato Famahato Lase Famahato Lase Famahato Lase Famahato Lase Febri Prasetia Zega Fitri Yuliani Gulo Gea, Cicit Asjelita Gea, Pebriana Resta Giawa, Lisda Yanti Gulo, Desti Krisdayanti Gulo, Mei Novita Sarwidar Gulo, Mirsiarni Gulo, Piterman Hadirat Waruwu Halawa, Yatisama Harefa, Iman Kristiani Heli Seniman Zebua Hia, Restui Hosianna Rodearni Damanik Hosianna Rodearni Damanik Hosianna Rodearni Damanik Hosianna Rodearni Damanik Hosianna Rodearni Damanik Iman Kristiani Harefa Indah Berkat Tini Gea Indah Berkat Tini Gea Indah Krisda Gulo Junie Krisna Mendrofa Kerisman Harefa Kharisman Hulu Kristiani Zega Kristina Laia Kristina Laia Laia, Kristina Laoli, Erni Lase, Erika Lase, Ersa Penyabar Lase, Famahato Lase, Famahato Lase Lase, Murniati Lase, Ukiran Lina Favourita Lombu, Chris Stevany Magdalena Mey Lianta Debora Gulo Midar Kristiani Zega Mondang Munthe Murniati Lase Ndruru, Nurven Intan Sari Ningsih Rahman Zebua Nurven Intan Sari Ndruru Piterman Gulo Rini Hartini RA Rivaldo Sastriawan Gulo Rodearni Damanik, Hosianna Rufina Zagoto Sebastiana Jeffi Lase Sukur Darman Gulo TELAUMBANUA, FADILMAN Telaumbanua, Indah Karya M. Telaumbanua, Vivid Anggreni Tini Gea, Indah Berkat Ukiran Lase Waruwu, Katarius Irfan Rahmat Yatisama Halawa Zebua, Eka Triningsih Zebua, Elizama