Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STUDI LITERATUR: MENGKAJI KONTRIBUSI KONSELING KELOMPOK TERHADAP MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA Pratama, Muhammad Bagas Putra; Amelinda, Yesi; Ningsih, Nova Tri Wulan Wahyu; Prameswari, Ajeng Chandra; Dewi, Ratna Sari; Minarsi, Minarsi
Jurnal Muria Research Guidance and Counseling (MRGC) Vol 4, No 1 (2025): JURNAL MURIA RESEARCH GUIDANCE AND COUNSELING APRIL 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mrgc.v4i1.14778

Abstract

Emotional intelligence plays an important role in individual development, especially for students who face various challenges in social and academic environments. The ability to recognize, control, and express emotions well greatly affects their mental health and social relationships. One effective strategy in improving students' emotional intelligence and self-control is group counseling. This study aims to explore the effectiveness of various group counseling techniques in improving students' emotional intelligence and self-control. Using a qualitative method with a literature study approach, this research analyzed various techniques such as REBT, Symbolic Modeling, Role Playing, WDEP, Ability Potential Response (APR), Psychodrama, and Sociodrama. The results showed that group counseling made a significant contribution in helping students recognize, manage, and express emotions better. Direct experience-based techniques and cognitive reflection proved to be more effective than conventional methods. Therefore, counselors are advised to apply techniques that suit students' needs to support their emotional and social development.
Hubungan Antara Keterampilan Mendengarkan dan Penguasaan Bahasa: SMK X Kelas XI TKR 1 Pratama, Muhammad Bagas Putra; Hasanah, Dania; Dinaria, Suci; Antika, Sonya; AR, Silvia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.26688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan meneliti keterampilan mendengarkan siswa serta mengkaji dampaknya terhadap kemampuan berbahasa atau mengolah kata. Metode yang digunakan pada penelitian menggunakan metode kuantitatif atau (Quantitative Research). Bahwa berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap 20 siswa kelas 10 TKR 1 di SMK X yang memiliki kemampuan mendengarkan berada pada kategori cukup baik (85%) dan tinggi (15%), dengan tidak ada responden yang menunjukkan kemampuan yang rendah. Temuan ini menunjukkan hasil yang positif terhadap keterampilan mendengarkan di lingkungan belajar siswa. Hal ini penting karena keterampilan menyimak merupakan fondasi penting dalam memahami informasi secara utuh, mengembangkan kosakata, dan membangun komunikasi dua arah yang efektif antara siswa dan guru.
Transforming the Role of Guidance Counselors as Anti-Bullying Agents through Case-Based Learning (3C3R) Basic Service Training Yosef, Yosef; Lubis, Khadijah; Alrefi, Alrefi; Wisma, Nur; Nurjanah, Anisa Siti; Pratama, Muhammad Bagas Putra; Ramadhan, Ramadhan
International Journal of Public Devotion Vol 9, No 1 (2026): January - July 2026
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/ijpd.v9i1.8128

Abstract

Indonesia, as a multicultural country, faces a major challenge in preventing bullying practices rooted in cultural differences in educational environments. With the spread of bullying practices in Indonesia, guidance and counseling teachers (BK) need to be equipped with the understanding and skills to provide services to students, including basic case-based services. This activity was carried out at SMAN South Sumatra, attended by 23 BK teachers who are members of MGBK SMA Kota Palembang. The activity was carried out in October to November 2025 in a hybrid manner. The activity was conducted using discussion, practice, case-based learning, and assignment methods, where participants were trained to create cases and solve them using 3C3R. The activity began with a pretest, followed by material delivery, practice, mentoring, and ended with a posttest. The output of this training is the preparation of RPL and  multicultural bullying case which will be applied to basic services.  The analysis of pretest and posttest data showed an N-Gain coefficient of 0.85, which is in the high category. This indicates an increase in the understanding and skills of guidance counselors in implementing basic case-based services to enhance students' multicultural awareness. This training was effective in improving the competence of guidance counselors as agents of multicultural bullying prevention and supporting the creation of an inclusive and harmonious school environment.Transformasi Peran Guru BK sebagai Agen Antibullying melalui Pelatihan Layanan Dasar Berbasis Case-Based Learning (3C3R)ABSTRAKIndonesia sebagai negara multikultural menghadapi tantangan besar dalam mencegah praktik bullying yang berakar dari perbedaan budaya di lingkungan pendidikan. Semakin meluasnya praktik bullying di Indonesia, guru bimbingan dan konseling (BK) perlu dibekali pemahaman dan kemampuan untuk memberi layanan kepada siswa termasuk layanan dasar berbasis kasus. Kegiatan ini dilakukan di SMAN Sumatera Selatan yang diikuti oleh 23 guru BK dan merupakan anggota MGBK SMA Kota Palembang. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Oktober sampai November 2025 secara hybrid. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode diskusi, praktik, case based learning, dan penugasan, dimana peserta dilatih untuk membuat kasus dan menyelesaikan kasus tersebut menggunakan 3C3R. kegiatan diawali dengan pengisian pretest, pemberian materi, praktik, pendampingan dan diakhiri dengan pengisian posttest. Output dari pelatihan ini berupa penyusunan 1 RPL dan 1 Kasus bullying multikultural yang akan diterapkan pada layanan dasar. Hasil analisis data pretest dan posttest menunjukkan nilai koefisien N-Gain sebesar 0,85 dan berada pada kategori tinggi. Hal ini menunjukkan pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kompetensi guru BK sebagai agen pencegahan bullying multikultural dan mendukung terwujudnya lingkungan sekolah yang inklusif dan harmonis. Kata Kunci :Layanan Dasar; Case Based Learning; Guru BK; Bullying Multikultural; Pendidikan Multikultural