Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Iklan Item Virtual Codashop Di Instagram Terhadap Minat Beli Followers Instagram @Codashop.Idofficial Putra, Taufan Buwana; Sukarni, Nurul Fadzar; Hamzah, Radja Erland
Jurnal Cyber PR Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : University of Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/cyberpr.v4i2.4637

Abstract

Perkembangan game online mengalami kemajuan yang semakin pesat. Salah satunya Codashop banyak diminati oleh para pemain game online sebagai platform top-up item game online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklan item virtual Codashop di Instagram terhadap niat beli follower Instagram @codashop.idofficial. Penelitian ini didasarkan pada teori komunikasi mediasi komputer (CMC). Metode yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini terdiri dari pengikut akun Instagram @codashop.idofficial, dan diperoleh hasil dari sampel sebanyak 100 orang dengan menggunakan  purposive sampling (probability sampling) dan  rumus Slovin. Program SPSS versi 27 digunakan untuk pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Berdasarkan Uji Parsial (t hitung) menunjukkan hasil signifikan pada variabel Iklan, diketahui nila t hitung sebesar 7.000 dan nilai Sig. = 0,000 0,05, maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan antara Iklan berpengaruh signifikan terhadap Minat Beli dengan presentase 32,7%. Adapun nilai sebesar 67,3% yang berasal dari 100%-32.7% = 67,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan oleh peneliti ke dalam penelitian ini. Berdasarkan Uji Parsial (t hitung) menunjukkan hasil signifikan Iklan 7.000 dan nilai Sig. = 0,000 0,05, maka dapat disimpulkan iklan berpengaruh signifikan terhadap minat beli.
Pelatihan Kesiapan Menghadapi Krisis Komunikasi Pada Biro SDM Polda Metro Jaya Manogari, Rialdo Rezeky; Hamzah, Radja Erland
Jurnal Pustaka Dianmas Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/dianmas.v4i2.4957

Abstract

Situasi krisis ini sering kali melibatkan kegagalan dalam menyampaikan informasi yang akurat, transparan, dan tepat waktu kepada publik atau pemangku kepentingan, sehingga memperburuk situasi dan menambah ketidakpastian bagi insitusi dan publik. Strategi komunikasi krisis melalui manajemen krisis perlu dilakukan dengan Langkah-langkah yang tepat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan pada Selasa, 8 Oktober 2024 di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan. Peserta kegiatan personil Polri Biro SDM Polda Metro Jaya sebanyak 121 orang. Tujuan  kegiatan agar personil Polri dalam hal ini Biro SDM Polda Metro Jaya diharapkan  dapat meningkatkan  kapasitas komunikasi,  meningkatkan fungsi SDM,  sehingga mampu meningkatkan citra Polri. Metode pelaksanaan melalui ceramah, diskusi/tanya-jawab dan contoh studi kasus. Hasil kegiatan ini menunjukkan perlunya pemahaman komunikasi dengan baik, pemahaman target publik dan media yang digunakan. Serta perlunya latihan komunikasi krisis yang melibatkan pelatihan tentang bagaimana mengelola informasi, merespons media, dan berkomunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk karyawan, pelanggan, dan publik.
Optimalisasi Penggunaan SMO pada Ekonomi Digital Kalangan Entrepreneur Mahasiswa di Jakarta Saifulloh, Muhammad; Putri, Citra Eka; Hamzah, Radja Erland
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 14 No 1 (2025): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v14i1.9616

Abstract

Optimalisasi pengelolaan media sosial dengan menggunakan SMO (Social Media Optimization) menjadi kunci dalam keberhasilan ekonomi digital. Kalangan entrepreneur mahasiswa yang saat ini banyak terjun dalam ekonomi digital telah aktif menggunakan SMO melalui penggunaan website dan instagram. Penggunaan SMO untuk meningkatkan traffic sehingga produk mereka dikenal publik dan laku di pasaran. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana optimalisasi penggunaan SMO pada ekonomi digital kalangan entrepreneur mahasiswa di Jakarta. Untuk metodologi, paradigma penelitian ini mengadopsi pendekatan konstruktivisme dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kalangan entrepreneur mahasiswa di Jakarta menggunakan SMO dengan baik, walaupun belum semua menggunakan karena kurang memahami dengan baik cara memanfaatkannya. Pada bagian lain, penggunaan SMO belum digunakan secara konsisten sehingga terjadi perbedaan pada hasil kegiatan ekonomi digital yang mereka jalankan. Adapun simpulan penelitian ini perlu literasi digital secara berkala pada kalangan entrepreneur mahasiswa yang sudah berjalan dan bagi mereka yang akan memulai usaha ekonomi digital. Perlunya SMO guna meningkatkan mutu produk penjualan dan branding (merk) di era ekonomi digital.
Kesadaran Body Positivity Dalam Film Imperfect Larasati, Ukhti Tri; Hamzah, Radja Erland; Saifulloh, Muhammad
Brand Communication Vol. 4 No. 1 (2025): Kekuatan Kampanye dan Promosi di Era Digital
Publisher : Prisani Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70704/bc.v4i1.365

Abstract

The phenomenon of self-acceptance or self-love is increasingly relevant in today's society. The beauty standards formed in the community often lead individuals to feel less confident about themselves, which can negatively impact their self-image. In response to this issue, the concept of body positivity has emerged as a form of self-acceptance and a positive view of one's own body. These body positivity values are disseminated through various mass media, including films. The film "Imperfect" is one such medium that addresses themes related to body positivity.This study aims to analyze body positivity awareness through a reception study among students. The research employs Stuart Hall's reception analysis approach, utilizing primary data from direct interviews and secondary data from relevant literature studies. The findings of this research indicate that reception varies depending on the information and knowledge received by an individual. In the reception study of the film "Imperfect," most informants viewed body positivity as a positive self-view. The analysis using Stuart Hall's reception theory revealed that two informants held a dominant hegemonic position, one informant was in a negotiating position, and two informants were in an oppositional position.
FENOMENA MEMANCING KESEDIHAN DI MEDIA SOSIAL (SADFISHING) PADA LITERASI DIGITAL REMAJA Hamzah, Radja Erland; Putri, Citra Eka
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Volume 21, No. 2 December 2022
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v21i2.2290

Abstract

The phenomenon of sadfishing has created a new trend for social media users in Indonesia, where each user seems to have an urge to show his sadness in order to attract sympathy from many people on social media. The act of sadfishing has an impact on the mental health of the perpetrators, including children and adolescents. Lots of Sadfishing content seems to be a common reaction for someone who is going through a difficult time or pretending to be having a difficult time to get viral on social media. This study aims to explain how  to  digital literacy for social media users can change public opinion in limiting themselves from the sadfishing phenomenon on social media. The type of research used is descriptive qualitative, with a case study method and data collection techniques by interviewing several high school students and university students in Jakarta. The results of the study found that the audience is in the position of The Dominant-Hegemonic Position or the audience is in a position to accept that digital literacy is able to educate and change the opinions of social media users, especially among teenagers to avoid the phenomenon of provoking sadness on social media.
Pengelolaan Konten Media Sosial Sebagai Sarana Pemasaran Usaha Kecil Warga Kampung Anyar, Kabupaten Bogor Hamzah, Radja Erland; Sungkono, Nono; Santoso, Prasetya Yoga
Jurnal Pustaka Dianmas Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.661 KB) | DOI: 10.32509/dianmas.v2i2.2497

Abstract

Community service activities aim to empower the community through social media content management training for marketing tools. Providing information to the public how big the role of social media is as a tool in marketing. This training activity was carried out in Tegal Village, Kemang District, Bogor Regency. Most of the residents who attended owned small businesses so this training was effective because it targeted people who wanted to take advantage of social media to increase online sales. The method used in this activity is in the form of lectures and training in using social media such as Facebook and Instagram. Residents are also taught how to use the Whatsapp Business application for free. The results of the activity provide sufficient benefits to have an impact on the use of social media marketing which is a medium that has low costs and is very effective in disseminating information online in marketing small businesses belonging to the people of Kampung Anyar, Desa Tegal, Bogor.
Analisis Resepsi Konsumen terhadap Fitur Website Shopee Fashion Ariane, Meyta; Hamzah, Radja Erland; Dewi, Yuni Retna
Hybrid Advertising Journal: Publication for Advertising Studies Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis resepsi konsumen terhadap aplikasi website Shopee Fashion dengan menggunakan Teori Resepsi Stuart Hall. Pertumbuhan belanja online di Indonesia, terutama melalui Shopee, telah mempengaruhi perilaku pembelian, khususnya di kalangan pengguna perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme, berfokus pada proses encoding dan decoding konten visual, teks, dan audiovisual yang ditampilkan dalam platform Shopee. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap delapan informan dari latar belakang demografis yang beragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen merespons iklan fashion online dalam tiga kategori resepsi: Dominan (menerima dan terlibat aktif), Negosiasi (menerima sebagian), dan Oposisi (menolak isi pesan). Respons ini dipengaruhi oleh faktor individu seperti pengalaman, pendidikan, dan konteks sosial. Temuan ini menegaskan pentingnya penyajian produk yang jelas, fitur interaktif, serta kepercayaan pengguna dalam membentuk perilaku konsumen. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap bidang periklanan dan pemasaran digital dengan menawarkan wawasan mengenai cara konsumen menafsirkan konten e-commerce dan dampaknya terhadap keputusan pembelian.
Pembentukan Identitas Budaya Pada Anak Budaya Ketiga (Third Culture Kids) Abraham, Rivaldo; Hamzah, Radja Erland; Putri, Citra Eka
Petanda: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 6, No 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/petanda.v6i2.4156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana perbedaan nilai dan budaya yang dialami ketiga anak dalam membentuk identitas budaya pada dirinya dan bagaimana proses panjang yang mereka alami hingga berhasil mendefinisikan identitas budaya yang melekat pada dirinya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Wawancara dan observasi dilakukan sebagai teknik pengumpulan data yang diperlukan. Teknik analisis data digunakan dengan cara reduksi data, triangulasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah komunikasi antar budaya dapat menjadi “alat” atau media untuk menciptakan identitas budaya pada anak budaya ketiga. Sepanjang proses pemaknaan dengan nilai-nilai dan budaya yang dilakukan oleh anak budaya ketiga menjawab bagaimana cara belajar bahasa atau adat istiadat sekitar merupakan cara mudah untuk berbaur. Anak budaya ketiga melakukan proses komunikasi antar budaya dengan lingkungan tempat tinggalnya yang beragam. Dari berbagai budaya yang ditemui, akhirnya menghasilkan sebuah identitas budaya bagi dirinya. Identitas budaya tersebut merupakan integrasi dari berbagai budaya yang ditemuinya
SOCIAL MEDIA OPTIMIZATION PADA INSTAGRAM @PEMKABBEKASI DALAM MENINGKATKAN PUBLIC ENGAGEMENT Naufal Aldian Utomo; Rialdo Rezeky Manogari Lumban Toruan; Radja Erland Hamzah
KOMUNIKATA57 Vol. 6 No. 1 (2025): KOMUNIKATA57
Publisher : FISIP IBI-K57 Prodi Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/kom57.v6i1.1714

Abstract

Instagram merupakan platform media sosial yang mampu mencapai keterlibatan maksimal. Akun Instagram resmi Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Bagian Prokopim dalam menyediakan layanan informasi untuk pemimpin daerah bernama @pemkabbekasi, dibentuk pada Maret 2017. Prokopim menerapkan strategi Social Media Optimization (SMO) untuk menjangkau pengguna Instagram. Penelitian ini bertujuan mengetahui alasan penggunaan Instagram dalam meningkatkan keterlibatan publik serta strategi SMO yang direncanakan dan diimplementasikan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Objek penelitian adalah peningkatan engagement di Instagram @pemkabbekasi. Validitas data diperiksa dengan triangulasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMO mampu mempertahankan stabilitas engagement melalui perencanaan strategis dan SDM kompeten. Strategi ini berhasil meningkatkan jumlah pengikut dari 79.000 menjadi 85.000 dalam periode Mei-Oktober 2024.
Etika Komunikasi Dalam Penggunaan Trash-Talking Pemain Mobile Legends Pada Komunitas Evosfams Rafly, Muhamad; Erland Hamzah, Radja; Kardi Wiyati, Eni
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 6 No. 3 (2025): NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v6i3.1803

Abstract

This study aims to understand the reasons why Mobile Legends players in the EVOS Fams community use trash-talking in their communication interactions and to determine whether trash talking in the EVOS Fams community is considered a common and acceptable practice within the context of ethical communication. The research method used is descriptive qualitative. Data collection techniques include in-depth interviews and documentation involving three members of the EVOS Fams community. Data validity is ensured through source triangulation and analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research findings indicate that Mobile Legends players in the EVOS Fams community use trash-talking for strategic, psychological, and social reasons. Strategically, it aims to intimidate opponents. Psychologically, it serves as an emotional outlet or a defense mechanism. Socially, it functions as a way to gain attention, build relationships, and enhance interactions within the community, with team support reinforcing this habit. Trash-talking in the EVOS Fams community is acceptable as long as it remains within reasonable limits, does not involve personal attacks, and respects opponents. As a competitive strategy and form of entertainment, its use should align with community norms. However, excessive use involving harsh words or insults can create a negative environment. Therefore, ethical communication in trash-talking should uphold respect and politeness to ensure positive interactions.