Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Problematika Pembelajaran Sastra di SMA Swasta Free Methodist Medan Hutabarat, Mikael; Manullang, Bonita; Tamba, Anggreni Agustina; Perangin-angin, Yunita; Suhardi, Suhardi; Muham, Amanda Liviani; Harahap, Safinatul Hasanah
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan masalah yang terjadi dalam pengajaran sastra di SMA Free Methodist Medan. Fokus penelitian ini adalah pada hal-hal yang mencakup cara mengajar yang dipakai oleh pengajar, partisipasi siswa dalam aktivitas belajar, dan penggunaan media serta sumber belajar sastra. Dengan mengidentifikasi hambatan-hambatan yang ada, diharapkan penelitian ini dapat memberikan saran untuk meningkatkan mutu pengajaran sastra di sekolah itu.
Reconciling Post-Exile Identities in Leila S. Chudori's novel "Pulang" Tamba, Anggreni Agustina; Harahap, Rosmawaty
Journal of Aceh Studies Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Aceh Studies (JOAS)
Publisher : Winaya Inspirasi Nusantara Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63924/joas.v1i2.120

Abstract

Leila S. Chudori's novel Pulang recounts the characters' experiences reconciling their identities after returning from political exile abroad. This research aims to analyze the process of post-exile identity reconciliation experienced by the characters in the novel. This research employs a narrative analysis method, incorporating a postcolonial study approach. Data were obtained from the text of the Pulang novel and analyzed qualitatively. The results show that the process of reconciling the post-exilic identity experienced by the characters in the novel Pulang includes three main aspects: (1) acceptance of the dual identity formed during exile, (2) negotiation of local and global identities, and (3) efforts to rediscover cultural roots and personal history. The post-exile identity reconciliation process depicted in Pulang reflects the complexity of individuals' experiences and inner struggles during political exile. We expect the results of this study to offer fresh perspectives on identity dynamics and the effects of political exile within the framework of post-New Order Indonesian society. The findings can also contribute to a broader discussion on the impact of historical events on the formation of individual and collective identities.
Problematika Pembelajaran Sastra di SMA Swasta Free Methodist Medan Hutabarat, Mikael; Manullang, Bonita; Tamba, Anggreni Agustina; Perangin-angin, Yunita; Suhardi, Suhardi; Muham, Amanda Liviani; Harahap, Safinatul Hasanah
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan masalah yang terjadi dalam pengajaran sastra di SMA Free Methodist Medan. Fokus penelitian ini adalah pada hal-hal yang mencakup cara mengajar yang dipakai oleh pengajar, partisipasi siswa dalam aktivitas belajar, dan penggunaan media serta sumber belajar sastra. Dengan mengidentifikasi hambatan-hambatan yang ada, diharapkan penelitian ini dapat memberikan saran untuk meningkatkan mutu pengajaran sastra di sekolah itu.
Implementasi Panduan Proyek untuk Pembelajaran Cerpen Berbasis PjBL di SMK BM PAB 3 Medan Estate Manik, Jesika Lolo Karina; Muham, Amanda Liviani Br; Hutauruk, Deby Dame Riani; Hutabarat, Monica Monalisa; Tamba, Anggreni Agustina; Jelita, Rara; Puteri, Anggia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan panduan proyek berbasis Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) dalam pembelajaran cerpen di SMK BM PAB 3 Medan Estate. Metodologi yang digunakan melibatkan wawancara dengan guru bahasa Indonesia dan analisis data dari penelitian sebelumnya untuk memahami tantangan dan strategi dalam mengimplementasikan PjBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panduan ini efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap cerpen. Siswa menjadi lebih kreatif dan mampu bekerja sama dalam kelompok. Selain itu, guru melaporkan peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa yang signifikan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi sekolah lain yang ingin menerapkan pendekatan PjBL dalam pengajaran sastra.
Teoritis: Peran Digital Storytelling Interaktif Kemampuan Narasi dan Pemerolehan Bahasa Anak Prasekolah Usia 4-6 Tahun Hutabarat, Mikael Pardomuan; Manullang, Bonita; Tamba, Anggreni Agustina; Sagala, Reni Wati Br; Suhardi, Suhardi; Banjarnahor, Fontifai; Sitohang, Jhon Roger; Harahap, Rosmawaty; Herman, Hidayat
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i2.7208

Abstract

Penelitian ini adalah kajian literatur yang mengevaluasi peran digital storytelling interaktif dalam meningkatkan kemampuan narasi dan pemerolehan bahasa anak prasekolah usia 4–6 tahun. Periode usia ini merupakan masa emas perkembangan bahasa, yang memerlukan stimulasi tepat sebagai dasar keterampilan literasi masa depan. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur sistematis, menganalisis artikel jurnal dan dokumen akademis yang relevan dari tahun 2019 hingga 2024.Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan digital storytelling interaktif memberikan pengaruh signifikan terhadap perkembangan bahasa anak, baik aspek reseptif (menyimak, memahami instruksi) maupun ekspresif (berbicara, menuturkan kembali). Media ini efektif karena menggabungkan unsur audio, visual, dan interaktivitas, menciptakan pengalaman multisensorik yang mempercepat pemerolehan kosakata, pemahaman struktur kalimat, dan internalisasi bahasa secara kontekstual dan menyenangkan.Selain itu, interaktivitasnya sangat penting dalam mengembangkan kemampuan narasi. Anak didorong menjadi "co-creator" cerita dengan berpartisipasi menentukan alur atau tokoh, yang melatih mereka menyusun peristiwa secara logis dan memahami struktur naratif (awal, tengah, akhir). Proses ini memperkuat berpikir kronologis dan menjadi fondasi literasi awal. Keberhasilan metode ini ditentukan oleh peran guru sebagai fasilitator yang mengarahkan interaksi dan nilai edukatif. Dengan demikian, digital storytelling adalah alat yang efektif untuk mendukung perkembangan linguistik, kognitif, dan sosial-emosional anak.