Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pengaruh Pengaruh Kompensasi Pegawai, Disiplin Kerja, dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Komitmen Organisasi Pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Sorong Talha Tri Rejeki; Vebby Anwar; Wa Ode Likewati; Pahmi Pahmi
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi pegawai, disiplin kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai melalui komitmen organisasi sebagai variabel intervening pada Badan Perencanaan Pembangunaaan Daerah Kota Sorong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai Badan Perencanaan Pembangunaaan Daerah Kota Sorong yang berjumlah 50 orang, dan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert. Analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan software SmartPLS 4. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja pegawai di Badan Perencanaan Pembangunaaan Daerah Kota Sorong lebih efektif dilakukan melalui penguatan langsung pada faktor kompensasi yang adil dan motivasi kerja yang tinggi, dibandingkan melalui jalur penguatan disiplin atau komitmen organisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis bagi pengembangan manajemen sumber daya manusia di sektor publik serta implikasi praktis bagi Badan Perencanaan Pembangunaaan Daerah Kota Sorong dalam merumuskan kebijakan peningkatan kinerja pegawai.
Pengaruh Kebijakan Organisasi dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada BPKSDM Provinsi Papua Barat Muhamad Zulfian; Vebby Anwar; Pahmi Pahmi; Andi Irwan
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan organisasi dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan, pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Barat Daya. Latar belakang penelitian didasari oleh fenomena ketidakseimbangan kinerja pegawai serta tantangan geografis dan sosial-ekonomi yang beragam di Provinsi Papua Barat Daya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai BKPSDM Provinsi Papua Barat Daya sebanyak 105 orang, dan teknik sampling jenuh digunakan sehingga seluruh populasi menjadi sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 5 poin, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kebijakan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (nilai signifikansi 0,000; thitung 7,733 > ttabel 1,984); (2) motivasi kerja secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (nilai signifikansi 0,051 > 0,05; thitung 1,975 < ttabel 1,984); (3) kebijakan organisasi dan motivasi kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (nilai signifikansi 0,000; Fhitung 34,984 > Ftabel 3,09). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,407 menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan 40,7% variasi kinerja pegawai, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Penelitian ini merekomendasikan agar pimpinan BKPSDM Provinsi Papua Barat Daya memprioritaskan perbaikan kebijakan organisasi yang adaptif terhadap kebutuhan lokal, serta mengintegrasikannya dengan upaya peningkatan motivasi kerja secara berkelanjutan.
Analisis Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Biro Pemerintahan Otonomi Khusus (OTSUS) dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Papua Barat Daya Amos Nauw; Vebby Anwar; Pahmi Pahmi; Andi Irwan
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan transformasional dan motivasi terhadap kinerja pegawai pada Biro Pemerintahan Otonomi Khusus dan Kesejahteraan Masyarakat Provinsi Papua Barat Daya. Kinerja pegawai merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan organisasi pemerintahan, sehingga diperlukan kepemimpinan yang efektif serta motivasi kerja yang tinggi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai pada Biro Pemerintahan Otonomi Khusus dan Kesejahteraan Masyarakat Provinsi Papua Barat Daya. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja pegawai. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan kepemimpinan transformasional belum mampu meningkatkan kinerja pegawai secara optimal. Sementara itu, motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, yang berarti semakin tinggi motivasi kerja pegawai maka semakin meningkat pula kinerja pegawai. Secara simultan, kepemimpinan transformasional dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Biro Pemerintahan Otonomi Khusus dan Kesejahteraan Masyarakat Provinsi Papua Barat Daya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, organisasi diharapkan dapat meningkatkan motivasi kerja pegawai serta memperkuat penerapan kepemimpinan yang efektif guna meningkatkan kinerja pegawai dan kualitas pelayanan organisasi.
Pengaruh Komitmen Organisasi, Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai BPPKAD Provinsi Papua Barat Daya Indra Mulyana; Pahmi Pahmi; Andi Irwan; Vebby Anwar
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komitmen organisasi, kepemimpinan transformasional, dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai BPPKAD Provinsi Papua Barat Daya, baik secara parsial maupun simultan. Latar belakang penelitian ini adalah adanya fluktuasi kinerja pegawai yang tercermin dari penurunan efisiensi penagihan pendapatan daerah sebesar 5% dan keterlambatan pelaporan keuangan rata-rata 10 hari. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai BPPKAD Provinsi Papua Barat Daya yang berjumlah 43 orang, dan teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert 4 poin yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Metode analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) komitmen organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi 0,981 > 0,05; (2) kepemimpinan transformasional tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi 0,600 > 0,05; (3) disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi 0,002 < 0,05 dan koefisien regresi sebesar 1,003; (4) secara simultan, komitmen organisasi, kepemimpinan transformasional, dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai F hitung 11,218 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,422 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan 42,2% variasi kinerja pegawai, sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain di luar model. Disiplin kerja merupakan variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kinerja pegawai dengan nilai Beta sebesar 0,839. Penelitian ini merekomendasikan penguatan disiplin kerja sebagai prioritas utama peningkatan kinerja pegawai di BPPKAD Provinsi Papua Barat Daya.
Pengaruh Kedisiplinan, Motivasi Kerja, dan Penghargaan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor BKPSDM Provinsi Papua Barat Daya Nurhaya Waroma; Pahmi Pahmi; Vebby Anwar; Amiruddin Amiruddin
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kedisiplinan, motivasi kerja, dan penghargaan terhadap kinerja pegawai pada Kantor BKPSDM Provinsi Papua Barat Daya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah pegawai BKPSDM Provinsi Papua Barat Daya, dengan sampel sebanyak 61 responden yang ditentukan melalui teknik sampling yang digunakan dalam penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi 0,006 (0,05), dan penghargaan juga tidak berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,501 (>0,05). Secara simultan, kedisiplinan, motivasi kerja, dan penghargaan mampu menjelaskan 46,9% variasi kinerja pegawai, sedangkan 53,1% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa kedisiplinan merupakan faktor yang paling dominan dalam meningkatkan kinerja pegawai pada BKPSDM Provinsi Papua Barat Daya.
Strategi Peningkatan Kompetensi Pegawai Dalam Pemanfaatan Aplikasi SIPD RI di Provinsi Papua Barat Daya Ariani Ariani; Vebby Anwar; Pahmi Pahmi; Rosdinaman Budi
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i2.12371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem informasi, kepemimpinan, dan efisiensi terhadap kompetensi pegawai dalam pemanfaatan Aplikasi SIPD RI di Provinsi Papua Barat Daya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan implementasi SIPD RI sebagai provinsi baru hasil pemekaran, di mana banyak ASN belum sepenuhnya memahami fitur-fitur aplikasi, belum mengikuti pelatihan teknis, serta masih bergantung pada cara manual. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai BPPKAD Provinsi Papua Barat Daya sebanyak 100 orang yang dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 1-4 yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sistem informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi pegawai (sig. 0,028; β=0,224); (2) Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi pegawai (sig. 0,003; β=0,258) dengan pengaruh yang lebih besar dibandingkan sistem informasi; (3) Efisiensi tidak berpengaruh signifikan terhadap kompetensi pegawai (sig. 0,824; β=0,011); (4) Secara simultan, sistem informasi, kepemimpinan, dan efisiensi berpengaruh signifikan terhadap kompetensi pegawai (sig. 0,000) dengan kontribusi sebesar 25,8% (R²=0,258). Kesimpulan penelitian ini adalah sistem informasi dan kepemimpinan merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kompetensi pegawai dalam pemanfaatan SIPD RI, sementara efisiensi belum menjadi faktor determinan di Provinsi Papua Barat Daya sebagai daerah otonom baru. Saran yang diberikan antara lain peningkatan kualitas sistem informasi, penguatan kepemimpinan transformasional, serta fokus pada peningkatan kompetensi dasar sebelum mengejar target efisiensi.
Competency Enhancement and Effective Communication as Drivers of Organizational Performance: An Application of the Work Competence Theory Golda Agustha Sagrim; Vebby Anwar; Wa Ode Likewati; Munzir Munzir
Manajemen Bisnis Vol. 16 No. 01 (2026): April
Publisher : Universitas muhammadiyah malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/mb.v16i01.44036

Abstract

This article explores the impacts of competency enhancement strategies and effective communication on organisational performance by applying the Theory of Work Competence. The research aims to analyse both the direct and indirect influence of improving work competence and effective communication in an organisational setting. A quantitative approach was employed, utilising questionnaires distributed to organisational employees, and data was analysed using multiple linear regression. The findings indicate that both competency enhancement strategies and effective communication have a significant positive effect on organisational performance, both individually and simultaneously. Employees who possess more competence and engage in effective communication demonstrate improved performance, contributing to the achievement of organisational goals. The study concludes that developing work competencies and fostering effective communication are key drivers of organisational success. It is recommended that organisations implement continuous training programmes and establish open communication channels to sustain and further enhance their performance. Future research should consider additional factors, such as leadership style and organisational culture, to provide a more comprehensive understanding of performance improvementss.
Information Sustainability Reporting: Ukuran Perusahaan, Kelompok Industri terhadap Pengungkapan Green Accounting Information Priskila Pasaribu; Yusron Difinubun; Vebby Anwar
Financial and Accounting Indonesian Research Vol. 6 No. 1 (2026): Financial and Accounting Indonesian Research
Publisher : Program Studi Akuntansi Unimuda Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/fair.v6i1.3541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan dan kelompok industri terhadap pengungkapan Green Accounting Information. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi ukuran perusahaan dan kelompok industri, sedangkan variabel dependen adalah pengungkapan Green Accounting Information. Sampel penelitian terdiri atas 44 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan mengikuti Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) selama periode 2019–2023. Penentuan sampel dilakukan menggunakan teknik judgment sampling, sedangkan analisis data menggunakan metode Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan Green Accounting Information, yang mengindikasikan bahwa perusahaan dengan total aset yang lebih besar cenderung memiliki tingkat pengungkapan yang lebih tinggi dibandingkan perusahaan dengan total aset yang lebih kecil. Selain itu, kelompok industri bertipe high profile berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan Green Accounting Information, sedangkan kelompok industri bertipe low profile berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengungkapan Green Accounting Information. Temuan ini menunjukkan bahwa karakteristik perusahaan, khususnya ukuran perusahaan dan tipe industri, merupakan faktor penting yang memengaruhi tingkat pengungkapan informasi akuntansi hijau.
Pengungkapan Low Carbon Economy ditinjau dari Kepemilikan Saham Publik dan Biaya Lingkungan Sisilia Sisilia Lidia; Yusron Difinubun; Vebby Anwar
Financial and Accounting Indonesian Research Vol. 6 No. 1 (2026): Financial and Accounting Indonesian Research
Publisher : Program Studi Akuntansi Unimuda Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemilikan saham publik dan biaya lingkungan terhadap pengungkapan Low Carbon Economy. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri atas kepemilikan saham publik dan biaya lingkungan, sedangkan variabel dependen adalah pengungkapan Low Carbon Economy. Sampel penelitian meliputi 42 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan mengikuti Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER). Penentuan sampel dilakukan menggunakan teknik judgment sampling, sedangkan analisis data menggunakan metode Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan saham publik berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan Low Carbon Economy. Selain itu, biaya lingkungan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan Low Carbon Economy. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin besar proporsi kepemilikan saham publik dan semakin tinggi komitmen perusahaan dalam mengalokasikan biaya lingkungan, maka semakin luas pengungkapan informasi terkait Low Carbon Economy yang dilakukan perusahaan.
Optimalisasi Literasi Keuangan, Modal Usaha, Dan Pengelolaan Keuangan Terhadap Keberlangsungan Umkm Sektor Kuliner Kota Sorong Provinsi Papua Barat Daya Waode Nurma Inda Aprilia Sari; Vebby Anwar; Andi Sismar; Andi Irwan
Jurnal Online Manajemen ELPEI Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : STIM-LPI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58191/jomel.v6i1.472

Abstract

This study aims to determine the influence of financial literacy, business capital, and financial management on the sustainability of culinary MSMEs in Sorong City, both partially and simultaneously. This study used a quantitative approach with a sample of 100 culinary MSMEs. The sampling technique used purposive sampling, while data analysis was conducted using multiple linear regression using SPSS. The results showed that partially, business capital and financial management had a positive and significant effect on MSME sustainability, while financial literacy had no significant effect. Simultaneously, these three variables significantly influenced MSME sustainability, with a coefficient of determination of 80.2%, meaning the model was able to explain 80.2% of business sustainability, while the remainder was influenced by other variables outside this study. The findings of this study indicate that the sustainability of culinary MSMEs in Sorong City is determined more by capital capacity and the quality of financial management than by theoretical financial literacy. Therefore, increasing access to capital, practice-based financial management training, and mentoring programs are key to strengthening the resilience and growth of MSMEs. Keywords: Financial Literacy, Business Capital, Financial Management, Sustainability of MSMEs.