Muh. Arafik
Unknown Affiliation

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PROSEDUR BERBANTUAN MEDIA BOOK CREATOR Fibri Ledia Alviana; Alif Mudiono; Muh. Arafik
JDMP (Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan) Vol. 9 No. 1 (2024): Volume 9, Nomor 1, September 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jdmp.v9n1.p67-78

Abstract

Writing skills in Indonesian language lessons are often considered more challenging to master than other language skills. This study aims to develop a procedural text writing model for fourth-grade students based on the Genre Pedagogy approach and supported by Book Creator as a digital learning medium. The research employs a design-based research (DBR) method through stages of analysis, design, development, and evaluation. The instructional model integrates Genre Pedagogy steps—building knowledge, modeling, joint construction, and independent writing—into each learning activity. Book Creator is used to provide interactive content, including images and videos, to enhance student engagement. Results indicate that the developed model effectively supports students in writing procedural texts with clear structure, accurate information, and varied sentence patterns. The integration of digital media also increases student motivation and participation in writing activities. This study concludes that the Genre Pedagogy-based model with Book Creator media can improve writing skills in procedural texts among elementary students.
PROFIL PEMBELAJARAN UNGGAH-UNGGUH BAHASA JAWA DI SEKOLAH DASAR Muh. Arafik; Rumidjan Rumidjan
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 25 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v25i12016p55-61

Abstract

Abstract: the aimed of this research is to described the model of teaching politeness in Javanese language at elementary school. the variety of activities that is done by the teacher’s and the students during the process of teaching politeness in javanese language subject at SDN Penanggungan Malang. The approach that was used in this research is qualitative methodology. The data was collected during the process of teaching javanese langage subject at SDN Penanggungan Malang which is done through the problem case study used qualitative analysis. Therfore, this research will result in the construction models of the practice teaching politeness in javanese language at elementary school. Model immersion learning is model of teaching which has attempt to directly involve the students in the learning process. Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan model Pembelajaran Unggah-Ungguh Bahasa Jawa di Sekolah Dasar. Aktifitas apasaja yang dilakukan oleh siswa dan guru dalam pembelajaran unggah-ungguh Bahasa Jawa di SDN Penanggungan Kota Malang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui praktik Pembelajaran Bahasa Jawa di SDN Penanggungan Kota Malang, melalui penelitian studi kasus dengan analisis kualitatif, maka penelitian ini akan menghasilkan konstruksi Model Praktik Pembelajaran Unggah-Ungguh Bahasa Jawa di Sekolah Dasar. Model Immersion Learning adalah model pembelajaran yang berupaya mencelupkan langsung diri siswa ke dalam proses belajar.
Pengembangan Booklet Smart Learning (BSL) Berbasis QR Code Pada Kelas III Tema Cuaca SDN Madyopuro 3 Kota Malang Aulia Rahman; Muh. Arafik; Aulia Rahman; Muh. Arafik; Muchtar Muchtar
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i12022p30-37

Abstract

Abstract: Field conditions show that learning in class III requires the latest and innovative learning resources. This study aims to test the validity, practicality and attractiveness of the developed Smart Learning (BSL) Booklet. The ADDIE model is used in this development. Material validation got a percentage result of 90 percent which was declared very valid. The validation of learning resources got a percentage result of 96.87 percent which was declared very valid. The practicality test from users (teachers) got a percentage result of 94.44 percent which was declared practical and the attractiveness test of students got a score of 100 percent which was declared interesting. Abstrak: Kondisi lapangan menunjukan pembelajaran yang ada di kelas III membutuhkan sumber belajar yang terbaru dan inovatif. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji kevalidan, kepraktisan dan kemenarikan Booklet Smart Learning (BSL) yang dikembangkan. Model ADDIE digunakan pada pengembangan ini. Validasi materi mendapat hasil persentase sebesar 90 persen dinyatakan sangat valid. Validasi sumber belajar mendapat hasil persentase sebesar 96,87 persen dinyatakan sangat valid. Uji kepraktisan dari pengguna (guru) mendapat hasil persentase sebesar 94,44 persen dinyatakan praktis dan uji kemenarikan peserta didik mendapatkan nilai sebesar 100 persen dinyatakan menarik.
Implementasi Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) ditinjau Dari Tahap Pembiasaan dalam Menumbuhkan Minat Baca Siswa di SDN Karina Etika Sari; Muh. Arafik; Karina Etika Sari; Muh. Arafik; Arda Purnama Putra
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i82022p739-755

Abstract

Abstract: This study aims to describe the implementation of the GLS program which focuses on the habituation stage to foster student interest in reading at SDN Bakalan Krajan 2 Malang City and describe the obstacles and solutions during the implementation process. This research uses a qualitative approach with a qualitative descriptive type of research. Data collection techniques used to obtain data are observation, interviews, and documentation. The results showed that the indicators of implementation that had been met in the implementation of the GLS program were viewed from the habituation stage, namely the 15-minute reading activity was carried out every day at the beginning of the lesson and had read aloud and read silently, there was a school library, class reading corner, campaign posters. reading, a variety of text-rich materials in every classroom, creating a text-rich, public engagement environment. For indicators that have not been achieved, namely recording in the diary the title and name of the author of the book that has been read as well as the involvement of teachers, school principals, and other education personnel in the 15-minute reading activity. The obstacles experienced and their solutions were related to reading activities and the infrastructure that supports the GLS program. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengimplementasian program GLS yang berfokus pada tahap pembiasaan untuk menumbuhkan minat baca siswa di SDN Bakalan Krajan 2 Kota Malang dan mendeskripsikan kendala serta solusi selama proses pengimplementasian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator keterlaksanaan yang sudah terpenuhi dalam pelaksanaan program GLS yang ditinjau dari tahap pembiasaan, yaitu kegiatan 15 menit membaca dilakukan setiap hari di awal pelajaran dan sudah melakukan membacakan nyaring dan membaca dalam hati, terdapat perpustakaan sekolah, sudut baca kelas, poster kampanye membaca, macam-macam bahan kaya teks di setiap ruang kelas, menciptakan lingkungan kaya teks, keterlibatan publik. Untuk indikator yang belum tercapai yaitu mencatat di catatan harian judul dan nama pengarang buku yang sudah dibaca serta keterlibatan guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan lain dalam kegiatan 15 menit membaca. Kendala yang dialami beserta solusinya yaitu terkait kegiatan 15 membaca dan sarana prasarana yang menunjang program GLS.
Implementasi Nilai-Nilai Karakter Berbasis Budaya Jawa di SD Insyira Imani Ekalanti; Muh. Arafik; Insyira Imani Ekalanti; Muh. Arafik; Titis Angga Rini
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i92022p831-843

Abstract

Abstract: The implementation of character-based learning programs, in fact, is not just educating right and wrong, but includes the process of habituation of behavior about virtue values, so that students can understand to describe of the implementation of Javanese culture-based character values ​​at SDN Petungsewu 1. The implementation of Javanese culture-based character values ​​is carried out by means of a multilevel method, full of discipline and character themes so that it can be easily absorbed of students.The research method used is a qualitative research method, with data collection tools in the form of interview instruments and validated using source triangulation. In addition to interviews, data collection also uses observation and documentation. This is shaping the character of students based on culture, in accordance with the UU RI Sisdiknas No. 20 of 2003 and Perda Gubernur Jatim No. 11 of 2017. The character values ​​that are implemented include; religion and culture. noble character and values ​​of mutual cooperation, which are explored and in accordance with Pancasila, Javanese culture, along with the local wisdom of the local community. Abstrak: Implementasi program pembelajaran berbasis karakter, sesungguhnya bukan sekadar mendidik benar dan salah, tetapi mencakup proses pembiasaan perilaku tentang nilai-nilai keutamaan, sehingga siswa dapat memahami, merasakan, dan mau berperilaku baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai karakter berbasis budaya Jawa di SDN Petungsewu 1. Pengimplementasian nilai-nilai karakter berbasis budaya Jawa ini dilakukan dengan cara atau metode bertingkat (unggah-unggah), penuh kedisiplinan dan tema karakter agar bisa mudah diserap oleh siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, dengan alat pengumpul data berupa instrumen wawancara dan divalidasi menggunakan triangulasi sumber. Selain wawancara, pengumpulan data juga menggunakan observasi serta dokumentasi. Hasil dari penelitian ini merupakan serangkaian aktivitas dari para siswa di sekolah, yang bertujuan untuk membentuk karakternya, melalui pembiasaan sehari-hari. Hal ini bertujuan untuk menyukseskan program pemerintah daerah Jawa Timur dalam membentuk karakter siswa berbasis budaya, sesuai dengan UU RI Sisdiknas No.20 tahun 2003 dan Perda Gubernur Jatim No.11 tahun 2017. Nilai-nilai karakter yang diimplementasikan meliputi; agama dan budaya (religius). budi pekerti luhur dan nilai-nilai gotong royong, yang digali dan sesuai dengan Pancasila, budaya Jawa, beserta kearifan lokal masyarakat setempat.
Analisis Kesulitan Membaca Pemahaman Teks Narasi pada Peserta Didik Kelas V SD Oktarina Nur Restiani; Muh. Arafik; Oktarina Nur Restiani; Muh. Arafik; Titis Angga Rini
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i112022p1053-1067

Abstract

Abstract: Difficulty in reading comprehension of narrative texts is the difficulty experienced by students in understanding the contents of narrative texts. The purpose of this study is to determine the fifth grade students' ability to read and understand narrative texts and the difficulties in reading comprehension of narrative texts experienced by fifth grade students at SDN Karangbesuki 1 Malang. The approach in this study uses descriptive qualitative by describing the phenomena encountered in the field and producing descriptive data. Data collection techniques are used in the form of observations, tests, and interviews. The results showed that the students' ability to read and understand narrative texts was low. In addition, it was also found that students had difficulties in determining who, when, and where aspects related to the level of literal understanding; difficulties in determining the main ideas and messages contained in reading texts on interpretive understanding; difficulties in concluding the contents of readings related to critical understanding; and difficulties in retelling the reading text using their own language at the level of creative understanding. Abstrak: Kesulitan membaca pemahaman teks narasi merupakan kesulitan yang dialami peserta didik dalam memahami isi teks narasi. Tujuan penelitian ini yaitu, untuk mengetahui kemampuan membaca pemahahaman teks narasi dan kesulitan membaca pemahaman teks narasi yang dialami oleh peserta didik kelas V SDN Karangbesuki 1 Malang. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan mendeskripsikan fenomena yang ditemui di lapangan serta menghasilkan data deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, tes, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan membaca pemahaman teks narasi yang dimiliki peserta didik tergolong rendah. Selain itu juga ditemukan bahwa peserta didik mengalami kesulitan dalam menentukan aspek siapa, kapan, dan dimana berkaitan dengan tingkat pemahaman literal, kesulitan menentukan gagasan pokok dan pesan yang terkandung dalam teks bacaan pada pemahaman interpretatif, kesulitan menyimpulkan isi bacaan berhubungan dengan pemahaman kritis, dan kesulitan menceritakan kembali teks bacaan menggunakan bahasa sendiri di tingkat pemahaman kreatif.
Analisis Keterampilan Menulis Cerita Pengalaman pada Peserta Didik Kelas V SD Dimas Ramadhani Bawono; Muh. Arafik; Dimas Ramadhani Bawono; Muh. Arafik; Suhartono Suhartono
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i112022p1068-1084

Abstract

Abstract: The skill of writing experiential stories is a skill possessed by students in stories based on personal experience in accordance with written linguistic rules that have been set. This study aims to determine the skill level of writing experience stories in fifth grade students at SDN Karangbesuki 1, Malang City. The approach in this study uses descriptive qualitative by describing the phenomena encountered in the field and producing descriptive data. The data collection technique used in this research is observation, tests, interviews, and documentation. The results showed that the skills of writing experience stories in fifth grade students at SDN Karangbesuki 1 Malang City tended to be low. This is known based on the test results where students experience problems in writing stories based on intrinsic experience and mechanical aspects of writing. The teacher's efforts to help students overcome writing difficulties are also highlighted. Abstrak: Keterampilan menulis cerita pengalaman merupakan sebuah keterampilan yang dimiliki oleh peserta didik dalam menulis cerita berdasarkan pengalaman pribadi sesuai dengan kaidah-kaidah kebahasaan yang sudah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan menulis cerita pengalaman pada peserta didik kelas V SDN Karangbesuki 1 Kota Malang. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan mendeskripsikan fenomena yang ditemui di lapangan serta menghasilkan data deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menulis cerita pengalaman pada peserta didik kelas V SDN Karangbesuki 1 Kota Malang cenderung rendah. Hal ini diketahui berdasarkan hasil tes dimana peserta didik mengalami permasalahan dalam menulis cerita pengalaman ditinjau berdasarkan unsur intrinsik dan aspek mekanik dalam menulis. Selain mengetahui tingkat keterampilan dan permasalahan peserta dalam menulis, upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi permasalahan peserta didik dalam menulis juga turut menjadi fokus penelitian.
Pengembangan Modul Menulis Kalimat Efektif untuk Siswa Kelas IV SD Dita Dwi Anggraini; Muh. Arafik; Dita Dwi Anggraini; Muh. Arafik; Titis Angga Rini
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i22023p137-149

Abstract

Abstract: The problem that researchers found at SDN Bumiayu 03 is that students still have difficulty using effective sentences when learning Indonesian. This difficulty is due to the incomplete coverage of the material in learning Indonesian, especially the effective sentence material presented in the student book. The existing books are still lacking in variety and lack of examples and practice questions. Teachers in learning only use thematic books without any additional teaching materials that support Indonesian language learning, especially effective sentence material. The aim of the research and development is to produce an effective sentence writing module for fourth grade students at SDN Bumiayu 03 which is valid according to material experts, teaching materials experts and practice for students and teachers as users.The ADDIE model is used in this research and development, which includes analysis, planning, development, implementation, and evaluation. According to the findings of this study, the material expert validation test received 93.1 percent (very valid), the teaching material expert validation test received 97.9 percent (very valid), the student response questionnaire received 95.3 percent (very practical), and the user practicality test received 97.5 percent. (very practical). The conclusions from the development research results above show that the product of the Effective Sentence Writing module for Grade IV Students at SDN Bumiayu 03 is appropriate for use in learning activities. Abstrak: Masalah yang peneliti temukan di SDN Bumiayu 03 adalah siswa masih kesulitan dalam menggunakan kalimat efektif ketika pembelajaran bahasa Indonesia. Kesulitan ini dikarenakan cakupan materi dalam pembelajaran bahasa Indonesia khususnya materi kalimat efektif yang disajikan dalam buku siswa kurang lengkap. Buku yang ada masih kurang bervariasi dan kurang banyak contoh dan latihan soal. Guru dalam pembelajaran hanya menggunakan buku tematik saja tanpa adanya tambahan bahan ajar lain yang mendukung pembelajaran bahasa Indonesia khususnya materi kalimat efektif. Tujuan dari penelitian dan pengembangan untuk menghasilkan modul menulis kalimat efektif bagi siswa kelas IV SDN Bumiayu 03 valid menurut ahli materi, ahli bahan ajar dan praktis untuk siswa serta guru sebagai pengguna. Model ADDIE digunakan dalam penelitian dan pengembanga ini, yang meliputi analisis, perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Berdasarkan temuan penelitian ini, uji validasi ahli materi diperoleh 93,1 persen (sangat valid), penilaian uji validasi ahli bahan ajar diperoleh 97,9 persen (sangat valid), dan hasil angket respon siswa diperoleh 95,3 persen (sangat praktis), serta uji kepraktisan pengguna diperoleh 97,5 persen (sangat praktis). Kesimpulan hasil penelitian pengembangan di atas, menunjukkan bahwa produk modul Menulis Kalimat Efektif Untuk Siswa Kelas IV SDN Bumiayu 03 layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
Pengembangan Aplikasi Android Integrated Ebooks untuk Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar Alvin Wardanartama; Muh. Arafik; Alvin Wardanartama; Muh. Arafik; Arda Purnama Putra
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i62023p454-462

Abstract

Abstract: Media is one of the needs of the Indonesian people today. Education in Indonesia cannot be separated from technological media such as laptops and smartphones. The purpose of this research is to produce an effective and efficient learning product or media for school children, especially in elementary schools. This research was conducted using the Dick and Carey research method. Valid according to media experts (Mustika Mentari, S.Kom, M.Kom), material experts (Dr. Siti Mas'ula, M.Pd), users/teachers (Sunarsih, S.Pd and Bambang Yogianto, S.Pd), as well as attractive to students of SDN 3 Pringgodani and SDN 1 Sumberbening. This research method uses R&D development according to Dick & Carey including: 1) analysis of needs and general goals, 2) analysis of learning, 3) analysis of teachers, students, and infrastructure, 4) selecting and determining content according to needs, 5) developing application designs, 6) developing the initial product, 7) designing and conducting formative evaluation, 8) revising the product, 9) making the final product. The instruments used were field observations, validation instruments, and student questionnaires. The results of media validation were 90 percent (very valid), material validation 86 percent (very valid), user/teacher validation 86 percent (valid), and trials with students 85 percent (very valid) and 87 percent (very valid). The results of the validity presentation obtained by the researcher were 86.8 percent (very valid). Therefore, it can be concluded that this product can be said to be appropriate for using media in the learning process in grade III elementary schools. Abstrak: Media merupakan salah satu kebutuhan masyarakat Indonesia pada jaman sekarang. Pendidikan Indonesia tidak mungkin lepas dari media elektronik seperti laptop dan smartphone. Tujuan peneliti mengambil pengembangan ini yaitu supaya dihasilkannya media aplikasi pembelajaran yang efektif dan efisien untuk anak sekolah terutama di sekolah dasar. Peneliti menggunakan metode Dick & Carey. Valid menurut ahli media (Mustika Mentari, S.Kom, M.Kom), ahli materi (Dr. Siti Mas’ula, M.Pd), pengguna/guru (Sunarsih, S.Pd dan Bambang Yogianto, S.Pd), serta menarik bagi siswa SDN 3 Pringgodani dan SDN 1 Sumberbening. Metode penelitian ini menggunakan pengembangan R&D menurut Dick dan Carey meliputi : 1) analisis kebutuhan dan tujuan umum, 2) analisis pembelajaran, 3) analisis guru, siswa, dan sarpras, 4) memilih dan menentukan konten sesuai kebutuhan, 5) mengembangkan rancangan aplikasi, 6) mengembangkan produk awal, 7) merancang dan melakukan evaluasi formatif, 8) melakukan revisi produk, 9) membuat produk akhir. Instrumen yang digunakan yaitu observasi lapangan, instrumen validasi, dan respon angket siswa. Hasil validasi media 90 persen (sangat valid), dari validasi materi 86 persen (sangat valid), dari validasi pengguna/guru 86 persen (valid), dan dari uji coba dengan siswa 85 persen (sangat valid) dan 87 persen (sangat valid). Hasil presentasi kevalidan yang diperoleh peneliti yaitu sebesar 86,8 persen (sangat valid). Peneliti menyimpulkan bahwa produk ini dapat dikatakan layak digunkan media dalam proses belajar di kelas III Sekolah Dasar.
Literature Review: Global Competencies and World-Class University Outcomes in Indonesia Teguh Triwiyanto; Desi Eri Kusumaningrum; Pramono Pramono; Muh. Arafik; Ahmad Nurabadi; Baidhowi Muslikh
International Research-Based Education Journal Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Education Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um043v6i2p256-271

Abstract

This literature review research aims to synthesize the global competencies and outcomes of world-class universities in Indonesia. In conducting the literature review on global competence and world-class university outcomes in Indonesia, the researcher used a careful approach that included several steps. First, a precise research problem was formulated, sharpening the intersection between global competencies and the performance of world-class universities in Indonesia. After the collection of relevant literature, the researcher critically evaluated the collected data in terms of its contribution to the overarching research question. Through careful analysis and interpretation, the researcher synthesized the findings, identifying patterns, differences, and areas that warrant further investigation.  The data collected was based on searches in Publish or Perish - Harzing in 2024 according to search engine guidelines from library professionals and a trial of words and combinations for different possibilities and percentages of relevant research articles on selected criteria. The results show that achieving world-class university status in Indonesia is strongly related to the development and improvement of global competencies in higher education institutions. Transformation driven by globalization requires students, lecturers and administrators to be equipped with the skills to thrive in a global academic environment.