Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENJUALAN DAN PELAYANAN KONSUMEN DI TOKO SEMBAKO NAZILA PARIT CULUM Rahmat Naufal Al Faiz; Ahmad Edi Saputra; Pini Susanti; Wargo; Embang
Swakarya: Jurnal Penelitian Sosial dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Swakarya: Jurnal Penelitian Sosial dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas produk dan harga secara simultan terhadap kepuasan konsumen pada toko sembako nazila. Metode yang digunakan yaitu asosiatif kuantitatif. Teknik pengambilan menggunakan probability sampling dan diperoleh sampel sebanyak 99 responden. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi, koefisien korelasi, koefisien determinasi dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini adalah kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen dan dengan hasil uji hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (7,089 > 1,985). Harga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen dan dengan hasil uji hipotesis diperoleh t hitung > t tabel atau (5,399 > 1,985). Kualitas produk dan harga secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan persamaan Y = 6,396 + 0,488X1 + 0,358X2. Nilai koefisien korelasi diperoleh sebesar 0,787 artinya variabel dependent dan independent secara simultan memiliki tingkat kekuatan yang berhubungan sangat kuat. Nilai koefisien determinasi sebesar 61,9% sedangkan sisanya sebesar 38,1% dipengaruhi faktor lain. Uji hipotesis diperoleh nilai F hitung > F tabel atau (78,082 > 2,700), artinya terdapat pengaruh secara signifikan secara simultan antara kualitas produk dan harga terhadap
MENDAMPINGI KOPERASI SEKOLAH DALAM MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN SISWA DI SMP NEGERI 21 TANJUNG JABUNG TIMUR Pera Desvita; Ahmad Edi Saputra; Pini Susanti; Wargo; Embang
Swakarya: Jurnal Penelitian Sosial dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Swakarya: Jurnal Penelitian Sosial dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan mendampingi koperasi sekolah dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa di SMP Negeri 21 Tanjung Jabung Timur. Permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman siswa mengenai pengelolaan usaha sederhana serta minimnya pengalaman praktik kewirausahaan di lingkungan sekolah. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan manajemen koperasi, simulasi usaha, serta pendampingan langsung dalam aktivitas koperasi sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa terkait konsep kewirausahaan, keterampilan mengelola keuangan sederhana, serta kemampuan bekerja sama dalam tim. Selain itu, siswa mulai menunjukkan kreativitas dalam mengembangkan ide-ide usaha yang relevan dengan kebutuhan sekolah. Kegiatan PKM ini berimplikasi positif dalam membentuk karakter mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat peran koperasi sekolah sebagai media pembelajaran praktik kewirausahaan.
The Effectiveness of Cooperatives as an Instrument for Price Control and Farmers' Welfare in the Staple Food Sector Pini Susanti
Journal of Economics and Social Sciences (JESS) Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : CV. Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/jess.1590

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of cooperatives as instruments for price control and the enhancement of farmers' welfare within the staple food sector, which has historically been dominated by exploitative informal trading systems. Employing a qualitative case study design with a vertical integration approach, this research explores the contestation between food cooperatives and middlemen networks in regions characterized by high farmer dependency. Data were gathered through in-depth interviews, participant observation, and documentary research, and subsequently analyzed using the Value Chain Analysis (VCA) framework. The findings demonstrate that cooperatives engaging in vertical integration (such as owning independent milling units) successfully streamlined the distribution chain from five layers to two. This reduction increased the farmer’s share by 10–15% and net farmer income by 20–25%. Qualitative insights reveal that cooperatives function as price stabilizers, exerting a psychological market effect on middlemen through a counter-financing schema (yarnen / credit-tied harvest system). The novelty of this study lies in its repositioning of cooperatives not merely as administrative entities, but as aggressive economic actors capable of deconstructing the sociological relations of indebtedness between farmers and middlemen. The study concludes that food sovereignty requires strengthening the liquidity capacity of cooperatives and transforming member culture to dismantle structural rural poverty