Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Scoping Review Perencanaan Struktur Baja pada Bangunan Bertingkat untuk Strategi Peningkatan Kekuatan dan Efisiensi Konstruksi Adelia, Aida Bunga; Puspita, Oktavia Dewi; Fadillah, Naishila Rizky; Nurchasanah, Yenny
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan kota yang pesat meningkatkan kebutuhan akan bangunan bertingkat sebagai solusi keterbatasan lahan. Dalam kondisi ini, pemilihan material konstruksi menjadi penting untuk menjamin kekuatan, keamanan, dan efisiensi. Baja merupakan salah satu material yang banyak digunakan karena memiliki kekuatan tinggi, daktilitas yang baik, serta rasio kekuatan terhadap berat yang besar. Namun, penggunaannya tetap memerlukan perencanaan yang tepat agar kinerja struktur dan efisiensi biaya serta waktu dapat optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik baja terhadap kinerja struktur bangunan bertingkat dan efisiensi penggunaannya. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, analisis berdasarkan standar SNI. Evaluasi juga dilakukan terhadap respon struktur akibat kombinasi beban seperti beban mati, hidup, angin, dan gempa. Hasil menunjukkan bahwa baja mampu meningkatkan kinerja struktur, terutama dalam menahan beban lateral seperti gempa karena sifat daktilitasnya. Selain itu, bobotnya yang ringan dapat mengurangi beban total bangunan dan mempercepat waktu konstruksi. Namun, kelemahannya adalah biaya awal yang lebih tinggi serta potensi korosi. Secara keseluruhan, struktur baja efektif digunakan karena mampu menyeimbangkan kekuatan, efisiensi waktu, dan kinerja, dengan tetap memerlukan perencanaan yang matang.
Kajian Pemanfaatan Fly Ash sebagai Supplementary Cementitius Material untuk Green Concrete Devolopment Dewi, Clara Sinta Pramesti; Setiawan, Grezfio Rahmatulloh; Annisa, Nur; Anwarawati, Syahda Ekayaniputri; Nurchasanah, Yenny
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pesat di sektor konstruksi meningkatkan permintaan terhadap semen Portland sebagai elemen utama beton, yang menyebabkan lonjakan emisi karbon dioksida (CO2). Oleh karena itu, sangat krusial untuk mengembangkan inovasi material konstruksi yang lebih berkelanjutan dengan menggunakan fly ash sebagai Bahan Pengganti Semen (SCM) dalam pembuatan beton hijau. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki pemanfaatan fly ash sebagai solusi bagi konstruksi yang ramah lingkungan dan rendah emisi dengan memperhatikan aspek pembangunan, ekonomi, serta lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka, melalui analisis berbagai jurnal nasional yang membahas penggunaan fly ash dalam beton. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan fly ash sebagai substitusi sebagian semen dapat meningkatkan kekuatan tekan, memperbaiki mikrostruktur beton, mengurangi porositas, serta meningkatkan ketahanan beton terhadap lingkungan agresif seperti sulfat dan klorida melalui reaksi pozzolanik yang menghasilkan senyawa Calcium Silicate Hydrate (C-S-H). Di samping itu, penggunaan fly ash dapat mengurangi penggunaan semen Portland, sehingga menekan emisi CO2 dan mendukung prinsip konstruksi yang ramah lingkungan. Dari perspektif ekonomi, penggunaan fly ash dinilai lebih efisien karena dapat mengurangi biaya pembuatan beton dan menjadikan limbah industri PLTU sebagai bahan yang bernilai lebih. Dengan cara ini, fly ash memperlihatkan potensi besar sebagai alternatif material dalam pembuatan beton yang lebih ramah lingkungan (green concrete), berkualitas tinggi, ekonomis, dan rendah emisi karbon.
Evaluasi Respons Dinamik dan Kinerja Seismik Gedung Eksisting (1990) Menggunakan Analisis Linear Time History dan ATC-40 Budi Setiawan; Yenny Nurchasanah; Mochamad Solikin; Naufal Rozan
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 10 No. 1 (2026): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v10i1.18136

Abstract

Yogyakarta merupakan wilayah dengan tingkat aktivitas seismik tinggi akibat pengaruh Sesar Opak dan zona subduksi selatan Pulau Jawa. Kondisi tersebut menuntut evaluasi berkala terhadap bangunan eksisting, khususnya gedung pendidikan yang dibangun sebelum diberlakukannya standar ketahanan gempa terbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi respons dinamik dan kinerja seismik Gedung Kuliah Umum Universitas Gadjah Mada yang dibangun pada tahun 1990 berdasarkan analisis linear time history dan kriteria ATC-40. Metode penelitian dilakukan melalui pemodelan struktur tiga dimensi menggunakan perangkat lunak ETABS versi 21 dengan sistem struktur Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Analisis meliputi respons spektrum dan linear time history menggunakan lima rekaman gempa nyata, yaitu Coalinga, Victoria, Christchurch, Kern County, dan San Fernando. Parameter evaluasi mencakup periode getar, gaya geser dasar, simpangan antar lantai (interstory drift), dan rasio simpangan antar lantai. Hasil analisis menunjukkan bahwa periode dominan struktur sebesar 0,483 detik pada arah X dan 0,769 detik pada arah Y. Gaya geser dasar dinamis memenuhi persyaratan SNI 1726:2019 dengan nilai lebih besar daripada gaya geser statik ekuivalen. Evaluasi drift menunjukkan bahwa seluruh nilai interstory drift ratio berada pada atau di bawah batas 1%, dengan nilai maksimum sebesar 0,010 pada lantai dua akibat rekaman gempa Christchurch. Berdasarkan kriteria ATC-40, struktur berada pada tingkat kinerja Immediate Occupancy (IO), sehingga masih mampu mempertahankan fungsi operasionalnya setelah mengalami gempa rencana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gedung eksisting tahun 1990 masih memenuhi persyaratan kinerja seismik secara elastis. Hasil penelitian direkomendasikan sebagai dasar evaluasi berkala dan pertimbangan awal dalam perencanaan program retrofit pada bangunan pendidikan eksisting di wilayah rawan gempa.
Analisis Kekuatan Pelat Beton Precast dengan Menggunakan Kombinasi Beton Ringan dengan Foam Agent 3% dan Beton Normal Abdul Rochman; Yenny Nurchasanah; Muhammad Ujianto; Athoilah Shohibul Fikri
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seperti diketahui, beban gempa yang bekerja pada struktur berbanding lurus dengan berat struktur. Untuk itu, pada beberapa dasawarsa terakhir, dikembangkan penggunaan elemen struktur dengan berat sendiri lebih ringan, seperti penggunaan beton ringan pada sistem pelat lantai. Didasari pemikiran tersebut, penelitian ini dilakukan dengan membuat pelat lantai kombinasi beton normal dengan beton ringan. Beton ringan dibuat dengan mencampurkan foam agent pada beton dengan prosentase 3 %. Benda uji berupa pelat dengan ukuran 125 x 40 x10 cm sebanyak 6 dengan rincian; (i) 3 benda uji PBFA dari full beton ringan, (ii) 3 benda uji PBNFA berupa kombinasi beton ringan dengan beton normal. Beton normal direncanakan memiliki mutu rencana 25 MPa pada umur 28 hari. Pengujian yang dilakukan berupa pengujian lentur. Hasil penelitian menunjukkan kuat-tekan beton normal diperoleh sebesar 25,408 MPa, dan beton ringan sebesar 12,534 MPa. Kekakuan pelat beton PBFA sebesar 221,9 N/mm dan PBNFA sebesar 340,4 N/mm. Kuat lentur pelat beton PBFA sebesar 0,935 kNm dan PBNFA sebesar 1.390 kNm. Dengan kuat lentur tersebut, diperoleh beban hidup maksimum yang mampu ditahan pelat beton PBFA sebesar 1,298 kN/m2 dan PBNFA sebesar 2,439 kN/m2. Hasil ini menunjukkan, pelat lantai ini cocok digunakan pada lantai gedung dengan beban hidup minimum 2,40 kN/m2.
Pengaruh Variasi Pemakaian Metakaolin sebagai Pengganti Sebagian Semen terhadap Sifat Mekanis Beton SCC dengan Penambahan Fly Ash Abdullah Azhar Anas; Mochamad Solikin; Abdul Rochman; Yenny Nurchasanah
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan dalam material konstruksi menuntut inovasi di bidang beton, yang menggabungkan umur panjang, efisiensi, dan pertimbangan lingkungan, salah satunya adalah beton memadat mandiri (SCC), yang dapat memadatkan sendiri tanpa getaran, adalah salah satu kemajuan tersebut. Studi ini menganalisis dampak kandungan fly ash dan metakaolin terhadap sifat mekanik SCC, khususnya modulus elastisitas dan kekuatan tekannya. Penggunaan fly ash dan metakaolin sebagai alternatif pengganti semen dalam beton SCC diharapkan dapat mengoptimalkan kemampuan kerja beton segar, sehingga mempermudah aliran beton tanpa segregasi dan meningkatkan kekuatan tekannya. Fly ash dimasukkan dengan kadar tetap 20% berat semen, sedangkan metakaolin ditambahkan dalam variasi 2%, 3%, dan 4%. Uji kuat tekan, dan modulus elastisitas, dilakukan pada beton berumur 28 hari. Hasil penelitian ini didapatkan penambahan metakaolin dan fly ash ke dalam beton meningkatkan kekuatan tekannya hingga 38,3 MPa, untuk kombinasi 4% metakaolin dan 20% fly ash. Peningkatan modulus elastisitas dikaitkan dengan peningkatan kekuatan tekan. Singkatnya, kombinasi 4% metakaolin dan 20% fly ash memberikan kinerja mekanik yang baik sekaligus selaras dengan pendekatan ramah lingkungan dalam konstruksi.
Pengaruh Variasi Pemakaian Fly Ash sebagai Pengganti Sebagian Semen terhadap Sifat Mekanis Beton SCC dengan Penambahan Metakaolin Vigi Pratama; Mochamad Solikin; Abdul Rochman; Yenny Nurchasanah
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi beton yang tidak hanya kuat dan tahan lama, tetapi juga efektif dan ramah lingkungan diperlukan untuk kemajuan teknologi material konstruksi. Beton Memadat Mandiri (SCC), beton yang dapat memadat sendiri tanpa getaran, adalah salah satu penemuan tersebut. Tujuan artikel ini adalah untuk mengkaji bagaimana perubahan abu terbang (fly ash) dan metakaolin memengaruhi karakteristik mekanis SCC, yaitu modulus elastisitas dan kuat tekannya. Penggunaan abu terbang dan metakaolin diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kerja campuran segar, sehingga beton dapat mengalir lebih lancar tanpa segregasi dan meningkatkan kuat tekannya. Metakaolin ditambahkan dengan persentase tetap 3% dari berat semen, dengan variasi abu terbang sebesar 20%, 30%, dan 40%. Uji kuat tekan, dan modulus elastisitas dilakukan pada beton berumur 28 hari. Berdasarkan studi ini, penambahan abu terbang dan metakaolin pada beton dapat meningkatkan kuat tekannya hingga 39,5 MPa pada variasi 40% abu terbang dan 3% metakaolin. Nilai modulus elastisitas cenderung meningkat seiring dengan meningkatnya kuat tekan beton. Kesimpulannya, kombinasi 40% abu terbang dan 3% metakaolin menghasilkan performa mekanik tertinggi, serta mendukung prinsip konstruksi berkelanjutan.
Green Concrete berbasis Limbah Organik: Tinjauan Penggunaan Abu Ampas Kopi dan Abu Kotoran Sapi sebagai Substitusi Semen Hanif Nasrullah; Muhammad Rafiul Ilmi; Calvin Alifianto; Fayzaki Dwi Nugroho; Yenny Nurchasanah
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan abu ampas kopi dan abu kotoran sapi sebagai bahan pengganti sebagian semen dalam pembuatan beton ramah lingkungan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh tingginya emisi karbon dari produksi semen serta meningkatnya jumlah limbah organik yang belum dimanfaatkan secara optimal. Metode yang digunakan berupa studi literatur sistematis dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah dari database Scopus, Google Scholar, dan ResearchGate. Parameter yang dianalisis meliputi persentase substitusi, kuat tekan beton, serta karakteristik kimia material. Hasil kajian menunjukkan bahwa abu ampas kopi memiliki sifat pozzolanik yang mampu meningkatkan kepadatan mikrostruktur beton pada kadar substitusi rendah, namun cenderung menurunkan performa mekanis apabila digunakan dalam jumlah berlebih akibat meningkatnya porositas campuran. Sementara itu, abu kotoran sapi menunjukkan performa yang lebih stabil dalam mempertahankan kuat tekan beton pada variasi substitusi menengah karena kandungan mineralnya yang mendukung proses hidrasi semen. Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa kombinasi kedua material berpotensi memberikan efek sinergis melalui interaksi kandungan silika dari abu ampas kopi dan kalsium dari abu kotoran sapi. Selain memberikan manfaat teknis, pemanfaatan kedua limbah organik tersebut turut berkontribusi terhadap pengurangan pencemaran lingkungan, penurunan emisi karbon, serta peningkatan pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan. Dengan demikian, abu ampas kopi dan abu kotoran sapi berpotensi menjadi alternatif material yang mendukung pengembangan beton ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Kajian Kinerja Mekanis Limbah Kaca sebagai Substitusi Parsial Agregat Halus untuk Inovasi Beton Berkelanjutan Oktora Ivandro; Muhammad Fandy Hakim Savero; Minerva Yumna Zharifah; Vira Julang Wibawa Sakti; Yenny Nurchasanah
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2026: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan material konstruksi yang banyak digunakan karena memiliki kekuatan terhadap tekanan yang tinggi, namun penggunaannya secara masif berdampak pada peningkatan eksploitasi sumber daya alam dan limbah lingkungan. Salah satu limbah yang berpotensi dimanfaatkan adalah limbah kaca yang jumlahnya terus meningkat dan sulit terurai secara alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan limbah kaca sebagai substitusi agregat halus dalam campuran beton ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa limbah kaca memiliki kandungan silika yang tinggi dan karakteristik fisik yang menyerupai agregat halus, sehingga dapat digunakan sebagai bahan substitusi dalam campuran beton. Penggunaan limbah kaca pada persentase tertentu mampu meningkatkan kekuatan tekan beton, namun perlu diperhatikan potensi reaksi alkali-silika yang dapat mempengaruhi durabilitas. Kesimpulannya, limbah kaca memiliki potensi sebagai alternatif material ramah lingkungan dalam beton, serta dapat mengurangi dampak pencemaran lingkungan jika dimanfaatkan secara optimal.