Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

IMPLEMENTASI TEORI BEHAVIORISME PADA PROSES PEMBELAJARAN IPAS KELAS 4 DI SDN 2 NGINDENG Sugiantoro, Erfan; Ida Kuliana, Istiro’ah; Rahmawati, Ayu; Achmadi, Nur; Darmawan; Rahman Yusuf, Arief
JURNAL KOULUTUS Vol. 8 No. 1 (2025): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/6grtdz51

Abstract

Penerapan teori behaviorisme dalam pembelajaran merupakan upaya penting bagi siswa dan guru, terutama membantu siswa membentuk perilaku positif dan guru mengarahkan proses belajar secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi teori behaviorisme dalam pembelajaran IPAS serta dampaknya terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di kelas4 SDN 2 Ngindeng. Studi ini dilakukan menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan analisis dokumen. Berdasarkan wawancara, ditemukan bahwa strategi penguatan positif memainkan peran penting dalam meningkatkan rasa percaya diri siswa serta mendorong keterlibatan aktif mereka dalam pembelajaran. Hasil observasi menunjukkan bahwa penguatan positif diberikan kepada siswa setiap kali mereka berpartisipasi dalam diskusi kelas. Selain itu, guru menerapkan pengulangan materi sebagai strategi untuk memperkuat pemahaman siswa, namun perlu adanya variasi dalam metode pengulangan agar tidak menimbulkan kejenuhan. Analisis dokumen menunjukkan bahwa materiyang diajarkan telah dirancang sesuai dengan prinsip penguatan positif dalam teori behaviorisme, meskipun dalam penerapannya masih ditemukan beberapa tantangan. Meskipun demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi teori behaviorisme secara keseluruhan memberikan dampak positif terhadap pemahaman, keaktifan, dan motivasi siswa dalam pembelajaran IPAS.
Introduction of Generative AI to Improve Digital Literacy of Sanggar Bimbingan AMI Penang Malaysia Children Yusuf, Arief Rahman; Asmaroini, Ambiro Puji; Prasetyo, Angga; Wijaya, Etistika Yuni; Suhendar, Uki; Ramadhani, Desi Dwi; Sugiantoro, Erfan; Juppenny, Ryan
MOVE: Journal of Community Service and Engagement Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : EQUATOR SINAR AKADEMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54408/move.v5i2.538

Abstract

Indonesian migrant workers' children (PMI) in Malaysia often face structural challenges in accessing formal education, thus relying on non-formal education services such as Sanggar Bimbingan (SB). SB AMI Penang, like most other SBs, operates with limited resources, which contributes to the digital literacy gap. However, digital literacy is a crucial competency for social and economic participation in the era of the Industrial Revolution 4.0. This international community service program aims to design and implement a Generative Artificial Intelligence (GenAI) introduction program as a pedagogical tool to improve the digital literacy competencies of children at SB AMI Penang. The community service methods include workshops and practical training. The results of structured and ethically oriented GenAI introduction activities proved effective in improving digital literacy in marginalized communities. The conclusion of this community service is that GenAI has the potential to be an equalizing tool to bridge the digital divide faced by Indonesian diaspora children.
POBALIS LIDI Media Integrated with a Digital Interactive Guide for Batik Learning Mastery Sugiantoro, Erfan; Sugianto, Alip; Mustikawati, Diyah Atiek
Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46843/jiecr.v7i1.2724

Abstract

Batik learning faces persistent challenges, particularly the scarcity of alternative instructional media and limited student engagement in the digital era. This study developed POBALIS LIDI, a hybrid media that integrates physical and digital elements to support students’ batik-making achievement in a valid, practical, and effective manner. The research employed a design-based research approach using the ADDIE model, involving fifth-grade students from a primary school in Indonesia. Data were collected through interviews, observations, questionnaires, and tests. The validity tests demonstrated that the media was highly valid, with material validation at 91.66%, media validation at 97.50%, and instructional validation at 93.75%. The media’s practicality was also rated highly, with a score of 90.33% based on positive user feedback. Implementation proved effective, as indicated by a one-sample t-test yielding p 0.001 and a Cohen’s d value of 1.687, indicating a large effect size. The average student learning outcome was 81.91, exceeding the minimum mastery criteria. This study concludes that the developed hybrid media successfully integrates authentic and digital learning experiences. The research contributes to educational technology by developing culturally grounded hybrid media that enhance adaptive learning in the digital era.
Implementasi Media Zep Quiz dalam Pembelajaran KPK dan FPB di Sekolah Dasar Negeri 2 Ngindeng Sugiantoro, Erfan; Ida Kuliana, Istiro'ah; Rahman Yusuf , Arief
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i1.14178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media interaktif ZEP Quiz dalam pembelajaran matematika pada materi Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) di kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan dua belas siswa sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi aktivitas pembelajaran selama tiga kali pertemuan, di mana observasi digunakan untuk melihat keaktifan dan interaksi siswa, wawancara untuk menggali pengalaman siswa dan guru, serta dokumentasi untuk merekam proses dan hasil pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ZEP Quiz berkaitan dengan meningkatnya motivasi, keaktifan, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran matematika. Siswa menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi, respons yang lebih cepat dalam menjawab soal, serta pemahaman yang lebih sistematis terhadap langkah-langkah penyelesaian KPK dan FPB. ZEP Quiz memiliki karakteristik gamifikasi berupa umpan balik instan, tampilan skor dan peringkat secara real-time, serta batasan waktu yang menantang, yang membedakannya dari platform kuis interaktif lainnya. Fitur umpan balik instan membantu siswa mengenali kesalahan dan memperbaiki jawaban secara langsung, sehingga proses belajar menjadi lebih efektif. Selain itu, tampilan skor dan peringkat secara real-time mendorong terciptanya kompetisi positif di dalam kelas. Dari perspektif guru, ZEP Quiz mempermudah pelaksanaan penilaian formatif karena sistem mampu merekam perkembangan belajar siswa secara otomatis. Temuan penelitian ini dibahas melalui perspektif teori pembelajaran konstruktivisme dan motivasi belajar, sehingga dapat disimpulkan bahwa ZEP Quiz berpotensi menjadi media pembelajaran digital yang efektif dan relevan dalam mendukung kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Komunikasi Interpersonal Kepala Sekolah dalam Penguatan Budaya Musyawarah di SD Negeri 2 Jatigunung Sugiantoro, Erfan; Sulton, Sulton
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 11 No SpecialIssue(2) (2026): Issue Pedagogi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v11iSpecialIssue(2).13168

Abstract

As a means of shaping civic character, civics education does not merely focus on normative understanding of citizens’ rights and obligations, but also develops democratic values, moral awareness, and participation through everyday practices in school life. One fundamental value in civics education is deliberation (musyawarah), which is reflected in communication patterns, decision-making processes, and relationships among members of the school community. Schools function as social institutions with a strategic role in fostering a culture of deliberation through leadership and communication practices exercised by the principal. This study aims to analyze the principal’s interpersonal communication in strengthening the culture of deliberation at SDN 2 Jatigunung. The research employed a qualitative approach using a case study design. Data were collected through observations of school activities, in-depth interviews with the principal and teachers, and documentation of school policies and programs. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles and Huberman, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through source and technique triangulation. The findings indicate that dialogical, open, and empathetic interpersonal communication practiced by the principal encourages teacher participation and strengthens deliberative practices in school decision-making processes. The deliberative culture that develops contributes to the creation of a democratic and harmonious working climate and serves as a form of civics education practice that instills democratic values, responsibility, and togetherness in school life.