Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Memanfaatkan Empat Fase ISSP di Dalam Perusahaan Pelabuhan Untuk Meningkatkan Kinerja Operasi Layanan Ananto, Prasasti Karunia Farista; Mudjahidin, Mudjahidin
ScientiCO : Computer Science and Informatics Journal Vol 3, No 1 (2020): Scientico : April
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Technological development makes one of the ports corporation has implemented an information system on its operational performance. However, the port operational information system applied is still not optimal due to the disintegration of data in each division and lack of documentation on the implementation of SOPs causes the port operational service business processes to become uncontrollable. This research aims to improve operational service performance by analyzing the current needs of the company, planning the strategic application of information systems that are in line with business strategies, creating a portfolio of future corporate applications dan producing a planning document commonly called an Information System Strategic Plan document ( ISSP). ISSP in this research consists of four main phases, namely visioning analysis, situation analysis, direction planning, and recommendation phase. The techniques used in conducting the analysis are Value Chain, SWOT Analysis and Five Competitive Forces. The result of this research is development of a business-based operating information system strategy consisting of business application architecture, information system infrastructure, changes in organizational structure and business process redesign. This research is expected to help companies in the port sector be able to improve operational performance and meet business objectives expected from the information system side.
THE POTENTIAL OF MICROSERVICE ARCHITECTURE FOR INTERNET OF THINGS (IOT) IN SMART CITY, A LITERATURE REVIEW Hatma Suryotrisongko; Prasasti Karunia Farista Ananto
Jurnal Ilmiah Kursor Vol 9 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28961/kursor.v9i1.95

Abstract

A smart city is a term thatis often used in a literature that refers to a city's intelligence. The visions of smart city are to utilizeits community resources, improving the quality of its services, and reducing the costs for public administration operations. Internet of Things (IoT) is one of the main keys. To accomplish the visions, IoT needs to standardize the technology and web by developing the platform on a large scale. It is a challenge for the city to build widely distributed applications and platforms on the Web. The Microservice Architecture style comes up and offers a lot of convenience and it becomes a new trend for developing Smart City IoT platforms. Before Microservice Architecture, Service Oriented Architecture was previously widely used. To find out Microservice Architecture’s simplicity and potentials, there are two steps to follow: (1) Setting up a Search Strategy on literature review to collect subset of papers with Google Scholar, (2) synthesizing and compiling a subset of literature review to extract data and information to be a literature view. After some reviews of the literatures, most of them agree with the use of microservices architecture in creating or developing a smart city of IoT because the microservices architecture offers a lot and can help the work of IoT smart city developers.
Mengoptimalkan Perencanaan Strategis Sistem Informasi Perusahaan untuk Meningkatkan Kinerja Pelayanan (Studi kasus: BUMN Pengelola Pelabuhan) Raulia Riski; Ulfa Emi Rahmawati; Prasasti Karunia Farista Ananto
Journal of Information System,Graphics, Hospitality and Technology Vol. 4 No. 01 (2022): Journal of Information System, Graphics, Hospitality and Technology
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (d/h Sekolah Tinggi Teknik Surabaya)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37823/insight.v4i01.219

Abstract

Perencanaan Strategis Sistem Informasi merupakan unsur penting dalam pelaksanaan manajemen strategis sistem informasi di sebuah perusahaan. Salah satu tantangan yang dialami oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang pengelolaan pelabuhan adalah belum dapat memaksimalkan penggunaan sistem informasi dalam memberikan layanannya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja layanan perusahaan dengan cara mengoptimalkan Perencanaan Strategis Sistem Informasi perusahaan. Perencanaan strategis ini berdasarkan pada model Anita Cassidy yang terdiri dari empat fase utama, yaitu visioning phase, analysis phase, direction phase, dan recommendation phase. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada Pelabuhan Tanjung Perak yang dikelola oleh PT. Pelindo III. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan literature review yang kemudian dianalisis untuk pembuatan rekomendasi dan penarikan kesimpulan. Responden penelitian ini adalah konsumen dan beberapa staff lapangan di Pelabuhan Tanjung Perak. Teknik yang digunakan dalam melakukan analisis adalah Value Chain, Analisis SWOT, dan benchmark. Hasil akhir dari penelitian ini adalah rekomendasi strategi sistem informasi yang terdiri dari rekomendasi arsitektur aplikasi bisnis, infrastruktur teknologi informasi, penyesuaian struktur organisasi dan roadmap yang sesuai dengan strategi yang akan dijalankan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu BUMN pengelola pelabuhan dan perusahaan sejenis lainnya dalam meningkatkan kinerja perusahaan melalui optimalisasi perencanaan strategis sistem informasi.
STRATEGI REKAYASA SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (STUDI KASUS: PT. GIT) Ulfa Emi Rahmawati; Prasasti Karunia Farista Ananto; Raulia Riski
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) Vol 7, No 1 (2023): Volume 7, Nomor 1 Januari 2023
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan Sistem Informasi serta Teknologi Informasi (SI/TI) menjadi motivasi utama bagi para inovator untuk memunculkan solusi dari permasalahan dengan inovasi teknologi atau bisa disebut digital start-up. Karena tingkat persaingan yang semakin kuat, maka dibutuhkan strategi untuk memenangkan persaingan dan alat analisis untuk memahami kondisi internal dan eksternal, guna mengambil keputusan strategis dalam menghadapi persaingan. Kajian ini bermaksud untuk merencanakan saran strategi TI yang tepat untuk salah satu perusahaan digital start-up di Indonesia yaitu PT. GIT, dengan analisis kondisi internal dan eksternal berdasarkan fase visioning Anita Cassidy. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode value chain, SWOT, PEST-C dan Balanced Scorecard. Analisis tersebut kemudian diverifikasi dengan memberikan naskah perolehan kajian ke beberapa subjek penelitian, seperti Chief Executive Officer, Chief Technology Officer, dan manager proyek di organisasi, serta meminta pendapat dari perwakilan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Hasil dari kajian ini yaitu strategi TI yang disarankan, pemanfaatan cloud computing, scrum, serta aplikasi otomasi. Kajian ini bermaksud untuk meningkatkan keserasian bisnis dan strategi TI objek kajian untuk mencapai keunggulan organisasi yang bersaing.
STRATEGI REKAYASA SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (STUDI KASUS: PT. GIT) Ulfa Emi Rahmawati; Prasasti Karunia Farista Ananto; Raulia Riski
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) Vol. 7 No. 1 (2023): Volume 7, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jtik.v7i1.60

Abstract

Kemajuan Sistem Informasi serta Teknologi Informasi (SI/TI) menjadi motivasi utama bagi para inovator untuk memunculkan solusi dari permasalahan dengan inovasi teknologi atau bisa disebut digital start-up. Karena tingkat persaingan yang semakin kuat, maka dibutuhkan strategi untuk memenangkan persaingan dan alat analisis untuk memahami kondisi internal dan eksternal, guna mengambil keputusan strategis dalam menghadapi persaingan. Kajian ini bermaksud untuk merencanakan saran strategi TI yang tepat untuk salah satu perusahaan digital start-up di Indonesia yaitu PT. GIT, dengan analisis kondisi internal dan eksternal berdasarkan fase visioning Anita Cassidy. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode value chain, SWOT, PEST-C dan Balanced Scorecard. Analisis tersebut kemudian diverifikasi dengan memberikan naskah perolehan kajian ke beberapa subjek penelitian, seperti Chief Executive Officer, Chief Technology Officer, dan manager proyek di organisasi, serta meminta pendapat dari perwakilan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Hasil dari kajian ini yaitu strategi TI yang disarankan, pemanfaatan cloud computing, scrum, serta aplikasi otomasi. Kajian ini bermaksud untuk meningkatkan keserasian bisnis dan strategi TI objek kajian untuk mencapai keunggulan organisasi yang bersaing.
RANCANGAN BASIS DATA ABSENSI PEGAWAI MENGGUNAKAN MYSQL DENGAN CONCEPTUAL DATA MODEL (CDM), PHYSICAL DATA MODEL (PDM), DAN ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM (ERD) Mukhlis, Iqbal Ramadhani; Satibi, Iswanda Fauzan; Sembilu, Nambi; Rahmawati, Rafika; Rahma Aulia, Virdha; Rinjeni, Tri Puspa; Sugata, Tri Luhur Indayanti; Ananto, Prasasti Karunia Farista
Computing Insight : Journal of Computer Science Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/comp_insight.v6i2.24337

Abstract

Kemajuan teknologi tidak hanya memberikan kemudahan untuk sarana informasi maupun komunikasi. Akan tetapi, kemajuan teknologi juga memberikan manfaat untuk menyimpan data dalam satu tempat agar mudah diolah. Seperti halnya pada sistem MySQL yang memberikan kemudahan pengguna untuk menyimpan banyak database. Dalam sistem absensi pegawai pada umumnya memerlukan rangkaian tabel yang meliputi aktivitas pegawai, seperti absensi keseharian, penggajian, cuti, lembur, peminjaman, dan lainnya. Pengolahan absensi pada perusahaan tentu harus di kontrol dengan baik agar tidak mempengaruhi kualitas pegawai maupun industri yang terlibat, sehingga kesejahteraan pegawai akan terjamin karena sistem pengelolaan industri baik. Untuk meminimalisir kesalahan atau kejadian tak terduga ketika mengolah data absensi pegawai yang biasanya berjumlah banyak, perlu dihubungkan sistem absensi pegawai dengan menggunakan MySQL dan model konseptual data seperti CDM, PDM, dan ERD. Dengan ini, diharapkan bisa mengetahui tabel/relasi yang dibutuhkan dalam sistem informasi absensi pegawai. Hasil studi kasus membuktikan bahwa dengan adanya model konseptual dari CDM, PDM, dan ERD memberikan kemudahan untuk pengontrolan tabel dalam database dengan tujuan menghindari duplikasi ataupun data yang tidak utuh. Berdasarkan analisis dan perancangan basis data absensi pegawai menggunakan model Conceptual Data Model (CDM), Physical Data Model (PDM), dan Entity Relationship Diagram (ERD), disertai dengan Normalisasi Data dapat disimpulkan bahwa ketiga konsep model tersebut dapat membantu penyusunan tabel relasi atau database yang baik untuk diarahkan ke dalam MySQL, sehingga ketika pegawai melakukan absensi maka akan otomatis masuk ke dalam database.
PENERAPAN FRAMEWORK COBIT 5 PADA DOMAIN DSS: STUDI KASUS : BANK VICTORIA Randu Yudhistira Trisna Fauzi, Damar; Karunia Farista Ananto, Prasasti; Zuna, Muhammad; Auralia Wibowo, Zyndi
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 9 No. 1 (2025): JATI Vol. 9 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v9i1.12718

Abstract

Framework COBIT 5 dirancang untuk meningkatkan tata kelola teknologi informasi (TI) melalui pendekatan sistematis dan terstruktur. Penelitian ini meneliti penerapan COBIT 5 di Bank Victoria International Tbk dengan fokus pada domain DSS (Deliver, Service, and Support). Permasalahan yang dihadapi mencakup ketidakefisienan operasional, lemahnya keamanan data, dan lambatnya penanganan insiden TI. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kapabilitas proses dalam domain DSS dan mengusulkan strategi perbaikan. Metode yang digunakan adalah analisis gap dengan Process Capability Model untuk mengukur kesenjangan kapabilitas antara kondisi saat ini dan target yang diharapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kapabilitas berada di level 1–3, sementara target yang diharapkan adalah level 4–5. Rekomendasi mencakup pemantauan otomatis, chatbot AI, analisis akar penyebab masalah, dan penerapan autentikasi multifaktor (MFA). Implementasi framework ini terbukti dapat meningkatkan efektivitas operasional, memperkuat keamanan data, dan mempercepat respons terhadap insiden, sehingga menjadi referensi penting bagi organisasi lain yang ingin memperkuat tata kelola TI mereka.
Penerapan Metode Weighted Product dalam Sistem Pendukung Keputusan Program Penerimaan Bantuan Beras Iqbal Ramadhani Mukhlis; Thomas Aquino Berno Doduk; Tri Puspa Rinjeni; Virdha Rahma Aulia; Rafika Rahmawati; Tri Luhur Indayanti Sugata; Prasasti Karunia Farista Ananto; Nambi Sembilu
Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Komputer dan Desain Komunikasi Visual
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jikdiskomvis.v9i2.1120

Abstract

This study aims to develop an effective Decision Support System (DSS) in the process of the rice aid program. The Weighted Product (WP) method is used as the basis for decision-making to determine the receipt of rice aid. This DSS is designed to assist program organizers in selecting rice aid recipients more efficiently and objectively. The Weighted Product method is used to calculate the weight value of each criterion given by the rice aid recipient. This study's results can positively contribute to increasing efficiency and transparency in decision-making for the rice aid program. With this Weighted Product-based DSS, it is hoped that the selection process for rice aid recipients can be carried out more objectively and measurably so that the program's benefits can be more evenly distributed and targeted.
Analisis Tingkat Kesiapan Manajemen Layanan IT Berdasarkan Service Design Framework Itil V4 Wafrina, Nadiatu; Yusuf, Ahmad; Ananto, Prasasti Karunia Farista
JATISI Vol 11 No 4 (2024): JATISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi)
Publisher : Universitas Multi Data Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35957/jatisi.v11i4.8973

Abstract

The implementation of IT service management requires a framework to help companies interpret the form and function of IT implementation. The framework used as a guide for implementing IT service management is ITIL. ITIL V4 contains guidance that focuses on company management and customer satisfaction. The practice in ITIL that is related to the benefits received by the business is service design. FunBahasa as an IT service platform requires standardization of IT services with ITIL V4 practice service design which can help design IT services that are in line with business objectives. A readiness level analysis was carried out to determine the existing conditions at FunBahasa using maturity level indicators in the 4 dimensions of ITIL V4 with the results that The overall level is at level 2, this explains that the process or function has been implemented but has not yet been implemented. There are 3 recommendations for improving services in the organization and people dimension and the information and technology dimension and also 2 recommendations in the partners and suppliers dimension and the value stream and dimensions. processes
Perancangan Aplikasi Kegawatdaruratan Terintegrasi "Sigap 24/7" dengan Pendekatan User Centered Design Andhika Maheswara, Wahyu Pratama; Alvian Jaya, Muhammad; Adit Haptono, Anggoro; Ramadhani Mukhlis, Iqbal; Karunia Farista Ananto, Prasasti
JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma Vol 12 No 2 (2025): JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jsi.v12i2.1576

Abstract

Tingginya tingkat kegawatdaruratan di Indonesia, dengan rata-rata 2.500 bencana alam dan 18.000 kasus kecelakaan lalu lintas per tahun (BNPB, 2023), menuntut sistem penanganan yang responsif. Penelitian ini mengembangkan "Sigap 24/7", aplikasi kegawatdaruratan berbasis Android yang diuji coba pada 150 pengguna dengan pendekatan User-Centered Design (UCD). Hasil pengujian menunjukkan peningkatan efisiensi respon darurat sebesar 65% dibanding sistem konvensional, dengan waktu rata-rata pelaporan berkurang dari 4,2 menit menjadi 1,5 menit. Aplikasi ini menawarkan dua mode pelaporan: (1) layanan SOS dengan akurasi GPS 98,7% dalam radius 50 meter, dan (2) layanan Non-SOS yang meningkatkan kelengkapan data insiden sebesar 80% melalui formulir terstruktur. Uji coba multi-instansi melibatkan 5 lembaga darurat menunjukkan peningkatan koordinasi sebesar 72% dalam simulasi penanganan bencana. Evaluasi SUS (System Usability Scale) menghasilkan skor 86,4/100, menunjukkan tingkat penerimaan pengguna yang sangat baik. Solusi ini berpotensi mengurangi waktu respon darurat hingga 40% sekaligus meningkatkan akurasi data insiden untuk penanganan yang lebih tepat.