Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan problematika pelaksanaan asesmen keterampilan Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis Kurikulum Merdeka di SMPN 1 IV Koto Aur Malintang. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap guru PAI yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian mengungkapkan problematika pada tiga tahap: perencanaan (kesulitan menurunkan CP menjadi TP/ATP berindikator terukur dan menyusun rubrik secara mandiri), pelaksanaan (keterbatasan waktu, minimnya sarana praktik ibadah, dan rendahnya kesiapan peserta didik terhadap penilaian non-tes), serta evaluasi dan pelaporan (kesulitan mendeskripsikan capaian keterampilan secara naratif dan individual). Problematika ini bersumber dari tiga faktor yang saling berkaitan: kompetensi pedagogik yang belum memadai, minimnya pelatihan teknis dan pendampingan berkelanjutan, serta keterbatasan sumber daya pembelajaran. Upaya yang telah dilakukan guru meliputi mengikuti pelatihan, berdiskusi melalui MGMP, mengadaptasi modul dari Platform Merdeka Mengajar, dan memanfaatkan teknologi sederhana. Namun, upaya tersebut masih bersifat parsial dan bergantung pada inisiatif individual. Diperlukan penguatan dukungan kelembagaan yang sistematis agar asesmen keterampilan PAI dapat mencerminkan kompetensi keagamaan peserta didik secara utuh.