Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Tradisi Mangupa Dalam Masyarakat Angkola: Pelestarian dan Transformasi di Era Modern Rambe, Nailah Faizah S; Maharani, Tia; Sirait, Puja Astrid; Chelsea, Selly; Arief, Syamsul; Siallagan, Lasenna
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 2, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i2.4169

Abstract

Dalam masyarakat Batak Angkola, Mangupa Boru adalah tradisi sakral yang merupakan bagian penting dari pernikahan. Tradisi ini tidak hanya penuh dengan simbolisme dan doa, tetapi juga menunjukkan nilai-nilai penghormatan terhadap leluhur, kasih sayang antara pasangan, dan ikatan sosial. Filosofi, sosial, dan makna religius upacara Mangupa Boru dievaluasi dalam penelitian ini dengan menggunakan metodologi kualitatif dan studi literatur. Upacara ini sangat penting untuk mempertahankan nilai-nilai etika dan moral masyarakat Batak Angkola dan menghadapi tantangan pelestarian saat ini. Kemampuan budaya Mangupa untuk beradaptasi tanpa kehilangan esensinya ditunjukkan oleh transformasi tradisi mereka, terutama selama era globalisasi. Perjuangan untuk melestarikan tradisi Mangupa semakin relevan bagi generasi muda berkat penggunaan pendidikan dan teknologi. Ini memastikan nilai-nilai luhur budaya Batak Angkola tetap hidup.
Mengidentifikasi Kreativitas dalam Pembelajaran Teks Pantun melalui Media Educaplay dengan Strategi Project-Based Learning: Studi Kasus di SMP Swasta Imelda Medan Rambe, Nailah Faizah S; Hartati, Difa; Febriani, Anggi Nur; Amalia, Nadra
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kreativitas siswa dalam pembelajaran teks pantun melalui penggunaan media interaktif Educaplay yang diintegrasikan dengan strategi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PBL) di SMP Swasta Imelda Medan. Kreativitas merupakan salah satu kompetensi utama abad ke-21 yang perlu dikembangkan untuk mendukung pembelajaran berbasis budaya lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik deskriptif, yang melibatkan observasi dan kuesioner untuk mengumpulkan data dari 60 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Educaplay mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap teks pantun, dengan 60% siswa menyatakan media ini menarik dan membantu mempermudah proses pembelajaran. Selain itu, strategi PBL berhasil meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa, terutama melalui proyek pembuatan pantun secara kolaboratif, yang dinilai dapat memunculkan ide-ide inovatif. Sebanyak 88% siswa merasa bahwa proses kolaborasi dalam PBL membantu membangun keterampilan komunikasi sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka. Meskipun demikian, terdapat tantangan berupa kesulitan beberapa siswa dalam menuangkan ide kreatif ke dalam bentuk pantun, yang menunjukkan perlunya dukungan tambahan seperti scaffolding dari guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi antara media interaktif Educaplay dan strategi PBL efektif dalam meningkatkan kreativitas, motivasi, dan pemahaman siswa terhadap teks pantun. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk pengembangan metode pembelajaran kreatif berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan siswa di era digital.
Analisis Strukturalisme terhadap Makna Kesunyian dalam Puisi Hujan di Bulan Juni Karya Sapardi Djoko Damono Anggini, Putri; Ripai, Muhammad; Rambe, Nailah Faizah S; Nasution, Azwa Khalisa; Husna, Husna; Amalia, Dhea; Wasilah, Atika
eScience Humanity Journal Vol 5 No 2 (2025): eSience Humanity vol 5.2. May 2025
Publisher : Asosiasi Ide Bahasa Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/esci.v5i2.270

Abstract

This study analyzes the representation of solitude in Sapardi Djoko Damono's poem "Hujan di Bulan Juni" (Rain in June) through a structuralist approach.  Its theoretical contribution lies in the systematic application of structural analysis to modern Indonesian lyrical poetry, revealing how intrinsic elements—diction, imagery, figures of speech, rhyme, and typography—interact to form a complex meaning of solitude. This analysis demonstrates how Sapardi's simplicity of language yields profound symbolic meaning, offering an objective interpretive framework free from purely subjective interpretations.  Practically, this research contributes to a deeper understanding of Sapardi's work, particularly "Hujan di Bulan Juni," often considered a representation of solitude and sincerity. The relevance of the theme of solitude is examined within the Indonesian cultural context, specifically the values of inner resilience and humility that resonate strongly with the poem. This study fills a gap in structuralist studies of Sapardi's poetry and enriches the methodology of modern Indonesian literary analysis.
Mengidentifikasi Kreativitas dalam Pembelajaran Teks Pantun melalui Media Educaplay dengan Strategi Project-Based Learning: Studi Kasus di SMP Swasta Imelda Medan Rambe, Nailah Faizah S; Hartati, Difa; Febriani, Anggi Nur; Amalia, Nadra
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kreativitas siswa dalam pembelajaran teks pantun melalui penggunaan media interaktif Educaplay yang diintegrasikan dengan strategi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PBL) di SMP Swasta Imelda Medan. Kreativitas merupakan salah satu kompetensi utama abad ke-21 yang perlu dikembangkan untuk mendukung pembelajaran berbasis budaya lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik deskriptif, yang melibatkan observasi dan kuesioner untuk mengumpulkan data dari 60 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Educaplay mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap teks pantun, dengan 60% siswa menyatakan media ini menarik dan membantu mempermudah proses pembelajaran. Selain itu, strategi PBL berhasil meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa, terutama melalui proyek pembuatan pantun secara kolaboratif, yang dinilai dapat memunculkan ide-ide inovatif. Sebanyak 88% siswa merasa bahwa proses kolaborasi dalam PBL membantu membangun keterampilan komunikasi sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka. Meskipun demikian, terdapat tantangan berupa kesulitan beberapa siswa dalam menuangkan ide kreatif ke dalam bentuk pantun, yang menunjukkan perlunya dukungan tambahan seperti scaffolding dari guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi antara media interaktif Educaplay dan strategi PBL efektif dalam meningkatkan kreativitas, motivasi, dan pemahaman siswa terhadap teks pantun. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk pengembangan metode pembelajaran kreatif berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan siswa di era digital.
Analisis Akuisisi Bahasa Bilingual (Bahasa Indonesia dan Bahasa Daerah) pada Anak Usia Dini di Indonesia: Tantangan dan Strategi Pelestarian Bahasa Lokal di Era Digital Panjaitan, Taufik Kusuma; Amalia, Dhea; Nasution, Azwa Khalisa; Husna, Husna; Rambe, Nailah Faizah S; Ripai, Muhammad; Anggini, Putri; Zafira, Putri Alicya; Harahap, Rosmawaty; Herman, Hidayat
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i2.7192

Abstract

Artikel ini mengkaji akuisisi bahasa bilingual (Bahasa Indonesia dan bahasa daerah) pada anak usia dini di Indonesia, dengan fokus pada tantangan pelestarian bahasa lokal di tengah pengaruh era digital dan strategi untuk mendukung keberlanjutan linguistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka untuk mengeksplorasi dinamika proses akuisisi bahasa, mempertimbangkan konteks sosial, budaya, dan teknologi yang memengaruhi perkembangan bahasa anak. Analisis tematik diterapkan pada data dari jurnal akademik, laporan penelitian, dan artikel terkait multilingualisme untuk mengidentifikasi tantangan utama, seperti dominasi konten digital berbahasa asing, kurangnya sumber daya pendidikan berbasis bahasa daerah, dan risiko bilingualisme subtraktif yang melemahkan penguasaan bahasa lokal. Penelitian ini juga menganalisis strategi pelestarian, seperti pengembangan aplikasi edukasi berbahasa daerah, integrasi bahasa lokal dalam kurikulum digital, dan promosi konten media sosial yang mendukung transmisi antargenerasi. Tujuannya adalah memahami bagaimana faktor-faktor tersebut membentuk kemampuan bilingual anak serta memberikan rekomendasi praktis untuk kebijakan pendidikan dan inisiatif pelestarian bahasa. Hasil penelitian diharapkan dapat memperkaya wawasan tentang pentingnya menjaga keragaman linguistik di Indonesia, sekaligus menawarkan solusi inovatif untuk mengatasi tantangan digitalisasi melalui pendekatan teknologi yang inklusif.
Transformasi Agenda Kepala Sekolah ke Sistem Digital dengan Implementasi Google Calendar dalam Manajemen Waktu Pendidikan Rambe, Nailah Faizah S; Nasution, Azwa Khalisa; Anggini, Putri; Husna, Husna; Hutagalung, Naima Azmi; Pane, Puan Annisa; Prihasti, Elly; Amalia, Nadra
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7587

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi pengelolaan agenda kepala sekolah dari sistem manual ke sistem digital menggunakan Google Calendar sebagai alat bantu manajemen waktu pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan studi kasus dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara pada beberapa sekolah yang menerapkan Google Calendar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Google Calendar meningkatkan efisiensi pengelolaan waktu kepala sekolah, memudahkan koordinasi aktivitas, serta mengurangi tumpang tindih jadwal. Transformasi digital ini mendukung peningkatan produktivitas dan transparansi dalam manajemen pendidikan. Kesimpulannya, penggunaan Google Calendar sebagai sistem digital sangat potensial untuk mengoptimalkan manajemen waktu pendidikan di lingkungan sekolah.