Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Socialization of the Impact of Thuggery in Hindering Investment and the Progress of Rural MSMEs: Penelitian Herni Ramayanti; Heri Fitriadi; Darwin Kesuma; M. Pahlan; Samuel Indrayana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2232

Abstract

This article is a compilation of the author's outreach to fellow lecturers regarding tips on how to avoid predatory journals. The lecturers involved in this outreach came from several universities especially Muhammadiyah University of Makassar Indonesia, Doktor Nugroho University of Magetan Indonesia, Doktor Nugroho University of Magetan Indonesia and Antasari State Islamic University of Banjarmasin Indonesia. The author sincerely hopes that after this outreach, all lecturers targeted in this article will be able to choose higher-quality journals and avoid predatory journals, which have the various characteristics explicitly and comprehensively outlined above. By avoiding predatory journals, the author believes the quality of lecturers' research will continue to improve in the coming periods.
Hubungan Antara Penggunaan Media Sosial Dengan Perilaku Bullying di Kalangan Remaja: Pengabdian Bagus Ananda Kurniawan; Kresna Agung Yudhianto; Samuel Indrayana; Bungsu Keumala Sari; Siti Ngaisah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan perilaku bullying di kalangan remaja. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi tahap identifikasi masalah dan analisis kebutuhan, perencanaan program dan penyusunan materi, pengumpulan data, pelaksanaan sosialisasi dan edukasi, pelatihan keterampilan sosial dan pengelolaan emosi, pelibatan guru, orang tua, dan lingkungan sekolah, serta evaluasi program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya hubungan positif antara intensitas penggunaan media sosial dengan kecenderungan terjadinya perilaku bullying, di mana remaja dengan durasi penggunaan media sosial yang tinggi cenderung lebih sering terlibat dalam perilaku bullying, baik sebagai pelaku maupun korban. Interaksi daring yang bersifat terbuka, cepat menyebar, serta minim kontrol sosial langsung meningkatkan potensi terjadinya konflik dan komunikasi yang kurang empatik. Selain itu, fitur media sosial memungkinkan tindakan perundungan terjadi secara berulang dan menjangkau audiens yang lebih luas, sehingga dampak cyberbullying menjadi lebih kompleks dan berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa upaya pencegahan bullying perlu dilakukan secara komprehensif melalui peningkatan literasi digital, penguatan pendidikan karakter, serta penumbuhan empati dan tanggung jawab sosial agar remaja mampu menggunakan media sosial secara lebih sehat dan bertanggung jawab.
Utilization Of the Internet of Things to Improve the Quality of Services in Sub-Districts/Villages in Indonesia Hendri Syahputra; Samuel Indrayana; Rudy Irwansyah; Joice Soraya; Mesak Yandri Masela
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.1671

Abstract

The implementation of the Internet of Things (IoT) at the smallest government levels, such as sub-districts and villages, is key to digital transformation towards Smart Villages in Indonesia. This study aims to analyze the use of IoT technology to improve the efficiency and transparency of public services in sub-district areas. Using a qualitative approach and a literature review, this article explores how smart sensors, cloud-based data management systems, and self-service applications can reduce bureaucratic delays. The analysis shows that IoT integration can speed up administrative processing times by up to 40% and significantly increase the public satisfaction index. However, challenges such as digital infrastructure gaps and technological literacy in rural areas remain major obstacles. This study recommends collaboration between central and regional governments in standardizing IoT infrastructure and creating inclusive, responsive public services that meet citizens' needs in the industry 4.0 era.