Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH AUDIT TENURE, OPINI AUDIT GOING CONCERN, PERGANTIAN MANAJEMEN DAN AUDIT DELAY TERHADAP AUDITOR SWITCHING DENGAN UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI M. Isa Alamsyahbana; Hendy Satria; Klaudia, Klaudia; Bambang Sambodo
Juremi: Jurnal Riset Ekonomi Vol. 3 No. 4: Januari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/juremi.v3i4.7175

Abstract

The purpose of this research is to find out whether there is an effect of audit tenure, going concern audit opinion, management change and audit delay on auditor switching, and whether firm size is able to moderate the independent variables on the dependent variable.The method used in this research is a quantitative method. The research object is Consumer Cyclicals Sector companies listed on the IDX for the 2018-2021 period. For the population in this study, there were 132 companies and the samples obtained after using the purposive sampling method were 25 selected companies. The data analysis technique in this study used the logistic regression method by utilizing SPSS as a data processing application.The results of this study indicate that audit tenure has no effect on auditor switching, going concern audit opinion has no effect on auditor switching, management change has no effect on auditor switching, and audit delay has a positive effect on auditor switching. Firm size variable as a moderating variable is not able to moderate audit tenure, going concern audit opinion and management changes to auditor switching and is only able to moderate audit delay to auditor switching
PENDIDIKAN AKUNTANSI : PENGGUNAAN INTERNET DALAM PENYELESAIAN TUGAS MAHASISWA Gizta, Aulia Dewi; Satria, Hendy
Jurnal Akuntansi Kompetif Vol. 5 No. 3 (2022): Inovasi, Efektivitas, dan Tantangan Akuntansi di Sektor Publik, Pendidikan, dan
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/akuntansikompetif.v5i3.718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat perilaku mahasiswa akuntansi STIE Development terkait penggunaan internet dalam menyelesaikan tugas. Penelitian ini mengambil 69 informan penelitian mahasiswa akuntansi yang diwawancarai menggunakan aplikasi zoom meeting dan google form. Dasar penelitian pembentukan ini diawali dengan status di media sosial WhatsApp dan instagram story mahasiswa akuntansi yang membuat tugas dan status terkait internet. Teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi dilakukan dengan observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, dan penarikan kesimpulan tentang penyajian data. Hasil penelitian ini diperoleh dampak positif dan negatif dari penggunaan internet dalam menyelesaikan tugas-tugas mahasiswa akuntansi yaitu presentasi, tugas scan, copy paste, dan lain-lain.
Intangible Cultural Heritage: Accounting Assessment of Intangible Assets Performing Arts using Postmodern Paradigm Satria, Hendy; Ibrahim, Andika Noor; Chartady, Rachmad; Marlinda, Charly; Alamsyahbana, Muhammad Isa
Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46843/jiecr.v7i1.2484

Abstract

UNESCO has been determining the intangible cultural heritage of Indonesia since 2008. The Indonesian government began implementing the same policy at the national level in 2013. To date, 1086 determinations of Indonesia's intangible cultural heritage have been made. This Determination activity is carried out as an effort to protect and preserve Indonesia's intangible culture. This research focuses on the application of accounting for assessing intangible cultural heritage in Indonesia, particularly in Tanjungpinang, Riau Islands. The research method employed in this study is a qualitative, ethnomethodological approach grounded in the postmodernist paradigm. The results of this study indicate that Makyong performing arts still instill seven Malay cultural values, namely, politeness, customs, honesty, tradition, justice, courage, and humility. Based on the accounting assessment of intangible cultural heritage assets, five assessment instruments were identified: allocation value, reconstruction value, formed value, public contribution, and external agent contribution, totaling IDR 164,708,000.
PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA DAN HPP UNTUK UMKM ABON IKAN DI DESA SEBONG PEREH M. Isa Alamsyahbana; Hendy Satria; Bambang Sambodo; Dini Sulastri; Jacky Jacky
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.40307

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Pulau Bintan umumnya belum mampu menyusun laporan keuangan sederhana, padahal pencatatan keuangan sangat penting untuk memantau pemasukan, pengeluaran, dan menetapkan harga jual yang tepat agar usaha memperoleh keuntungan. Salah satu kendala utama adalah tidak adanya pemisahan antara aktivitas bisnis dan aktivitas pribadi (economic entity), sehingga aset perusahaan sering tercampur dengan harta pribadi. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya pencatatan keuangan sederhana bagi UMKM dengan studi kasus pada UMKM “Abon Ikan” di Desa Sebong Pereh, Kabupaten Bintan. Pengabdian dilakukan pada 28 Oktober 2023 dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa UMKM ini sebelumnya tidak memiliki sistem pencatatan keuangan. Setelah diberikan pelatihan mengenai penyusunan laporan keuangan sederhana dan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), UMKM dapat memahami kondisi keuangannya dengan lebih baik, menata pemasukan dan pengeluaran secara teratur, serta menentukan laba secara akurat
PELATIHAN AKUNTANSI PEMBUKUAN SEDERHANA PADA KELOMPOK TANI DAN UMKM DI DESA KUALA SEMPANG Hendy Satria; M. Isa Alamsyahbana; Charly Marlinda; Marina Lidya; Anggit V. Putri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.40506

Abstract

Pembukuan sederhana merupakan suatu proses dokumentasi yang dilakukan oleh pengusaha secara terstruktur dengan menghimpun data dan informasi terkait laporan keuangan dari perusahaan. Biasanya, pembukuan sederhana ini terdiri dari seluruh laporan keuangan di suatu perusahaan. Dokumentasi keuangan yang dicatat biasanya terkait kekayaan, beban, modal, pendapatan, anggaran, harga dengan hasil output berupa penyajian laporan keuangan. Tujuan dari kegiatan pembukuan dalam suatu usaha ialah untuk mengurangi ataupun meminimalisir risiko kehilangan produk, aset, bahkan uang milik perusahaan. Permasalahan yang kami temui adalah kurangnya pengetahuan tentang pembukuan sederhana pada pelaku usaha dan kelompok tani di Desa Kuala Sempang. Untuk itu kami mengadakan “Pelatihan Akuntansi Untuk Penyelenggaraan Pembukuan Sederhana Pada Kelompok Tani dan UMKM Desa Kuala Sempang”. Metode yang kami gunakan pada saat meneliti yaitu metode sosialisasi dan pelatihan. Hasil dari survey yang telah kami lakukan, pembukuan di Kelompok Tani dan UMKM masih kurang efektif sehingga kami membuat sosialisasi dan pelatihan pembukuan sederhana. Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan pengetahuan para pelaku usaha UMKM dan Kelompok Tani dalam menyusun laporan keuangan.
Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan UMKM, Koperasi, dan BUMDes Berbasis SAK EMKM dan SAK Entitas Privat di Desa Lancang Kuning Hendy Satria; Marina Lidya; Novi Chandra Saputra; Meidi Yanto; Rezario Febrianta; Risgar Friassantano; Ranat Mulia Pardede
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v4i2.1620

Abstract

SAK EMKM merupakan standar akuntansi keuangan yang diterbitkan oleh Ikatan Akuntansi Indonesia yang diperuntukan untuk entitas tanpa akuntabilitas publik. Pengabdian ini dimaksudkan untuk melakukan pendampingan bagaimana penerapan SAK EMKM dalam penyusunan laporan keuangan pada UMKM, koperasi dan BUMDES Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, dokumentasi, dan observasi. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa laporan keuangan yang dimiliki oleh UMKM, Koperasi Desa dan BUMDES hanya melaporkan pemasukan dan pengeluaran kas yang dibuat dengan cara manual. UMKM, Koperasi Desa, dan BUMDES belum menerapkan laporan keuangan yang sebenarnya mulai dari siklus akuntansi yang berlaku umum seperti jurnal umum, buku besar, neraca saldo dan neraca lajur. Serta laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM meliputi, laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, dan catatan atas laporan keuangan. Selain itu, dengan adanya laporan keuangan yang valid dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dan pengambilan keputusan demi kemajuan organisasi Desa Lancang Kuning.
ANALISIS PREDIKSI KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN DENGAN MODEL ZMIJEWSKI PADA PT BENTOEL INTERNASIONAL INVESTAMA Tbk hendy satria
Economic, Accounting Scientific Journal (CASH) Vol 3 No 01 (2020): CASH: Economic, Accounting Scientific Journal
Publisher : STIE PEMBANGUNAN TANJUNGPINANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52624/cash.v3i01.1076

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui keadaan PT Bentoel International Investama Tbk menggunakan analisis prediksi kebangkrutan metode Zmijewski (X-Score). Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Data digunakan adalah laporan keuangan PT Bentoel Internasional Investama Tbk berupa laporan neraca dan laporan laba/rugi tahun 2013-2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2013 sampai dengan 2015 PT Bentoel berpotensi bangkrut, hal ini terjadi karena pada tahun 2013 sampai dengan 2015 jumlah kewajiban yang dimiliki oleh PT Bentoel lebih tinggi daripada jumlah aset yang dimiliki oleh perusahaan dan ditambah dengan kerugian yang diderita menyebabkan PT Bentoel berada dalam posisi berpotensi bangkrut. Sedangkan ditahun 2016 sampai dengan 2018 PT Bentoel berada dalam posisi sehat. Hal ini terjadi karena perlahan-lahan PT Bentoel mampu menurunkan jumlah kewajibannya sehingga nilai aset PT Bentoel lebih tinggi daripada kewajibannya, meskipun dalam rentang tahun 2016 sampai dengan 2018 PT Bentoel masih mengalami kerugian, namun kerugian yang diderita pada 2017 dan 2018 tidak sebesar pada tahun sebelumnya yang mencapai triliunan rupiah.
PENGARUH PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN KEBIJAKAN DIVIDEN SEBAGAI VARIABEL MODERATING Hendy Satria
Economic, Accounting Scientific Journal (CASH) Vol 4 No 02 (2021): CASH: Economic, Accounting Scientific Journal
Publisher : STIE PEMBANGUNAN TANJUNGPINANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52624/cash.v4i02.1802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profitabilitas terhadap nilai perusahaan dengan kebijakan dividen sebagai variabel moderating (Studi Kasus di Bursa Efek Indonesia). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan analisis kuantitaif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan manufaktur tahun 2017-2019 yang telah diaudit dan dipublikasikan. Populasi dalam penelitian ini adalah sektor industri barang dan konsumsi yang terdaftar di BEI tahun 2017-2019 sebanyak 40 perusahaan. Pemilihan sampel dengan menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 12 perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwasanya terdapat pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan kebijakan dividen sebagai Variabel Moderating, hal ini terbukti dari hasil uji t analisis modereting dimana nilai t hitung 3,680 > t tabel 2,03011 dan nilai signifikansi 0,015 < 0,05 yang berarti Kebijakan Dividen merupakan variabel moderating dalam hubungan antara Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan.
AKUNTANSI ASET BERSEJARAH: BUKTI DARI KEPULAUAN RIAU - INDONESIA Muhammad Isa Alamsyahbana; Hendy Satria; Fauzi Fauzi
Economic, Accounting Scientific Journal (CASH) Vol 4 No 02 (2021): CASH: Economic, Accounting Scientific Journal
Publisher : STIE PEMBANGUNAN TANJUNGPINANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52624/cash.v4i02.2250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aplikasi akuntansi bagi manajemen Museum Sultan Badrul Alamsyah pengakuan, penilaian, penyajian dan pengungkapan laporan keuangan. Melalui riset ini diharapkan memberikan informasi lebih jelas terkait standar akuntansi aset bersejarah.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Data dikumpulkan melalui data primer melalui wawancara responden dan data sekunder dari dokumen pendukung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengakuan aset bersejarah di museum ini tidak memiliki nilai “value” karena tidak mudah menentukan umur atau nilai aset bersejarah tersebut. Praktik akuntansi aset bersejarah di museum Sultan Badrul Alamsyah masih belum memenuhi standard yang dibuat oleh pemerintah, karena tidak dilakukan penilaian dan penyajian aset bersejarah di catatan atas laporan keuangan.
PENGARUH POLITICAL CONNECTION, GOOD CORPORATE GOVERNANCE, DAN MEDIA EXPOSURE TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DISCLOSURE (CSRD) PADA PERUSAHAAN PERBANKAN DI BEI Elvia Alodia Daliman; Hendy Satria; Afriyadi Afriyadi
Economic, Accounting Scientific Journal (CASH) Vol 7 No 2 (2024): CASH: Economic, Accounting Scientific Journal
Publisher : STIE PEMBANGUNAN TANJUNGPINANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52624/cash.v7i2.2453

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh political connection, good corporate governance, dan media exposure terhadap corporate social responsibility disclosure (CSRD) pada perusahaan perbankan di BEI. Pada variabel good corporate governance menggunakan dua struktur, yaitu kepemilikan institusional dan komite audit. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder dengan sampel berupa perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebanyak 26 perusahaan dengan periode pengamatan dari tahun 2021-2023. Pemilihan sampel dengan menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan menggunakan aplikasi Eviews 10. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa political connection dan media exposure secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap CSRD. Pada variabel kepemilikan institusional dan komite audit secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap CSRD. Political connection, kepemilikan institusional, komite audit, dan media exposure berpengaruh secara simultan terhadap CSRD. Kata Kunci: Political Connection, Kepemilikan Institusional, Komite Audit, Media Exposure, Corporate Social Responsibility Disclosure (CSRD) Abstract The purpose of this study is to determine the effect of political connection, good corporate governance, and media exposure on corporate social responsibility disclosure (CSRD) in banking companies on the IDX. The good corporate governance variable uses two structures, namely institutional ownership and audit committee. The data used in this study are secondary data with a sample of 26 banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange with an observation period from 2021-2023. Sample selection using purposive sampling method. The analysis method used in this research is multiple linear regression analysis using the Eviews 10 application. The results of this study indicate that political connection and media exposure partially have a positive and significant effect on CSRD. The institutional ownership and audit committee variables partially have no significant effect on CSRD. Political connection, institutional ownership, audit committee, and media exposure simultaneously affect CSRD. Keywords: Political Connection, Institutional Ownership, Audit Committee, Media Exposure, Corporate Social Responsibility Disclosure (CSRD)
Co-Authors Afriyadi Afriyadi Afriyadi, Afriyadi Alfi Hendri Alodia Daliman, Elvia Anggit V. Putri Ardy Sulistyo Putra As Sahara, Masyitah Aulia Dewi Gizta Aulia Dewi Gizta Charly Marlinda Chartady, Rachmad Dewi, Lyidya Safrina Diana Try Cahyani Nala Dini Sulastri Eka Septia Anggraini Elvia Alodia Daliman Elvina Elvina Erick Ivan Gian Fardo Ramatulloh Fatahuddin, Fatahuddin Fatimah Tuzzohra FAUZI fauzi Fauzi Fauzi Firman Sah Fitriani, Yeni Hadi Kusuma Hasan Albana Hasnarika, Hasnarika Haziq Adlan Hendri, Alfi I Putu Ajie Windu Kertayoga Ibrahim, Andika Noor Ikhsan, Sugiyanto Indriaty, Novica Irani Dewi Jacky Jacky Juhli Edi S Kevin Kevin Kheren, Kheren Klaudia, Klaudia Kurnia, Sri Luh Sri Kasih M. Fachri Riauan M. Isa Alamsyahbana M. Isa Alamsyahbana Marina Lidya Marina Lidya Marina Lidya Maryati Maryati Masyitah As Sahara Michelle, Michelle Monalisa, Dewi Muhammad Fachri Riauan Muhammad Isa Alamsyahbana Mulia Pardede, Ranat Muqtafin, Muqtafin Mustari Ramadoni Nasution, Finalesvita Br Novi Chandra Saputra Novica Indriaty Nurililah, Zulfadhia Nurul Fazira, Ajeng Okvita Adhayani Parapaga, Florentina Blandina Pardede, Ranat Mulia Peramana, Deppy Pramesty, Serly Putri Dwi Putri Dwi Novrina Raja Della Putri Shinta Raja Hardiansyah Ranat Mulia Pardede Ranat Mulia Pardede Ranti Utami Rezario Febrianta Rezario Febrianta Rezario Febrianta Chandra Risgar Friassantano Riska Erviolita Roynaldy Setiady D.S Sahara, ⁠Masyitah As Sambodo, Bambang Senddy Febrianto Septia Anggraini, Eka Setiawan, Eric Silvi Nova Pianti Sitepu, Andres Putranta Sofiyah Wardanyi Sri Kurnia Sri Kurnia Suranta, Juhli Edi Syahputra, Daniel Ramando Taher, Indra Bastian Tommy Munaf Tri Julita Putri Tuzzohra, Fatimah Vanisa Meifari Widy Andini Putri Yanto, Meidi Yi Wong Yolanda Veronika Zahiriyan, Zahiriyan Zydyan Zahara Marsya