Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS KESULITAN MEMBACA PADA SISWA SD DAN STRATEGI EFEKTIF UNTUK MENGATASINYA Ayu Nadira Wulandari; Apriyanda; Farah Nabila; Nia Diana Situmorang; Nur Maisaroh Harahap; Rani Natalia Purba; Siti Annisa
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca yang dialami oleh siswa SD, serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya dan mengeksplorasi strategi efektif yang dapat diterapkan oleh guru untuk mengatasi masalah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar yang rendah dan kurangnya bimbingan dari orang tua berkontribusi signifikan terhadap kesulitan membaca yang dialami siswa. Untuk mengatasi masalah ini, beberapa strategi yang diusulkan meliputi pendekatan individual, di mana guru memberikan perhatian khusus kepada siswa yang mengalami kesulitan melalui sesi pembelajaran tambahan. Selain itu, penggunaan media pembelajaran yang menarik, seperti alat bantu visual dan audio, dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi bacaan. Latihan membaca secara teratur juga dianjurkan untuk membangun kebiasaan dan kepercayaan diri siswa dalam membaca. Terakhir, kolaborasi dengan orang tua sangat penting, di mana mereka dilibatkan dalam proses belajar di rumah untuk mendukung perkembangan kemampuan membaca anak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga bagi pendidik dalam merancang intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa SD
Analisis Tantangan Dan Strategi Guru Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Di SDN 106163 Bandar Klippa Apriyanda; Husnah Siregar; Habibah Rusly Elly; Munisa Putri; Ibrahim Gultom; Muhammad Ikhlas
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pe$ne$litian ini be$rtujuan untuk me$nganalisis tantangan dan strate$gi yang dihadapi ole$h guru dalam pe$ne$rapan Kurikulum Me$rde$ka di SDN 106163 Bandar Klippa. Hasil wawancara de$ngan guru me$nunjukkan bahwa me$skipun Kurikulum Me$rde$ka me$miliki pote$nsi be$sar untuk me$ningkatkan kualitas pe$ndidikan, imple$me$ntasinya di lapangan me$ne$mui be$rbagai ke$ndala, te$rutama dalam hal be$ban administrasi yang me$ngganggu fokus utama pe$ngajaran. Guru-guru te$rpaksa me$nghabiskan waktu untuk me$nge$lola administrasi di Platform Me$rde$ka Me$ngajar, se$hingga me$ngurangi inte$raksi langsung de$ngan siswa. Untuk me$ngatasi tantangan ini, guru me$ne$rapkan strate$gi dife$re$nsiasi pe$mbe$lajaran, yang dise$suaikan de$ngan ke$butuhan individu siswa, se$rta me$nginte$grasikan nilai-nilai karakte$r Pancasila dalam prose$s pe$mbe$lajaran. Pe$ne$litian ini re$le$van de$ngan ke$hidupan se$hari-hari, di mana tantangan pe$ngajaran yang dihadapi guru me$nce$rminkan konte$ks pe$ndidikan yang le$bih luas dan pe$ntingnya adaptasi se$rta kre$ativitas dalam me$ndidik ge$ne$rasi masa de$pan. Se$bagai bagian dari masyarakat, pe$mahaman me$nge$nai strate$gi pe$ndidikan yang e$fe$ktif akan me$ningkatkan ke$sadaran akan pe$ran pe$nting guru dan kualitas pe$ndidikan dalam me$mbe$ntuk karakte$r siswa yang mampu be$rsaing di e$ra global.
Analisis Tantangan dan Solusi Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN 106806 Cinta Rakyat Fahrur Rozi; Asiah Ramadhani; Apriyanda; Dwi Maulidina Putri; Eunike Gracia Sormin; Ilda Zahratunisa; Nadia Dwi Utami; Sasri Agustina Putri
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan dan solusi dalam melaksanakan Kurikulum Merdeka di SDN 106806 Cinta Rakyat. Kurikulum Merdeka diperkenalkan sebagai inovasi dalam sistem pendidikan Indonesia untuk memberikan kebebasan belajar bagi siswa sesuai minat dan bakat mereka. Namun, pelaksanaan kurikulum ini menghadapi berbagai hambatan, seperti kurangnya pengalaman guru, keterbatasan sumber daya, serta kesiapan infrastruktur sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara dan studi literatur untuk mengidentifikasi hambatan serta strategi yang dapat diterapkan guna mengoptimalkan penerapan kurikulum ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan guru, pengembangan infrastruktur, serta kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi solusi utama dalam mengatasi hambatan yang ada. Dengan pendekatan yang efektif dan strategis, Kurikulum Merdeka diharapkan dapat berjalan secara optimal dan memberikan dampak positif bagi pendidikan di Indonesia.
Analysis of Elementary School Students’ Difficulties in Speaking Skills in English Language Learning: A Literature Study Siregar, Tiarnita Maria Sarjani Br; Apriyanda; Siregar, Husnah; Butar Butar, Noven Christoper
ENDLESS: INTERNATIONAL JOURNAL OF FUTURE STUDIES Vol. 9 No. 1 (2026): ENDLESS: International Journal of Future Studies
Publisher : Global Writing Academica Researching & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/endlessjournal.v9i1.378

Abstract

This study aims to analyze the types of difficulties and causal factors experienced by elementary school students in speaking skills in English learning through a literature review. The method used is descriptive qualitative with data collection techniques in the form of reviews of various relevant journals and books. The results of the study indicate that speaking difficulties are complex and encompass both linguistic and non-linguistic aspects. From a linguistic perspective, the main obstacles include limited vocabulary, pronunciation errors due to differences in the sound systems of Indonesian and English, and a weak understanding of grammar in constructing simple sentences. Meanwhile, from a non-linguistic perspective, psychological factors such as shyness, fear of making mistakes, and low self-confidence inhibit students’ courage to speak. In addition, external factors such as limited opportunities for practice, less communicative learning methods, and an environment that does not support the use of English also exacerbate these difficulties.