Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENGARUH FLUKTUASI HARGA EMAS, INFLASI, BI RATE DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PEMBIAYAAN PRODUK GADAI EMAS BANK UMUM SYARIAH Herman Paleni; Mia Erfiani
Jurnal Interprof Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Interprof Juni
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/interprof.v6i1.909

Abstract

Islamic bank are bank that carry out business activites based on Islamic principles, namely agreements based on Islamic law between bank and customers in accordance with Islamic law. The function of the bank is as an intermediary between people who are over-funded and those who are short of founds. There are many product channeling founds in Islamic banking one of which is gold mortgage financing. In 2012, golg mortgage financing experienced a very high increase but in 203 as slight decline until finally the decrease in the financing of the lowest gold mortgage that is in 2015. This is what makes the author interested to comply with the reduction of gold mortgage financing. The method of analysis used in this research is the method of panel data regression analysis done with Eviews 8. One of the requirements to perform multiple analysis test needs to be tested classical assumption. It is necessary that the resulting regression equation be BLUE (Best, Linear, Unbiased, Estimator). In addition to assess the goodness of fit a model tested coefficient of determination, F test, and t test. This study uses quarterly data from 20012-2018 for each research variable. The results of this study indicate that the variable gold price fluctuations, the BI Rate has a negative effect on the financing of gold pawning products and the inflation variable has an effect on the financing of the gold price variables and firm size have a positive effect on the financing of gold pawning products.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN (STUDI KASUS KOPERASI SIMPAN PINJAM “RIAS” P1 MARDIHARJO) KABUPATEN MUSI RAWAS Herman Paleni
Orasi Bisnis : Jurnal Ilmiah Administrasi Niaga Vol. 16 No. 2 (2016): Jurnal Orasi Bisnis November 2016
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.169 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesehatan keuangan koperasi berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan UKM Republik Indonesia Nomor 06/Per/M.UKM/V/2006 tentang pedoman penilaian koperasi berprestasi/koperasi award pada Koperasi Simpan Pinjam “RIAS” P1 Mardiharjo Kabupaten Musi Rawas. Tipe penelitian yang dilakukan dengan Deskriptif kuantitatif. Adapun sumber data yang digunakan adalah data sekunder dengan metode time series yang berasal dari laporan keuangan berupa neraca dan laba rugi antara tahun 2010 sampai 2014. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif yaitu menganalisis laporan keuangan dengan pendekatan rasio keuangan berupa likuiditas, solvabilitas, aktivitas dan profitabilitas, kemudian disesuaikan dengan kriteria penilaian kesehatan keuangan koperasi berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan UKM Republik Indonesia Nomor 06/Per/M.UKM/V/2006 tentang pedoman penilaian koperasi berprestasi/koperasi award. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan UKM Republik Indonesia Nomor 06/Per/M.UKM/V/2006 tentang pedoman penilaian koperasi berprestasi/koperasi award, untuk kesehatan keuangan koperasi menggunakan rasio likuiditas pada Koperasi Simpan Pinjam “RIAS” P1 Mardiharjo Kabupaten Musi Rawas selama lima tahun dari tahun 2010-2014 dilihat dari current ratio termasuk kategori  sehat. Dengan demikian secara likuiditas Koperasi Simpan Pinjam “RIAS” P1 Mardiharjo Kabupaten Musi Rawas termasuk kategori koperasi berprestasi. Sedangkan berdasarkan rasio solvabilitas dilihat dari debt to total asset ratio pada tahun 2010 sampai tahun 2014  termasuk kategori tidak sehat. Sedangkan dilihat dari debt to equity ratio pada tahun 2010 sampai tahun 2014  termasuk kategori sangat tidak sehat. Dengan demikian secara solvabilitas kesehatan keuangan Koperasi Simpan Pinjam “RIAS” P1 Mardiharjo Kabupaten Musi Rawas termasuk kategori koperasi tidak berprestasi. Sedangkan berdasarkan rasio aktivitas menggunakan receivable turn over pada tahun 2010 sampai tahun 2014 termasuk kategori sehat, sehingga kesehatan keuangan secara aktivitas Koperasi Simpan Pinjam “RIAS” P1 Mardiharjo Kabupaten Musi Rawas termasuk kategori koperasi berprestasi. Untuk rasio profitabilitas dengan return on investment  dan return on equity pada tahun 2010 sampai 2014 termasuk kategori  kurang sehat, namun demikian untuk net profit margin dari tahun 2010 sampai 2014 termasuk kategori sehat. Dengan demikian kesehatan keuangan secara profitabilitas Koperasi Simpan Pinjam “RIAS” P1 Mardiharjo Kabupaten Musi Rawas termasuk kategori koperasi tidak berprestasi.
Prediksi Kebangkrutan Model Altman Z-Score (Studi Pada Perusahaan Telekomunikasi di Bursa Efek Indonesia) Herman Paleni; Ridianti Erdike Kusuma
EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : UNIVED Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1367.794 KB) | DOI: 10.37676/ekombis.v9i2.1340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kebangkrutan melalui model Altman Z Score dari perusahaan Telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2019. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu PT. XL Axiata, PT. Indosat, PT. Telkom Indonesia, PT. Bakrie Telecom dan PT. Smartfren Telecom. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan model Altman Z-Score melalui empat rasio, yaitu Working Capital to Total Asset Ratio (X1), Retained Earning to Total Asset Ratio (X2), Earning Before Interest and Taxes to Total Asset Ratio (X3), Book Value Equity to Total Liabilities (X4). Rumus dari metode Altman Z-score untuk menghitung tingkat kesehatan perusahaan yaitu Z-score = 6.56 X1 + 3.26 X2 + 6.72 X3 + 1.05 X4. Indikator Z-Score untuk menentukan kebangkrutan perusahaan dikelompokkan ke dalam kategori sehat/aman (Z-score> 2.60), grey area (Z-score antara 1,1 dan 2,60) dan berpotensi kuat akan mengalami kebangkrutan (Z-score < 1.1). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya PT. Telkom Indonesia yang memiliki kinerja keuangan yang aman/sehat, sedangkan PT. XL Axiata, PT. Indosat dan PT. Smartfren Telecom menunjukkan kinerja keuangan berpotensi kuat akan mengalami kebangkrutan.
Perceived Organization Support and Work Engagement toward Employee Performance with Motivation as Mediating Variable Suwarno, Suwarno; Kesuma, Indrawati Mara; Aprianto, Ronal; Anggraini, Susia; Nuraini, Betti; Paleni, Herman; Surajiyo, Surajiyo
Journal of Business Management and Economic Development Том 1 № 02 (2023): May 2023
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jbmed.v1i02.136

Abstract

PT. Pos Indonesia is a company that is State-Owned Enterprise (BUMN) engaged in courier services, logistics and financial services throughout Indonesia. This study aims to determine the perception of organizational support and work involvement on performance with motivation as a mediating variable. The research method used is quantitative and the sample in this study is 33 employees at PT. Pos Indonesia Lubuklinggau and collected 33 respondent questionnaires. The data analysis technique uses SEM Partial least squares with the help of the smart PLS 3.2.9 application to collect data using a questionnaire. The results of this study indicate 1. Perceived organization support has a positive but not significant effect on motivation 2. Work engagement has a positive and significant effect on motivation 3. Perceived organization support has a positive and significant effect on performance 4. Work engagement has a positive and significant effect on motivation 5 Motivation has a positive and significant effect on motivation significant to performance 6. Motivation cannot mediate perceived organizational support on performance 7. Motivation has been shown to mediate work engagement on performance.
Lingkungan Kerja dan Kepemimpinan Terhadap Komitmen Organisasi dan Kinerja di Dinas PU Cipta Karya Prasasti, Eva; Paleni, Herman; Samosir, Agustinus; Efiyanti, Yuli
BISMA Cendekia Vol. 4 No. 2 (2024): BISMA Cendekia - Januari 2024
Publisher : Politeknik Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56473/bisma.v4i2.114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh lingkungan kerja dan kepemimpinan terhadap komitmen organisasi dan kinerja pegawai pada Dinas PU Cipta Karya, Tata Ruang Dan Pengairan Kabupaten Musi Rawas. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai Dinas PU Cipta Karya, Tata Ruang Dan Pengairan Kabupaten Musi Rawas. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai pada Dinas PU Cipta Karya, Tata Ruang Dan Pengairan Kabupaten Musi Rawas yaitu sebanyak 80 responden. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner kepada pegawai Dinas PU Cipta Karya, Tata Ruang Dan Pengairan Kabupaten Musi Rawas. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana dan berganda. Dari pengujian menunjukkan bahwa hipotesis pertama yaitu lingkungan kerja (X1) berpengaruh terhadap komitmen organisasi (Y1), hal ini dibuktikan dengan hasil analisis uji t yang menunjukan nilai t hitung = 8,798 lebih besar dari nilai ttabel = 1,990 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Hipotesis kedua yaitu kepemimpinan (X2) berpengaruh terhadap komitmen organisasi (Y1), hal ini dibuktikan dengan hasil analisis uji t yang  menunjukkan nilai t hitung = 12,412 lebih besar dari nilai ttabel = 1,990 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Hipotesis ketiga yaitu lingkungan kerja (X1) dan kepemimpinan (X2) berpengaruh terhadap komitmen organisasi (Y1), hal ini dibuktikan dengan hasil analisis uji F yang  menunjukkan nilai F hitung = 90,734 lebih besar dari nilai Ftabel = 3,115 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Hipotesis keempat yaitu lingkungan kerja (X1) berpengaruh terhadap kinerja (Y2), hal ini dibuktikan dari hasil analisis uji t menunjukkan nilai t hitung= 8,837 lebih besar dari nilai ttabel = 1,990 dengan tingkat signifikan = 0,000 < 0,05. Hipotesis kelima yaitu kepemimpinan (X2) secara kinerja (Y2), hal ini dibuktikan dari hasil analisis uji t menunjukkan nilai t hitung= 10,863 lebih besar dari nilai ttabel = 1,990 dengan tingkat signifikan = 0,000 < 0,05. Hipotesis keenam yaitu lingkungan kerja (X1) dan kepemimpinan (X2)  secara simultan berpengaruh terhadap kinerja (Y2), hal ini dibuktikan dari hasil analisis uji F menunjukkan nilai F hitung= 90,734 lebih besar dari nilai  F tabel  3,115 dengan tingkat signifikan = 0,000 < 0,05. Hipotesis ketujuh yaitu komitmen organisasi (Y1) berpengaruh terhadap kinerja (Y2), hal ini dibuktikan dengan hasil analisis uji t yang  menunjukkan nilai t hitung = 13,865 lebih besar dari nilai ttabel = 1,990 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05.
PENGARUH INFLASI DAN SUKU BUNGA TERHADAP RETURN SAHAM DIMODERASI RETURN ON ASSET PADA PERUSAHAAN SEKTOR ENERGI DI INDONESIA Sefpri Pratama, Ageng; Paleni, Herman; Triharyati, Eri
Journal of Development Economics and Digitalization, Tourism Economics Vol. 2 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jdedte.v2i1.1931

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh inflasi dan suku bunga terhadap return saham dengan ROA sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor energi di Indonesa. Sumber data laporan keuangan diperoleh dari website Bursa Efek Indonesia dan website perusahaan, sedangkan data inflasi dan suku bunga diperoleh dari data laporan Bank Indonesia. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 83 perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan tenik purposive sampling, dengan kriteria perusahaan sektor energi yang sudah publish berdasarkan tahun IPO sebelum tahun 2018, dan melaporkan laporan keuangan tahunan lengkap per Desember 2019, serta telah memperoleh laba bersih secara berturut-turut pada periode 2019-2023, sehingga diperoleh 17 perusahaan yang memenuhi kriteria. Pengujian dilakukan dengan bantuan Eviews, model data panel di estimasi apakah termasuk common Effect Model, Fixed Effect Model, atau Random Effect dengan uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier. Selanjutnya setelah terpilih model, dilakukan pengujian regresi sebelum maupun sesudah dimoderasi ROA. Hasil penelitian menunjukkan, secara parsial inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham, sedangkan suku bunga berpengaruh terbatas dan signifikan terhadap return saham. Hasil pengujian secara simultan antara inflasi dan suku bunga berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham. Hasil uji moderasi menunjukkan, ROA belum berperan memperkuat pengaruh inflasi dan suku bunga terhadap return saham. Hasil dari penelitian ini juga menemukan ROA memiliki peran memperkuat hubungan inflasi terhadap return saham, namun ROA juga memiliki peran terbatas antara hubungan suku bunga terhadap return saham, karena tidak signifikan
PENGARUH PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KOPI SELANGIT DIMEDIASI KEMASAN PRODUK DI KECAMATAN SELANGIT KABUPATEN MUSI RAWAS Dahlia, Siti; Paleni, Herman; Azhar, Rudi
Journal of Management and Innovation Entrepreneurship (JMIE) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jmie.v2i2.1909

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji variabel promosi yang memengaruhi keputusan konsumen untuk membeli kopi selangit melalui kemasan produk. Selain itu, penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan metode survei. Untuk mengumpulkan data, kuesioner dibagikan kepada agen penjualan kopi Selangit yang berada di wilayah kecamatan Selangit,. karena jumlah populasi yang relatif kecil, penelitian ini menggunakan sampel jenuh. Selanjutnya, alat bantu analisis SmartPLS digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan dengan model Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, semua indikator yang digunakan untuk menilai variabel promosi, kemasan produk, dan keputusan pembelian semuanya valid. Semua indikator memiliki tingkat validitas yang tinggi jika nilai loading lebih dari 0,70. Uji reliabilitas menunjukkan bahwa semua variabel dalam penelitian ini memenuhi syarat reliabilitas dengan nilai alpha cronbach lebih dari 0,70, nilai reliabilitas komposit lebih dari 0,70, dan AVE lebih dari 0,70. Selain itu, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa promosi sangat bermanfaat dan signifikan dalam hal kemasan produk dan keputusan pembelian. Hal yang sama, kemasan produk juga positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hasil ini menunjukkan bahwa konsumen lebih mempertimbangkan promosi untuk menghindari risiko, terutama produk baru dengan sedikit informasi atau ketidakpastian. Kemasan produk juga memastikan produk aman dan dapat dikonsumsi oleh konsumen sesuai dengan janjinya. Desain kemasan yang menarik dan sesuai dengan fungsinya dapat melindungi produk agar tidak rusak saat berada di tangan konsumen dan membuatnya lebih menarik untuk dibeli.
PENGARUH ECONOMIC VALUE ADDED DAN MARKET VALUE ADDED TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN FOOD AND BEVERAGE Nurlita Sari, Aprilia; Paleni, Herman; Triharyati, Eri
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Vol. 2 No. 3 (2025): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jakpt.v2i3.2087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Economic Value Added (EVA) dan Market Value Added (MVA) terhadap harga saham pada perusahaan sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2018–2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi sederhana dan regresi berganda untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan melalui BEI dan situs resmi perusahaan. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, menghasilkan 12 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel EVA dan MVA berpengaruh namun tidak signifikan terhadap harga saham. Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun EVA dan MVA mencerminkan efisiensi nilai tambah dan nilai pasar yang melebihi nilai buku, investor cenderung mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti prospek pertumbuhan dan kestabilan keuangan perusahaan. Namun, secara simultan, EVA dan MVA terbukti berpengaruh signifikan terhadap harga saham, yang menunjukkan pentingnya kedua indikator tersebut dalam mencerminkan kinerja keuangan perusahaan secara keseluruhan. Kata Kunci: Economic Value Added, Market Value Added, Harga Saham, Makanan dan Minuman
ANALISIS LAPORAN ARUS KAS DI KOPERASI SIMPAN PINJAM LESTARI KOTA LUBUKLINGGAU Paleni, Herman; Triana, Metti
Jurnal Media Ekonomi (JURMEK) Vol 24 No 3 (2019): Jurnal Media Ekonomi (JURMEK) Desember
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/jurmek.v24i3.691

Abstract

Research aims to understand cash flow report in the cooperative Lestari Lubuklinggau savings and loans. Methods used in this study descriptive use of quantitative data analysis technique used cash flow, the calculation of data the ratio of cash flow and the ratio of investment and funding. Data collection technique using a technique observation and documentation. In obtained data use secondary data with the object research financial report loan and save cooperative lestari lubuklinggau during the past 5 year from 2014 until 2018. The results of this study are based on the calculation of cash flow data showing the cash flow of operating, investing and financing activities has increased / decreased every year. Based on the cash flow ratio shows the ratio of operating cash flow to interest and to net income in good condition because it has a large ratio of more than one. The ratio of operating cash flows to capital expenditures, to current debt and to total debt must be paid more attention because it has a ratio of less than one.
PENGARUH FLUKTUASI HARGA EMAS, INFLASI, BI RATE DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PEMBIAYAAN PRODUK GADAI EMAS BANK UMUM SYARIAH Mulyadi, Mulyadi; Suwarno, Suwarno; Sari, Weli Paita; Paleni, Herman; Erfiani, Mia
Jurnal Interprof Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Interprof, Juni
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/interprof.v6i1.909

Abstract

Islamic bank are bank that carry out business activites based on Islamic principles, namely agreements based on Islamic law between bank and customers in accordance with Islamic law. The function of the bank is as an intermediary between people who are over-funded and those who are short of founds. There are many product channeling founds in Islamic banking one of which is gold mortgage financing. In 2012, golg mortgage financing experienced a very high increase but in 203 as slight decline until finally the decrease in the financing of the lowest gold mortgage that is in 2015. This is what makes the author interested to comply with the reduction of gold mortgage financing. The method of analysis used in this research is the method of panel data regression analysis done with Eviews 8. One of the requirements to perform multiple analysis test needs to be tested classical assumption. It is necessary that the resulting regression equation be BLUE (Best, Linear, Unbiased, Estimator). In addition to assess the goodness of fit a model tested coefficient of determination, F test, and t test. This study uses quarterly data from 20012-2018 for each research variable. The results of this study indicate that the variable gold price fluctuations, the BI Rate has a negative effect on the financing of gold pawning products and the inflation variable has an effect on the financing of the gold price variables and firm size have a positive effect on the financing of gold pawning products.