Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENDAMPINGAN UMKM SIRUP HERBAL DI SIDOARJO TENTANG ASPEK PRODUKSI DAN PEMASARAN Ngibad, Khoirul; Sembilu, Nambi; Setiawan, Setiawan; Caesaria, Vica Ayu; Arnando, Rasi Andante
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 6 No 1 (2022): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v6i1.1137

Abstract

Mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah UMKM yang memproduksi sirup herbal. Permasalahanmitra dalam aspek pemasaran adalah mitra belum mengetahui tentang pentingnya syarat mutu sirup berdasarkan SNI dan pedoman cara produksi pangan olahan yang baik serta proses pembuatan sirup herbal masih secara manual dan belum menggunakan Teknologi Tepat Guna. Dalam aspek pemasaran, mitra belum mengetahui tentang manajemen pemasaran, mitra belum mampu mempraktikkan teknik Search Engine Optimization (SEO) website untuk pemasaran online, mitra belum mempunyai foto produk yang bagus dan menarik. Tujuan PKMini adalah untuk mengatasi permasalahan mitra dalam aspek produksi dan aspek pemasaran. Kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi: 1) sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya syarat mutu sirup berdasarkan SNI dan pedoman cara produksi pangan olahan yang baik, 2) memberikan Teknologi Tepat Guna berupa 1 unit mesin pemarut dan pemeras jahe merah, 2 unit mesin pemarut kunyit, dan 1 unit mesin pemeras lemon, 3) edukasi tentang manajemen pemasaran, 4) pelatihan dan pendampingan dalam pemasaran produk secara online melalui teknik SEO pengelolaan website, dan 5) memberikan pelatihan dan pendampingan foto produk.Hasil yang diperoleh dalam pengabdian masyarakat ini adalah mitra mempunyai dan mampu mengoperasikan mesin pemarut dan pemeras jahe merah, mesin pemarut kunyit, dan alat pemeras lemon, mitra mampu meningkatkan SEO website untuk pemasaran online, dan mitra mempunyai foto produk yang bagus dan menarik.
PENDAMPINGAN PEMASARAN ONLINE DI UD. MADANI MAKMUR SIDOARJO Ngibad, Khoirul; Sembilu, Nambi; Setiawan, Setiawan; Putri, Intan Syahrani
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v5i2.1129

Abstract

Dalam Program Kemitraan Masyarakat ini, kami memilih 1 mitra ekonomi produktif dalam pembuatan sirup herbal (kunyit asem, jahe merah, dan lemon sereh). Permasalahan mitra Program Kemitraan Masyarakat dalam aspek pemasaran adalah mitra belum mengerti cara pemasaran menggunakan digital marketing agar produk mitra dapat dipasarkan secara online ke seluruh wilayah di Indonesia. Tujuan Program Kemitraan Masyarakat ini adalah untuk mengatasi permasalahan prioritas yang sedang dihadapi mitra Program Kemitraan Masyarakat dalam aspek pemasaran adalah memberikan pelatihan dan pendampingan dalam pemasaran produk secara online melalui pembuatan dan pengelolaan website, penggunaan Google AdWords, serta pembuatan dan pengelolaan toko online di Shopee. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara penyampaian informasi tentang pentingnya penggunaan digital marketing dalam aspek pemasaran. Kemudian, tim pengabdian masyarakat memberikan pelatihan dan pendampingan tentang penggunaan website, Google AdWords, serta pembuatan dan pengelolaan toko online di Shopee. Hasil yang diperoleh dalam Program Kemitraan Masyarakat ini adalah mitra mempunyai website (http://www.sirupherbalmadani.com) dan mampu mengelolanya untuk pemasaran online, mitra mampu mengaplikasikan Google Adwords untuk iklan berbayar, serta mitra mempunyai toko online di Shopee (https://shopee.co.id/madani_makmur) dan mampu mengelolanya untuk memaksimalkan pemasaran online.
Penerapan Metode Weighted Product dalam Sistem Pendukung Keputusan Program Penerimaan Bantuan Beras Iqbal Ramadhani Mukhlis; Thomas Aquino Berno Doduk; Tri Puspa Rinjeni; Virdha Rahma Aulia; Rafika Rahmawati; Tri Luhur Indayanti Sugata; Prasasti Karunia Farista Ananto; Nambi Sembilu
Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jikdiskomvis.v9i2.1120

Abstract

This study aims to develop an effective Decision Support System (DSS) in the process of the rice aid program. The Weighted Product (WP) method is used as the basis for decision-making to determine the receipt of rice aid. This DSS is designed to assist program organizers in selecting rice aid recipients more efficiently and objectively. The Weighted Product method is used to calculate the weight value of each criterion given by the rice aid recipient. This study's results can positively contribute to increasing efficiency and transparency in decision-making for the rice aid program. With this Weighted Product-based DSS, it is hoped that the selection process for rice aid recipients can be carried out more objectively and measurably so that the program's benefits can be more evenly distributed and targeted.
Evaluasi dan Redesign Website Qema Farm Menggunakan Metode User Experience Lifecycle Dwi Shahita; Reisa Permatasari; Nambi Sembilu
Jurnal Teknik Informatika dan Teknologi Informasi Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus: Jurnal Teknik Informatika dan Teknologi Informasi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jutiti.v5i2.5535

Abstract

This study aims to evaluate and redesign the Qema Farm website, a digital platform operating in the livestock sector and offering investment services through digital media. As user demands have increased, several usability issues have been identified, adversely affecting the overall user experience. An initial evaluation was conducted using the Heuristic Evaluation method, which revealed five usability problems, four categorized as cosmetic issues (severity rating 1) and one as a minor issue (severity rating 2). These findings indicate the need for improvements to enhance user interaction quality. Based on the evaluation results, a redesign process was carried out using the User Experience Lifecycle (UXL) method, encompassing the stages of analysis, design, prototyping, and evaluation. The redesigned interface was then tested through Usability Testing and the System Usability Scale (SUS) involving 6 respondents. Post-redesign evaluation demonstrated a significant improvement in the average usability score, increasing from 2.71 to 4.54 on a 5-point scale, with the highest score observed in the efficiency aspect (4.67). Additionally, the SUS score rose from an average of 57.50, classified as a “D” grade, to an average of 91.25, corresponding to an “A+” grade. These results demonstrate that the application of the UXL method was effective in enhancing both the interface quality and user experience of the Qema Farm website.
Reformulasi Kurikulum Sarjana Bisnis Digital di Indonesia Iswanda F. Satibi; Iqbal Ramadhani Mukhlis; Nambi Sembilu
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 10 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i10.10144

Abstract

This study aims to map and analyze the Digital Business Education (DBE) curricula across Indonesian universities, identifying thematic emphases and assessing differences between public and private institutions. It seeks to understand how well these programs align with industry needs and accreditation standards. A quantitative, descriptive study was conducted. Using Open-Government-Data from the Ministry of Education (Sept–Oct 2024), we harvested programme‐level and course-level information for all 298 DBE offerings. Cleaned course descriptions (n ≈ 19,000) underwent bilingual content analysis and Latent Dirichlet Allocation to expose latent themes. Credit loads were compared with t-tests, and a logistic-regression classifier based on topic weights predicted institutional ownership; performance was assessed with ROC‐AUC. Private universities deliver 91.8 % of DBE programmes (223 bachelor, 44 diploma), whereas public institutions offer 20 bachelor and 11 diploma tracks. Six dominant curriculum clusters emerged—Analytical Operations (marginal P = 0.198), Tech Governance (0.170), Foundational Values (0.162), Entrepreneurial Marketing (0.154), Applied Systems (0.157) and Advanced Projects (0.158). Average course credits were slightly higher in public universities (3.00 ± 1.77) than in private ones (2.81 ± 1.28). The topic-based model distinguished private from public curricula with AUC 0.82 (training) and 0.80 (validation); Entrepreneurial Marketing and Applied Systems strongly signalled private ownership, while Foundational Values and Analytical Operations typified public provision. This research is the first nation-level audit of Indonesia's DBE programs, offering crucial insights into curriculum trends and discrepancies between private and public universities. The study highlights the imbalance in emerging technologies such as blockchain engineering and UX design, urging a recalibration of curricula to enhance both labor-market readiness and ethical foundations.
Mapping SPBE Challenges in Indonesia: Systematic Review by Architecture Domain Virdha Rahma Aulia; Iqbal Ramadhani Mukhlis; Rafika Rahmawati; Tri Luhur Indayanti Sugata; Prasasti Karunia Farista Ananto; Tri Puspa Rinjeni; Nambi Sembilu
Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Komputer (JUKTISI) Vol. 4 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juktisi.v4i1.368

Abstract

Growing disparities in digital governance readiness across Indonesia highlight the urgency of strengthening the nation's Electronic-Based Government System (SPBE). This study conducts a systematic literature review of 34 recent studies to identify key factors that influence SPBE implementation across six architecture domains: Business (Organizational) Architecture, Data Architecture, Application Architecture, Infrastructure Architecture, Security Architecture, and Service Architecture. Drawing on the PRISMA methodology, the review uncovers recurring obstacles such as governance misalignment, fragmented system development, infrastructure limitations, inadequate data management, weak cybersecurity, and inconsistent service delivery. While these challenges inform the analysis, the proposed conceptual framework reframes each domain as a positive construct—suggesting that stronger performance in these areas contributes to greater SPBE implementation success. This framework provides policymakers with a structured lens to guide targeted digital transformation efforts. The study emphasizes the importance of policy coherence, inter-agency collaboration, human resource capacity, and integrated digital ecosystems, and invites future empirical research to validate and refine the framework through quantitative testing and in-depth case studies, particularly focusing on governance and people-centered factors.
Implementasi Metode Design Thinking dalam Perancangan UI/UX Aplikasi Mobile Gili Eco Trust Diandra Diva Arini; Anindo Saka Fitri; Nambi Sembilu
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 2 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i2.16330

Abstract

Gili Trawangan menghadapi tantangan besar dalam pelestarian lingkungan akibat aktivitas pariwisata yang masif. Gili Eco Trust hadir sebagai organisasi penyelamat lingkungan lokal, namun ketiadaan platform informasi digital yang terintegrasi membuat partisipasi wisatawan dalam program ekowisata dan donasi menjadi kurang optimal. Penelitian ini bertujuan merancang antarmuka (user interface) dan pengalaman pengguna (user experience) aplikasi mobile Gili Eco Trust yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan wisatawan. Metode yang digunakan adalah Design Thinking melalui lima tahapan terstruktur: empathize, define, ideate, prototype, dan test. Pengumpulan data kualitatif melibatkan lima responden dari kelompok wisatawan yang dianalisis menggunakan empathy map dan user persona guna menangkap kendala pengguna secara menyeluruh. Evaluasi kegunaan (usability) dilakukan pada tahap akhir menggunakan kuesioner kuantitatif standar System Usability Scale (SUS) untuk mengukur efektivitas, efisiensi, dan kepuasan produk. Hasil pengujian akhir kepada responden wisatawan menunjukkan raihan rata-rata skor SUS sebesar 92,5. Berdasarkan skala empiris, skor ini menempatkan rancangan aplikasi pada kategori Best Imaginable (Grade A+). Kesimpulan penelitian ini membuktikan bahwa metode Design Thinking berhasil menghasilkan rancangan UI/UX aplikasi ecotourism yang sangat efektif dan memuaskan bagi wisatawan dalam mendukung gerakan kelestarian lingkungan. Implikasi dari penelitian ini memberikan kontribusi teoritis mengenai penerapan desain adaptif untuk platform konservasi serta mempermudah wisatawan melakukan donasi secara mandiri. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk menguji prototype ini dengan metode User Experience Questionnaire (UEQ) guna menilai aspek daya tarik estetika secara lebih komprehensif.   Keywords: design thinking; ecotourism; gili eco trust; system usability scale; tourists; ui/ux