Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Optimalisasi Ketepatan Sasaran Penyaluran Bantuan Sosial Kartu Indonesia Pintar (KIP) pada Masyarakat Desa Pasir Putih Kecamatan Nagawutung Kabupaten Lembata Metti, Maria Marlentys Erpioni; Sareng, Yohanis Yesanto; Welin, Elisabeth Date Masan; Kelen, Veronika Boleng; Sius, Karolus Tatu
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2025): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i4.9434

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini menganalisis peran sosialisasi dalam meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di Desa Pasir Putih, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata. Tujuan pengabdian ini untuk membantu masyarakat desa Pasir Putih untuk lebih memahami program KIP Kuliah, mulai dari syarat-syaratnya, dokumen yang dibutuhkan, sampai cara untuk mendaftar. Metode observasi digunakan dengan tahapan perencanaan, persiapan, dan pelaksanaan kegiatan sosialisasi terdiri dari aparat desa dan masyarakat. Kegiatan menggunakan pendekatan komunikasi tatap muka untuk menyampaikan informasi syarat dan prosedur pendaftaran KIP Kuliah. Hasil menunjukkan sosialisasi berperan penting meningkatkan pemahaman masyarakat tentang program bantuan sosial. Sebelum sosialisasi, banyak peserta belum memahami syarat dan dokumen KIP Kuliah, namun setelah kegiatan terjadi peningkatan pemahaman signifikan. Komunikasi tatap muka terbukti efektif dengan adanya feedback langsung. Keterlibatan aparat desa sangat penting karena memiliki kedekatan dengan masyarakat. Sosialisasi berfungsi sebagai jembatan komunikasi pemerintah-masyarakat untuk meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran KIP Kuliah. Inovasi dari pengabdian ini menghasilkan pengembangan model sosialisasi partisipatif dengan feedback langsung dan melibatkan aparat desa sebagai verifikator lokal, berbeda dari pendekatan konvensional yang bersifat satu arah. Rekomendasi yang dihasilkan meliputi: pembentukan sistem informasi terpadu data kemiskinan-calon mahasiswa, alokasi sumber daya sosialisasi berkelanjutan, dan replikasi model untuk program bantuan sosial lainnya di daerah terpencil.
Implementasi Kampanye Digital dalam Meningkatkan Kesadaran tentang Mental Health pada Siswa Siswi SMPN 3 Nubatukan Satap Paubokol Odja, Natersia Hermina; Bataona, Mikhael Rajamuda; Welin, Elisabeth Date Masan
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2025): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i4.9766

Abstract

Permasalahan kesehatan mental pada remaja semakin meningkat, termasuk di wilayah terpencil seperti SMPN 3 Nubatukan Satap Paubokol. Rendahnya pemahaman tentang pentingnya kesehatan mental menjadi dasar dilaksanakannya kampanye digital untuk meningkatkan kesadaran siswa. Pengabdian ini bertujuan mengedukasi siswa melalui sosialisasi berbasis kampanye digital dengan pendekatan visual storytelling, interaksi dua arah, dan pemanfaatan media sosial. Metode kegiatan mencakup perencanaan, persiapan, dan pelaksanaan sosialisasi yang dilaksanakan di aula sekolah pada tanggal 03 Mei 2025. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme siswa serta peningkatan pemahaman mereka terhadap isu kesehatan mental. Kampanye digital terbukti efektif sebagai media penyampaian pesan kesehatan mental yang relevan dan menarik bagi remaja. Hasil ini penting sebagai model edukasi di era digital, terutama di daerah dengan akses terbatas terhadap layanan kesehatan mental.
Pelatihan Jurnalisme Komunitas bagi Warga Masyarakat Desa Paubokol, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata Jawa, Febrianus; Silaban, Donna Isra; Welin, Elisabeth Date Masan
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2025): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i4.9737

Abstract

Pengabdian Masyarakat tentang Pelatihan Jurnalisme Komunitas Untuk Warga Masyarakat Desa Paubokol, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata memiliki tujuan untuk memberikan ruang bagi masyarakat agar bisa menyuarakan aspirasi dan advokasi agar warga masyarakat bisa menyampaikan pendapat, pengelaman, dan kebutuhan mereka secara langsung kepada publik maupun pengambil kebijakan, serta mendorong partisipasi aktif dari warga dalam membangun desa melalui jurnalisme komunitas. Khalayak sasaran untuk pengabdian ini yaitu melibatkan aparat desa, karang taruna dan tokoh masyarakat Desa Paubokol. Bentuk kegiatan ini berupa sosialisasi dan pelatihan yang dibawakan langsung oleh tim pengabdian. Hasil dari kegiatan ini menunjukan partisipasi aktif dari warga untuk bisa mempromosikan potensi desa serta isu-isu lokal yang beredar dan penyebaran informasi lainya yang berkaitan dengan situasi dan kondisi yang ada di desa Paubokol.
Analisis Hegemoni Negara Dalam Gotong Royong Masyarakat Untuk Pembangunan Desa Welin, Elisabeth Date Masan; Molan, Kristianus Simon H.; Ethelbert, Yohanes K.
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 8 No 2 (2025): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46774/pptk.v8i2.651

Abstract

This research aims to analyze state intervention through village government within the framework of Antonio Gramsci’s hegemony theory, focusing on the dynamics of communal solidarity (gotong royong) in Kenotan Village, Adonara Tengah District, East Flores. The study investigates how state hegemony is exercised in village development, whether traditional practices of gemohing persist or change, and the extent of community participation in the development process. A qualitative method with a case study approach was applied, using in-depth interviews, observation, and documentation. The findings show that the state plays an active role through regulations and village funds, which have supported infrastructure development and improved welfare. However, the introduction of daily wages (HOK) within village programs has shifted the meaning of gotong royong from voluntary communal work to semi-formal participation linked to financial incentives. While gemohing still exists in self-organized community activities outside state programs, its role in official projects has declined. The study concludes that state hegemony produces positive impacts, particularly in infrastructure provision, but also weakens the traditional values of social capital. Therefore, integrating state development policies with local cultural traditions is essential to ensure sustainable village development.
Pelatihan Public Speaking untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa SMPN 4 Amarasi Selatan Uge, Theresia Blandina; Jerubu, Onesmius Valentino; Indriyati, Indriyati; Peten, Yasinta Palan; Welin, Elisabeth Date Masan
Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Vol 5, No 1: February 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/ljpmt.v5i1.32641

Abstract

The low public speaking skills among students at SMP Negeri 4 Amarasi Selatan prompted the implementation of public speaking training as a means of developing student skills and character. Observations showed that most students lacked confidence in public speaking and were less active in activities such as inter-school debates and other academic and non-academic activities. This training aimed to increase students' self-confidence and communication skills through the development of soft skills, particularly in public speaking. The training methods included lectures, discussions, simulations, and hands-on practice, conducted over a one-day period at the school. The results showed significant improvements in speaking skills, mastery of material, and effective use of body language. Based on the final evaluation, there was a significant increase in participants' self-confidence and communication skills. This activity had a positive impact on student character development and is recommended for ongoing implementation.