Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Pendidikan Geosfer

Metode School Watching dalam Upaya Pengurangan Risiko Bencana Gempa Bumi Di Satuan Pendidikan: Tinjauan Literature Bambang Setyo Utomo; Arif Rianto Budi Nugroho; Eko Teguh Paripurno; Jaka Purwanta; Susilastuti Susilastuti; Yohana Noradika Maharani
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v10i1.44982

Abstract

Natural disasters such as earthquakes and tsunamis frequently occur in various regions of Indonesia, necessitating effective disaster risk reduction efforts, particularly within educational institutions. One such approach is the School Watching method, a participatory observation activity where students identify potential hazards within the school environment. This study aims to examine the effectiveness of the School Watching method in reducing earthquake disaster risk in schools through a literature review. The study adopts a qualitative approach based on a review of relevant literature from various academic databases. The findings indicate that the School Watching method significantly enhances students’ preparedness in both knowledge and disaster mitigation skills. However, several gaps were identified, including the lack of integration into the national curriculum, limited theoretical grounding, and the absence of long-term and cross-regional studies. Therefore, more systematic policies and approaches are needed to expand the national implementation of this method. Abstrak Bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami sering terjadi di berbagai wilayah Indonesia, sehingga diperlukan upaya pengurangan risiko bencana yang efektif, terutama di satuan pendidikan. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah metode school watching, yaitu observasi partisipatif terhadap lingkungan sekolah guna mengidentifikasi potensi bahaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menelaah efektivitas metode School Watching dalam mengurangi risiko bencana gempa bumi di sekolah melalui kajian literatur. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis literature review dengan sumber dari berbagai database ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode school watching dapat meningkatkan kesiapsiagaan siswa secara signifikan, baik dari aspek pengetahuan maupun keterampilan mitigasi bencana. Namun, ditemukan pula sejumlah kesenjangan dalam implementasi metode ini, seperti belum adanya integrasi ke dalam kurikulum nasional, kurangnya pendekatan teoritis yang kuat, serta keterbatasan dalam penelitian jangka panjang dan lintas wilayah. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan kebijakan dan pendekatan yang lebih sistematis untuk memperluas penerapan metode ini secara nasional.
Implementasi Program Desa Tangguh Bencana dalam Upaya Meningkatkan Ketahanan Sosial: Narrative Literature Review Dwi Utami; Eko Teguh Paripurno; Arif Rianto Budi Nugroho; Jaka Purwanta; Eni Muryani
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v10i2.242-251

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara yang sangat rentan terhadap berbagai macam bencana, baik bencana alam, non-alam, maupun sosial. Kondisi ini mendorong perlunya penguatan kapasitas masyarakat, terutama di daerah pedesaan. Salah satu pendekatan yang dikembangkan oleh pemerintah untuk meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan sosial adalah Program Desa Tangguh Bencana (DESTANA). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis implementasi program DESTANA dalam kaitannya dengan ketahanan sosial melalui metode narrative literature review. Enam artikel ilmiah yang relevan dikumpulkan menggunakan teknik dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan DESTANA mampu memperkuat ikatan sosial antar warga, meningkatkan partisipasi aktif masyarakat, membentuk jaringan relawan yang tanggap, dan membangun kesadaran bersama dalam menghadapi potensi bencana. Meskipun demikian, sejumlah tantangan masih ditemui, seperti partisipasi warga yang belum merata, belum optimalnya pelibatan kelompok rentan, dan kendala keberlanjutan program. Oleh karena itu, pengembangan DESTANA perlu dilakukan secara adaptif dan partisipatif, serta berbasis pada potensi lokal agar ketahanan sosial dapat terbentuk secara utuh dan berkelanjutan. ABSTRACT Indonesia is highly vulnerable to various types of disasters, particularly in rural areas where infrastructure and institutional capacity are often limited. To strengthen community preparedness and resilience, the government has implemented the Disaster Resilient Village Program (DESTANA), which emphasizes participatory and community-based disaster risk reduction. This study critically examines the implementation of DESTANA in relation to social resilience using a narrative literature review approach. Data were collected through document analysis of six relevant scientific articles.. Thematic analysis was applied to synthesize findings across studies. Results indicate that DESTANA contributes significantly to strengthening social bonds among residents, increasing active community participation, forming responsive volunteer networks, and fostering collective awareness of disaster risks. However, challenges remain, including uneven participation, limited engagement of vulnerable groups, and sustainability constraints. These findings highlight the need for adaptive, participatory, and locally grounded strategies to ensure comprehensive and enduring social resilience.