Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Penerapan Internet Of Things Dalam Pemisahan Telur Ayam Di Pt.Nasha Poultry Indonesia Puput Indrayani; Sahat Parulian Sitorus; Rahmadani Pane
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15094

Abstract

Permintaan telur ayam yang tinggi mengharuskan peternak meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam proses produksi. Salah satu tantangan utama adalah pemisahan telur berdasarkan ukuran (besar dan kecil), yang selama ini masih dilakukan secara manual sehingga memakan waktu lama dan rentan kesalahan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pemisahan telur ayam berbasis Internet of Things (IoT) di PT. Nasha Poultry Indonesia menggunakan Arduino Uno, sensor load cell, sensor infrared, dan motor servo. Metode pengembangan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Sistem ini mampu mendeteksi berat telur dengan sensor load cell dan mengarahkan telur ke jalur sesuai kategorinya menggunakan motor servo. Hasil sortir ditampilkan melalui LCD dan jumlah telur dikirim ke pengguna melalui bot Telegram secara real-time. Hasil pengujian menunjukkan sistem dapat mengklasifikasikan telur besar dan kecil dengan akurasi tinggi, merespons perintah /data dan /reset dengan baik, serta meningkatkan efisiensi proses pemisahan. Dengan demikian, teknologi IoT dapat menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan tenaga kerja manual dan meningkatkan produktivitas peternakan.
Penggunaan OTP (One Time Password) Sebagai Lapisan Keamanan Tambahan dalam Aplikasi AY Pulsa Dhea Nurandani; Sahat Parulian Sitorus; Aisyah Rahmadiyah Manoppo; Doni Adrian; Muhammad Irfan Ayuda
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15724

Abstract

Keamanan data dan autentikasi pengguna merupakan aspek penting dalam pengembangan aplikasi digital, terutama aplikasi yang berkaitan dengan transaksi online. AY Pulsa sebagai aplikasi penyedia layanan pembelian produk digital berupaya meningkatkan perlindungan akun pengguna melalui penerapan fitur One-Time Password (OTP) sebagai lapisan keamanan tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran, manfaat, serta dampak penggunaan OTP dalam meningkatkan keamanan login pada aplikasi AY Pulsa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data primer melalui wawancara langsung bersama pemilik aplikasi. Hasil wawancara menunjukkan bahwa sebelum penerapan OTP, sistem autentikasi hanya menggunakan username, email, dan password, yang secara umum sudah fungsional namun tetap memiliki potensi risiko penyalahgunaan, seperti password ditebak, dibocorkan, atau digunakan di banyak platform oleh pengguna. Meskipun pemilik aplikasi menyatakan bahwa belum pernah terjadi kasus pembajakan akun, kekhawatiran terkait keamanan tetap menjadi pertimbangan penting. Penerapan OTP dipilih karena sifatnya yang mudah diimplementasikan, tidak memerlukan biaya tambahan, serta memiliki tingkat keamanan yang tinggi. Dalam proses login, sistem mengirimkan kode OTP melalui WhatsApp atau email yang hanya berlaku selama 20 menit. Hal ini memastikan bahwa setiap upaya login benar-benar dilakukan oleh pemilik akun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah OTP diterapkan, pengguna memberikan respon positif dan merasa lebih aman ketika mengakses aplikasi. Rating aplikasi juga mengalami peningkatan. Secara keseluruhan, OTP terbukti mampu meningkatkan standar keamanan AY Pulsa sekalipun tidak ada riwayat kasus penyalahgunaan sebelumnya. Penerapan fitur ini juga memberikan kepercayaan lebih kepada pengguna bahwa akun mereka terlindungi dengan baik.
Evaluasi Efektivitas Mekanisme Enkripsi End-to-End Dalam Mengurangi Resiko Kebocoran Data Pada Layanan Komunikasi Berbasis Cloud Trisalia Purba Lia; Sahat Parulian Sitorus; Dea Putri Sartika; Ajeng Pratiwi; Zakaria Hasibuan
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15744

Abstract

Keamanan data merupakan komponen utama dari layanan komunikasi berbasis cloud, karena data bisa bahkan sering kali hilang dan disimpan di beberapa server. Enkripsi End-to-End (E2EE) muncul sebagai mekanisme perlindungan yang memungkinkan hanya penerima dan pengirim yang bisa dapat mengakses konten komunikasi dari server cloud, sedangkan pengguna ketiga tidak bisa mengakses data cloud tersebut. Artikel ini mengevaluasi efektivitas E2EE dalam mengurangi risiko kerusakan data dalam layanan komunikasi berbasis cloud dengan tinjauan literatur, analisis teori keamanan, dan simulasi konseptual vektor ancaman seperti akses tidak otentik, penyadapan, dan kerusakan metadata. Hasil menunjukkan bahwa E2EE secara substansial menurunkan kemungkinan kebocoran data jika diimplementasikan dengan manajemen kunci dan endpoint security yang memadai. Namun, ada tantangan signifikan: metadata dan informasi kontekstual tetap berisiko bocor, serta performa sistem dapat terpengaruh. Temuan ini menekankan perlunya penerapan E2EE disertai kebijakan keamanan menyeluruh dan edukasi pengguna.
Analisis Keamanan Akun Instagram Mahasiswa Terhadap Ancaman Phishing Vinna Olymphyani; Anggi Putri Khatami Simbolon; Gilang Kurnia Rambe; Ridwan Hafiz Ritonga; Sahat Parulian Sitorus
Komprehensif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan penggunaan media sosial, khususnya Instagram, di kalangan mahasiswa telah meningkatkan risiko terjadinya berbagai ancaman keamanan siber, salah satunya phishing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keamanan akun Instagram mahasiswa terhadap ancaman phishing dengan meninjau aspek pengetahuan phishing, kemampuan mengenali tautan mencurigakan, kesadaran keamanan digital, penggunaan kata sandi yang kuat, autentikasi dua faktor (2FA), dan perlindungan data pribadi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner berbasis skala Likert yang disebarkan kepada mahasiswa pengguna Instagram. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk mengukur tingkat keamanan akun dan tingkat kerentanan terhadap phishing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk ancaman phishing yang paling sering ditemukan meliputi pesan palsu, tautan phishing, akun tiruan, dan penawaran hadiah palsu. Tingkat keamanan akun mahasiswa berada pada kategori tinggi sebesar 42%, kategori sedang sebesar 38%, dan kategori rendah sebesar 20%. Selain itu, ditemukan hubungan berbanding terbalik antara tingkat keamanan akun dan risiko menjadi korban phishing. Semakin baik penerapan praktik keamanan digital, semakin rendah risiko serangan phishing. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan literasi keamanan digital dan pemanfaatan fitur keamanan akun secara optimal sangat penting untuk melindungi akun Instagram mahasiswa dari ancaman phishing.
Analisis Penerapan Keamanan Siber dalam Melindungi Data Pribadi Pengguna Pada Era Transformasi Digital Marisa Siregar; Rahmadhani Dongoran; Manisa Safitri Tanjung; Dennis Alhaadi Effendi; Sahat Parulian Sitorus
Komprehensif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan teknologi informasi yang pesat pada era transformasi digital berdampak signifikan terhadap pola pengumpulan, pemrosesan, dan penyimpanan data pribadi pengguna. Kemajuan ini disertai peningkatan ancaman kejahatan siber seperti serangan phishing, pelanggaran data, dan penipuan digital melalui rekayasa sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan keamanan siber dalam melindungi data pribadi pengguna serta mengidentifikasi tantangan implementasi regulasi perlindungan data pribadi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian normatif-hukum dengan pendekatan konseptual, yang mengkaji peran lembaga negara seperti Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) dalam penanganan pelanggaran data pribadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) telah memberikan kerangka hukum yang jelas, implementasinya masih menghadapi tantangan dalam aspek teknis, koordinasi kelembagaan, dan literasi digital masyarakat. Diperlukan sinergi kuat antara regulasi, pengawasan, dan pendidikan publik untuk mewujudkan perlindungan data pribadi yang efektif dan berkelanjutan di era digital. Kata Kunci: keamanan siber, data pribadi, transformasi digital, perlindungan data, UU PDP 1.
Analisis Forensik Digital Dalam Pengungkapan Kasus Penipuan Investasi Binary Option Rizki Habibah; Sahat Parulian Sitorus; Hikmah Aldinar Siregar; Yolanda Listia Listia; Ade Lestari Hasibuan; Aldi Rahmansyah; M. Idris Sagala
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Teknologi Informasi
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jti.v1i1.7541

Abstract

Kasus penipuan berkedok investasi melalui platform Binary Option telah menyebabkan kerugian finansial besar di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran forensik digital dalam mengidentifikasi, mengamankan, dan memeriksa bukti elektronik yang terkait dengan aktivitas affiliator ilegal. Penelitian menerapkan model investigasi forensik digital standar mengacu pada pedoman ACPO dan NIST SP 800-86. Hasil analisis menunjukkan ditemukan jejak data terhapus, komunikasi tersembunyi, serta bukti transaksi yang disamarkan. Bukti-bukti ini memperkuat unsur tindak pidana penipuan, penyebaran informasi bohong, dan pencucian uang. Penelitian menyimpulkan bahwa forensik digital merupakan komponen utama dalam mengungkap kejahatan siber kompleks dan harus menjadi prosedur wajib dalam penegakan hukum modern.
Tinjauan Literatur Keamanan Siber pada Infrastruktur Kritis di Indonesia Deo Achmad Setiawan; Raditya Arviandi Rahmadan; Kurnia Ari Saputra Siregar; Baim Wong Hasibuan; Dzaki Tri Akmal; Sahat Parulian Sitorus
Komprehensif Vol 4 No 2 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infrastruktur kritis nasional, seperti sektor energi, telekomunikasi, transportasi, perbankan, kesehatan, dan layanan pemerintahan, semakin bergantung pada sistem siber-fisik yang saling terhubung melalui jaringan digital. Ketergantungan tersebut memberikan manfaat berupa peningkatan efisiensi operasional, namun di sisi lain memperluas attack surface sehingga meningkatkan risiko terhadap berbagai ancaman siber, seperti ransomware, serangan distributed denial-of-service (DDoS), pencurian data, hingga sabotase terhadap layanan publik. Oleh karena itu, keamanan siber menjadi isu strategis yang berperan penting dalam menjaga keberlangsungan operasional infrastruktur kritis dan stabilitas nasional. Artikel ini bertujuan menyajikan tinjauan literatur sistematis mengenai kondisi terkini, tantangan, kebijakan, serta strategi penguatan keamanan siber pada infrastruktur kritis di Indonesia tanpa melibatkan pengumpulan data primer. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka terhadap publikasi ilmiah nasional dan internasional, laporan resmi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Kementerian Komunikasi dan Digital, serta berbagai standar internasional, seperti NIST Cybersecurity Framework, ISO/IEC 27001, dan ENISA, yang diterbitkan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun Indonesia telah memiliki landasan regulasi, termasuk Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2022 tentang Pelindungan Infrastruktur Informasi Vital, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain tata kelola lintas sektor yang belum terintegrasi secara optimal, keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan sertifikasi keamanan siber, rendahnya tingkat kematangan manajemen risiko siber pada sebagian operator infrastruktur kritis, serta belum optimalnya mekanisme pertukaran informasi ancaman secara real-time. Perbandingan dengan praktik terbaik di Jepang menunjukkan bahwa keberadaan lembaga koordinasi nasional yang kuat, kewajiban pelaporan insiden, pelaksanaan simulasi keamanan secara berkala, serta kolaborasi yang erat antara pemerintah dan sektor swasta mampu meningkatkan efektivitas respons terhadap insiden siber. Berdasarkan hasil tinjauan tersebut, artikel ini menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola keamanan siber nasional, harmonisasi regulasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan mekanisme berbagi informasi ancaman, serta penerapan kerangka manajemen risiko berbasis standar internasional merupakan langkah strategis untuk meningkatkan resiliensi infrastruktur kritis Indonesia dalam menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks di masa depan.
Implementasi Prosedur Clean Install Sistem Operasi Windows 10 pada Perangkat Keras dengan Variasi Spesifikasi : Pendekatan Sistematis Berbasis Pengujian Empiris Silveria Anita Sari Dakhi; Pernando Alvonso Situmorang; Wira Amin; Fauzia Pulungan; Sahat Parulian Sitorus
Journal of Student Development Information System (JoSDIS) Vol 6, No 2: JoSDIS | Juli 2026
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/josdis.v6i2.9672

Abstract

This study empirically examines the clean install procedure of the Windows 10 operating system on hardware with varying configurations. The research was motivated by the high rate of installation failures due to the absence of standardized procedural guidelines in academic and office environments. The research objective is to design and validate a systematic installation procedure, identify technical factors affecting installation success and duration, and produce a widely adoptable guide. A comparative experimental method was employed by testing the procedure on ten computer units divided into two groups based on storage media type: Hard Disk Drive (HDD) and Solid State Drive (SSD). Results show that SSD-based devices completed installation an average of 45.1% faster than HDDs, with average times of 17.8 minutes versus 32.4 minutes. The installation success rate reached 100% in the SSD group and 80% in the HDD group, where failures were caused by bad sectors undetected prior to installation. The research concludes that thorough hardware health inspection before installation and the use of official Microsoft installation media are the two most critical factors in ensuring a successful Windows 10 clean install.
KERANGKA FORENSIK JARINGAN BERBASIS NEURAL NETWORK UNTUK DETEKSI DAN ANALISIS SERANGAN SIBER Hafidz Budiman; Ferdy Ardiansyah; Sahat Parulian Sitorus; Eriski Aulia Rahmi; Siti Sarah; Wulan Inda Sari
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 19 No 1 (2026): April
Publisher : STMIK Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47561/jtik.v19i1.350

Abstract

The increasing complexity of cyberattacks requires network forensic methods capable of reconstructing, detecting, and interpreting malicious activity with high accuracy. Existing forensic approaches still face limitations when analyzing large scale network traffic, particularly when attack patterns resemble normal user behavior, which complicates the identification of incidents and the reconstruction of attack timelines. This study proposes a neural network based network forensic framework that integrates attack identification, network traffic classification, and activity reconstruction to support digital investigations. The research employs an experimental design with a mixed traffic dataset comprising normal and malicious activities, including network scanning, SSH brute-force attempts, denial-of-service attacks, and malware distribution. The neural network model performs the detection phase by classifying network traffic, while a structured forensic pipeline guides the extraction of digital artifacts and the correlation of network metadata. The results indicate that the proposed model achieves 97.82 percent accuracy, a low false-positive rate, and faster processing time compared with conventional network forensic approaches. Forensic analysis of network logs reveals attack patterns characterized by intensive scanning on common service ports, repeated authentication attempts on SSH services, anomalous packet inter arrival intervals during denial of service attacks, and increased payload entropy associated with malware communication. These findings demonstrate the effectiveness of integrating neural network techniques into network forensic investigations, supporting improved detection capabilities and the reconstruction of digital evidence during cyber incident analysis.
IMPLEMENTASI BIG DATA DALAM ANALISIS SENTIMEN ULASAN PENGGUNA TOKOPEDIA BERBASIS APLIKASI WEB MENGGUNAKAN METODE NAIVE BAYES Febri Ananda Lubis; Iskandar Muda Siregar; Aldipan Azry; Khalil Elhamdi Simbolon; Sahat Parulian Sitorus
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 8 No 1 (2026): EDISI 27
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/jinteks.v8i1.7190

Abstract

Pesatnya perkembangan e-commerce mendorong meningkatnya jumlah ulasan pengguna yang memuat opini dan pengalaman terhadap layanan yang digunakan. Data ulasan tersebut memiliki karakteristik Big Data, seperti volume yang besar, variasi bahasa, dan pertumbuhan data yang cepat, sehingga analisis manual menjadi tidak efisien. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan konsep Big Data dalam analisis sentimen ulasan pengguna Tokopedia berbasis aplikasi web menggunakan algoritma Multinomial Naive Bayes. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan tahapan pengumpulan data, preprocessing teks, ekstraksi fitur menggunakan Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF-IDF), serta klasifikasi sentimen ke dalam kategori positif, negatif, dan netral. Dataset yang digunakan terdiri dari 4.000 ulasan pengguna yang dibagi menjadi data latih dan data uji. Evaluasi kinerja model dilakukan menggunakan metrik akurasi, presisi, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Naive Bayes mampu mengklasifikasikan sentimen ulasan dengan performa yang baik. Visualisasi hasil analisis dalam bentuk dashboard aplikasi web memudahkan interpretasi distribusi sentimen. Dominasi sentimen negatif mengindikasikan adanya tingkat ketidakpuasan pengguna terhadap layanan pada data yang dianalisis. Kontribusi penelitian ini terletak pada penerapan analisis sentimen berbasis Big Data yang terintegrasi dengan aplikasi web sebagai alat evaluasi layanan e-commerce yang bersifat aplikatif dan skalabel.
Co-Authors Abbas Fatiha Ade Lestari Hasibuan Ahmad Adryan Ahmad Hidayat Sutawijaya Aidil Fajri Adinata Aisyah Rahmadiyah Manoppo Ajeng Pratiwi Aldi Rahmansyah Aldipan Azry Ali Akbar Ritonga Angga Putra Juledi Angga Reksa Anggi Audya Anggi Putri Khatami Simbolon Annisa Tria Putri Ardila Putri Patricia Ayu Ardika Laia Baim Wong Hasibuan Bangun, Budianto Dea Putri Sartika deni pratama Dennis Alhaadi Effendi Deo Achmad Setiawan Dhea Nurandani dimas anugra Dini Hariyati Adam dita aulia Doni Adrian Dzaki Tri Akmal Effenia Fahreza Siregar Elysa Rohayani Hasibuan Eriski Aulia Rahmi Fani Wulandari Rambe Fauzia Pulungan Febri Ananda Lubis Ferdy Ardiansyah Firman Manik Fitri Aini Nasution Gilang Kurnia Rambe Habi Saroni Hafidz Budiman Harry Pradana Hasanah, Nurfanny Hasibuan, Elysa Rohayani Haykal Tito Setiawan Hikmah Aldinar Siregar Ibnu Fajar Ritonga Iskandar Muda Siregar Ivo Andre Khairunnisya Ritonga Khalil Elhamdi Simbolon Kurnia Ari Saputra Siregar Lenni Pefrianti Lucky Suriyah Ningsih M. Idris Sagala M. Zarlis Manisa Safitri Tanjung Marisa Siregar Marnis Nasution Mei Wita Sari Muhammad Efendi, Muhammad Muhammad Fachri Anshori Muhammad Irfan Ayuda Muhammad Ridho Hasibuan Nayla Melani Ningsih, Andini Yulistia Nst, Sonya Ardila Oktari Tarigan Pane, Rahmadani Pernando Alvonso Situmorang Pratiwi, Devi Anassafila Pujawati Kurnia Putri Puput Indrayani Putri Aritonang Raditya Arviandi Rahmadan Rahmad Aditiya Rahmadhani Dongoran rangga prasatia Rasya Febrian Ridwan Hafiz Ritonga Riko Taruna Risa Evrija Rizki Habibah Rizky Pratama Ramadani Ritonga Rohani Rohani Rohani Rohani Sakhrani Rasyid Sakina, Hardianur samsir Samsir Siagian, Ayu Febri Silveria Anita Sari Dakhi Siti Sarah Suherman Ph.D. Sulistia Sulistia syarifah alya fahira Trisalia Purba Lia Vinna Olymphyani Vivi Indriani Volvo Sihombing Wahyu Adriansyah Wira Amin Wulan Inda Sari Yanris, Gomal Juni Yolanda Listia Listia Yustina, Meiliya Cahya Yuyun Lili Srikandy Zahri Akmal Zakaria Hasibuan Zihan Istari