Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DENGAN TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 MORO’O Waruwu, Toroziduhu
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.755 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together dengan Student Teams Achievement Division pada materi pokok keanekaragaman Hayati. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Moro’o yang terdiri dari 4 kelas. Sampel diambil dengan tenik random sampling. Data diperoleh melalui tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together sebesar 80,38 dan satandar deviasi sebesar 7,96, sedangkan rata-rata hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division sebesar 75,13 dan standar deviasi 8,66. Pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t pada taraf kepercayaan α = 0,05, memperoleh hasil thitung ˂ -ttabel atau -2,82 ˂ -1,99 maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together dengan tipe Student Teams Achievement Division pada materi pokok keanekaragaman Hayati di SMA Negeri 1 Moro’o Tahun Pelajaran 2017/2018.
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DENGAN TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 MORO’O Toroziduhu Waruwu
Jurnal Education and Development Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.755 KB) | DOI: 10.37081/ed.v5i1.367

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together dengan Student Teams Achievement Division pada materi pokok keanekaragaman Hayati. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Moro’o yang terdiri dari 4 kelas. Sampel diambil dengan tenik random sampling. Data diperoleh melalui tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together sebesar 80,38 dan satandar deviasi sebesar 7,96, sedangkan rata-rata hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division sebesar 75,13 dan standar deviasi 8,66. Pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t pada taraf kepercayaan α = 0,05, memperoleh hasil thitung ˂ -ttabel atau -2,82 ˂ -1,99 maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together dengan tipe Student Teams Achievement Division pada materi pokok keanekaragaman Hayati di SMA Negeri 1 Moro’o Tahun Pelajaran 2017/2018.
IDENTIFIKASI KESULITAN BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPA DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN REMEDIAL Toroziduhu Waruwu
Jurnal Education and Development Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.317 KB)

Abstract

Kegiatan pembelajaran disekolah, guru berusaha sekaligus mengharapkan agar siswa dapat mencapai hasil belajar yang baik dari materi yang telah dipelajari. Identifikasi kesulitan belajar siswa sangat penting bagi guru untuk melakukannya, agar apa yang diharapkan kepada siswa dalam belajar dapat tercapai. Kesulitan belajar yang dialami oleh siswa ada banyak faktor yang mempengaruhinya, sehingga guru dituntut untuk mampu mengenali faktor-faktor kesulitan belajar siswa dan sekaligus diharapkan dapat menemukan solusi yang tepat demi perbaikan proses pembelajaran. Kajian dari identifikasi belajar pada pembelajaran IPA berisi tentang pengertian kesulitan belajar, diagnosa kesulitan belajat, faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar, kesulitan belajar dalam pembelajaran IPA, dan pelaksanaan pengajaran remedial. Identifikasi kesulitan belajar siswa dapat dilakukan dengan pengamatan langsung dan juga dapat dilakukan melalui pengukuran hasil belajar. Pengajaran remedial salah satu cara mengatasi dan memperbaiki kesulitan siswa dalam belajar
PENGARUH MODEL THINK PAIR SHARE (TPS) DENGAN MEDIA GAMBAR SERI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 MOROO Toroziduhu Waruwu
Jurnal Education and Development Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.108 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa dengan model Think Pair Share menggunakan media gambar seri dan model Think Pair Share tanpa media pembelajaran pada materi Sistem Gerak Manusia siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Moroo. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain Posttest Only Control Design menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak dua kelas yang dipilih secara acak yaitu kelas VIII A diajar dengan model Think Pair Share menggunakan media gambar seri dan kelas VIII B diajar dengan model Think Pair Share tanpa media. Hasil belajar kognitif diukur dengan posttest, hasil belajar psikomotor dan afektif diukur dengan rubrik penilaian psikomotor dan rubrik penilaian afektif. Data yang didapatkan dianalisis dengan menggunakan uji t pada ranah kognitif, sedangkan pada ranah afektif dan psikomotor menggunakan uji Mann Whitnei U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa yang diajar dengan model Think Pair Share dengan media gambar seri lebih baik dari pada siswa yang dibelajarkan dengan model Think Pair Share tanpa media.