Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Peningkatan Kesadaran Orang Tua Terhadap Pentingnya Imunisasi Melalui Program Gerakan Masyarakat Cinta Imunisasi (GEMASI) Warda M; Endang Ernandini; Rezqiqah Aulia Rahmat
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1130

Abstract

ABSTRACT Imunisasi merupakan salah satu upaya penting dalam pencegahan penyakit menular pada anak. Namun, masih terdapat sebagian masyarakat yang memiliki pemahaman yang kurang mengenai pentingnya imunisasi sehingga dapat memengaruhi cakupan imunisasi pada anak. Rendahnya pengetahuan dan adanya informasi yang tidak tepat mengenai imunisasi seringkali menjadi penyebab keraguan orang tua dalam memberikan imunisasi kepada anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan orang tua mengenai pentingnya imunisasi melalui program Gerakan Masyarakat Cinta Imunisasi (GEMASI). Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, pembagian brosur edukasi, serta evaluasi tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran orang tua mengenai manfaat imunisasi serta pentingnya melengkapi jadwal imunisasi anak. Program GEMASI terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya imunisasi sebagai upaya pencegahan penyakit pada anak. Kata kunci: Pengabdian Masyarakat, Imunisasi, Promosi Kesehatan, Anak
Peningkatan Kesehatan Mental Masyarakat Melalui Program Konseling Dan Mindfulness Di Lingkungan Komunitas Raissa Patrisia; Nur Cahyani Ari Lestari; Zulhijriani; Rezqiqah Aulia Rahmat; Wahidyanti Rahayu Hastutiningtyas
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1132

Abstract

ABSTRACT Mental health is an important component of overall health and affects an individual's quality of life. Various factors, such as social and economic pressures, and lifestyle changes, can impact a community's mental health. Lack of knowledge about how to manage stress and maintain mental health often leads to psychological disorders such as stress, anxiety, and emotional exhaustion. This community service program aims to raise public awareness of the importance of maintaining mental health through counseling and mindfulness training programs. Implementation methods included mental health education, group counseling sessions, mindfulness training, and evaluations of participants' knowledge levels and psychological well-being before and after the program. Results showed an increase in public knowledge about mental health and an improvement in participants' ability to manage stress. The counseling and mindfulness program has proven effective in raising public awareness of the importance of maintaining mental health in everyday life. Keywords: Mental Health, Counseling, Mindfulness, Community Service ABSTRAK Kesehatan mental merupakan bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan yang memengaruhi kualitas hidup individu. Berbagai faktor seperti tekanan sosial, ekonomi, serta perubahan gaya hidup dapat memengaruhi kondisi kesehatan mental masyarakat. Kurangnya pengetahuan mengenai cara mengelola stres dan menjaga kesehatan mental seringkali menyebabkan masyarakat mengalami gangguan psikologis seperti stres, kecemasan, dan kelelahan emosional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental melalui program konseling dan latihan mindfulness. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan mental, sesi konseling kelompok, latihan mindfulness, serta evaluasi tingkat pengetahuan dan kondisi psikologis peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan mental serta peningkatan kemampuan peserta dalam mengelola stres. Program konseling dan mindfulness terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: Kesehatan Mental, Konseling, Mindfulness, Pengabdian Masyarakat
Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Wilayah Puskesmas Binaan Rini Herdiani; Rezqiqah Aulia Rahmat
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1136

Abstract

Abstract The Healthy Living Community Movement (GERMAS) is a national program aimed at increasing public awareness of healthy lifestyle behaviors to prevent non-communicable diseases. However, some people still do not understand the importance of healthy lifestyle behaviors in their daily lives. This community service activity aims to increase public knowledge and awareness regarding the implementation of GERMAS through health outreach activities. Implementation methods include health education, interactive discussions, distribution of educational media, and pre- and post-activity knowledge evaluations. The results of the activities indicate an increase in public knowledge and awareness regarding healthy lifestyle behaviors, such as physical activity, healthy food consumption, and regular health check-ups. GERMAS outreach has proven effective in increasing community participation in maintaining health. Keywords: GERMAS, Health Promotion, Healthy Living Behavior, Community Abstrak Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan program nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat guna mencegah penyakit tidak menular. Namun, masih terdapat masyarakat yang belum memahami pentingnya perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai penerapan GERMAS melalui kegiatan sosialisasi kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, pembagian media edukasi, serta evaluasi pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai perilaku hidup sehat, seperti aktivitas fisik, konsumsi makanan sehat, dan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Sosialisasi GERMAS terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan. Kata Kunci: GERMAS, Promosi Kesehatan, Perilaku Hidup Sehat, Masyarakat
Edukasi Sanitasi Dan Pengelolaan Air Bersih Untuk Meningkatkan Kesehatan Lingkungan Rizky Rahadian Wicaksono; Muhammad Hanif; Marwan Ahmad Manoko; Rezqiqah Aulia Rahmat
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1137

Abstract

ABSTRACT Sanitation and the availability of clean water are crucial factors in maintaining environmental health and preventing various environmental-related diseases. Lack of public knowledge about the importance of sanitation and clean water management can increase the risk of diseases such as diarrhea, skin diseases, and gastrointestinal infections. This community service activity aims to increase public knowledge and awareness about the importance of sanitation and clean water management through environmental health education activities. Implementation methods included health education, interactive discussions, demonstrations of simple clean water treatment, and assessments of knowledge levels before and after the activity. The results of the activity indicate an increase in public knowledge about the importance of environmental sanitation and clean water management. Environmental health education has proven effective in raising public awareness to maintain environmental cleanliness and use clean water safely. Keywords: Environmental Sanitation, Clean Water, Health Promotion, Public Health ABSTRAK Sanitasi dan ketersediaan air bersih merupakan faktor penting yang berperan dalam menjaga kesehatan lingkungan dan mencegah berbagai penyakit berbasis lingkungan. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya sanitasi dan pengelolaan air bersih dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit seperti diare, penyakit kulit, serta infeksi saluran pencernaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya sanitasi dan pengelolaan air bersih melalui kegiatan edukasi kesehatan lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi pengolahan air bersih sederhana, serta evaluasi tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya sanitasi lingkungan dan pengelolaan air bersih. Edukasi kesehatan lingkungan terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menggunakan air bersih secara aman. Kata Kunci: Sanitasi Lingkungan, Air Bersih, Promosi Kesehatan, Kesehatan Masyarakat
Pemberdayaan Masyarakat Kampung Dalam Pengembangan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sebagai Upaya Preventif Kesehatan Sara Surya; Jumingin; Rezqiqah Aulia Rahmat
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Household medicinal plants (TOGA) represent an initiative to utilize plants with medicinal properties to improve public health through self-reliance. The use of medicinal plants can serve as an easily accessible and relatively safe alternative to traditional medicine for addressing various minor health complaints. However, the utilization of medicinal plants in the community remains suboptimal due to a lack of knowledge regarding the types of medicinal plants and how to use them. This community service activity aims to improve the community’s knowledge and skills in developing family medicinal plants as a preventive measure to maintain health. Implementation methods include health education on the benefits of medicinal plants, training in planting and maintaining TOGA, and community assistance in managing TOGA gardens. The results of the activity indicate an increase in community knowledge regarding medicinal plants as well as increased community participation in the utilization of family medicinal plants. The TOGA development program can serve as a strategy to enhance community self-reliance in maintaining health. Keywords: Family Medicinal Plants, Community Empowerment, Preventive Health, Public Health. ABSTRAK Tanaman obat keluarga (TOGA) merupakan salah satu upaya pemanfaatan tanaman yang memiliki khasiat obat untuk meningkatkan kesehatan masyarakat secara mandiri. Pemanfaatan tanaman obat dapat menjadi alternatif pengobatan tradisional yang mudah diperoleh serta relatif aman digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan ringan. Namun, pemanfaatan tanaman obat di masyarakat masih belum optimal karena kurangnya pengetahuan mengenai jenis tanaman obat serta cara pemanfaatannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengembangkan tanaman obat keluarga sebagai upaya preventif dalam menjaga kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan mengenai manfaat tanaman obat, pelatihan penanaman dan pemeliharaan TOGA, serta pendampingan masyarakat dalam pengelolaan kebun TOGA. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai tanaman obat serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan tanaman obat keluarga. Program pengembangan TOGA dapat menjadi salah satu strategi dalam meningkatkan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan. Kata Kunci: Tanaman Obat Keluarga, Pemberdayaan Masyarakat, Kesehatan Preventif, Kesehatan Masyarakat
Analisis Drug Related Problems (DRPs) pada Pasien Hipertensi di Instalasi Rawat Jalan Sara Surya; Rezqiqah Aulia Rahmat
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (Juli)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Hypertension is a chronic disease with a high prevalence in the community and often requires long-term therapy. Inappropriate use of antihypertensive medications can lead to Drug-Related Problems (DRPs), which can potentially reduce the effectiveness of therapy and increase the risk of side effects in patients. This study aims to analyze the incidence of DRPs in hypertensive patients in outpatient settings. This study used a descriptive, observational method with a retrospective approach through a review of the medical records of hypertensive patients in outpatient settings. Data collected included patient characteristics, the type of antihypertensive medication used, and the incidence of DRPs, including inappropriate medication selection, inappropriate dosage, drug interactions, and side effects. The results showed that several DRPs were still found in hypertensive patients, including inappropriate medication dosages, potential drug interactions, and inappropriate medication use based on the patient's clinical condition. These DRPs have the potential to impact the success of hypertension therapy. The conclusion of this study indicates that DRPs still occur in hypertensive patients in outpatient settings. Therefore, the role of healthcare professionals, particularly pharmacists, in monitoring drug therapy is needed to improve the safety and effectiveness of patient treatment. Keywords: Hypertension, Drug-Related Problems, Antihypertensive, Outpatient ABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang memiliki prevalensi tinggi di masyarakat dan sering memerlukan terapi jangka panjang. Penggunaan obat antihipertensi yang tidak tepat dapat menyebabkan terjadinya Drug Related Problems (DRPs) yang berpotensi menurunkan efektivitas terapi serta meningkatkan risiko efek samping pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kejadian DRPs pada pasien hipertensi di instalasi rawat jalan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif melalui penelaahan rekam medis pasien hipertensi di instalasi rawat jalan. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik pasien, jenis obat antihipertensi yang digunakan, serta kejadian DRPs yang meliputi pemilihan obat yang tidak tepat, dosis yang tidak sesuai, interaksi obat, dan efek samping obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih ditemukan beberapa kejadian DRPs pada pasien hipertensi, di antaranya dosis obat yang tidak sesuai, potensi interaksi obat, serta penggunaan obat yang tidak tepat berdasarkan kondisi klinis pasien. Kejadian DRPs tersebut berpotensi mempengaruhi keberhasilan terapi hipertensi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa DRPs masih terjadi pada pasien hipertensi di instalasi rawat jalan, sehingga diperlukan peran tenaga kesehatan, khususnya apoteker, dalam melakukan pemantauan terapi obat untuk meningkatkan keamanan dan efektivitas pengobatan pasien. Kata Kunci: Hipertensi, Drug Related Problems, Antihipertensi, Rawat Jalan