Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH HASIL BELAJAR MATEMATIKA SAAT PEMBELAJARAN DARING TERHADAP KECEMASAN MATEMATIKA Asyri, Derin; Habibi, Muhammad; Vebrianto, Rian; Saputri, Cici
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 7 No. 02 (2021): Volume 07, Nomor 02, Desember 2021
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v7i01.214

Abstract

Riset ini di lakukan untuk melihat pengaruh hasil belajar matematika saat pembelajaran daring terhadap kecemasan matematika. jenis penelitiannya adalah kuantitatif. Sampel yang digunakan 30 siswa SD Negeri 192 pekanbaru. Data diperoleh dengan soal hasil belajar serta angket kecemasan matematis yang terdiri dari 4 construct, yaitu: 1) inisiatif dalam belajar, 2) percaya diri, 3) tanggung jawab, 4) pemecahan masalah, cronbach alpha sebesar 0,955. Data dianalisis menggunakan spss versi 26.00. hasil akhir di temukan bahwa Tidak berpengaruh diantra kecemasan matematika terhadap hasil belajar siswa saat pelajaran dari mateamatika yang dilakukan secara daring, dan pengaruhnya positif sebesar 0,7%
EVALUASI PENDEKATAN PEMBELAJARAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Cici Saputri; Abu Anwar; Rian Vebrianto
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 6 No 2 (2021): Vol. 6 No. 2 (2021): Volume 6, Nomor 2, September 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.884 KB) | DOI: 10.26740/jp.v6n2.p102-108

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengevaluasi ketercapaian program pendekatan pembelajaran pada tingkat sekolah dasar di Kabupaten Natuna masa pandemi covid-19, (2) memberikan rekomendasi kepada tenaga pendidik dan pemerintah untuk perbaikan program pendekatan pembelajaran. Jenis penelitian adalah evaluasi program (evaluasi formatif) dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian meliputi: (1) empat sekolah dasar di Natuna yakni SDN 2 Gunung Jambat, SDN 1 Jambat Laut, SDN 3 Tanjung Selamat dan SDN 1 Sabang Barat; (2) pengawas SD Kecamatan Suak Midai dan pengawas SD Kecamatan Midai; (3) Dinas Pendidikan Natuna. Analisis data yang digunakan Milles & Huberman meliputi: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan kesiapan sekolah dasar di Kabupaten Natuna untuk menerapkan pendekatan pembelajaran terintegrasi kurikulum dinilai baik, tapi kurang pengelolaan sarana prasarana pendukung, dukungan pemerintah dalam pelatihan guru masih kurang, kendala umum dihadapi sekolah kurangnya pemahaman guru untuk menerapkan pendekatan pembelajaran, dan kurangnya pelatihan guru menerapkan pendekatan pembelajaran.
EVALUASI PENDEKATAN PEMBELAJARAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Cici Saputri; Abu Anwar; Rian Vebrianto
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 6 No 2 (2021): Vol. 6 No. 2 (2021): Volume 6, Nomor 2, September 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v6n2.p102-108

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengevaluasi ketercapaian program pendekatan pembelajaran pada tingkat sekolah dasar di Kabupaten Natuna masa pandemi covid-19, (2) memberikan rekomendasi kepada tenaga pendidik dan pemerintah untuk perbaikan program pendekatan pembelajaran. Jenis penelitian adalah evaluasi program (evaluasi formatif) dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian meliputi: (1) empat sekolah dasar di Natuna yakni SDN 2 Gunung Jambat, SDN 1 Jambat Laut, SDN 3 Tanjung Selamat dan SDN 1 Sabang Barat; (2) pengawas SD Kecamatan Suak Midai dan pengawas SD Kecamatan Midai; (3) Dinas Pendidikan Natuna. Analisis data yang digunakan Milles & Huberman meliputi: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan kesiapan sekolah dasar di Kabupaten Natuna untuk menerapkan pendekatan pembelajaran terintegrasi kurikulum dinilai baik, tapi kurang pengelolaan sarana prasarana pendukung, dukungan pemerintah dalam pelatihan guru masih kurang, kendala umum dihadapi sekolah kurangnya pemahaman guru untuk menerapkan pendekatan pembelajaran, dan kurangnya pelatihan guru menerapkan pendekatan pembelajaran.
Jejak Zaman Bimbingan dan Konseling dari Masa ke Masa Saputri, Cici; Hayati, Puja; Sari, Ratih Kumala; Fakhlevi, Shafa; Marronis, Raju Pratama; Febrianto, Zaky Raihan; Putri, Yohana Dwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30512

Abstract

Bimbingan dan konseling (BK) merupakan salah satu aspek esensial dalam dunia pendidikan yang berfungsi tidak hanya sebagai pendukung pembelajaran, tetapi juga sebagai fondasi dalam pembentukan karakter dan pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh. Dalam konteks pendidikan Indonesia yang sedang bertransformasi menuju era digital dan globalisasi, peran BK semakin krusial. Layanan ini membantu siswa dalam menghadapi tantangan psikologis, sosial, akademik, dan karier, serta menyediakan ruang aman untuk mengaktualisasikan diri. Artikel ini menyajikan kajian mendalam mengenai sejarah, kedudukan, dan urgensi bimbingan dan konseling dalam sistem pendidikan nasional dengan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka dan refleksi empiris terhadap dinamika pendidikan di Indonesia. Temuan utama menunjukkan bahwa meskipun regulasi sudah mengakui peran strategis BK, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, mulai dari kekurangan tenaga profesional hingga rendahnya pemahaman masyarakat sekolah terhadap fungsi BK (Fitriani et al., 2022; Anggraini et al., 2021). Penelitian ini juga menekankan pentingnya transformasi pendekatan BK yang lebih humanistik, partisipatif, dan berbasis data untuk menjawab tantangan pendidikan modern.
PENERAPAN GAME PUZZLE SEBAGAI MEDIA BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA PADA KELAS II SDN 153 PEKANBARU Yespa Warinta; Sakban; Deprizon; Cici Saputri
Jurnal Payung Sekaki : Kajian Keislaman Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Payung Sekaki: Kajian Keislaman
Publisher : Jurnal Payung Sekaki : Kajian Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education is designed with a pleasant atmosphere to achieve learning objectives. This is intended to create active, potential, and morally upright students, because education is the most important means of improving human resources. One of the subjects in elementary school is mathematics because it is related to everyday life. However, most students consider mathematics a difficult subject, resulting in low learning interest. This study aims to increase interest in learning mathematics in second-grade students at SDN 153 Pekanbaru. This study used classroom action research (CAR) with a quantitative approach. The subjects who became respondents in this study were second-grade students at SDN 153 Pekanbaru. The subjects were in the very high category, which increased significantly from 2.7 to 4.7. This study shows that the application of puzzle games as a learning medium successfully increased interest in learning mathematics for students. This puzzle game also sharpens brain intelligence, thinking skills, and serves as a reminder for children.
ANALISIS DAMPAK KURIKULUM MERDEKA TERHADAP DISIPLIN BELAJAR ‎SISWA KELAS III MIS AL-FALAH TERATAK Futri Zahra; Deprizon; Radhiyatul Fithri; Sakban; Salman; Cici Saputri
Jurnal Payung Sekaki : Kajian Keislaman Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Payung Sekaki: Kajian Keislaman
Publisher : Jurnal Payung Sekaki : Kajian Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

his study was conducted with the aim of analyzing the effects of the implementation of the Merdeka Curriculum on the level of student discipline in the third grade at Al-Falah Teratak Islamic School. The discipline in learning is a crucial aspect that plays a role in the success of the learning process, thus it is necessary to analyze the impact of the implementation of the Merdeka Curriculum on the attitudes and behaviors of students' discipline. This research employs a quantitative method with survey as the research design. Data was collected through distributing questionnaires to 33 third-grade students who were divided into two classroom groups, namely 3A with a total of 17 students and 3B with a total of 16 students. The data analysis was conducted using descriptive statistical methods and correlation tests to evaluate the relationship between the Merdeka Curriculum and the level of learning discipline. The research findings have demonstrated that the Independent Curriculum has a significant and “positive” impact on study discipline, with a percentage of 49%. This is observed through the high level of student awareness in adhering to rules and consistency in learning. The Merdeka Curriculum contributes 25% to the learning discipline (R Square = 0.250), placing it in the "moderate" category. This discovery indicates that the Independent Curriculum has the ability to encourage students to be more responsible and disciplined in the learning process. This study recommends that schools continue to maximize the implementation of the Merdeka Curriculum to sustainably enhance the quality of students' learning discipline.
STRATEGI GURU DALAM MANAJEMEN KELAS UNTUK MENCIPTAKAN SUASANA BELAJAR YANG KONDUSIF DI KELAS III MADRASAH IBTIDAIYAH AL-BIRRA KOTA PEKANBARU Nisya Frasetia; Sakban; Deprizon; Salman; Cici Saputri
Jurnal Payung Sekaki : Kajian Keislaman Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Payung Sekaki: Kajian Keislaman
Publisher : Jurnal Payung Sekaki : Kajian Keislaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the problem of a less conducive learning atmosphere in class III of MI Al-Birra Pekanbaru City, such as crowded students, narrow classes, and lack of focus in learning. The purpose of this study is to describe teacher strategies in classroom management that can create an orderly and comfortable learning atmosphere. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that teachers apply strategies such as compiling class rules together, flexible seating arrangements, using ice breakers, as well as active learning and individual approaches. Teachers also establish positive communication with students, involve them in setting class rules, and resolve conflicts peacefully. School support is seen in the form of supervision, training, and provision of learning facilities. The use of learning media, including digital technology, also supports the creation of a conducive class. The conclusion of this study is that effective classroom management strategies play an important role in creating a comfortable, orderly learning atmosphere that supports active student participation, and has a positive impact on learning outcomes.
Pengembangan Model Layanan BK Terintegrasi: Mediasi, Konsultasi, dan Advokasi dengan Kegiatan Pendukung BK untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Cici Saputri; Rodia Rotani Rianda; M.Ari Khairan; Aida Efendy; Hanestesia Zahara; Revi Yulianti; M.Iqbal Ramadhan
Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Vol. 3 No. 4 (2025): August: Jurnal Budi Pekerti Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jbpai.v3i4.1359

Abstract

This journal discusses guidance and counseling service models as well as BK support activities to improve the quality of education. This research aims to build an integrated Guidance and Counseling (BK) service model, which combines mediation, consultation and advocacy methods, supported by additional BK activities to improve the quality of education in schools. So far, BK services have largely focused on individual approaches without any integration of strategic functions that can strengthen the entire education ecosystem. The model created in this study is aimed at strengthening the role of guidance and counseling teachers in handling student dynamics and building collaboration with the school, parents and the community. The research methodology uses a Research and Development (R&D) approach which includes needs analysis steps, model design, validation by experts, and limited trials in a secondary school environment. Research findings show that this integrated guidance and counseling service model is feasible to implement and effective in increasing the involvement of all parties in solving student problems and creating a school atmosphere that is more supportive of improving the quality of learning. The impact of this model opens up opportunities to increase the strategic role of guidance and counseling services in the education system as a whole.
Implementasi Metode Tilawah dan Tahfizh dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa SD IT Bunayya Pekanbaru Fithri, Radhiyatul; Saputri, Cici; Harianto, Aisyah; Zhafirah, Atiqah; Amalia, Siska
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2391

Abstract

Al-Qur'an merupakan salah satu Pembelajaran yang krusial dalam pendidikan Islam, khususnya dalam mengembangkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur'an dengan cara Implementasi pelaksanaan metode tilawah dan tahfizh. Dengan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses terlaksananya pembelajaran Al-Quran di SD IT Bunayya Pekanbaru, mengetahui bagaimana kedua metode ini dapat diterapkan secara efektif, serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dalam implementasinya. Penelitian ini menerapkan metode Kualitatif tipe penelitian deskriptif dengan tujuan untuk memberikan gambaran dan penjelasan tentang fakta sebenarnya yang terjadi di lokasi. Penggunaan metode tilawah dan tahfizh yang digunakan SD IT Bunayya dalam prosesnya berjalan dengan efektif. Dengan pelaksanaanya yaitu penggunaan metode tilawah untuk kelas 1 dan 2, kemudian penggunaan metode tahfizh dari kelas 3-6. Pembelajaran dilakukan stiap hari Senin-Rabu dengan durasi waktu pembelajaran selama 2 jam setiap harinya. Faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan kedua metode ini adalah: pengaruh teman sebaya yang dapat mengganggu konsentrasi belajar siswa, pergantian guru yang dapat menghambat pembelajaran siswa, jarang mengulang hafalan atau murojaah, kedisiplinan siswa saat belajar, dan waktu yang terbatas untuk menghafal dan murojaah.
MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT KAMPUNG TASIK SEMINAI DENGAN MENGHIDUPKAN GOR OLAHRAGA BADMINTON DAN VOLI Saputri, Cici; Paksi, Gehan Elswan; Zein, MHD. Ibnu; Novitasari, Eka; Munthe, Marabona
Jurnal Pengabdian Kompetitif Vol. 4 No. 2 (2025): Inovasi Teknologi dan Digital untuk Pemberdayaan UMKM dan Desa Mandiri
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/pengabdiankompetif.v4i2.2449

Abstract

Masyarakat Kampung Tasik Seminai menghadapi masalah rendahnya partisipasi dalam pemanfaatan Gedung Olahraga (GOR) desa. GOR belum dimanfaatkan secara optimal sehingga fungsi sosial dan kesehatannya belum tercapai. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan partisipasi masyarakat melalui pengaktifan kembali olahraga favorit, yaitu badminton dan voli, dengan pendekatan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi manfaat olahraga, penyuluhan kesehatan, pembentukan kelompok penggerak, penyusunan jadwal latihan rutin, serta pelaksanaan turnamen lokal. Mitra yang terlibat adalah pemerintah desa, karang taruna, dan masyarakat umum, dengan total partisipasi sekitar 60 orang. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara singkat, dan pencatatan kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan partisipasi sebesar 65%, ditandai dengan bertambahnya warga yang rutin berlatih dan terbentuknya komunitas olahraga desa. Dampak lainnya adalah meningkatnya kesadaran hidup sehat, terjalinnya kebersamaan antarwarga, serta optimalisasi fungsi GOR sebagai pusat aktivitas sosial. Program ini membuktikan bahwa pengelolaan GOR secara partisipatif efektif dalam meningkatkan kesehatan dan solidaritas masyarakat desa.