Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ALAM SEKITAR TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI BEBAS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA OLEH SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 BORBOR T.P 2012/2013 Betharia Pane
Jurnal Edukasi Kultura: Jurnal Bahasa, Sastra dan Budaya Vol 3, No 1 (2016): JURNAL EDUKASI KULTURA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kultura.v1i1.5197

Abstract

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Alam Sekitar Terhadap GratisPuisi Kemampuan Menulis di Belajar Indonesia Dengan Kelas X SMA Negeri 1Borbor TP 2013/2014 . Bahasa Indonesia dan Sastra . Program Studi PendidikanIndonesia / S2 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan . Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui pengaruh model pembelajaran alam sekitar pada kemampuanuntuk menulis sajak bebas kelas X SMA Negeri 1 Borbor. Populasi dalam penelitianini adalah 240 siswa sampel dalam penelitian ini adalah 60 siswa . Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen . Instrumen yangdigunakan adalah tes menulis puisi dalam bentuk tes esai . Nilai rata-rata percobaanadalah 76,16 sedangkan kelompok kontrol adalah 70,83 . Dengan demikian dapatdikatakan bahwa eksperimen nilai tes kelas yang lebih tinggi dibandingkan dengankelas kontrol . Dari analisis data menggunakan uji ' t ' diperoleh t = 2.76 , kemudiandikonsultasikan dengan tabel tingkat signifikansi 5 % atau dengan df = n - 1 , yaitu30-1 = 29 dari 29 df diperoleh tingkat signifikan 5 % = 2.01 . Dengan demikiandiperoleh bahwa t > t tabel yaitu 2,76 > 2:01 , sehingga hipotesis ( Ho ) ditolak danhipotesis alternatif ( Ha ) diterima . Akhirnya , dapat disimpulkan bahwapenggunaan model pembelajaran alam sekitar efek positif pada kemampuan untukmenulis puisi bebas pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Borbor.
Teks Naratif Favorit Pilihan Siswa Sekolah Menengah Atas Menggunakan Instrumen Google Form Nurhuda, Aris; Djawa, Alex; Pane, Betharia
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v4i1.674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) teks naratif favorit pilihan siswa kelas X SMA Negeri 7 Kupang; 2) sama-tidaknya teks naratif favorit pilihan siswa kelas X SMA Negeri 7 Kupang per kelompok sampel. Penelitian ini berlangsung di semester ganjil 2024/2025. Populasi penelitian ini adalah para siswa X SMA Negeri 7 Kupang yang mengisi kuesioner di google form yang disebarkan secara acak via guru Bahasa Indonesia berbasis WhatsApp. Mereka berjumlah 129 siswa yang terbagi dari 6 kelas paralel. Sampel ditetapkan 98 siswa; sesuai dengan formula Slavin. Jumlah sampel per kelompok ini ditetapkan secara proporsi yang dirarik secara random sederhana tanpa pengembalian. Teks naratif yang dimaksud dalam artikel ini adalah teks eksposisi topik IPA, teks ekposisi topik matematika, teks prosedur topik IPA, dan teks prosedur topik matematika. Untuk mengumpulkan data teks naratif favorit pilihan siswa kelas X SMA Negeri 7 Kupang digunakan instrumen kuesioner via google form dengan sistem tertutup yang memenuhi syarat validitas isi. Data teks naratif favorit pilihan siswa kelas X SMA Negeri 7 Kupang dianalisis menggunakan korelasi kontingensi melalui penghitungan manual. Daftar cek-ricek digunakan untuk memvalidasi data google form melalui excel dan memvalidasi secara internal hasil penghitungan korelasi kontingensi. Temuan penelitian: 1) teks naratif favorit pilihan siswa kelas X SMA Negeri 7 Kupang adalah teks eksposisi; 2) terdapat perbedaan teks naratif favorit pilihan siswa kelas X SMA Negeri 7 Kupang per kelompok sampel.
EFEKTIVITAS QUIZIZZ DALAM OPTIMALISASI EVALUASI MATA KULIAH Pane, Betharia
Jurnal Lazuardi Vol 8 No 2 (2025): Vol 8 No 2 (2025): JURNAL LAZUARDI EDISI XVII BULAN JUNI
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53441/jl.Vol8.Iss2.214

Abstract

This paper discusses the utilization of the educational application Quizizz to optimize learning evaluation at the Faculty of Teacher Training and Education, Nusa Cendana University. As civil servants (ASN), lecturers are required to master digital technology in line with the Smart ASN vision. Traditional evaluation methods have been identified to possess several drawbacks, such as delayed feedback, time-consuming assessment processes, and limited capacity to measure holistic competencies. To address these issues, a program utilizing Quizizz has been designed to facilitate more interactive, efficient, and environmentally friendly evaluations. This application features gamification elements, such as points and attractive visuals, which can enhance student motivation. Moreover, Quizizz's automatic reporting capabilities allow lecturers to analyze learning outcomes more quickly and accurately. This implementation is expected to serve as a strategic step toward developing effective technology-based evaluation methods, supporting the Smart ASN vision, and improving the quality of learning in the digital era.
PELATIHAN LITERASI DIGITAL DAN APLIKASI AUGMENTED REALITY UNTUK PEMBELAJARAN KREATIF Ernestus Holivil; Betharia Pane; Nur Hijriah Zubaedah Narang; Risal Mantofani Arpin; Rafi Akhsanul Kholikin; Abdi Kurniawan Radja; Muhammad Alwan Habibi Mushlih
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29712

Abstract

Abstrak: Di era digital, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan menjadi penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Salah satu teknologi yang berpotensi besar dalam mendukung pembelajaran interaktif adalah Augmented Reality (AR). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan pemanfaatan teknologi Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran di SMA Tiga Putra. Masalah utama yang dihadapi adalah keterbatasan integrasi teknologi dalam pembelajaran akibat kurangnya pemahaman siswa dan guru tentang literasi digital serta pemanfaatan AR sebagai media interaktif. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan workshop berbasis praktik langsung dengan pendekatan pendampingan. Kegiatan ini melibatkan 50 peserta, terdiri dari 25 siswa dan 25 guru. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta kuisioner kepuasan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman literasi digital sebesar 42%, peningkatan keterampilan penggunaan AR sebesar 56%, serta peningkatan motivasi belajar siswa sebesar 48%. Sebanyak 97,6% peserta menyatakan bahwa AR memiliki manfaat signifikan dalam pembelajaran. Hasil ini mengindikasikan perlunya pelatihan lanjutan dan dukungan infrastruktur agar implementasi AR dapat lebih optimal dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran.Abtract: This activity aims to improve digital literacy and the use of Augmented Reality (AR) technology in learning at SMA Tiga Putra. The main problem faced is the limited integration of technology in learning due to the lack of understanding of students and teachers about digital literacy and the use of AR as an interactive media. The methods used include socialization, training, and workshops based on direct practice with a mentoring approach. This activity involved 50 participants, consisting of 25 students and 25 teachers. Evaluation was carried out through pre-tests and post-tests as well as participant satisfaction questionnaires. The results showed an increase in understanding of digital literacy by 42%, an increase in AR usage skills by 56%, and an increase in student learning motivation by 48%. As many as 97.6% of participants stated that AR has significant benefits in learning. These results indicate the need for further training and infrastructure support so that AR implementation can be more optimal in increasing learning effectiveness.
BENTUK-BENTUK SIMBOLIK DALAM PUISI ‘PERJALANAN MALAM’ KARYA EKA BUDIANTA (TELAAH MAKNA) Djawa, Alex; Pane, Betharia
Jurnal Lazuardi Vol 8 No 4 (2025): Vol 8 No 4 (2025): JURNAL LAZUARDI EDISI XIX BULAN DESEMBER
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53441/jl.Vol8.Iss4.294

Abstract

Symbolism is part of a sign. Semiotics is the study of signs. Signs are divided into several parts, including icons, indices, signals, symptoms, and symbols. In this article, the discussion focuses solely on the symbols found and used in the poem mentioned above. It is known that symbolic forms use language in a unique sense and are not easily understood in the context of their use. Therefore, the goal is to express symbolic meanings accurately, sharply, and profoundly.
PENINGKATAN KETERAMPILAN ADVOKASI MAHASISWA DALAM MEMPERJUANGKAN PERUBAHAN SOSIAL Holivil, Ernestus; Pane, Betharia; Narang, Nur Hijriah Zubaedah; Arpin, Risal Mantofani; Kholikin, Rafi Akhsanul; Radja, Abdi Kurniawan; Mushlih, Muhammad Alwan Habibi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i3.31293

Abstract

Abstrak: Pelatihan advokasi yang dilakukan kepada mahasiswa Ikatan Mahasiswa Pelajar Sambi Rampas Congkar (IMPASCA) bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam teknik-teknik advokasi yang efektif. Secara khusus, pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan komunikasi persuasif, kemampuan lobi, penyusunan strategi advokasi, serta pemanfaatan media sosial sebagai alat kampanye. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman dan keterampilan dalam merancang strategi advokasi serta terbatasnya pengetahuan tentang jalur yang dapat ditempuh untuk mempengaruhi kebijakan. Pengabdian ini dilakukan melalui workshop interaktif dan simulasi yang melibatkan 50 mahasiswa IMPASCA sebagai mitra. Pelatihan ini bertempat di halaman sekertariat organisasi IMPASCA. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, dan survei kepuasan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada semua indikator, seperti pemahaman dasar tentang advokasi (26%), pengenalan teknik advokasi (16%), kemampuan lobi dan penggunaan media sosial (16%), serta penerapan dalam kehidupan mahasiswa (12%). Kepuasan peserta juga tercatat tinggi, dengan 66.6% peserta sangat setuju terhadap penerapan pelatihan. Pelatihan ini berhasil meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam advokasi dan memperkuat partisipasi mereka dalam pengambilan keputusan.Abstract: The advocacy training conducted for students of the Ikatan Mahasiswa Pelajar Sambi Rampas Congkar (IMPASCA) aims to enhance their understanding and skills in effective advocacy techniques. Specifically, this training is designed to improve persuasive communication skills, lobbying abilities, the formulation of advocacy strategies, and the use of social media as a campaign tool. The main issue faced is the lack of understanding and skills in designing advocacy strategies, as well as limited knowledge of the pathways available to influence policy. This community service activity was carried out through interactive workshops and simulations involving 50 IMPASCA students as partners. The training took place at the IMPASCA organization’s secretariat courtyard. Evaluation was conducted through pre-tests, post-tests, and participant satisfaction surveys. The evaluation results showed a significant increase across all indicators, such as basic understanding of advocacy (26%), introduction to advocacy techniques (16%), lobbying skills and social media use (16%), and application in student life (12%). Participant satisfaction was also recorded as high, with 66.6% of participants strongly agreeing with the training implementation. This training successfully improved the students’ advocacy capacity and strengthened their participation in decision-making.
Optimalisasi Evaluasi Pembelajaran Berbasis Game Edukatif: Implementasi Quizizz pada Guru SMP di Wilayah Perbatasan Djuli, Labu; Pane, Betharia; Djokaho, Margaret P.E.; Pekuwali, Dian Sari
Abdimas Mandalika Vol 5, No 3 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i3.38544

Abstract

Abstract:  This community service program aimed to enhance teachers’ digital competence in conducting technology-based learning assessments through training on the use of Quizizz at SMP Kristen Besikama. The main problem faced by the partner school was the continued use of conventional assessment methods and limited mastery of digital evaluation tools. The program employed a participatory approach consisting of preparation, implementation, and evaluation stages. The training was conducted over two days using lectures, demonstrations, hands-on practice, and intensive mentoring. Program evaluation was carried out through reflective discussions and a Likert-scale questionnaire to measure participants’ understanding and responses. The results indicated a significant improvement in teachers’ ability to create, manage, and analyze digital quizzes using Quizizz. Teachers also demonstrated readiness to integrate the application into daily classroom assessment practices. Furthermore, Quizizz’s reporting features enabled faster and data-driven analysis of student learning outcomes. This program contributed to strengthening teachers’ digital literacy and promoting more interactive and effective assessment practicesAbstrak: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital guru dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran berbasis teknologi melalui pelatihan pemanfaatan aplikasi Quizizz di SMP Kristen Besikama. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah proses evaluasi yang masih konvensional serta keterbatasan penguasaan teknologi evaluasi digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari melalui metode ceramah, demonstrasi, praktik langsung (hands-on training), dan pendampingan intensif. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui diskusi reflektif dan penyebaran kuesioner berbasis skala Likert untuk mengukur tingkat pemahaman dan respons peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan guru membuat, mengelola, dan menganalisis kuis digital menggunakan Quizizz. Guru juga menunjukkan kesiapan untuk mengintegrasikan aplikasi tersebut dalam pembelajaran sehari-hari. Selain itu, fitur laporan pada Quizizz membantu guru melakukan analisis hasil belajar secara lebih cepat dan berbasis data. Kegiatan ini berkontribusi terhadap penguatan literasi digital guru dan inovasi evaluasi pembelajaran yang lebih interaktif dan efektif.