Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADA PENINGKATAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS ANAK KELOMPOK B DI TK PAUD HATI CERIA KECAMATAN PRAYA TENGAH Septia Lailatul Fadilah; Nurhasanah; Aulia Dwi Amalina Wahab
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v6i2.13248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media audio visual terhadap peningkatan kosakata Bahasa inggris pada anak kelompok B di TK PAUD Hati Ceria Kecamatan Praya Tengah. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa di TK PAUD Hati Ceria Kecamatan Praya Tengah, sampel pada penelitian ini adalah siswa kelompok B dengan jumlah 22 anak. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen menggunakan desain One Group Pretest- Posttest. Metode pengumpulan data dilakukan melalui teknik tes yang terdiri dari pretest dan posttest. Treatment yang diberikan berupa media audio visual dalam bentuk video edukatif, lagu, dan animasi interaktif. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji prasyarat dan uji hipotesis menggunakan paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Nilai rata-rata pretest sebesar 31,1 meningkat menjadi 65,7 pada posttest, dengan nilai uji t sebesar -77,161 dengan derajat kebebasan 21dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Maka dapat disimpulkan dari hipotesis nol Hₒ ditolak dan hipotesis alternatif Hₐ diterima. Yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan dalam penggunaan media audio visual terhadap peningkatan kosakata bahasa inggris anak kelompok B di TK PAUD Hati Ceria Kecamatan Praya Tengah.
Pengaruh Edukasi Digital Parenting terhadap Kemampuan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun Dahlia Maulida; Muazar Habibi; Aulia Dwi Amalina Wahab
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 4 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i4.1305

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan berbicara anak, terutama dalam komunikasi dua arah dan menjawab pertanyaan yang diduga berkaitan dengan kurang optimalnya pengasuhan penggunaan gadget anak oleh orang tua. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Edukasi Digital Parenting terhadap kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun di TK Al-Abror Pohgading Timur. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain One Group Pretest- Posttest Design dan meilbatkan 30 anak usia 5-6 tahun beserta orang tua. Data dikumpulkan melalui angket, observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil menunjukkan rata-rata Penerapan Digital parenting orang tua meningkat dari skor 69,5 pada pretest menjadi skor 78 pada post-test, sedangkan kemampuan berbicara anak meningkat dari skor 56,8 pada pretest menjadi skor 67,5 pada post-test. Hasil uji Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan nilai Z sebesar - 4,375 dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, pemberian edukasi digital parenting menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun di TK Al-Abror Pohgading Timur.
Pengembangan Kompetensi Bahasa Inggris Anak melalui Microteaching Berbasis CLIL Aulia Dwi Amalina Wahab
INCARE, International Journal of Educational Resources Vol. 6 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : FKDP (Forum Komunikasi Dosen Peneliti)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/incare.v6i2.1227

Abstract

This study aims to examine the application of microteaching based on the Content and Language Integrated Learning (CLIL) approach in improving the competence of prospective Early Childhood Education (PAUD) students in teaching English. The CLIL approach, which integrates foreign language learning with thematic content, is considered effective for implementation in early childhood education. Meanwhile, microteaching is a training strategy that allows students to practice pedagogical skills on a small and structured scale. The method used is a qualitative descriptive case study with 25 students from Mataram University who were randomly selected from 112 fourth-semester students as participants. Data were collected through structured observations during microteaching sessions and analyzed descriptively and quantitatively using percentages. The results showed that student competence in implementing the CLIL approach was classified as good, with the highest achievements in the cultural aspects (90%) and content (87%), especially in the use of interesting and contextual learning media. However, the communication and evaluation aspects of learning still need improvement, especially in encouraging children to interact actively in English and in designing objectives and assessments that are appropriate for children's development. These findings indicate that integrating CLIL into microteaching can equip students with practical and reflective skills in teaching English to early childhood, while also supporting their professional development as adaptive and competent prospective early childhood teachers.