Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PENGOLAHAN PRODUK HORTIKULTURA DI DESA MOUTONG KECAMATAN TILONGKABILA Une, Suryani; Mutsyahidan, Arif Murtaqi Akhmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.456 KB)

Abstract

Tanaman hortikultura yang paling banyak dibudidayakan masyarakat di Desa Moutong adalah tomat dan cabai. Saat panen melimpah tomat dan cabai hanya dijual mentah tanpa diolah sehingga nilai ekonominya rendah. Kegiatan Pengabdian Pada Masayarakat (PPM) ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan para anggota kelompok wanita tani (KWT) Desa Moutong dalam peningkatan ekonomi keluarga melalui pelatihan pengolahan produk hortikultura. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan pelatihan praktek pembuatan saos tomat dan saos sambal dengan peserta kegiatan adalah ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok wanita tani dan aparat desa Moutong. Lokasi kegiatan yaitu Desa Moutong Kec.Tilongkabila kab. Bone Bolango. Hasil dari kegiatan ini adalah produk saos tomat dan saos cabai botolan yang siap dipasarkan serta peningkatan pemahaman peserta pelatihan tentang proses pengolahan saos secara baik dan benar. Selain itu munculnya keinginan peserta untuk menerapkan pengolahan saos tomat dan saos sambal sebagai bentuk usaha baru. 
PELATIHAN PEMBUATAN KERIPIK BONGGOL PISANG PADA SISWA SMKN 4 GORONTALO UTARA, PROVINSI GORONTALO Engelen, Adnan; Mutsyahidan, Arif Murtaqi Akhmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keripik pisang yang dibuat dengan berbahan bonggol pisang memiliki potensi yang cukup besar untuk dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga dapat diolah menjadi produk olahan yang bernilai jual. Masalah yang sering dihadapi adalah tidak banyak masyarakat yang melakukan kegiatan produk olahan bonggol pisang setelah mengkonsumsi buah pisangnya. Hal itu menyebabkan pohon pisang dikonsumsi buahnya namun bonggolnya belum dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga dapat terbuang percuma tanpa adanya perhatian masyarakat untuk memanfaatkannya. Adapun beberapa solusi yang dilakukan adalah dengan diadakannya pelatihan pembuatan keripik bonggol pisang yang akan dilaksanakan dalam program PKM terdiri atas tiga tahapan, yaitu 1) sosialisasi manfaat kegiatan pengolahan bonggol pisang, 2) pelatihan pembuatan produk keripik bongol pisang, Harapan setelah diadakan kegiatan PKM ini adalah siswa-siswa SMKN 4 Gorntalo Utara dan masyarakat dapat memahami dan terampil dalam mengolah bonggol pisang  serta meningkatkan kualitas produk yang bernilai jual tinggi di pasar serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
PELATIHAN PEMBUATAN SARI BUAH VARIAN RASA DI SMKN 1 DENGILO Engelen, Adnan; Mutsyahidan, Arif Murtaqi Akhmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sari buah adalah salah satu jenis olahan minuman yang dimanfaatkan untuk dikonsumsi. Masalah yang sering dihadapi adalah tidak banyak masyarakat yang melakukan kegiatan produk olahan buah menjadi minuman sari buah setelah mengkonsumsi buahnya. Adapun beberapa solusi yang dilakukan adalah dengan diadakannya pelatihan pembuatan sari buah varian rasa yang akan dilaksanakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini agar siswa-siswa dan masyarakat dapat memahami serta terampil dalam mengolah buah-buahan serta meningkatkan kualitas produk minuman bernilai jual tinggi serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA dan UJI ORGANOLEPTIK TORTILLA CHIPS TEPUNG JAGUNG PULUT (Zea mays var. ceratina) dengan PENAMBAHAN TEPUNG IKAN TONGKOL (Euithynnus affinis) Mohi, Dian; Limonu, Marleni; Modjo, Ardiyanto Saleh; Engelen, Adnan; Akhmad Mutsyahidan, Arif Murtaqi
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 03 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i03.29908

Abstract

Tortila Chips merupakan salah satu produk makanan ringan yang berbentuk segitiga dengan ukuran ketebalan yang berbeda-beda yang terbuat dari jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisikokimia dan uji organoleptik pada tortilla chips dari tepung jagung pulut dengan penambahan tepung ikan tongkol. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu penambahan tepung ikan tongkol, yang terdiri 4 perlakuan yaitu kontrol (tanpa penambahan tepung ikan); dan penambahan tepung ikan tongkol (10 gr, 20 gr dan 30 gr) yang sebanyak 3 kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi uji kadar protein, uji kadar air, uji organoleptik, dan kerenyahan. Data yang dianalisis menggunakan uji statistik ANOVA (Analysis of Variance). Hasil penelitian menyatakan bahwa tortilla chips tepung jagung pulut dengan penambahan tepung ikan tongkol adalah sebagai berikut : kadar protein 4,84% -7.16%; kadar air 3,39% - 6,69%; warna 4,60 - 4,90 (netral); aroma 4,67 - 5,10 (netral - agak suka); tekstur 3,97 – 5,70 (agak tidak suka – agak suka); rasa 4,70 - 5,30 (netral - agak suka); dan kerenyahan 845,6 g/force - 1347,8 g/force. 
SUBSTITUSI SARI JAGUNG MANIS PADA PEMBUATAN TILIAYA SEBAGAI DIVERSIFIKASI PANGAN BUDAYA LOKAL Hippy, Nur Ain; Bait, Yoyanda; Liputo, Siti Aisa; S. Maspeke, Purnama Ningsih; Mutsyahidan, Arif Murtaqi Akhmad; Rachman, Agus Bahar
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 03 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i03.23250

Abstract

Tiliaya merupakan salah satu makanan khas Gorontalo, tiliaya biasanya terbuat dari gula merah, telur dan santan kelapa. Akan tetapi santan mengandung asam lemak jenuh yang tinggi sehingga perlu dilakukan penambahan serat dari jagung manis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh substitusi sari jagung manis dengan santan terhadap karakteristik tiliaya, selain itu juga untuk mengetahui kombinasi perlakuan terbaik dari masing-masing konsentrasi sari jagung manis dan santan pada pembuatan tiliaya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktor tunggal dengan 5 perlakuan yaitu J0(100% santan), J1(75% santan, 25% sari jagung manis), J2(50% santan, 50% sari jagung manis), J3(25% santan , 75% sari jagung manis), J4(100% sari jagung manis), perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Parameter pengujian meliputi uji kadar udara, kadar karbohidrat, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, kadar serat kasar, daya iris tekstur dan uji organoleptik. Data dianalisis dengan uji statistik ANOVA (Analisis of Variance). Apabila terdapat perbedaan nyata (P0,05) pada setiap perlakuan, maka dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar protein, lemak, abu, serat kasar dan daya iris tekstur berbeda nyata namun pada analisis kadar udara dan kadar karbohidrat tidak berbeda nyata. Sedangkan uji organoleptik menunjukkan bahwa dari segi warna, tekstur dan rasa memberikan pengaruh nyata tetapi pada aroma tidak memberikan pengaruh terhadap karakteristik tiliaya jagung manis. Akan tetapi semua kombinasi perlakuan dapat diterima oleh panelis dengan skor normal dengan rentang netral-suka. Perlakuan terbaik dijelaskan menggunakan metode De Garmo yang dihasilkan pada perlakuan J3 yaitu kombinasi konsentrasi sari jagung manis 75% dan santan 25%.
APLIKASI EDIBLE FILM PATI JAGUNG DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) PADA DODOL SERTA KARAKTERISTIK SELAMA PENYIMPANAN Ibrahim, Fatma; Antuli, Zainudin; Limonu, Marleni; Kasim, Rahmiyati; Mutsyahidan, Arif Murtaqi Akhmad; Saman, Widya Rahmawaty
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 03 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i03.13112

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisikokimia dan organoleptik dodol dalam kemasan edible film berbahan dasar pati jagung dengan penambahan ekstrak  bunga rosella selama penyimpanan. Metode penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor yaitu konsentrasi ekstrak bunga rosella yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu konsentrasi 5%, 10%, dan 15%. Masing-masing perlakuan diulang 3 kali sehingga terdapat 9 unit percobaan. Data dianalisis dengan uji statistik ANOVA, pada perbedan nyata antar perlakuan dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf signifikan α = 5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa kadar air berkisar antara 12,57% - 16,25%, aktivitas air berkisar antara 0,71% – 0,79%, nilai TBA berkisar antara 0,08 – 0,11mg malonaldehid/Kg, sedangkan tingkat penerimaan produk melalui uji organoleptik produk dodol menunjukkan skor masing-masing pada parameter warna berkisar 3,73 – 6,6; parameter aroma berkisar 1,3 – 3,35; dan parameter rasa berkisar 1,2 – 3,93
PELATIHAN PEMBUATAN NUGGET BONGGOL PISANG Adnan Engelen; Arif Murtaqi Akhmad Mutsyahidan
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.22 KB) | DOI: 10.56190/jat.v2i2.32

Abstract

Sampai saat ini, potensi dari tanaman pisang di Indonesia belum dioptimalkan sepenuhnya oleh masyarakat karena penggunaannya masih terbatas pada buah, pelepah, dan jantung pisang saja. Bonggol pisang merupakan salah satu potensi tanaman pisang yang tinggi kandungan gizinya namun masih jarang dimanfaatkan secara optimal. Pemanfaatan bonggol pisang di Kabupaten Gorontalo perlu dilakukan karena daerah ini merupakan penghasil pisang terbesar di Provinsi Gorontalo. Kegiatan pelatihan pembuatan nugget pisang bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan bonggol pisang sebagai bahan baku pembuatan nugget. Kegiatan ini melibatkan peserta dari siswa-siswa SMKN 1 Mootilango Kabupaten Gorontalo. Kegiatan ini terlaksana dengan baik dan banyak para peserta kegiatan sangat antusias. Harapan setelah kegiatan ini adalah meningkatnya pemanfaatan bonggol pisang sebagai bahan baku pembuatan nugget yang kemudian akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di sekitar SMKN 1 Mootilango.
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK KUE KERING GLUTEN FREE BERBAHAN DASAR MOCAF (Modified Cassava Flour) DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG KACANG MERAH Fikri Kurniawan Abdullah; Yoyanda Bait; Ardiyanto Saleh Modjo; Arif Murtaqi Akhmad Mutsyahidan
Jambura Journal of Food Technology Vol 8, No 01 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v8i01.25187

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menghasilkan kue kering bebas gluten dengan formulasi bahan mocaf dan tepung kacang merah, serta menghasilkan kue kering dengan karekteristik dan nilai organoleptik terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 1 faktor yang terdiri dari 3 kali pengulangan yakni formulasi mocaf dan tepung kacang merah dengan total 4 perlakuan masing-masing P1:100% : 0%; P2:95% : 5%; P3: 90% : 10%; dan P4: 85% : 15%. Parameter pengujian yang akan dilakukan meliputi pengujian analisis protein, analisis lemak, analisis kadar air, analisis kadar abu, kadar karbohidrat, analisis tekstur dan organoleptik. Data dianalisis dengan uji statistik Analysis of variance (ANOVA) menggunakan Statistical Package for the Social Sciences 16 (SPSS) dan bila terdapat perbedaan nyata antar perlakuan maka akan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range (DMRT). Perlakuan terbaik dalam penelitian ini ditentukan dengan mengacu pada nilai kadar protein tertinggi. Hasil penelitian menunjukan sifat fisikokimia kue kering dengan kandungan kadar air 3,25%-4,17%; kadar lemak 23,70%-25,52%; kadar protein 6,87%-11,30%; kadar abu 0,69%-1,99%; kadar karbohidrat 59,76%-62,74%; tekstur 26417,2 g/f-36952,0 g/f. Jadi kacang merah dapat merubah tekstur kue kering jadi lebih renyah karena faktor protein. Hasil pengujian organoleptik panelis rata-rata menyukai meskipun pada skala agak suka. Perlakuan terbaik dalam penelitian ini terdapat pada perlakuan P4 (85% mocaf : 15% tepung kacang merah. Hasil lain organoleptik menunjukan kacang merah tidak merubah rasa; warna; dan aroma.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAH NAGA (Hylocereus polirhyzus) DALAM PEMBUATAN TEH CELUP DENGAN PENAMBAHAN BUBUK DAUN PANDAN WANGI (Pandanus amaryllifolius Roxb) Hermawan Hermawan; Lisna Ahmad; Siti Aisa Liputo; Arif Murtaqi Akhmad Mutsyahidan; Zainudin Antuli
Jambura Journal of Food Technology Vol 8, No 01 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v8i01.20806

Abstract

Kulit buah naga super merah (Hylocereus polyrhizus) dapat dimanfaatkan  sebagai produk yang bisa dikonsumsi seperti teh herbal, dan dapat menjadi alternative produk yang bermanfaat untuk kesehatan. Formulasi yang digunakan pada penelitian ini adalah bubuk kulit buah naga kering (Hylocereus polyrhizus) dan bubuk daun pandan wangi (Pandanus amarillifolius Roxb) karena memiliki kandungan minyak atsiri sehingga mampu menutupi aroma langu yang berasal dari kulit buah naga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bubuk daun pandan terhadap karakteristik kimia dan organoleptik teh kulit buah naga merah. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan 3 perlakuan yaitu P0: 4,3 g bubuk teh kulit buah naga merah + 0,7 g bubuk daun pandan, P1: 4,2 g bubuk teh kulit buah naga + 0,8 g bubuk daun pandan, P2: 4,1 g bubuk teh kulit buah naga merah + 0,9 g bubuk daun pandan dan setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analysis Of Variance (ANOVA). Data diolah menggunakan aplikasi SPSS v.16 dan Microsoft excel 2007. Daun pandan memberikan pengaruh yang berbeda terhadap aktivitas  antioksidan (39,06 s.d 67,49 ppm) , kadar air (7,28% s.d 10,03%) dan kadar abu (1,29% s.d 2,22%). Kosentrasi penambahan bubuk daun pandan memberikan pengaruh yang nyata terhadap tingkat kesukaan panelis terhadap rasa dan aroma teh kulit buah naga, tetapi tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap warna teh kulit buah naga. Dari hasil penelitian menunjukkan bahawa perlakuan terbaik yaitu konsentrasi 18%.
Karakterisasi Cookies Berbasis Tepung Jagung (Zea Mays Ssp.) dan Tepung Ampas Minyak Sacha Inchi (Plukenetia Volubilis L.) Riyanti Utina; Yuszda K Salimi; Arif Murtaqi Akhmad Mutsyahidan; Rahmiyati Kasim
Jambura Journal of Food Technology Vol 8, No 01 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v8i01.35910

Abstract

 Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik kimia dan organoleptik Cookies berbasis tepung jagung dan tepung ampas minyak sacha inchi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 faktorial. Yaitu Substitusi tepung jagung dan tepung ampas minyak sacha inchi (P1 100g : 0g, P2 80g :20g, P3 60g : 40g, P4 40g : 60g). Setiap perlakuan diulang 3 kali. Data yang diperoleh dari Hasil pengujian, disajikan dalam bentuk grafik dan dianalisis dengan menggunakan Analisis of Variant (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji banding  DMRTdengan taraf signifikasi 5%. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan bahwa cookies berbasis tepung jagung dan tepung ampas minyak sacha inchi memberikan pengaruh nyata terhadap nilai kadar air, kadar abu, kadar lemak, protein, karbohidrat, kalori, dan uji organoleptik warna, rasa, aroma, dan tekstur. Berdasarkan Hasil pengujian kadar air diperoleh hasil 4,55%-6,07%, kadar abu 1.33%-2,36%, kadar lemak 13,18%-19,13%, protein 9,80%-14,86%, karbohidrat 63,77%-76,55%, kalori 439%-464%, kemudian uji organoleptik warna (suka-netral), rasa (suka-agak tidak suka), aroma, (suka–netral) tekstur (suka–agak tidak suka). 
Co-Authors Abdul Azis Hasan Adam, Amaliah Nurul Fadillah Adnan Engelen Agus Bahar Rachman Ahmad, Rahmatia Ardiyanto Saleh Modjo Budjang, Fahtunnisah Burhan Liputo Burhan Liputo Dahlan, Mastin Dali, Melanti Datau, Firman Denada, Dinda Desi Arisanti Djama, Anisa Djamalu, Andrian Duhe, Salma T. Dwi Cahyani Amelia Febrianti E. Kadir Fikri Kurniawan Abdullah Fredy Irawan Hermawan Hermawan Hippy, Nur Ain Ibrahim, Fatma Ibrahim, Nur Fadilah Ibrahim, Nurfadilah Ika Okhtora Angelia Iman, Putri Riskia Iqfina Fatima Iqrima Staddal Isima, Rahman Ismail, Nurdike Isra, Muh Jannah, Sandrina Izathul Junus, Zilanya Kaku, Sunaryo Kevin Aprilianto Kolopita, Bima Aditya Lahamutu, Indriaty Lisna Ahmad Lisna Ahmad Lodi, Sarmila Lole, Nur Ain Mahaling, Efraim Maletu Mahful, Sri Restanti Makalalag, Anjely Malabali, Adinda Putri Manggena, Halimanti Marleni Limonu Masyin, Yoslan Mateka, Risna Mohammad Fikran Arbie Mohi, Dian Murtialmira, Rifina Ni Kadek Yulia Trisnawati Nur’Indah Parwansyah Sangketa Nurdin, Alwina Nurdin, Delia Paputungan, Sugi Saputra Parumpa, Nuraidah Hi. Dg. Pemriliani Suleman Podungge, Fani Fadilah Purnama Ningsih Maspeke Rahman, Ali Marwan Rahmat A Rahman Rahmiyati Kasim Riyanti Utina Rosdiani, Azis Rusthamrin H. Akuba Sakinah Ahyani Dahlan Salma S Husain Sari, Neneng Puspita Satria Wati Pade Sidiki, Moh. Rivaldi Siti Aisa Liputo Sompa, Sri Eka P Sompa, Sri Eka Putri Sri Wahyuni Bukulu Supu, Rizky Syaiful Umela Tahir, Salsa Tunai, Kasmawati Usman, Rahmat Raihandy Widya Rahmawaty Saman Wila Rumina Nento Yasin, Moh. Taufik Yoyanda Bait Yuszda K Salimi Zainudin Antuli