Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hak Dan Kewajiban Advokat Terhadap Klien Berdasarkan Undang-Undang No. 18 Tahun 2003 Tentang Advokat Lubis, Fauziah; Marpaung, Mukhlis Tri Mulya; Ilman, Ahmad; Sawaya, Najwa; Alfira, Niza; Yani, Rahma
Jurnal Hukum Malahayati Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Malayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakArtikel ini membahas hak dan kewajiban advokat terhadap klien dan sistem peradilan berdasarkan tinjauan Undang-Undang No. 18 Tahun 2003 tentang Advokat. Dalam konteks hukum Indonesia, advokat memiliki peran strategis dalam menjamin keadilan bagi klien sekaligus menjaga integritas sistem peradilan. Penelitian ini mengeksplorasi hubungan profesional antara advokat dan klien, meliputi kewajiban advokat untuk menjaga kerahasiaan, memberikan layanan hukum yang berkualitas, serta hak untuk menjalankan profesinya tanpa intervensi yang melanggar hukum. Selain itu, artikel ini mengkaji tanggung jawab advokat dalam mendukung sistem peradilan yang adil dan transparan. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif, artikel ini menawarkan analisis mendalam mengenai ketentuan hukum yang relevan dan implikasinya dalam praktik advokat di Indonesia.Kata Kunci: hak, kewajiban, Advokat, keadilan, UU No. 18 Tahun 2003.
Partisipasi Mahasiswa Terhadap Pengembangan Media Pembelajaran Visual Interaktif Di SD Islam Swasta Dewi Sri Marpaung, Mukhlis Tri Mulya; Jannah, Miftahul; Fadillah, Dhea Tri; Winanti, Rizki; Siregar, Very Armanda; Marbun, Nurabni Ramadhani; Mahfuza, Amalia; Khatami, Mulkan; Imelda, Putri; Batubara, Chuzaimah
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1537

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di SD Islam Swasta Dewi Sri bertujuan meningkatkan kesiapan mengajar guru melalui penggunaan media pembelajaran visual interaktif. Kegiatan ini ditujukan untuk mengatasi kurangnya media pembelajaran yang berdampak pada pemahaman siswa, khususnya dalam membaca dan menghitung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah partipasi langsung dengan subjek penelitian yang dinamakan dengan Participatory Action Research (PAR) dan meliputi pengajaran langsung dengan media audio-visual dan interaksi aktif. Penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi mahasiswa KKN dalam pengembangan kesiapan mengajar guru melalui penggunaan media pembelajaran visual interaktif di SD Islam Swasta Dewi Sri memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran. Media pembelajaran yang digunakan, baik dalam bentuk audio, visual, maupun audiovisual, membantu meningkatkan pemahaman siswa terutama dalam hal membaca dan menghitung. Partisipasi mahasiswa KKN juga membantu guru dalam mengembangkan kreativitas dalam menggunakan media pembelajaran yang efektif. Kegiatan ini tidak hanya mendapat respons positif dari guru dan siswa, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di sekolah tersebut. Penggunaan media interaktif terbukti mampu mengatasi hambatan-hambatan dalam proses pembelajaran, seperti kesulitan siswa untuk fokus dan keterbatasan media yang dimiliki oleh sekolah. Kata Kunci: Partisipasi, Media Pembelajaran, Interaktif
Kedudukan Saksi Ahli Menurut Perspektif Hukum Islam Akbar, Ali; Marpaung, Mukhlis Tri Mulya; Lubis, Juli Aini Syafitri; Zein, Muhammad; Mardhyah, Dwi Putri; Lubis, Ahmad Ilman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8220

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang Kedudukan Saksi Ahli Menurut Perspektif Hukum Islam. Berawal dari ketertarikan untuk membahas lebih mendalam tentang alat bukti berupa keterangan saksi ahli dalam pembuktian sesuai dengan hukum positif di Indonesia dan hukum Islam. Penulisan ini membahas tentang pengertian saksi ahli secara umum, keterangan saksi ahli dalam islam, dan tinjauan kaidah fikih terhadap eksistensi keterangan saksi ahli. Tulisan ini berdasarkan perbandingan hukum dengan sumber bahan hukum sekunder dan dianalisis serta menyimpulkan melalui tinjauan pustaka. Dari hasil tulisan ini ditemukan bahwa keterangan saksi ahli juga sudah ada pada zaman Rasulullah Muhammad SAW dan memiliki korelasi dengan sumpah yang telah dijelaskan pada hadis Nabi Muhammad SAW.
Penalaran Hukum (Istinbāṭ) Walimatul ‘Ursy dalam Fikih Syafi’iyah dan Relevansinya terhadap Kompilasi Hukum Islam di Indonesia Marpaung, Mukhlis Tri Mulya; Heri Firmansyah
Albayan Journal of Islam and Muslim Societies Vol. 2 No. 02 (2025)
Publisher : Albayan Journal of Islam and Muslim Societies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Walīmat al-ʿurs constitutes an important socio-religious practice in Islamic marriage, particularly within Muslim societies that adhere to the Shāfiʿī school of law. This article examines the legal reasoning (istinbāṭ) employed by Shāfiʿī jurists in determining the legal status of walīmat al-ʿurs and analyzes its relevance to Indonesia’s Compilation of Islamic Law (Kompilasi Hukum Islam/KHI). Employing a normative legal research method with conceptual and comparative approaches, this study analyzes classical Shāfiʿī legal texts alongside statutory Islamic family law in Indonesia. The findings demonstrate that Shāfiʿī jurists derive the ruling of walīmat al-ʿurs through an integrative mode of legal reasoning that combines textual commands of the Prophet, contextual indicators (qarāʾin), and functional considerations of marriage publicity (iʿlān al-nikāḥ), resulting in its classification as sunnah muʾakkadah. Meanwhile, the absence of explicit regulation on walīmat al-ʿurs in the KHI reflects a legislative choice to prioritize administrative and juridical aspects of marriage over ritual-social practices. This study argues that walīmat al-ʿurs remains epistemologically, normatively, and functionally relevant to the KHI as a form of living Islamic law that complements codified legal norms. The article contributes to Islamic legal scholarship by highlighting the continued relevance of classical Shāfiʿī legal reasoning in understanding and evaluating contemporary Islamic family law in Indonesia.