Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Rasio Hutang, Likuiditas, dan Net Profit Margin Terhadap Profitabilitas Yang Dimediasi Pertumbuhan Laba (Studi Pada Perusahaan Otomotif Di BEI Tahun 2021-2024) Haniki Rosadi; Titik Inayati
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 3: Maret 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i3.15552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh rasio hutang, likuiditas, dan net profit margin terhadap profitabilitas yang dimediasi pertumbuhan laba. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah perusahaan otomotif di Bursa Efek Indonesia tahun 2021-2024. Berdasarkan teknik purposive sampling, perusahaan yang memenuhi kriteria pengambilan sampel sebanyak 11 perusahaan. Teknik analisis data menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modelling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio hutang yang diproksikan dengan debt to equity ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Rasio likuiditas yang diproksikan dengan current ratio berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Net profit margin berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Pertumbuhan laba tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Rasio hutang tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Rasio likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Net profit margin tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Pertumbuhan laba tidak dapat memediasi pengaruh rasio hutang terhadap profitabilitas. Pertumbuhan laba tidak dapat memediasi pengaruh rasio likuiditas terhadap profitabilitas. Pertumbuhan laba tidak dapat memediasi pengaruh net profit margin terhadap profitabilitas.
Pengaruh Promosi, Citra Selebriti dan Electronic Word of Mouth (E-WOM) terhadap Impulse Buying pada Konsumen Glad2glow Tiktok di Surabaya Faradila Atyalefian H; Titik Inayati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promosi, citra selebriti, dan Electronic Word of Mouth (E-WOM) terhadap impulse buying pada konsumen produk Glad2Glow di Surabaya yang menggunakan platform TikTok. Pesatnya perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah mengubah pola perilaku konsumen dalam mengambil keputusan pembelian. Beragam aktivitas pemasaran digital, seperti penyampaian promosi yang menarik, pemanfaatan selebriti sebagai pendukung merek, serta ulasan dan rekomendasi konsumen di media sosial, diduga mampu mendorong munculnya perilaku pembelian secara spontan (impulse buying). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Populasi penelitian mencakup konsumen Glad2Glow di Surabaya yang pernah melihat promosi produk melalui TikTok, membaca ulasan mengenai produk, dan telah melakukan pembelian. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner berskala Likert, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Sebelum pengujian hipotesis dilakukan, data terlebih dahulu melewati uji validitas, uji reliabilitas, serta uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen telah memenuhi kriteria valid dan reliabel, serta model regresi dinyatakan lolos uji asumsi klasik. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa promosi, citra selebriti, dan Electronic Word of Mouth (E-WOM) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying konsumen Glad2Glow di Surabaya melalui TikTok. Hasil ini mengindikasikan bahwa strategi pemasaran digital yang memadukan promosi yang efektif, dukungan selebriti yang kredibel dan menarik, serta ulasan positif dari konsumen dapat meningkatkan kecenderungan konsumen untuk melakukan pembelian secara spontan.