Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Role of Musyrif in Improving the Discipline of Santri in the Pesantren Environment M. Munif; Mustajib
International Journal of Advanced Studies in Educational Management (IJASEM) Vol 1 No 2 (2025): Journal of Advanced Research and Studies in Educational Management (JARSEM)
Publisher : Center for Studies in Advanced Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64990/2t5q4k13

Abstract

This study aims to analyze the roles of musyrif (dormitory supervisors) in improving students’ discipline at Ma’had Al Ummah Pandanwangi Jombang. The research employed a descriptive qualitative approach with the primary data sources being musyrif and students (santri), and secondary data obtained from relevant documents. Data were collected through semi-structured interviews, participatory observation, and documentation. Thematic analysis was conducted using the Miles, Huberman, and Saldana framework data condensation, data display, and conclusion drawing while data validity was ensured through source triangulation and member checking. The findings reveal that musyrif play a strategic role in enhancing student discipline through four main functions: (1) conceptor, by initiating ideas and programs such as diniyah activities after Isya prayer; (2) mediator and facilitator, bridging students, parents, and the institution; (3) innovator and creator, by designing creative activities to foster discipline; and (4) policy maker, by formulating and enforcing integrated regulations between the ma’had and the madrasah. These roles contribute to the creation of a conducive, orderly, and disciplined learning environment. This study offers practical insights for Islamic boarding schools in optimizing the role of musyrif as key agents in shaping student discipline. It also contributes theoretically by highlighting the managerial and instructional dimensions of musyrif roles, an aspect less explored in previous studies.
KORPORASI PRODUKSI PENDIDIKAN: PARADIGMA BARU DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI DAN DAYA SAING LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM TRANSFORMATIF M. Munif; Agus Eko Sujianto; Prim Masrokan Mutohar
AL-MAFAZI: JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Vol 1 No 1 (2023): 2023
Publisher : ISLAMIC EDUCATION MANAGEMENT STUDY PROGRAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66187/al-mafazi.v1i1.11

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep korporasi produksi pendidikan sebagai paradigma baru dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing lembaga pendidikan Islam transformatif. Korporasi produksi pendidikan adalah suatu model pengelolaan pendidikan yang mengintegrasikan aspek akademik, bisnis, dan sosial dalam satu kesatuan yang saling mendukung dan menguntungkan. Artikel ini menggunakan metode penelitian pustaka dengan mengkaji berbagai sumber literatur yang berkaitan dengan topik pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korporasi produksi pendidikan dapat menjadi alternatif solusi untuk meningkatkan kualitas, kuantitas, dan relevansi pendidikan Islam transformatif yang mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, mandiri, kreatif, inovatif, dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Pertama : Keunggulan korporasi produksi pendidikan, antara lain : 1)Meningkatkan mutu pendidikan, 2) Membangun budaya korporat, 3) Mengembangkan potensi siswa secara optimal, 4)  Memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar, dan 5) Meningkatkan daya saing lulusan. Kedua : Tantangan korporasi produksi pendidikan, antara lain : 1) Mengembangkan budaya korporat dan manajemen global dalam pendidikan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam, 2) Menghasilkan produksi dan jasa pendidikan yang berkualitas, relevan, dan berdaya saing di pasar global, Keterbatasan sumber daya manusia, finansial, dan infrastruktur dalam mengelola pendidikan, dan 4) Menjaga  keseimbangan  antara  kepentingan  akademik,  sosial,  dan  ekonomi  dalam bisnis pendidikan. Ketiga : Langkah-langkah implementasi korporasi produksi pendidikan, antara lain : 1) Analisis kebutuhan dan potensi, 2) Perencanaan produksi pendidikan, 3) Pengembangan produksi pendidikan, 4) Pengujian produksi pendidikan, dan 5) Penyebarluasan dan pemanfaatan produksi pendidikan.