Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Dampak Pandemi Covid-19 di Destinasi Wisata Pura Uluwatu Dyah Handayani Dewi
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2023): SABAJAYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaku industri pariwisata khususnya wilayah Bali yang sangat bergantung pada sektor pariwisata untuk mata pencahariannya. Ditulis dalam bentuk literature review, dengan mengidentifikasi wabah global Covid-19 yang sangat mempengaruhi pembangunan, permasalahan yang muncul, di bidang sosial, ekonomi dan lingkungan selama pandemi COVID-19. Lebih lanjut mengenai dampak pembangunan. pariwisata Bali. Saat ini perkembangan pariwisata di Bali mengalami penurunan yang cukup signifikan sejak tahun 2020, melumpuhkan berbagai sektor terutama sektor ekonomi terutama sektor bisnis, sampai ke minuman, dengan PHK dan penutupan fasilitas yang ada. Kantor. Kelumpuhan semua sektor ini terjadi karena peraturan pemerintah membatasi aktivitas masyarakat. Peraturan pemerintah yang digunakan di masyarakat untuk mencegah penyebaran COVID-19 yang biasa dikenal dengan 3M (cuci tangan, pakai masker dan social distancing) dan CHSE (kebersihan, kesehatan, keselamatan dan lingkungan), langkah-langkah kesehatan. Bidang lingkungan selama pandemi
Optimalisasi Branding Gethuk Goreng Sebagai Upaya Pelestarian Kuliner Kearifan Lokal Desa Pandak Baturraden Banyumas dengan Penerapan Metode Marketing Mix Dyah Handayani Dewi; Firdaus, Achmad; Riandi, Nova
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2023): SABAJAYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliner kearifan lokal merupakan Tradisi kuliner berbasis pangan lokal dan bentuk kearifan local sebagai gambaran pola-pola hidup masyarakat yang mampu menghadirkan identitas kolektivitas dan representasi sosial budaya dalam mengkonsepkan makanan, fungsi sosial makanan. Dengan menggunakan Marketing mix atau bauran pemasaran adalah suatu strategi yang terdiri dari beberapa unsur terpadu untuk menjual produk atau jasa kepada pelanggan. Konsep besar dari marketing mix adalah memastikan pilihan produk tepat, di waktu dan tempat yang tepat, juga dengan harga yang tepat. Marketing mix mengandalkan sejumlah unsur promosi yang dimaksimalkan demi mencapai target penjualan. Marketing Mix ini terdiri dari tujuh elemen penting yakni : 1. product, 2. price, 3. place, 4. promotion, 5. people, 6. process, 7. Physical evidence. Diharapkan dengan strategi ini dapat memberikan perubahan dalam peningkatan branding gethuk goreng yang ada di Desa Pandak Baturraden.
Pengelolaan UMKM Produk Strowbery di Desa Wisata Lebakmuncang, Ciwidey, Bandung, Jawa Barat Irma Setyawati; Lisa Sarinah; Dyah Handayani Dewi
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.5636

Abstract

Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengatasi keempatpermasalahan dengan melakukan pemberdayaan UMKM berbasis strowbery melalui pelatihan,pendampingan, dan peningkatan kapasitas usaha. Metode yang digunakan dalam kegiatan iniadalah pelatihan partisipatif dan bantuan teknis kepada pelaku UMKM di Desa WisataLebakmuncang Ciwidey, Bandung, Jawa Barat. Hasil yang divapai dalam kegiatan ini adalahpelatihan partisipatif dan bantuan teknis dapat memberikan dampak positif yang signifikanterhadap komoditas lokal UMKM, khususnya produk strowbery. Terbukti dengan adanya pre danpost-test, menunjukkan bahwa pelatihan manajemen usaha berhasil meningkatkan kemampuanUMKM dalam menganalisis data keuangan, memahami diversifikasi produk strowbery danmemanfaatkan media sosial serta platform marketplace untuk memperkuat jaringan pemasaran.Penguatan kemitraan diperlukan sehingga produk UMKM harus menjadi bagian dari daya tarikpariwisata Desa Lebakmuncang. Hal ini dicapai melalui kerja sama antara pegawai UMKM,pemerintah desa, Dinas Pariwisata, dan pegawai pariwisata setempat.Kata kunci : Desa Wisata, Lebakmuncang, Pengelolaan; Strowbery; UMKM
Penyuluhan dan Pendampingan Kewirausahaan dengan Analisis Business Model Canvas (BMC) Bagi Pelaku UMKM: Desa Cilember Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor Dyah Handayani Dewi; Achmad Firdaus; Nova Riandi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Darul Ulum Vol 2 No 1 (2023): DIMAS-UNDAR
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/dimas-undar.v2i1.2105

Abstract

Business model canvas (BMC) adalah kerangka kerja manajemen bisnis yang dibuat untuk merancang bagaimana strategi bisnis akan dijalankan. Business Model Canvas terdiri dari sembilan elemen penting, yaitu: 1. Customer Segments, 2. Value Propositions, 3. Channels, 4. Customer Relationships, 5. Revenue Streams, 6. Key Activities, 7. Key Resources, 8. Key Partners , 9. Struktur Biaya. Model Canvas ini diharapkan dapat memberikan perubahan dalam peningkatan produksi UMKM di Desa Cilember, khususnya bagi para pelaku usaha yang terdampak pandemi COVID-19. Seperti diketahui, UMKM merupakan ujung tombak penguatan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, dengan adanya pendampingan yang diberikan oleh Tim kepada para pelaku usaha di Desa Cilember akan dapat meningkatkan kemandirian baik secara individu maupun kelompok usaha.
Strategi Pengembangan Dan Pengelolaan UMKM Desa Kalikidang Banyumas Jawa Tengah Dyah Handayani Dewi; Irma Setyawati; Subur Karyatun; Anugrah Rega Setiawan; Muhammad Naufal Hardianto; Ahya Zulfikar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Darul Ulum Vol 2 No 1 (2023): DIMAS-UNDAR
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/dimas-undar.v2i1.2101

Abstract

Small and Medium Enterprise (SME) is a form of source of money for rural communities. Development and management are needed in running SMEs. However, there are still a few villagers who do not understand how to develop and manage SMEs. Where the SMEs they have been very feasible and good to be widely marketed, such as the people of Kalikidang Village, Banyumas, Central Java, who have various types of SMEs that are worth knowing about. Therefore, this activity aims to provide socialization and understanding regarding how to develop and manage SMEs so that these business activities can grow and develop and compete with products on the market today.
Pelatihan Kewirausahaan Pengurus Organisasi Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) DKI Jakarta Heni Suryanti; Dyah Handayani Dewi; Guntur Putra Wijaksono
Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Darul Ulum Vol 2 No 1 (2023): DIMAS-UNDAR
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/dimas-undar.v2i1.2102

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Pelatihan Kewirausahaan Pengurus Organisasi Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) DKI Jakarta”. Kami sebagai dosen yang melakukan pengabdian kepada masyarakat berusaha untuk memberikan tambahan pengetahuan tentang akuntansi dasar bagi pengurus dan anggota dari Organisasi Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) DKI Jakarta yang berlokasi di Kantor Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Jl. Gunung Sahari II/6 Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Tujuan diadakan pelatihan ini agar pengurus dan angota IPSM DKI Jakarta kedepannya dapat menggunakan dan mengaplikasikan dengan mudah ilmu yang telah diberikan dalam kegiatan organisasi dan tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang ilmu akuntansi.