Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENDAMPINGAN HAFALAN DOA-DOA HARIAN DAN JUZ 30 DI TK/TPA NURUL HAYAT DUSUN SAFAERE DESA PUNCAK KECAMATAN SINJAI SELATAN Sulfiana; Faridah, Faridah; P, Sudirman; Kusnadi, Kusnadi
PANRITA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jcs.v1i1.1135

Abstract

TK/TPA merupakan tempat menuntut ilmu bagi generasi Islam. Pada usia ini, anak-anak diajarkan banyak hal, seperti doa harian dan surah-surah. Dalam metode menghafal dengan dua metode Talaki dan Takrir ini, metode Talaki ini adalah metode menghafal Alquran yang dilakukan dengan mendengarkan pembacaan puisi Alquran yang dibacakan atas wasiat guru penghafal Alquran. Takrir berarti cara belajar Al-Qur'an langsung dari ahlinya dalam membaca Al-Qur'an dan metode Takril. Artinya, mengulang hafalan atau menghafal apa yang dihafal atau didengar guru. Sebagai hasil dari pengajaran doa harian dan menghafal juz 30, yaitu membantu santri dan santri wati mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari mereka, Anak yang berkepribadian mulia dan mumpuni dalam bidang agama dapat membantu siswa menghafal doa harian dan juz 30 dengan menyebutkan yang benar, dan membantu santri dan santriwati di TK/TPA Dapat meningkatkan hafalan
Pemberian Pembelajaran Ekstrakurikuler Mata Pelajaran PAI Di SDN 79 Lajae Damayanti, Firda; Danial, Danial; Akhmad, Mawadda Warahmah; P, Sudirman; Ismail, Ismail
PANRITA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jcs.v1i2.1842

Abstract

Extracurricular learning is the process of providing assistance to students in order to overcome the problems they face and to deepen their understanding of learning materials, especially religious basics, this is the basis for community service at SDN 79 Lajae because based on the results of observations made, the authors found that grade VI students still did not understand on basic religious material, especially in terms of the procedures for performing ablution and prayer, strengthening the material for the pillars of faith and the pillars of Islam, and providing material on moral aqidah. The importance of Islamic religious education for adolescents, one of which is applied in formal education, in this case elementary school, at this level of education, students are in a fertile situation to construct their religious understanding. The method used is the lecture method. The implementation of additional extracurricular activities is able to make further enhance their religious understanding. The implementation of providing additional learning shows that students experience an increase in knowledge in other words the lecture
Pengembangan E-Modul Dengan Pendekatan PBL Pada Materi Trigonometri Saraswati Sidiq, Fitriah; Ralmugiz, Uke; Fatmawati, Agustin; P, Sudirman
JTMT: Journal Tadris Matematika Vol 5 No 1 (2024): Volume 05, Issue 1, June 2024
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jtmt.v5i1.2915

Abstract

This research aimed to study the process of e-module development using problem based learning (PBL) approaching in trigonometry subject, which is feasible and effective based on students’ responses. This study was research and development using ADDIE model (analyzing, design, development, implementation and evaluation). Data was collected using questionary in 5 scales to study e-module feasibility and using questionary for students to get their responds. Validators here were lecturer and teacher in mathematic learning. Subject here was 28 students Results shows that the e-module is feasible for implementation that indicated by the validation test from content expert in the feasible category (very good), and from media expert in the feasible category (very good). Student respond got very interesting category. The average score for test result was 92, therefore this e-module of trigonometry with PBL approach is effective and feasible for implementation in mathematic learning.
Peningkatan Ranah Kognitif Melalui Metode Schaffolding Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Mira, Mira; Takdir, Takdir; Fitriani, Fitriani; P, Sudirman
Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Vol 16 No 1 (2024): Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-qalam.v16i1.2691

Abstract

This study aims to determine the increase in the cognitive domain of students through the scaffolding method in PAI learning in Class XI OTP 4 at SMKN 1 Sinjai. This study used the type of PTK research, the subjects in this study were 25 students in class XI OTP 4 and the researcher as the executor of the applied method and the teacher as the observer. The type of action applied is that there are two cycles, where each cycle consists of 4 stages, namely planning, action, observation, and reflection. Used were observation, tests, and documentation. Analysis technique is using validity test, reliability test, descriptive statistical observation, and N-Gain analysis. The results showed that in the first cycle of action, the average score of students was 0.4304 in the low category. While in the action cycle 2 obtained as much as 0.7443 with the high category. Therefore, it can be concluded that the application of the scaffolding method can improve the cognitive domain of students in PAI learning in Class XI OTP at SMKN 1 Sinjai.
Dinamika Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Artificial Intelligence (AI) R. Nurhayati; Nur, Taufiq; P, Sudirman; Adillah, Nur; Agustina; Urva, Magfira
Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIM Sinjai Vol 3 (2024): Volume 3 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/sentikjar.v3i0.3131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana dinamika pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan fokus pada studi kepustakaan. Melalui tinjauan literatur, penelitian ini mengungkap beberapa manfaat utama dari integrasi AI dalam pembelajaran PAI. AI memungkinkan personalisasi materi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan individu setiap siswa, meningkatkan aksesibilitas pembelajaran terutama bagi siswa di daerah terpencil atau dengan kebutuhan khusus, serta mengotomatisasi tugas administratif sehingga guru dapat lebih banyak berfokus pada proses pengajaran. Selain itu, AI mendukung pengembangan konten pembelajaran yang lebih interaktif dan analisis data yang mendalam untuk peningkatan kurikulum. Dengan pendekatan yang lebih personal, diharapkan bahwa AI dapat mendorong motivasi dan keterlibatan siswa, menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan mendalam. Secara keseluruhan, integrasi AI dalam pembelajaran PAI memiliki potensi besar untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan di era digital saat ini.
Application of the Group Investigation Type Cooperative Learning Model in Improving Students' Understanding of Mathematical Concepts Saraswati, Dewi; Harmilawati, Harmilawati; P, Sudirman
JTMT: Journal Tadris Matematika Vol 6 No 1 (2025): Volume 6, Issue 1, June 2025
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jtmt.v6i1.3531

Abstract

The purpose of this study is to determine the improvement of the understanding of mathematical concepts of students in the XI class of application at SMK Muhammadiyah Balangnipa through the application of a group investigation-type cooperative learning model. The type of research used in this study is classroom action research (PTK), with a quantitative research approach. The population in this study is all Class XI students at SMK Muhammadiyah Balangnipa totaling 6 people using the total sampling technique in sampling. The data collection techniques in this study are concept comprehension tests, and documentation. The data analysis technique in this study is a prerequisite test consisting of a normality test, a homogeneity test, and a hypothesis test. The application of the group investigation type cooperative learning model provides learning motivation for students, thereby increasing students' understanding of concepts in learning activities. The cooperative learning model of group investigation type is feasible to be applied in the learning process. This is shown from the results of the N Gain Analysis on the understanding of mathematical concepts, namely Frequency in the ineffective category as many as 1 person, fracture in the less effective category is 1 person, frequency in the effective category is 3 people, and frequency in the moderately effective category is 1 person.
STRATEGI ANDRA-PEDAGOGI DALAM PENDIDIKAN NILAI P, Sudirman
Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Vol 11 No 1 (2019): Volume 11 Nomor 1 Juni 2019
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-qalam.v1i1.55

Abstract

Nilai tidak dapat dilihat hanya sebagai simbol moralitas, etika, atau akhlak, tetapi juga sebagai sistem dinamis yang harus dilakukan dalam kegiatan sehari-hari, terutama di dalam sekolah dan ruang kelas, sehingga dapat memperkuat sikap, perilaku dan kepribadian yang baik dari siswa. Kegagalan untuk menginternalisasi nilai-nilai akan berdampak mendalam pada pembentukan karakter siswa. Nilai itu sendiri harus melekat pada semua mata pelajaran dan kursus yang diajarkan di kelas. Dalam hal ini, guru memiliki peran yang sangat penting untuk memikirkan dan menginternalisasi nilai-nilai positif dalam seluruh proses belajar mengajar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian perpustakaan dengan tinjauan literatur sebagai teknik utama analisis, dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumen dengan referensi digital dan non-digital, dan pengalaman berbasis lapangan dari penulis dalam mengajar siswa. Strategi untuk nilai pengajaran dapat diteliti melalui pemahaman mendalam tentang dimensi agama serta sudut pandang filosofis. Pada titik ini, pendekatan pendekatan Islam akan diuraikan lebih dekat untuk menjelaskan dampaknya pada pendidikan nilai. Sementara, sudut pandang filosofis mencoba untuk mempelajari secara rasional nilai-nilai signifikan dalam masyarakat, alasannya, konsep dan penjelasan tentang pendidikan nilai. Beberapa strategi nilai pengajaran yang akan dijelaskan dalam makalah ini terdiri dari beberapa pendekatan yang dapat dibagi menjadi strategi pembelajaran aktif, strategi pengajaran dan pembelajaran partisipatif dan kontekstual, dan pendekatan Islam instruksi. Hasil dan kontribusi yang diharapkan dari penelitian ini diharapkan adalah untuk mengembangkan strategi yang tepat untuk nilai-nilai mengajar, karena nilai-nilai mengajar tidak hanya masalah domain kognitif tetapi juga ranah afektif dan psikomotorik.
Implementasi Pendidikan Inklusif Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Jamaluddin, Jamaluddin; Nur, Makmur Jaya; P, Sudirman; Juliana; Urva, Magfira
Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Vol 14 No 2 (2022): Volume 14 Nomor 2 Desember 2022
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-qalam.v14i2.1207

Abstract

Kehadiran suatu lembaga pendidikan merupakan suatu langkah yang tepat dalam mengelola pembelajaran dengan menggabungkan antara peserta didik berkebutuhan khusus dengan peserta didik yang tidak memiliki kelainan sedikitpun. Olehnya itu, tujuan penelitian untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan inklusif pada mata pelajaran PAI. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif melalui pendekatan naturalistik. Teknik pengumpulan datayang digunakan adalah wawancara. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah a) reduksi data, b) penyajian data, dan c) penarikan kesimpulan. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah guru PAI dan wakasek kurikulum dengan jumlah 5 orang. Sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah implementasi pembelajaran inklusif pada Mata Pelajaran PAI di SMA Negeri 2 Sinjai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) pelaksanaan pendidikan inklusif melalui metode ceramah, tanya jawab, diskusi dan diselingi dengan ice breaking, Model pendidikan inklusif yang diterapkan yakni model kelas regular (inklusi penuh). 2) Faktor Pendukung, adanya penerimaan anak normal atas keterbatasan temannya, adanya kontribusi orang tua dalam menyampaikan kondisi anaknya. Sedangkan faktor penghambat, tidak adanya pelatihan, workshop, seminar, khusus bagi guru dalam menghadapi anak yang berkebutuhan khusus, serta tidak adanya guru yang ditugaskan untuk mendampingi khusus, selain itu tidak terdapat sarana dan prasarana khusus bagi anak yang mengalami kebutuhan khusus.
Keterampilan Memberikan Penguatan (Reinforcement) Pada Mata Pelajaran PAI di SMK Negeri 6 Bone Nurhayati, R; Andra Ningsih, Diarti; P, Sudirman; Muh. Taufiq Nur, A; Kurnia, Sitti; Hidayah, Nur; Fitrawati, Nurul; Khairati, Mismaya
Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Vol 15 No 2 (2023): Volume 15 Nomor 2 2023
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-qalam.v15i2.2176

Abstract

Teaching skills are crucial in the student learning process and should be mastered by educators. The reinforcement aspect of applying teaching skills can be divided into two categories: verbal reinforcement, which includes words or phrases like "correct," "good," "well done," and so on, and nonverbal reinforcement, which involves facial expressions and body language such as smiles, nods, applause, thumbs up, and the like. Additionally, it is essential to understand the supporting and hindering factors that influence students' engagement in response to the reinforcement provided by teachers. The objective of this research is to describe how teachers employ reinforcement skills and the factors that support or hinder students' active participation in the learning process. This study employs a qualitative research approach with a descriptive analytical method. Data collection techniques include interviews and documentation, and data analysis involves using source, technique, and time triangulation. The research findings indicate the importance of understanding the skill of providing reinforcement in the context of Islamic Religious Education (PAI). Proficiency in providing reinforcement can enhance students' attention, stimulate their learning motivation, and help shape their behavior. However, some challenges include students' difficulty in grasping the subject matter, indifference towards assignments, and a lack of interest in learning.
Penerapan Model Pembelajaran Team Assisted Individually Dalam Meningkatkan Kreativitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PAI Mutmainnah, Mutmainnah; P, Sudirman; Mytra, Prima
Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Vol 15 No 2 (2023): Volume 15 Nomor 2 2023
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-qalam.v15i2.2329

Abstract

The aim of implementing the Team Assisted Individually (TAI) model to enhance students' learning creativity in the subject of Islamic Religious Education (PAI) for class XI OTP 4. The study employed the classroom action research method with participants from class XI OTP 4. Two cycles were implemented, each consisting of planning, action, observation, and reflection. Data were collected through questionnaires, observations, tests, and documentation, with analysis using N-gain analysis. The results indicated a significant improvement. The pre-action questionnaire results showed 58.82% in the less category, while in Cycle I, it increased to 74.72% in the good category. Pre-action observation was 59.61% in the less category, improving to 78.84% in Cycle I, and reaching 88.46% in Cycle II in the very good category. The pre-action test result was 50.16% in the less category, increasing to 67.68% in Cycle I, and reaching 88.28% in Cycle II in the very good category. The increase in students' learning creativity, measured by an N-gain of 0.76%, indicated a high improvement. In conclusion, the TAI model is effective in significantly enhancing the learning creativity of PAI for class XI OTP 4 at SMKN 1 Sinjai.