Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Intervensi Logoterapi Pada Peningkatan Harga Diri dan Kebermaknaan Hidup Remaja di Panti Asuhan Nahdiyat Makassar Akifa Syahrir; Nur Hidayah; Muhammad Basir
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.437 KB) | DOI: 10.52774/jkfn.v5i1.86

Abstract

Kehilangan kebermaknaan hidup dapat dialami oleh siapa saja termasuk remaja di Panti Asuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh logoterapi terhadap harga diri dan kebermaknaan hidup remaja di Panti Asuhan Nahdiyat Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian riset kuantitatif dengan rancangan penelitian True-Eksperimental Design. Pengambilan sampel menggunakan randomized allocation. Hasil analisis didapatkan ada pengaruh logoterapi terhadap harga diri dan kebermaknaan hidup remaja yang menunjukkan hasil uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Pengaruh kebermaknaan hidup pada kelompok perlakuan sebelum dan setelah logoterapi yang menggunakan uji Wilcoxon memiliki nilai kemaknaan sebesar 0,004 (p<0,05). Pengaruh harga diri nilai kemaknaan sebesar 0,005 (p<0,05). Untuk melihat perbedaan kebermaknaan hidup kelompok kontrol dan kelompok perlakuan menggunakan uji Mann-Whitney didapatkan nilai kemaknaan 0,000 (p<0,05), dan perbedaan harga diri kelompok kontrol dan perlakuan dengan uji yang sama memperlihatkan nilai kemaknaan 0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa logoterapi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap harga diri dan kebermaknaan hidup. Pada uji korelasi Spearman antara harga diri dan kebermaknaan hidup diperoleh hasil nilai 0,750 yang menurut pedoman pemberian interpretasi terhadap koefisien koralsi memiliki tingkat hubungan yang kuat. Dengan kata lain, harga diri yang meningkat akan menghasilkan kebermaknaan hidup yang meningkat pula, demikian pula sebaliknya, harga diri yang menurun akan menghasilkan kebermaknaan hidup yang menurun pula. Kesimpulan penelitian adalah ada pengaruh logoterapi terhadap harga diri dan kebermaknaan hidup remaja di Panti Asuhan Nahdiyat Makassar.
Analisis Harapan Dan Kepuasan Pasien Pengguna BPJS Kesehatan Terhadap Pelayanan Administrasi Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Tenriawaru Kabupaten Bone Andi Irdawati; Muhammad Basir; Risnah; Andi Muhammad Yaqkin Padjalangi; Saparuddin Latu
urn:multiple://2988-7828multiple.v2i128
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan sebuah rumah sakit dalam menjalankan fungsinya ditandai dengan adanya hasil dari kualitas pelayanan yang baik. Keberhasilan tersebut ditandai dengan meningkatnya kepuasan pasien. Pasien yang akan merasa puas jika pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit sesuai dengan yang diharapkan oleh pasien Salah satu pelayanan yang ada di rumah sakit yaitu rawat inap. Penelitian ini bertujuan menganalisis harapan dan kepuasan pasien pengguna BPJS kesehatan terhadap pelayanan administrasi di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Tenriawaru Kabupaten Bone. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini ialah pasien rawat yang berjumlah 100 orang. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan harapan (p=0,000) dan kepuasan (p=0,000) pasien BPJS Kesehatan terhadap pelayanan Administrasi di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Tenriawaru Kabupaten Bone. Disarankan bagi pihak RS sebaiknya perlu secara rutin mengamati pelayanannya agar dapat mempertahankan kelebihan-kelebihan yang ada dan selalu meningkatkan kualitas pelayanan yang menurut penilaian pasien belum sesuai dengan yang diharapkan oleh pasien dan bagi peneliti selanjutnua diharapkan dapat menambah variabel yang diteliti dan dapat memanfaatkan hasil penelitian ini sebagai perbandingan.
Analysis Of Factors Related To Workload Of Nurses At UPT Rumbia Regional Public Hospital Jeneponto District Nurbaya, Nurbaya; Zainuddin, Zainuddin; Muhammad Basir
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal EduHealt (inpres), Year 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nurse workload is the average frequency of each type of work in a certain period of time that must be carried out by health workers. This workload must receive attention because it is one of the bases in preparing a health worker needs plan. Excessive workload will affect the productivity of health workers, while the workload is caused by the number of health workers that is not yet adequate. This study aims to analyze factors related to the workload of nurses at the UPT Rumbia Regional General Hospital, Jeneponto Regency. Type of research used The type of research conducted is an analytical observational study with a cross-sectional study design. Collecting data through questionnaires. In this study, 72 nurses working at the UPT Rumbia Regional General Hospital, Jeneponto Regency were the subjects. Data analysis using the chi-square test.  The results of the study showed that the workload of nurses at the UPT Rumbia Regional General Hospital, Jeneponto Regency was related to job descriptions (p = 0.006), facilities/means (p = 0.019), additional tasks (p = 0.000), and the number of examinations (p = 0.010). The workload on all variables studied in this study showed that there was a relationship between the workload of nursing staff. It is expected that nurses at the UPT Rumbia Regional General Hospital, Jeneponto Regency who have less workload will develop their work and need to improve their skills.
Effect of Intermittent Fasting on Decreased Interleukin-6 Genes mRNA Expression in Mice (Mus Musculus) Herman, Sriyana; Muhammad Basir; Mochammad Hatta; Suryani As’ad; Ilhamjaya Patellongi; Ahmad Hadi Modi
Indonesian Andrology and Biomedical Journal Vol. 5 No. 2 (2024): December
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/iabj.v5i2.65697

Abstract

Nowadays, the development of various degenerative diseases is very rapid. The rapid development of the disease has encouraged the wider community to understand the impact. Intermittent fasting can help prevent the emergence of cancer (one of the degenerative diseases) because during fasting the body's cells are in protective mode so as to protect the body from disease. Intermittent fasting reduces the body's inflammatory status by inhibiting the expression of proinflammatory cytokines, especially interleukin-6 (IL-6). This study aims to examine the effect of intermittent fasting on IL-6 gene mRNA expression. This study is an experiment with Pretest-Posttest with Control Group design to examine the effect of intermittent fasting on the of IL-6 genes mRNA expression. The subjects of this study were 10 mice divided into 2 groups: the intermittent fasting group and the control group. The research was carried out at the Laboratory of Molecular Biology and Immunology Department, Faculty of Medicine, Universitas Hasanuddin, Makassar, as a place for the maintenance and care of experimental animals as well as examination of IL-6 genes mRNA expression. The study was conducted for 30 days. The results showed a decrease in the average value of IL-6 mRNA expression of subjects before and after intermittent fasting with the value of ρ = 0.003 (ρ <0.05) showed that there is a significant effect between intermittent fasting on the decrease in IL-6 genes mRNA expression. In conclusion, there is a decline in the IL-6 genes mRNA expression after intermittent fasting.
Efektifitas Pemberian Telur Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Ibu hamil di Puskesmas Paccellekang Gowa Palulungan, Ratni; Masni, Masni; Wilma, Wilma; Basir, Muhammad; Baso, Bahtiar; Darsim Gaffar, Herry
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 1 (2024): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i1.2367

Abstract

The iron content in eggs can help increase hemoglobin levels. The purpose of this study was to determine the effectiveness of giving eggs to the increase in hemoglobin levels of pregnant women at Pacellekang Gowa Public Health Center. The research method used was experimental quasy with one-group pretest-posttest design. The population in this study were pregnant women in the health center area. The sample consisted of 16 mild anemia pregnant women using purposive sampling technique. The research data was taken using the observation sheet and the test used in this study was the Paired sample T-test. The results of the statistical test of hemoglobin levels before and after being given boiled eggs with an average before was 10,163 and after giving eggs an increase in Hb levels to 11,206. From the results of the Paired Sample T-Test, the value of ρ = 0.000 was obtained. The value of ρ is smaller than the value of α = 0.05 (ρ = 0.000 <α = 0.05). Based on the value of ρ value, it can be concluded that there is an effect of consumption of boiled eggs on the increase in Hb levels in pregnant women at Pacellekang Gowa Health Center in 2019, thus Ho is rejected and Ha is accepted.
Pengaruh Penyuluhan Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja Terhadap Tingkat Pengetahuan Pada Siswa Di SMP 4 Satap Segeri Alamri, Fahrial; Maharani, Citra; Syamsuriyati, Syamsuriyati; Wilma, Wilma; Basir, Muhammad; Mustamin, Mustamin
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 1 (2024): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i1.2368

Abstract

The most important health in adolescence is reproductive health, adolescent reproductive health programs are to help adolescents to have responsible and healthy reproductive knowledge, counseling for adolescents has special problems. Adolescent reproductive health materials cover aspects of adolescent life related to reproductive health knowledge. The purpose of this study was to determine the level of knowledge of adolescent reproductive health before and after being given counseling on adolescent reproductive health in VIII students of SMPN 4 Satap Segeri. This research method is a pre-experimental research with one group pre-post design. This research was conducted at SMPN 4 Satap Segeri in 2020. The sample taken was 42 students of class VIII using the proportional simple random sampling technique. The instrument used is a questionnaire on adolescent reproductive health knowledge using presentation media. The test to determine the data analysis used the Wilcoxon non-parametric test. The results of this study indicate that the average level of knowledge of class VIII students before being given health education about adolescent reproductive health is 16.7 and the average knowledge of class VIII students after being given health education is 90.5 with a significant value of 0.000 or p <0.05. The conclusion shows the effect of health education on the level of knowledge of adolescent reproductive health in class VIII SMPN 4 Satap Segeri
DAMPAK PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PENYALAHGUNAAN NAPZA PADA MAHASISWA UNIMERS Palulungan, Ratni; Masni, Masni; Wilma, Wilma; Basir, Muhammad; Baso, Bahtiar; Darsim Gaffar, Herry
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 4 (2024): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif) merupakan salah satu masalah sosial yang sangat berbahaya, terutama di kalangan remaja. Penyalahgunaan NAPZA dapat mengancam kesehatan mental dan fisik, serta menimbulkan dampak sosial yang luas. Oleh karena itu, penting untuk melaksanakan program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dengan fokus utama pada kegiatan pencegahan. Program ini bertujuan untuk membentuk pola pikir, sikap, serta keterampilan remaja dalam menanggulangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan efektivitas program penyuluhan dalam pencegahan penyalahgunaan NAPZA pada remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai penyalahgunaan NAPZA melalui penyuluhan yang dilakukan sebelum dan sesudah intervensi di Universitas Megarezky Makassar. Metode yang digunakan adalah Pre-Experiment dengan desain One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian ini adalah 40 mahasiswa Universitas Megarezky Makassar. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pre-post test, dan data dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan yang signifikan antara sebelum dan setelah penyuluhan, dengan rata-rata pengetahuan sebelum penyuluhan sebesar 80,00 dan setelah penyuluhan 80,61, dengan p-value <0.001. Penyuluhan mengenai dampak penyalahgunaan NAPZA terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan mahasiswa. Penelitian ini diharapkan dapat membantu remaja untuk lebih memahami dampak penyalahgunaan NAPZA dan mencegah terjadinya penyalahgunaan lebih lanjut.
Pengaruh Intermittent Fasting terhadap Penurunan Ekspresi mRNA Gen Tumor Necrosis Factor-Alpha pada Mencit (Mus Musculus) Basir, Muhammad; Hatta, Mochammad; As’ad, Suryani; Patellongi, Ilhamjaya
Proceedings Series on Health & Medical Sciences Vol. 7 (2025): Proceedings of the 1st National Seminar on Global Health and Social Issue (LAGHOSI)
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pshms.v7i.1454

Abstract

Saat ini perkembangan berbagai penyakit degeneratif sangat pesat. Pesatnya perkembangan penyakit tersebut telah mendorong masyarakat luas untuk memahami dampak yang ditimbulkannya. Intermittent fasting bisa membantu mencegah munculnya kanker (salah satu penyakit degeneratif) karena selama puasa sel-sel tubuh berada dalam mode protektif sehingga menjaga tubuh dari serangan penyakit. Intermittent fasting mengurangi status inflamasi tubuh dengan menghambat ekspresi sitokin proinflamasi terutama Tumor Necrosis Factor Alpha (TNF-?). Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh intermittent fasting terhadap ekspresi mRNA gen TNF-?. Penelitian ini adalah experiment dengan rancangan Pretest-Posttest with Control Group untuk menguji adanya pengaruh intermittent fasting terhadap ekspresi mRNA Gen TNF-?. Subyek penelitian ini adalah 10 ekor mencit yang dibagi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan (intermittent fasting) dan kelompok kontrol. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Imunologi dan Biologi Molekuler Bagian Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar sebagai tempat pemeliharaan dan perawatan hewan coba serta pemeriksaan ekspresi mRNA Gen TNF-?. Penelitian dilaksanakan selama 30 hari. Hasil penelitian memperlihatkan adanya penurunan rerata nilai ekspresi mRNA gen TNF-? subyek sebelum dan setelah intermittent fasting dengan nilai ?=0,013 (?<0,05) menunjukkan bahwa ada pengaruh yang bermakna antara intermittent fasting terhadap penurunan ekspresi mRNA Gen TNF-?. Kesimpulannya terjadi penurunan ekspresi mRNA gen TNF-? setelah intermittent fasting.
Pengaruh Intermittent Fasting terhadap Penurunan Ekspresi mRNA Gen Tumor Necrosis Factor-Alpha pada Mencit (Mus Musculus) Basir, Muhammad; Hatta, Mochammad; As’ad, Suryani; Patellongi, Ilhamjaya
Proceedings Series on Health & Medical Sciences Vol. 7 (2025): Proceedings of the 1st National Seminar on Global Health and Social Issue (LAGHOSI)
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pshms.v7i.1454

Abstract

Saat ini perkembangan berbagai penyakit degeneratif sangat pesat. Pesatnya perkembangan penyakit tersebut telah mendorong masyarakat luas untuk memahami dampak yang ditimbulkannya. Intermittent fasting bisa membantu mencegah munculnya kanker (salah satu penyakit degeneratif) karena selama puasa sel-sel tubuh berada dalam mode protektif sehingga menjaga tubuh dari serangan penyakit. Intermittent fasting mengurangi status inflamasi tubuh dengan menghambat ekspresi sitokin proinflamasi terutama Tumor Necrosis Factor Alpha (TNF-?). Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh intermittent fasting terhadap ekspresi mRNA gen TNF-?. Penelitian ini adalah experiment dengan rancangan Pretest-Posttest with Control Group untuk menguji adanya pengaruh intermittent fasting terhadap ekspresi mRNA Gen TNF-?. Subyek penelitian ini adalah 10 ekor mencit yang dibagi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan (intermittent fasting) dan kelompok kontrol. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Imunologi dan Biologi Molekuler Bagian Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar sebagai tempat pemeliharaan dan perawatan hewan coba serta pemeriksaan ekspresi mRNA Gen TNF-?. Penelitian dilaksanakan selama 30 hari. Hasil penelitian memperlihatkan adanya penurunan rerata nilai ekspresi mRNA gen TNF-? subyek sebelum dan setelah intermittent fasting dengan nilai ?=0,013 (?<0,05) menunjukkan bahwa ada pengaruh yang bermakna antara intermittent fasting terhadap penurunan ekspresi mRNA Gen TNF-?. Kesimpulannya terjadi penurunan ekspresi mRNA gen TNF-? setelah intermittent fasting.
Analysis of the Effect of Digital System Integration on Improving Service Quality and Patient Perception at Kabelota Regional Hospital Latu, Saparuddin; Basir, Muhammad; Rahmaniah, Rahmaniah
Miracle Journal of Public Health Vol 8 No 1 (2025): Miracle Journal of Public Health (MJPH)
Publisher : Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/mjph.v8i1.397

Abstract

In the digital era, hospitals are faced with the challenge of improving service quality by integrating digital systems. Although technologies such as SIMRS have begun to be implemented, there are still many obstacles, such as infrastructure limitations and low patient satisfaction, that have not been resolved. This study aims to analyze the effect of digital system integration on service quality and outpatient perceptions at Kabelota Hospital, Central Sulawesi. The study used an associative quantitative approach with a cross-sectional design and a total sampling technique of 125 outpatients. The results of the analysis show that digital system integration has a significant effect on service quality (ρ = 0.000 < 0.05), patient perception (ρ = 0.000 < 0.05), and service quality also affects patient perception (ρ = 0.000 < 0.05). The conclusion shows the importance of infrastructure development, HR training, and system evaluation for hospital service effectiveness.