Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Pengelolaan Persediaan Obat Di Rumah Sakit Unimedika Setu Bekasi Tahun 2024 Yunsa, Aruhpedi; Trigono, Ahdun; Pangkey, Dicky Yulius
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7890

Abstract

RS Unimedika Setu Bekasi menghadapi tantangan dalam ketersediaan obat yang tidak selalu mencukupi kebutuhan pasien, sehingga mendorong penelitian ini yang bertujuan untuk menganalisis sistem pengelolaan persediaan obat dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi ketersediaan obat. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan telaah dokumen. Data dianalisis melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi untuk memperoleh kesimpulan yang akurat mengenai sistem pengelolaan obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan obat di RS Unimedika belum sepenuhnya optimal. Perencanaan obat dilakukan berdasarkan tren konsumsi sebelumnya, namun belum menerapkan analisis ABC-VEN secara sistematis. Pengadaan obat sering mengalami kendala akibat keterbatasan anggaran, sehingga terjadi ketidaksesuaian antara rencana dan realisasi pengadaan. Penyimpanan obat telah mengikuti prinsip FIFO dan FEFO, tetapi masih ditemukan obat kedaluwarsa akibat minimnya pemantauan. Distribusi obat dilakukan secara terdesentralisasi, namun sering terjadi kelangkaan obat generik. Pemusnahan obat kedaluwarsa telah sesuai dengan regulasi, tetapi masih terdapat keterbatasan dalam infrastruktur dan sumber daya manusia. Oleh karena itu, diperlukan adanya peningkatan sistem manajemen obat melalui penerapan metode perencanaan yang lebih sistematis, peningkatan alokasi anggaran, serta optimalisasi monitoring penyimpanan dan distribusi obat guna memastikan ketersediaan obat yang lebih baik di rumah sakit. Kata kunci: Distribusi obat, manajemen persediaan obat, pengadaan obat, perencanaan obat, rumah sakit
Analisis Manajemen Pelayanan Gizi Pasien Di Rumah Sakit Unimedika Setu Bekasi Tahun 2024 Helyani, Helly; Trigono, Ahdun; Pangkey, Dicky Yulius
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7903

Abstract

Upaya kesehatan di Indonesia bertujuan menjaga kesehatan masyarakat melalui pelayanan medis, keperawatan, kebidanan, serta layanan penunjang lainnya. Layanan gizi di rumah sakit berperan penting dalam mendukung pemulihan pasien dengan menyediakan makanan sesuai kebutuhan nutrisi. Penelitian ini menganalisis implementasi manajemen unit gizi di RS Unimedika Setu, Kabupaten Bekasi, berdasarkan tiga aspek utama: input, proses, dan output. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dan observasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen terkait. Analisis data meliputi verifikasi, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek input terdapat kekurangan tenaga gizi klinis, juru masak, dan pramusaji. Selain itu, kualifikasi tenaga kerja belum sepenuhnya sesuai standar. Dari segi anggaran, pendanaan berjalan lancar, tetapi fasilitas pelayanan makanan masih belum optimal. Pada aspek proses, unit gizi telah memiliki perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang terstruktur. Namun, keterlambatan penyajian makanan masih terjadi akibat ketidakseimbangan rasio tenaga kerja dan jumlah pasien. Pada aspek output, ketepatan waktu pemberian makanan mencapai 99,09% pada Maret 2024, sedikit di bawah target 100%. Persentase pemborosan makanan masih dalam batas standar (kurang dari 20%), tetapi kesalahan dalam pemberian makanan masih menjadi tantangan. Penelitian ini menyoroti perlunya peningkatan tenaga kerja, fasilitas, dan sistem distribusi makanan untuk memastikan layanan gizi yang optimal. Rekomendasi mencakup penyesuaian jumlah tenaga kerja sesuai standar, perbaikan sarana dan prasarana, serta peningkatan pengawasan manajemen unit gizi. Kata kunci: Aspek input-proses-output, ketepatan waktu, kualitas pelayanan gizi, manajemen unit gizi