Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kesehatan Mental Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Di SMK Negeri 3 Gunungsitoli Kristina Laia; Justin Foera-era Lase; Hosianna Rodearni Damanik; Elizama Zebua
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.6943

Abstract

This research was based on research observations during the third internship at SMK Negeri 3 Gunungsitoli, which so far was still classified as low learning outcomes influenced by the mental health of students. This research aims to determine the influence of mental health on student learning outcomes at SMK Negeri 3 Gunungsitoli. This type of research is a quantitative associative strategy method. The data collection technique instrument uses techniques in the form of open and closed questionnaire questions which are distributed to a number of respondents. The data analysis technique uses parametric statistical methods with the help of the SPSS v program. 25 for windows, with a total sample of 32 students being research subjects carried out randomly using a simple purposive sampling sampling. Knowing that the influence of the mental health variable (X) on the learning outcomes variable (Y) is 45.3%. We can see from SPSS data analysis that mental health has an influence on student learning outcomes, and vice versa, the higher the student learning outcomes, the better the mental well-being of students. compared to individuals who have low/poor mental health or have no motivation at all to achieve more optimal academic achievement
A Peningkatan Hubungan Sosioemosional: Studi Pengaruh Pendidikan Karakter Cerdas di Panti Asuhan Monaco Gunungsitoli Lase, Famahato Lase; Damanik, Hosianna Rodearni; Lase, Justin Foera-era; Lombu, Chris Stevany
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v3i2.1395

Abstract

Hubungan sosioemosional dapat ditingkatkan dengan layanan: pendidikan karakter cerdas, pengabdian kepada masyarakat, dan bimbingan kelompok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap pengaruh variabel-variabel independen terhadap dependen, menggunakan metode penelitian kuantitatif pendekatan asosiatif analisis regresi linier berganda. Sumber data, responden dan populasi penelitian adalah semua penghuni panti asuhan Monaco Gunungsitoli dan sampel ditarik secara total sampling, serta instrumen penelitian adalah angket tertutup yang diedarkan kepada semua responden setelah selesai layanan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan layanan pendidikan karakter cerdas terhadap peningkatan hubungan sosioemosional peserta layanan. Semakin meningkat layanan yang diberikan maka semakin meningkat juga hubungan sosioemosional. Disarankan kepada konselor agar merencanakan dan melaksanakan layanan ini dengan baik guna meningkatkan hubungan sosioemosional peserta layanan
PENGARUH COGNITIVE BEHAVIORAL THERAPY (CBT) TERHADAP GANGGUAN KECEMASAN DI SMA NEGERI 3 GUNUNGSITOLI Zebua, Eka Triningsih; Damanik, Hosianna Rodearni; Lase, Justin Foera-Era; Lase, Famahato
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i2.1782

Abstract

Pelaksanaan layanan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) guru BK diharapkan mampu memberikan perhatian lebih kepada peserta didik dalam menangani gangguan kecemasan. Tujuan penelitian ini yaitu melihat pengaruh yang signifikan secara bersama-sama Cognitive Behavioral Therapy (CBT) (X) terhadap Gangguan Kecemasan Siswa (Y). Berdasarkan hasil penelitian berupa produk instrument dapat ditegaskan bahwa Cognitive Behavioral Therapy (CBT) (X) berpengaruh dan memberikontribusi terhadap penurunan gangguan kecemasan siswa, R Square (R2) atau kuadrat dari R, yaitu koefisien determinasi sebesar 0,74,1%. Ini membuktikan bahwa Cognitive Behavioral Therapy (CBT) yang diselenggarakan dengan baik dan sangat bisa digunakan dalam menurunkan gangguan kecemasan siswa. Kemudian penetapan kriteria dalam uji T (Hipotesis) didapatkan nilai t-hitung adalah 2.539 sedangkan nilai t-tabel adalah 1,694 maka dapat disimpulkan bahwa nilai sig 2,539 < 1,694 artinya H0 ditolak dan Ha diterima dan signifikansi < 0,05 (0,016 < 0,05) maka Ha diterima dan H0 ditolak untuk pengujian kedua variable. Sehingga dapat diambil kesimpulan diatas bahwa ada hubungan yang positif dan signifikansi antara variable X (Cognitive Behavioral Therapy) dengan variabel Y (Gangguan Kecemasan) di kelas XII-MIPA-I SMA Negeri 3 Gunungsitoli.
PENGARUH LAYANAN BK KLASIKAL DENGAN KONSEP DIRI TERHADAP PRESTASI AKADEMIK PESERTA DIDIK DI SMK NEGERI 1 HILISERANGKAI Lase, Erika; Lase, Famahato; Damanik, Hosianna Rodearni; Lase, Justin Foera-Era
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i2.1783

Abstract

Pelaksanaan layanan bimbingan konseling guru BK diharapkan mampu memberikan layanan sesuai dengan tahap-tahapnya. Tujuan penelitian ini yaitu mengungkap pengaruh yang signifikan secara bersama-sama layanan BK klasikal (X1) dengan konsep diri (X2) terhadap Prestasi Akademik peserta didik (Y), mengungkap pengaruh yang signifikan secara parsial layanan BK klasikal (X1) terhadap prestasi akademik peserta didik (Y), mengungkap pengaruh yang signifikan secara parsial konsep diri (X2) terhadap Prestasi Akademik peserta didik (Y). Berdasarkan hasil penelitian berupa produk insrumen dapat ditegaskan bahwa layanan BK Kelasikal (X1) dengan Konsep Diri (X2) berpengaruh dan member kontribusi besar terhadap peningkatan prestasi akademik, serta setiap peningkatan Variabel X1 dengan X2 akan diikuti dengan peningkatan sebesar 1% akan diikuti peningkatan variabel Y sebesar 0,994 %. Ini membuktikan bahwa layanan BK kelasikal dengan Konsep Diri yang diselenggarakan dengan baik sangat ampuh dalam meningkatkan prestasi akademik peserta didik.
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DAN KONSELING KELOMPOK TERHADAP PENGENTASAN PERILAKU KONFORMITAS DI SMA NEGERI 1 ULU IDANOTAE Lase, Ersa Penyabar; Lase, Famahato; Damanik, Hosianna Rodearni; Lase, Justin Foera-Era
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i2.1784

Abstract

Pelaksanaan layanan bimbingan konseling guru BK diharapkan mampu memberikan layanan sesuai dengan tahap-tahapnya. Tujuan penelitian ini yaitu mengungkap pengaruh yang signifikan secara bersama-sama Layanan Bimbingan Kelompok (X1) dan Konseling Kelompok (X2) terhadap pengentasan Perilaku Konformitas (Y), mengungkap pengaruh yang signifikan secara parsial layanan Bimbingan Kelompok (X1) terhadap pengentasan Perilaku Konformitas (Y), mengungkap pengaruh yang signifikan secara parsial Konseling Kelompok (X2) terhadap pengentasan Perilaku Konformitas (Y). Berdasarkan hasil penelitian berupa produk insrumen dapat ditegaskan bahwa layanan Bimbingan Kelompok (X1) dan Konseling Kelompok (X2) berpengaruh dan memberi kontribusi besar terhadap pengentasan Perilaku Konformitas, serta setiap peningkatan Variabel X1 dengan X2 akan diikuti dengan peningkatan sebesar 1% akan diikuti peningkatan variabel Y sebesar 1,032%.
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 3 MANDREHE Gulo, Desti Krisdayanti; Lase, Famahato; Rodearni Damanik, Hosianna; Foera-era Lase, Justin
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 8 No. 5 (2025): Vol 8, No 5 September 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/fokus.v8i5.27862

Abstract

The implementation of group guidance and group counseling services by school counselors is expected to be carried out in accordance with established procedural stages. This study aims to examine the significant joint influence of Group Guidance services and Group Counseling services on Academic Procrastination, as well as to investigate the partial influence of Group Guidance services on Academic Procrastination, and the partial influence of Group Counseling services on Academic Procrastination. Based on the research findings, which include validated instrument products, it can be concluded that both Group Guidance and Group Counseling services significantly influence and contribute to reducing academic procrastination. Moreover, each 1% increase in variables Group Guidance and Group Counseling is associated with a 0.937% increase in variable Academic Procrastination. These findings demonstrate that well-implemented Group Guidance and Group Counseling services are highly effective in mitigating academic procrastination among students.
PENGENTASAN PERILAKU KONFORMITAS TEMAN SEBAYA: STUDI PENGARUH LAYANAN BK KLASIKAL DAN PENGUASAAN KONTEN Hia, Restui; Lase, Famahato; Foera-era Lase, Justin; Rodearni Damanik, Hosianna
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 8 No. 5 (2025): Vol 8, No 5 September 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/fokus.v8i5.27865

Abstract

This study aims to examine the influence of classical guidance and content mastery services on reducing peer conformity behavior among students. Excessive conformity to peer pressure can hinder personal development and decision-making abilities. Therefore, intervention through guidance and counseling (GC) services is considered strategic in fostering student autonomy and resistance to social pressure. This associative quantitative research involved 15 Grade XI-AK students from SMK Negeri 1 Lahomi, selected through purposive sampling. Data were collected using a questionnaire and analyzed using partial regression (t-test) and simultaneous regression (F-test). The results show that both classical GC services (t = 3.310, p = 0.003) and content mastery services (t = 3.412, p = 0.004) have a significant partial effect on reducing peer conformity. Simultaneously, both variables also demonstrated a significant effect (F = 5.388, p = 0.021), with a coefficient of determination (R²) of 0.573, indicating that 57.3% of the variance in peer conformity behavior can be explained by the two services. These findings highlight the importance of structured GC services in promoting student independence, critical thinking, and resilience against negative peer influence.
PENGARUH LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN PENDEKATAN REALITAS TERHADAP PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA DI SMP NEGERI 2 O’O’U Giawa, Lisda Yanti; Rodearni Damanik, Hosianna; Lase, Famahato; Foera-era Lase, Justin
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 8 No. 5 (2025): Vol 8, No 5 September 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/fokus.v8i5.27874

Abstract

Academic procrastination is often associated with a form of laziness within the educational context. This issue requires immediate intervention to enable students to minimize, or ideally eliminate, such behavior. This study aims to examine the level of academic procrastination among students at SMP Negeri 2 O’o’u. A quantitative method was employed using a One-Group Pretest-Posttest Experimental Design, involving a single group of participants assessed before and after receiving a treatment. The pretest measured the participants’ initial condition, while the posttest evaluated the impact of the intervention. The sample was selected through purposive sampling, with class XI-B serving as the research subject. Data were collected using an academic procrastination questionnaire and analyzed by comparing pretest and posttest scores. The findings revealed a pretest score of 132.72% and a posttest score of 47.70%, indicating a reduction of 85.03 points. These results demonstrate that group counseling using the reality therapy approach is effective in reducing students’ academic procrastination. When implemented by school counselors following appropriate stages, this intervention tends to yield optimal outcomes.
Public Speaking dan Komunikasi Efektif dalam Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Lase, Justin Foera-era
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v3i4.1672

Abstract

Penyebaran narkoba yang semakin merambah ke wilayah pedesaan menimbulkan kekhawatiran serius terhadap ketahanan sosial komunitas lokal, termasuk di wilayah Kota Gunungsitoli Sumatera Utara. Sementara itu, sebagai pihak yang bertanggung jawab secara strategis untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, aparat desa seringkali tidak memiliki keterampilan komunikasi publik yang diperlukan untuk menyebarkan pesan P4GN, yang berarti Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mendukung program P4GN berbasis komunitas dengan meningkatkan kemampuan public speaking dan kemampuan aparat desa untuk berkomunikasi dengan baik. Metode Participatory Action Research (PAR), yang menekankan pentingnya partisipasi aktif peserta dalam proses pelatihan, digunakan. Subjek pengabdian terdiri dari 40 aparat desa dan tokoh masyarakat yang mengikuti pelatihan di Aula KPPN Gunungsitoli selama dua hari. Ceramah interaktif, simulasi, diskusi kelompok, dan refleksi pribadi adalah teknik pelaksanaan. Evaluasi reflektif, dokumentasi proses, dan observasi partisipatif digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek kepercayaan diri peserta saat berbicara di depan umum; kemampuan untuk membuat pesan kampanye yang kontekstual dan persuasif; dan munculnya gagasan lokal seperti forum komunikasi warga dan rencana kampanye Desa Bersinar. Pelatihan ini terbukti mampu menjadi intervensi sosial yang efektif dalam memperkuat peran aparat desa sebagai agen perubahan dalam upaya pencegahan narkoba.
Efektivitas Layanan Konseling Kelompok Terhadap Peningkatan Konsep Diri Positif Peserta Didik Junie Krisna Mendrofa; Hosianna Rodearni Damanik; Mondang Munthe; Justin Foera-era Lase
Conseils : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober : Jurnal CONSEILS: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/bki.v4i2.1107

Abstract

The aim of this study is to find out how effective group counselling services are in improving the positive self-concept of learners. The study uses a quantitative approach with experimental quasy design. Data collection is carried out through the dissemination of test instruments, interviews and observations in the classroom as the teaching learning process takes place. The test sample used the experimental class X-OTKP and the Control Class X-TKJ. The data analysis technique used in this study using the N-Gain test was carried out by calculating the difference between the pre-test (before treatment) and post-test values. (sesudah diberi perlakuan). From the instrumental results, interviews and observations show that there is a positive self-concept enhancement for the pupils. Out of the 20th pre-test of students in the X-OTKP class (experiment) there were 7 students who belonged to low self-concept and set as subject of treatment. The implementation of group counselling services for 4 (four) times, with the topic of discussion of improvement of positive self-concept of the students, showed that there was improvement in positive self -concept for the students. Then the application of group counseling services can be said to be effective. So this study shows that group counselling services are effective in improving positive self-conceptions of pupils.