Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Dampak Kebijakan Moneter Terhadap Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok di Kota Kendari Muhammad Juwantho Lewa; Murni Nia; Murniati; Wahyu Muh. Syata; Yuniyarti Ahiri; Gjosphink Putra Umar Sakka
Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi Vol. 1 No. 3 (2025): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/m83sjg36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan moneter terhadap stabilitas harga kebutuhan pokok di Kota Kendari pada periode 2019–2023. Fokus utama terletak pada tiga instrumen moneter: suku bunga acuan (BI7DRR), jumlah uang beredar (M2), dan nilai tukar rupiah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis korelasi Pearson dan regresi linear berganda berdasarkan data sekunder dari Bank Indonesia, BPS, dan instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ketiga variabel moneter tersebut berpengaruh signifikan terhadap inflasi bahan makanan di Kota Kendari. Secara parsial, suku bunga memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap inflasi, sedangkan M2 dan nilai tukar berpengaruh positif. Peningkatan suku bunga terbukti dapat menahan inflasi, sedangkan peningkatan jumlah uang beredar dan depresiasi rupiah mendorong kenaikan harga. Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara kebijakan moneter nasional dan strategi daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, khususnya di daerah yang rentan terhadap tekanan eksternal seperti Kota Kendari.
Kolaborasi untuk Kemajuan: Transformasi Budaya, Pendidikan, Ekonomi, dan Pertanian di Desa Arongo Muh. Syata, Wahyu; Muh. Ilham; Murni Nia; Murniati; Jumatin; Muhammad Juwantho Lewa; Bellona Mardhatillah Sabillah; Ade Rosmalia; Selviana
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/d2eksc38

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata Membangun Desa Merdeka Belajar Kampus Merdeka (KKN-MD MBKM) Universitas Halu Oleo bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam pembangunan desa melalui penerapan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh di perguruan tinggi. Penelitian ini mengkaji implementasi program KKN-MD MBKM di Desa Arongo, Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan, dengan fokus pada transformasi budaya, pendidikan, ekonomi, dan pertanian. Metode pelaksanaan program meliputi survei lapangan, penyusunan program kerja, pelaksanaan kegiatan, serta penyusunan laporan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa berperan aktif dalam mengembangkan berbagai aspek desa, seperti peningkatan kualitas pendidikan melalui kegiatan mengajar di SMA Negeri 11 Konawe Selatan, pemberdayaan seni dan budaya melalui pelatihan sanggar seni, serta penguatan sektor ekonomi dan pertanian melalui pembuatan kebun kolektif dan pelatihan penyusunan pembukuan koperasi. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Arongo, meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan, ekonomi berbasis komunitas, serta budaya gotong royong dalam pengelolaan sumber daya desa. Sementara itu, mahasiswa mendapatkan pengalaman nyata dalam menghadapi permasalahan sosial dan ekonomi di desa, serta mengasah keterampilan kepemimpinan dan kerja sama lintas disiplin. Dengan demikian, program KKN-MD MBKM tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat desa, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam mempersiapkan mahasiswa sebagai agen perubahan yang siap menghadapi tantangan di masa depan.    
Model Pembuatan Bunga Akril dari Limba Botol Murniati; Murni Nia; Muhammad Juwantho Lewa; Alya Nurul Azizah
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): NOVEMBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/r1evt706

Abstract

Pengabdian ini membahas proses pembuatan kerajinan bunga akrilik berbahan dasar botol plastik bekas sebagai bentuk pemanfaatan limbah dan pengembangan kreativitas masyarakat. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya volume sampah plastik yang menjadi permasalahan lingkungan, sehingga diperlukan inovasi berbasis ekonomi sirkular melalui daur ulang. Proses produksi dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan bahan, pembuatan pola, pemotongan, pembentukan kelopak dengan pemanasan, pewarnaan, dan perakitan bunga serta vas. Analisis biaya menunjukkan bahwa total biaya pembuatan satu unit bunga akrilik adalah Rp 137.808 dengan potensi keuntungan sebesar 30% dari harga jual. Selain bernilai ekonomis, kegiatan ini memberikan manfaat edukatif, sosial, dan ekologis melalui peningkatan keterampilan, kesadaran lingkungan, dan penguatan kreativitas. Dengan demikian, pembuatan bunga akrilik dari botol plastik bekas layak dijadikan alternatif usaha kreatif yang ramah lingkungan dan dapat diterapkan pada skala rumah tangga, pendidikan, maupun program pemberdayaan masyaraka.
Pengaruh Penggunaan ChatGPT terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Yuniyarti Ahiri; Jafar Ahiri; Harjun; Muhammad Juwantho Lewa; Wahyu Muh. Syata
Educational Journal Vol. 1 No. 2 (2026): JANUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/9rezm712

Abstract

This study analyzes the effect of ChatGPT usage on critical thinking skills of Economics Education students at FKIP Halu Oleo University. Quantitative method with 180 students from semesters 3-7 selected by proportionate stratified random sampling. Data were collected through questionnaires and critical thinking tests, analyzed using simple linear regression. Results showed ChatGPT usage had a significant negative effect on critical thinking skills (β=-0.994, p<0.001). The higher the intensity of ChatGPT usage, the lower students' critical thinking skills. Findings confirm cognitive offloading theory that AI dependence reduces analytical abilities. Structured usage guidelines and critical AI literacy are needed to prevent technology from hindering prospective economics teachers' critical thinking development.