Fijrah Hayati Alis
Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Philosophy of Science as a Framework for Improving the Quality of Scientific Writing in Islamic Education Fijrah Hayati Alis; Efendi; Muhammad Zalnur
Journal of Islamic Education and Intellectual Discourse (JIED) Vol 1 No 2 (2025): December
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Palangka Raya University, Central Kalimantan, Indonesia. Pos Code 73112

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jied.v1i2.23578

Abstract

The quality of scientific writing is an important indicator in the development of a scientific discipline, including Islamic Education. This study aims to analyze the role of philosophy of science as a framework in improving the quality of scientific writing in Islamic Education. Using a library research approach, this study examines literature related to the philosophy of science, Islamic epistemology, and the problems of academic writing in Islamic Education. The results of the study indicate that the role of philosophy of science in research and scientific writing in Islamic Education is very fundamental. Ontology plays a role in determining the focus of research and the definition of variables to be analyzed, epistemology serves as a foundation that allows research to proceed systematically and produce valid and measurable scientific work, and axiology serves as a reference for values in writing scientific papers. Axiology also prevents researchers from plagiarism, misinterpretation, and misuse of research results. By consistently applying the three pillars of philosophy of science, scientific works in Islamic education will be more valid, ethical, and make a real contribution to the development of science and educational practice.
Analisis Bibliometrik Penelitian Literasi Digital dan Pendidikan Karakter dalam Database Scopus menggunakan VOSviewer Fijrah Hayati Alis; Martin Kustati; Bashori
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Nawa Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67864/jip.v1i3.50

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam bidang pendidikan, terutama melalui perluasan akses terhadap sumber belajar, memperkuat konektivitas global. Namun, arus perkembangan digitalisasi yang begitu cepat memunculkan kekhawatiran akan dampaknya terhadap perkembangan karakter dan kesejahteraan mental peserta didik. Hal ini menuntut penguatan integrasi literasi digital dan pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perkembangan, struktur keilmuan, serta kesenjangan penelitian pada kajian literasi digital dan pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan bibliometric dengan data penelitian diperoleh dari database Scopus. Kemudian, data dianalisis menggunakan teknik co-occurrence, network visualization, overlay visualization, dan analisis density. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan kajian yang signifikan, namun masih bersifat terfragmentasi dengan tingkat integrasi yang rendah. Teridentifikasi empat klaster utama, yaitu konteks demografis dan metodologis, kesehatan mental dan isu sosial, konsep literasi digital dan teknologi pendidikan, serta pendidikan karakter dan social-emotional learning. Selain itu, ditemukan kesenjangan penelitian pada integrasi konseptual, kajian anak usia dini, pendekatan metodologis longitudinal, konteks budaya non-Barat, dan pengembangan asesmen holistik. Temuan ini menegaskan perlunya kerangka terintegrasi untuk membangun literasi digital yang berlandaskan nilai dan etika.
Telaah Konseptual Metode Pembelajaran Rasulullah ﷺ  dalam Mengoptimalkan Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Fijrah Hayati Alis; Afnibar; Ulfatmi
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (November)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan dalam Islam tidak hanya merupakan mekanisme tranfer pengetahuan semata, melainkan sarana untuk membentuk manusia yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Salah satu unsur penting dalam proses pendidikan adalah metode pembelajaran. Metode pembelajaran Rasulullah ﷺ mencerminkan pendekatan yang holistik dan humanistik, yang menyeimbangkan aspek spiritual, kognitif, afektif, dan fisik peserta didik. Sehingga pendekatan ini relevan digunakan dalam upaya mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak, baik dari segi kemampuan berpikir, kematangan emosional, maupun pembentukan karakter. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menelaah konseptual terhadap motode pembelajaran Rasulullah ﷺ dalam perspektif hadis, serta menganalisis relevansinya terhadap optimalisasi pertumbuhan dan perkembangan anak pada era pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Dari kajian ini dihasilkan bahwa metode pembelajaran yang diterapkan oleh Rasulullah ﷺ sesuai dengan teori-teori pembelajaran masa kini. Sehingga pendidik di era modern dapat meneladani pendekatan tersebut dengan menciptakan proses belajar yang bertahap, aktif, bervariasi, dan penuh makna agar pertumbuhan dan perkembangan anak dapat berjalan optimal sesuai dengan tahapan perkembangannya.
Sumbang Duo Baleh sebagai Dasar Pendidikan Islam dalam Penguatan Karakter di Minangkabau Fijrah Hayati Alis; Mastin Kustati; Bashori
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (November)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumbang Duo Baleh is a Minangkabau ethical guideline that regulates the social and moral behavior of the community. From an Islamic educational perspective, its values ​​have a strong relevance to moral teachings. This study aims to analyze how Sumbang Duo Baleh can strengthen Islamic character education in Minangkabau. The method used is library research through a review of literature related to Minangkabau customs, moral concepts, and Islamic education. The results show that twelve categories of sumbang such as Sumbang Kato, Sumbang Karajo, and Sumbang Pakaian are in line with the principles of adab in Islam, especially in aspects of politeness, responsibility, and respect. This relevance is reinforced by QS. Al-Qalam verse 4 and the hadith of the Prophet ﷺ regarding the perfection of noble morals. Thus, Sumbang Duo Baleh has the potential to become an effective basis of local wisdom in strengthening Islamic character education in the younger generation.