Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

ANALISIS PENGGUNAAN GAME EDUKASI BERBASIS WORDWALL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS KELAS X Kusumarini, Ni Nengah Mery; Adiwijaya, Pande Agus; Aryanti, Ni Putu Eka
Jurnal Pendidikan DEIKSIS Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan DEIKSIS
Publisher : STKIP Suar Bangli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/deiksis.v7i1.306

Abstract

Penggunaan game edukasi berbasis Wordwall dalam pembelajaran bahasa Inggris menunjukkan dampak positif yang signifikan terhadap pengalaman belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Wordwall dapat meningkatkan motivasi, pemahaman materi, dan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Melalui wawancara dengan siswa kelas X di SMK Negeri 1 Bangli, ditemukan bahwa penggunaan Wordwall menjadikan pembelajaran lebih interaktif, menyenangkan, dan efisien. Siswa melaporkan peningkatan motivasi berkat elemen kompetisi yang ada, serta kemudahan dalam memahami materi melalui tampilan yang menarik dan fitur-fitur interaktif. Meskipun demikian, beberapa tantangan seperti keterbatasan koneksi internet dan batas waktu dalam menjawab pertanyaan juga dihadapi siswa. Namun, siswa berhasil mengatasi kesulitan ini melalui diskusi kelompok dan dukungan dari guru. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa Wordwall adalah alat yang efektif dalam mendukung pembelajaran bahasa Inggris, tetapi keberhasilannya sangat bergantung pada faktor-faktor seperti ketersediaan perangkat, koneksi internet yang stabil, dan kemampuan guru dalam mengelola kelas. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi potensi penuh dari game edukasi ini dalam konteks pembelajaran yang lebih luas.
The Use Of Role Play Method To Improve English Speaking Skills Of Students Majoring In Spa Therapist Venus One Tourism Academy Kembariasih, Desak Ayu; Adiwijaya, Pande Agus; Numertayasa, I Wayan
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 6 No 1 (2025): DE_Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/dejournal.v6i1.1781

Abstract

There are still many students who have difficulty in speaking English due to lack of confidence, lack of practice opportunities, and learning approaches that are less contextual and interactive. The learning method used is the role play method, which can simulate workplace situations directly and allow students to learn in a real context. This study aims to explore the effectiveness of role play method in improving English speaking skills among students majoring in SPA Therapist at Venus One Tourism Academy. The study was conducted in two cycles using a Classroom Action Research (CAI) design. The research subjects consisted of eight students who faced difficulties in speaking skills. Data were collected through pre-test, post-test, observation, and documentation. The pre-test results showed that the average score of students' speaking skills was in the low category, which was 50. After applying the role-playing method, the post-test results showed a significant improvement, with the average score reaching 82.4, in which 87.5% of students managed to meet the Minimum Completion Criteria (KKM) set. The findings show that the application of the role-play method effectively increased students' motivation, participation, and confidence in speaking English. This study recommends the use of the role method as a teaching strategy that can be adopted by educators in language education, especially in the context of vocational education in the tourism industry.  
ANALISIS PENGGUNAAN GAME EDUKASI BERBASIS WORDWALL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS KELAS X Kusumarini, Ni Nengah Mery; Adiwijaya, Pande Agus; Aryanti, Ni Putu Eka
Jurnal Pendidikan DEIKSIS Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan DEIKSIS
Publisher : ITP Marakandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/deiksis.v7i1.306

Abstract

Penggunaan game edukasi berbasis Wordwall dalam pembelajaran bahasa Inggris menunjukkan dampak positif yang signifikan terhadap pengalaman belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Wordwall dapat meningkatkan motivasi, pemahaman materi, dan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Melalui wawancara dengan siswa kelas X di SMK Negeri 1 Bangli, ditemukan bahwa penggunaan Wordwall menjadikan pembelajaran lebih interaktif, menyenangkan, dan efisien. Siswa melaporkan peningkatan motivasi berkat elemen kompetisi yang ada, serta kemudahan dalam memahami materi melalui tampilan yang menarik dan fitur-fitur interaktif. Meskipun demikian, beberapa tantangan seperti keterbatasan koneksi internet dan batas waktu dalam menjawab pertanyaan juga dihadapi siswa. Namun, siswa berhasil mengatasi kesulitan ini melalui diskusi kelompok dan dukungan dari guru. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa Wordwall adalah alat yang efektif dalam mendukung pembelajaran bahasa Inggris, tetapi keberhasilannya sangat bergantung pada faktor-faktor seperti ketersediaan perangkat, koneksi internet yang stabil, dan kemampuan guru dalam mengelola kelas. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi potensi penuh dari game edukasi ini dalam konteks pembelajaran yang lebih luas.
DEVELOPING A LOCAL CULTURE-BASED BILINGUAL STORYBOOK FOR IMPLEMENTING INDEPENDENCE CURRICULUM Adiwijaya, Pande Agus; Sumiati, Ni Kadek Ayusri; Wedayanthi, Luh Made Dwi
Edulingua: Jurnal Linguistiks Terapan dan Pendidikan Bahasa Inggris Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/edulingua.v12i1.6532

Abstract

This study aims to develop a bilingual storybook that inserts local culture in the story for young learners in grade 4 at the State Elementary School 1 Kawan. This research uses level one (1) research and development method from Sugiono (2019). The steps in developing this research are (1) Potential and problems, (2) Literature study and collecting information (3) Product design (4) Product validation, (5) Tested design. The instruments used in this research are observation questionnaire, interview questionnaire, and questionnaire. The observation questionnaire was used to observe the needs and problems at the research site, the interview questionnaire was used to ascertain the needs of teachers and students, the questionnaire was used to assess the product by experts. Based on the recapitulation of the assessment conducted by three experts, namely two from ITP Markandeya Bali Lecturers and one from the research site. Obtained a score of 4,6 from the first expert, 4,73 obtained from the second expert, and 4,6 obtained from the third expert. Then the average score is 4,67 with the excellent category. Based on the results of the validation, it is stated that the results of the development of illustrated storybooks that insert local culture for young students in class 4th of Elementary School 1 Kawan are suitable for use.
An Analysis of Difficulties in Learning English Speaking Among Sixth Grade Students at SD Negeri 1 Kawan Setianingsih, Luh Ayu; Adiwijaya, Pande Agus; Numertayasa, I Wayan
The Future of Education Journal Vol 4 No 7 (2025): #2
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i7.969

Abstract

This study analyzes the difficulties faced by sixth-grade students at SD Negeri 1 Kawan in learning to speak English. The aim is to identify specific challenges related to vocabulary, pronunciation, and grammar that hinder students’ speaking performance. This research uses a qualitative approach, with data collected through observations, interviews, questionnaires, and documentation, involving 28 students and one English teacher. The findings reveal that students often struggle with finding the correct vocabulary, producing accurate pronunciation, and applying appropriate grammar during speaking activities. These difficulties are exacerbated by low self-confidence, limited exposure to English, and a lack of interactive speaking practice. The study underscores the importance of implementing engaging, student-centered teaching strategies, such as role-play, games, and collaborative activities, to create a supportive environment that encourages active participation. The results of this research are expected to offer valuable insights for teachers and stakeholders in designing more effective and contextual English learning programs, particularly for elementary school students.
A Study of Classroom Interaction Viewed From Information Sources at SMK PGRI 2 Gianyar Citawati, Ni Kadek; Adiwijaya, Pande Agus; Wedayanthi, Luh Made Dwi
The Future of Education Journal Vol 4 No 7 (2025): #2
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i7.975

Abstract

This study aimed to analyze the implementation of classroom interaction categories in writing classes at SMK PGRI 2 Gianyar from the perspective of information sources and to identify the constraints in applying multi-way interaction. This qualitative descriptive research involved tenth-grade students and their English teacher as participants. Data were collected through classroom observations, interviews, and field notes, focusing on the interaction patterns during teaching and learning activities. The findings revealed that 20 categories of the FLINT System were applied during three observation sessions. From the perspective of information sources, the teaching and learning process tended to be dominated by two-way interaction, with the teacher acting as the primary source of information. Several constraints were identified in promoting multi-way interaction, including limited time allocation, lack of teaching variety, and students’ passive behavior during lessons. Interviews also highlighted issues such as students’ minimal responses, lack of initiative during discussions, and the perception that English is difficult to learn. These findings indicate the need for strategies to create more balanced and interactive classrooms, where students can actively participate and develop better communication skills. This study is expected to provide insights for teachers in designing more engaging and effective classroom interactions to support the implementation of the Merdeka Curriculum.
Tri Hita Karana Values in Magebagan Tradition Adiwijaya, Pande Agus; Sutajaya, I Made; Suja, I Wayan; Numertayasa, I Wayan; Wedayanthi, Luh Made Dwi
Bali Membangun Bali: Jurnal Bappeda Litbang Vol 5 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51172/jbmb.v5i1.340

Abstract

Purpose: This research is aimed at describing the values contained in the magebagan tradition in Bali in terms of the Tri Hita Karana philosophy. Design/methodology/approach: This research uses a qualitative approach which is explained descriptively. Research data was collected through observation, interviews and literature review. Data were analyzed and described qualitatively Findings: It was found that in the parhyangan aspect the value contained is respect and devotion to ancestors which is vertically the same as the relationship between humans and God through ancestors. In the pawongan aspect, the magebagan tradition is very full of meaning of solidarity, solidity and mutual cooperation. From the palemahan aspect, through the magebagan tradition, safe and comfortable conditions will be created for the bereaved family spiritually and materialistically. Implications: The magebagan tradition is not free from negative stereotypes but this tradition is also full of meaning. Negative practices that can reduce the meaning of this tradition need to be reduced so that later this tradition can remain the color of the noble Balinese culture.
Analysis of Speaking Politeness of Class X Students of SMKN 4 Bangli in Interviews With Tourists in Penglipuran Tourism Village Rahayu, I Gusti Ayu Saskia Sri; Adiwijaya, Pande Agus; Suardan, I Putu Oka
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan prinsip kesopanan oleh siswa Program Perhotelan X di SMK Negeri 4 Bangli saat melakukan wawancara dengan wisatawan asing di Desa Wisata Penglipuran. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesantunan berbahasa siswa saat mewawancarai tamu dengan topik "Makanan Favorit" berdasarkan teori kesantunan Geoffrey Leech yang mencakup enam maksim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi audio, dan video. Hasil temuan menunjukkan bahwa siswa mampu menerapkan prinsip kesopanan baik secara verbal maupun nonverbal, dengan menunjukkan perilaku yang sopan, empatik, dan menyesuaikan gaya komunikasi mereka dengan latar belakang budaya lawan bicaranya. Selain meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mereka, kegiatan ini juga memperkuat kompetensi komunikasi lintas budaya. Diharapkan penelitian ini dapat berkontribusi pada pengembangan linguistik terapan, khususnya dalam bidang pragmatik dan pendidikan vokasi.
The Application of the Total Physical Response Teaching Method to Improve English Vocabulary Mastery of Fourth Grade Students at SD N 4 Kawan Suardani, Ni Nengah; Adiwijaya, Pande Agus; Numertayasa, I Wayan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31250

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa kelas empat SD Negeri 4 Kawan melalui penerapan metode pembelajaran Total Physical Response (TPR). TPR merupakan metode yang menggabungkan perintah verbal dengan gerakan fisik, sehingga menjadikan proses pembelajaran lebih menyenangkan dan interaktif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes (pre-test, post-test I, dan post-test II), dan dokumentasi. Hasil pre-test menunjukkan bahwa penguasaan kosakata siswa masih rendah. Setelah menerapkan metode TPR, skor rata-rata pada post-test I meningkat menjadi 69,7 dengan ketuntasan klasikal 50%, dan pada post-test II meningkat menjadi 78,7 dengan ketuntasan klasikal 85%. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan metode TPR efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata siswa. Dapat disimpulkan bahwa metode TPR berhasil membuat proses pembelajaran lebih menyenangkan, interaktif, dan membantu siswa lebih memahami dan mengingat kosakata bahasa Inggris, terutama pada tingkat sekolah dasar.
The Implementation of Flashcard Media to Improve English Vocabulary of Second Grade Students at SD N 4 Kawan Wahyudi, I Made Arie; Adiwijaya, Pande Agus; Numertayasa, I Wayan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31584

Abstract

Urgensi penelitian ini muncul dari kebutuhan untuk menemukan metode yang lebih menarik dan efektif dalam pengajaran bahasa Inggris, mengingat rendahnya keterampilan kosakata siswa akibat metode pengajaran yang kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi media flashcard dalam meningkatkan kosakata bahasa Inggris siswa kelas dua di SD N 4 Kawan. Urgensi penelitian ini muncul dari kebutuhan untuk menemukan metode yang lebih menarik dan efektif dalam pengajaran bahasa Inggris, mengingat rendahnya keterampilan kosakata siswa akibat metode pengajaran yang kurang menarik. Fokus penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan flashcard dalam meningkatkan pemahaman kosakata siswa. Pada siklus I, dilakukan pengenalan kosakata dengan flashcard melalui permainan tebak-tebakan dan tanya jawab, di mana siswa menunjukkan partisipasi aktif namun masih mengalami kesulitan dalam pengucapan. Pada siklus II, pendekatan diperbaiki dengan memperkenalkan lebih banyak aktivitas interaktif, seperti permainan mencocokkan gambar dan kalimat. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan flashcard secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa, dengan rata-rata skor pre-test 38 meningkat menjadi 84 pada post-test kedua, dan 80% siswa mencapai kriteria ketuntasan minimal. Kesimpulannya, media flashcard terbukti efektif dalam meningkatkan kosakata bahasa Inggris siswa dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. ubah ke bahasa inggris.