Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengabdian Masyarakat: Efektivitas Reminder Message terhadap Kepatuhan Kunjungan Ibu Balita di Posyandu Tanjung II Haryono, Merda Budi; Fauzi, Sudar; Sumarna, Andri; Emuh, Dadang; Anggraeni, Siti Maryani
Celebes Journal of Community Services Vol. 1 No. 2 (2022): Juny - November
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v1i2.3025

Abstract

Kesehatan merupakan faktor fundamental dalam menentukan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat. Salah satu upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak dilakukan melalui pelayanan posyandu, yang berperan penting dalam pemantauan tumbuh kembang balita. Namun, tingkat kunjungan ibu balita ke posyandu masih menghadapi berbagai hambatan, baik dari sisi akses, pengetahuan, maupun kesadaran. Program Reminder Message dipilih sebagai strategi untuk meningkatkan kepatuhan kunjungan ibu balita di Posyandu Tanjung II, Kampung Cirawa, Desa Nyalindung, Kecamatan Sukabumi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara terstruktur, wawancara mendalam, dan observasi. Data diperoleh dari kader posyandu, pihak puskesmas, dan ibu balita yang menjadi sasaran program. Hasil menunjukkan bahwa penerapan Reminder Message efektif membantu mengingatkan ibu balita tentang jadwal posyandu dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan rutin. Faktor pendukung keberhasilan meliputi keterbukaan ketua RW, keterlibatan komunitas, dan kerjasama aktif masyarakat. Hambatan yang ditemui antara lain keterbatasan akses dan infrastruktur, jumlah kader yang terbatas, rendahnya pengetahuan sebagian ibu balita tentang kesehatan, serta kondisi lingkungan yang belum optimal. Kesimpulannya, Reminder Message berpotensi meningkatkan kepatuhan kunjungan ibu balita ke posyandu apabila diintegrasikan dengan edukasi kesehatan, perbaikan sarana prasarana, dan dukungan lingkungan yang sehat. Sinergi antara puskesmas, kader, tokoh masyarakat, dan komunitas menjadi kunci keberhasilan program ini untuk berkontribusi pada peningkatan kesehatan ibu dan anak secara berkelanjutan.
Penyuluhan Pengaruh Sampah di Lingkungan Masyarakat di Desa Nyalindung Kec.Nyalindung Sumarna, Andri; Haryono, Merda Budi; Fauzi, Sudar; Hanapia, Cepi; Laswati, Esi Fitri
Celebes Journal of Community Services Vol. 1 No. 1 (2022): December - May
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/celeb.v1i1.3026

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di tingkat desa masih menjadi tantangan serius, khususnya di Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, yang ditandai dengan rendahnya kesadaran masyarakat, kebiasaan membuang sampah sembarangan, serta lemahnya sistem pengelolaan yang terintegrasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah melalui program penyuluhan berbasis partisipasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan dan wawancara terhadap warga desa, aparat desa, dan perwakilan lembaga pendidikan. Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa faktor penghambat utama meliputi rendahnya literasi lingkungan, kebiasaan membuang sampah sembarangan, minimnya pengawasan, dan pengelolaan sampah yang kurang efektif. Adapun faktor pendukung keberhasilan program antara lain dukungan aparat desa, keterlibatan sebagian warga yang antusias, potensi sumber daya lokal, kerja sama dengan sekolah, serta materi penyuluhan yang kontekstual. Penyuluhan ini terbukti mampu meningkatkan pemahaman warga tentang dampak sampah terhadap kesehatan dan lingkungan, serta mendorong sebagian warga mulai melakukan pemilahan dan pengelolaan sampah secara mandiri. Kesimpulannya, intervensi edukasi berbasis partisipasi masyarakat dapat menjadi strategi efektif untuk mengubah paradigma dari “membuang” menjadi “mengelola” sampah secara berkelanjutan. Model ini berpotensi direplikasi di wilayah lain dengan menyesuaikan pendekatan pada konteks sosial-budaya setempat.
Pemberdayaan SDM Pengrajin Batik Melalui Pelatihan Manajemen Usaha dan Kepemimpinan Kreatif di Kota Sukabumi Sumarna, Andri; Haryono, Merda Budi; Mulyani, Lia; Prawinegara, Jerman; Upa, Fatmawati Pua; Al-Bahri, Sayyidah Junaidah; Qusyaeri, Fikri; Purwanto, Purwanto; Abidin, Zaenal; Mochtar, Solihin; Hayat, Punjul Saeful; Yuliana, Rena; Agus Ramdhan, R. Moch
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i01.3151

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberdayakan SDM pengrajin batik di Kota Sukabumi melalui pelatihan manajemen usaha dan kepemimpinan kreatif sebagai strategi peningkatan daya saing UMKM batik. Program dirancang dengan pendekatan pemberdayaan partisipatif (participatory learning and action) yang mencakup tahap asesmen kebutuhan, penyusunan modul dan toolkit, pelatihan terapan berbasis andragogi, pendampingan implementasi, serta evaluasi bertahap (baseline–pasca pelatihan–pasca pendampingan). Materi manajemen usaha difokuskan pada pemisahan keuangan pribadi-usaha, pencatatan transaksi, rekap arus kas, perhitungan biaya produksi dan harga pokok, penetapan harga berbasis biaya, serta perencanaan penjualan. Materi kepemimpinan kreatif diarahkan pada perumusan visi produk, fasilitasi ide/motif, komunikasi kolaboratif, dan pengambilan keputusan adaptif berbasis informasi sederhana dari respons pasar, yang diintegrasikan dengan penguatan branding dan pemasaran digital. Hasil pelaksanaan menunjukkan terjadinya penguatan kompetensi manajerial dan perilaku kepemimpinan kreatif yang terverifikasi melalui bukti penerapan, antara lain terbentuknya pembukuan sederhana yang berjalan, kalkulasi biaya dan penetapan harga pada produk unggulan, SOP sederhana alur produksi dan pembagian peran, serta meningkatnya konsistensi promosi melalui kalender konten dan publikasi materi pemasaran. Integrasi pelatihan manajemen usaha dan kepemimpinan kreatif mendorong perubahan praktik usaha yang lebih adaptif dan inovatif, sekaligus memperkuat keberlanjutan melalui penyerahan toolkit dan penetapan kader lokal. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi terpadu berbasis pelatihan dan pendampingan efektif meningkatkan kapasitas SDM pengrajin batik pada level operasional dan pengambilan keputusan, sehingga relevan sebagai model replikasi pemberdayaan UMKM batik di tingkat lokal.